Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PERUSAHAAN MELEWATI VARIABEL ANGGARAN MEMADAI, KOMPENSASI, DAN JOB RELEVANT INFORMATION (JRI) DI CV. PUTRA BOROBUDUR SIDOARJO Bayuadi Bayuadi
Majalah Ekonomi Vol 20 No 1 Juli (2015)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keakuratan anggaran di harapkan mampu meningkatkan kinerja manajerial di dalam suatu perusahaan, dalam hal ini herman (2007) mengemukakan bahwa karyawan merupakan salah satu pilar utama dalam meningkatkan kemampuan perusahaan untuk mengimplementasikan berbagai strategi bisnisnya yang tentunya di dukung oleh kecukupan anggaran yang di gunakan sehingga mendapatkan Job relevant Information yang memadai sehingga informasi yang di dapat menjadi efektif. Sedangkan dalam hal ini pula Grace (2006) mengemukakan Salah satu Pengguna Anggaran adalah hal yang paling diinginkan oleh karyawan adalah Kompensasi yang merupakan hal kompleks karena di dalamnya melibatkan dasar kelayakan, logika, rasional, kepuasan kerja yang memadai serta dapat dipertanggung jawabkan karena menyangkut faktor emosional dari karyawan yang menggunakan anggaran. Dengan demikian, dalam hal ini Singodimejo dan Nusron dalam Mesra (2008), berpendapat "Pemberian untuk kompensasi yang memadai akan meredam sikap negatif para karyawan (manajer lini tengah), Sehingga Mereka akan dapat melakukan pekerjaan dengan baik serta mentaati segala peraturan yang berlaku, tidak pernah mangkir atau terlambat masuk kerja dan sebagainya. Henny (2008) menyatakan bahwa, Anggaran dengan memasukan kompensasi terhadap organisasional akan mempunyai dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan kerja.” Hasibuan Mengemukakan bahwa Kepuasan kerja (job satisfaction) akan mengakibatkan melalui kecukupan anggaran serta akan menimbulkan Job relevan information sedangkan Hasibuan (2007) "Seseorang yang puas dengan pekerjaan secara otomatis akan berkomitmen terhadap pekerjaanya serta bekerja dengan penuh semangat, sedangkan dalam hal ini yayan (2008) mengemukakan bahwa kepuasan dapat diperolehnya dari pekerjaannya dan kepuasan kerja karyawan merupakan kunci pendorong kedisiplinan dan prestasi kerja karyawan dalam mendukung terwujudnya tujuan perusahaan." CV Putra Borobudur Sidoarjo sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi Batu Alam, untuk meningkatkan karyawan yang profesional serta produk yang berkualitas membutuhkan keefektifan Anggaran yang di tunjukan dalam prosentase sehingga dapat meningkatkan kualitas produk serta mendapatkan job relevan Information yang memadai. Penelitian ini menggunakan variable moderating yang di harapkan untuk memperbaiki kinerja perusahaan sehingga produktifitas serta kualitas dari produk akan meningkat.
Pengarauh Spt Pajak, Partisipasi Penyusunan Anggaran, Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Empiris Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo) Bayu Adi
Majalah Ekonomi Vol 17 No 2 (2013): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.952 KB)

Abstract

Sejak bergulirnya otonomi daerah sampai dengan sekarang 2013 Anggaran (RASK) banyak di teliti agar anggaran tersebut menjadi efektif, efisien serta dalam rangka meningkatkan tranparasi dan Akuntabilitas sehingga menjadi dinas yang berwibawa, jujur dan bertanggung jawab. sehingga standar analisis belanja, tolak ukur kinerja serta standar biaya dapat mencapai anggaran kinerja yang riil. Sedangkan dalam hal lain Menurut putranto (1999) untuk keefektifanya pajak bisa dijadikan sebagai pengingat pembiayaan ukuran yang biasanya di pakai sektor swasta bisa juga di gunakan di sektor Pemerintah daerah sebagai ukuran pembelian berdasarkan ukuran dari Faktur/ Spt pajak, sehingga rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang dilaksanakan oleh tim anggaran eksekutif bersama-sama unit organisasi perangkat daerah (unit kerja) berjalan dengan baik dan terkontrol. Dari hal yang tersebut di atas penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja aparat pemerintah daerah dengan Pengisian SPT pajak dan komitmen organisasi sebagai variabel moderating di Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo. Dengan tujuan agar mencapai kondisi anggaran yang riil. Hasil analisis dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa partisipasi anggaran berpengaruh terhadap kinerja aparat pemerintah daerah, dengan di perkuat oleh SPT Pajak dan komitmen organisasi sebagai variabel moderating.
PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PELAKU USAHA KECIL DAN MENENGAH DI DESA KARANGKUTEN KECAMATAN GONDANG KABUPATEN MOJOKERTO Aristha Purwanthari Sawitri; Rina Fariana; Bayu Adi Bayu Adi; Suhariyanto Suhariyanto; Martha Suhardiyah
Share : Journal of Service Learning Vol. 6 No. 1 (2020): FEBRUARY 2020
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.769 KB) | DOI: 10.9744/share.6.1.28-31

Abstract

Guna mempermudah dalam melakukan penghitungan pajak dan pelaporannya secara self assesment maka pelaku UMKM perlu melakukan penyusunan pelaporan fiskal. Dalam penyusunan pelaporan fiskal didasarkan atas pelaporan keuangan komersial yang disesuaikan dengan peraturan perpajakan. Bagi pelaku UMKM dapat menggunakan dasar Standar Akuntansi Keuangan Untitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) yang telah dibuat oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Desa Karang Kuten Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto merupakan desa yang memiliki banyak potensi dan UMKM. Pada desa ini ditemukan bahwa pelaku UMKM masih banyak yang belum memiliki pemahaman mengenai pajak terutama belum memahami perhitungan pajak yang harus dibayar serta belum memahami pembuatan pelaporan pajak. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, maka tim dosen memberikan solusi atas permasalahan yang ditemukan antara lain  memberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhanan guna membantu pelaku UMKM.  Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini pertama sosialisasi, kedua pelatihan dan ketiga pendampingan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah pelaku UMKM telah mampu untuk menyusun laporan keuangan untuk mengetahui jumlah omzet, pelaku UMKM telah mampu menghitung pajak penghasinal final dan menyusunan laoran fiskal sebagai dasar penghitungan pajak penghasilan kepada pengusaha UMKM di Desa Karang Kuten Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Dengan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan kesadaran untuk menjalankan kewajibannya dalam membayar pajak.In order to make it easier to do tax calculation and self-assessment reporting, MSME actors need to prepare fiscal reporting. In the preparation of fiscal reporting based on commercial financial reporting adjusted to tax regulations. MSMEs can use the basis of the Financial Accounting Standards without Public Accountability (SAK-ETAP) that has been made by the Indonesian Institute of Accountants. Karang Kuten Village Gondang District Mojokerto Regency is a village that has a lot of potential and MSMEs. In this village, it was found that there were still many SMEs who did not have an understanding of taxes, especially not understanding the calculation of taxes to be paid and did not understand making tax reporting. Based on the problems faced by SMEs, the lecturer team provides solutions to the problems found, among others, providing training in preparing financial statements to help MSME entrepreneurs. The method used in this community service activity is firstly socializing, secondly training and thirdly mentoring. The results of community service activities are that MSMEs have been able to compile financial reports to find out the turnover, MSMEs have been able to calculate the final criminal tax and compile a fiscal report as a basis for calculating income tax for MSME entrepreneurs in Karang Kuten Village, Gondang District, Mojokerto Regency. By carrying out this service activity, it can increase awareness to carry out its obligations in paying taxes.
COMPARISON ANALYSIS OF TAX INCOME OF CLAUSE 25 OF SMALL, MEDIUM, AND MICRO BUSINESS UPON GOVERNMENTAL REGULATION 23 ABOUT TURNOVER (A case study in Orlando Pizza Small, Medium, and Micro Business Surabaya) Bayu Adi; Moh Afrizal Miradji
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 4, No 01 (2020): IJEBAR, VOL. 04 ISSUE 01, MARCH 2020
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v4i01.916

Abstract

Small, Medium, and Micro Business of Orlando Pizza Surabaya is food business that is built since 2013. This pizza is liked by many circles in Surabaya area and around it. Besides that, Orlando Pizza sells the products by online and offline. The lovers are generally from circles of lecturers, students, and Surabaya people generally by various kinds of toppings. Sometimes, Orlando Pizza Surabaya together with the sales, it achieves turnover around Rp 15,000,000 per month, so therefore, about the taxation entity, Orlando Pizza Surabaya wants to compare between using report of Income Tax 25 of Small, Medium, and Micro Business or using clause of Income Tax 23 i.e. 1% from turnover. Based on the case above, one that becomes measure/method according to Yaana (2018) she explained it becomes 0.5% from turnover, therefore, I as a researcher wants to use this research as comparison reference and it can be made as example by other Small, Medium, and Micro Businesses about comparison entity between using financial report entity and entity compared as follows. Keywords: Small, Medium, and Micro Business, Tax Income 31 E, Governmental Regulation 46 of Turnover, Tax Income 25 of Small, Medium, and Micro Business
Pelatihan Pembukuan Sederhana Untuk Meningkatkan Kinerja Keuangan Pelaku Usaha Di Desa Kebontunggul Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto Rina Fariana; Fauziyah; Teguh Purwanto; Bayu Adi
Ekobis Abdimas Vol 1 No 1 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.1.1.2339

Abstract

Salah satu penggerak utama laju perekonomian desa adalah adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dikelola sepenuhnya oleh mayarakat desa. Desa Kebotunggul memiliki beberapa potensi yang dapat dikembangkan dan dikellola sehingga bermanfaat bagi penduduk masyarakat desa. Adapun potensi Desa Kebontunggul meliputi peternakan unggas, perikanan lele, industri mebel, industri rumah tagga (keripik tortila, jamur dan jamu) dan wisata edukasi. Banyaknya potensi yang terdapat di Desa Kebontunggul terutama sebagai desa wisata sebaiknya diiringi dengan pengelolaan yang baik sehingga bisa memberikan nilai manfaat yang lebih khususnya bagi perekonomian masyarakat sekitar. Pengelolaan dan pembinaan tersebut dapat melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra adalah mengenai manajemen pengelolaan keuangan pelaku usaha dan BUMDes. Sumber daya manusia pengelola BUMDes Desa Kebontunggul sebagai penggerak perekonomian desa sangat kurang memadai, hal ini dibuktikan dengan kurangnya kegiatan administrasi yang dilakukan oleh BUMDes Desa Kebontunggul seperti pembuatan dokumen, pengarsipan, pembukuan keuangan dan penggunaan alat elektronik seperti komputer termasuk dalam melakukan pendampingan terhadap pelaku usaha di desa. Hal ini menyebabkan pelaporan BUMDes tidak bisa menghasilan laporan secara benar yang diikuti oleh pelaku usaha yang ada di desa. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu adanya pelatihan pembukuan sederhana sebagai upaya peningkatan kinerja keuangan BUMDes pelaku usaha. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu mitra telah mampu melakukan pembukuan sederhana, menentukan HPP yang sesuai dan sampai penyusunan laporan keuangan dengan baik dan rutin sehingga mitra bisa menjadi desa percontohan
Pengelolaan Anggaran UMKM Menghadapi Tatanan Kehidupan Baru Covid 19 Desa Banjasari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik Aristha Purwanthari Sawitri; Widhayani Puri S; Moch Munir Rachman; Bayu Adi; Nurdina
Ekobis Abdimas Vol 1 No 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.1.2.3061

Abstract

Pandemi Covid 19 yang telah melanda berbagai negara mengakibatkan beberapa dampak permasalahan keuangan khususnya bagi pelaku usaha. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya agar pelaku usaha kecil menengah tetap bertahan menghadapi tatanan kehidupan baru covid 19, salah satunya dengan memmberikan relaksasi pajak dan kredit. Pelaku usaha memiliki tantangan besar dalam menghadapi tatanan kehidupan baru covid 19. Hal yang bisa dilakukan oleh pelaku usaha yaitu dengan melakukan evaluasi mengenai kinerja usahanya melalui analisis laporan keuangan. Laporan arus kas ini merupakan laporan yang memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan arus kas keluar dari sebuah usaha dalam periode tertentu. Laporan arus kas dapat memberikan informasi mengenai kemampuan usaha dalam menghasilkan kas dari kegiatan operasi, mempertahankan serta meningkatkan kapasitas operasi dan kemampuan memeuhi kewajiban keuangan. Laporan arus kas ini bermanfaat bagi pelaku UMKM untuk mengevaluasi kegiatan oeprasi selama periode tertentu dan membantu pemilik usaha untuk membuat perencanaan aktivitas pendanaan dan investasi di masa mendatang. Berdasarkan pada permasalahan tersebut maka tim melalui kemitraan antara akademisi dan pelaku UMKM melakukan penyulukan mengenai pengetahuan pengelolaan anggaran (manajemen keuangan) melalui penyusunan laporan arus kas. Kegiatan ini dilakukan dengan harapan pelaku UMKM dapat bertahan di tatanan kehidupan baru Covid-19. Kata Kunci: Pengelolaan anggaran, Laporan Keuangan, Pengambilan Keputusan
Digitalisasi Pengajuan Izin Usaha UMKM di Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo Nashrudin Latif; Suharyanto; Bayu Adi; Untung Lasiyono; Mohamad Afrizal Miradji
Ekobis Abdimas Vol 2 No 1 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.1.3911

Abstract

Pemerintah berupaya membangun ekosistem percepatan Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM). Kemudahan pengajuan izin usaha ditekankan pada mudahnya persyaratan yang harus dipenuhi pelaku UMKM secara digital. Program digitalisasi diharapkan mampu meningkatkan kecepatan layanan Pemerintah mendorong terciptanya pola baru penerapan teknologi informasi. Penggunaan aplikasi teknologi informasi mengubah pola lama dalam penanganan administrasi izin usaha secara manual, sehingga dibutuhkan sosialisasi terhadap pelaku usaha Desa Banjarkemantren dalam menerapkannya. Sosialisasi melalui pemberian materi prosedur pendaftaran izin usaha di laman Online Single Submission (OSS). Sistem OSS merupakan pusat layanan yang terintegrasi pada seluruh upaya pelaku usaha mendapatkan izin dengan mudah dan cepat. Portal nasional OSS sebagai upaya menerapkan layanan terpadu satu pintu, diharapkan mampu meminimalisir alur birokrasi sehingga memudahkan pelaku usaha memenuhi hak dan kewajibannya. Potensi strategis Pemerintah tersebut memberikan peluang dan pijakan penting landasan hukum perizinan bidang usaha perseorangan, non perseorangan, mikro & perseorangan dan usaha lainnya. Legalitas hukum mengarah pada hak pelaku usaha atas didapatnya Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) atas kegiatan usaha yang dijalankannya. Maka sosialisasi pengurusan NIB dan IUMK dilakukan di Desa Banjarkemantren untuk memudahkan pegiat usaha kecil melegalisasi usahanya. Upaya legalitas formal diharapkan memudahkan akses pengembangan usaha dari instansi terkait dalam pemenuhan kebutuhan modal dan pemasaran produk.
Penguatan UMKM Penyandang Disabilitas Naeema Melalui Perijinan Usaha dan Modal Usaha Aristha Purwanthari Sawitri; Fachrudy Asjari; Bayu Adi; Sigit Prihanti Utomo
Ekobis Abdimas Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ekobisabdimas.2.2.4856

Abstract

Yayasan Naeema merupakan Yayasan yang memberikan wadah pengembangan diri bagi penyandang disabilitas yang berlokasi di Kota Trenggalek. Pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pengembangan kegiatan produktif harus dilakukan agar menghasilkan usaha yang memiliki nilai tambah dan berorientasi pasar.Penyandang disabilitas yang mengikuti program ini telah berhasil memiliki usaha percetakan yang dikelola secara mandiri. Hasil survei yang dilakukan oleh tim pengabdian pada UMKM Disabilitas Yayasan Naeema Trenggalek adalah masih kurangnya pengetahuan pemilik usaha UMKM mengenai permodalan serta perijinan usaha. Pengetahuan penyandang disabilitas mengenai pemahaman dan penggunaan bank digital untuk pengajuan modal usaha masih sangat terbatas sehingga pelaku usaha belum siap menggunakan sistem perbankan untuk membantu keberlanjutan usahanya. Permasalahan lain yang dihadapi yaitu Usaha Percetakan Penyandang Disabilitas belum memiliki perizinan usaha. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengabdian melaksanakan kegiatan pengabdian melalui sosialisasi, pelatihan dan pendampingan mengenai permodalan serta perijinan usaha. Hasil kegiatan pengabdian yang dilaksanakan tim adalah peningkatan pengetahuan penyandang disabilitas mengenai pengembangan bisnis melalui pengajuan modal usaha secara bijak dan penguatan usaha melalui legalitas usaha yang telah diterbitkan oleh Lembaga OSS.
Pentingnya Penerapan Pola Pikir Entrepreneurship Pada Masyarakat Guna Menghadapi Kehidupan Normal Baru Evita Purnaningrum; Sutama Wisnu Dyatmika; Moch. Munir Rachman; Bayu Adi; Sigit Prihanto Utomo
Ekobis Abdimas Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fase Pemulihan setelah pandemi terjadi di berbagai sektor dan seluruh lapisan masyarakat. Berbagai cara dilakukan untuk memperbaiki keadaaan terutama perekonomian dan mengkaji apa solusi yang tepat untuk preventif terkait pandemi. Salah satunya adalah peningkatan kegiatan wirausaha di masyarakat yang berakar di area keluarga. Untuk itu diperlukan penanaman pola pikir terkait wirausaha yang dapat dikelola sendiri oleh keluarga. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk memberikan informasi dan pengetahuan terbaru terkait wirausaha yang mudah dan mampu mempertahankan perekonomian rumah tangga di saat kondisi lingkungan yang tidak stabil. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat memiliki keinginan dan ide usaha yang dikembangkan sebagai produk home industri.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Berbasis Teknologi bagi Pelaku UMKM di Desa Banjarsari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik. Tri Ariprabowo; Ch. Menuk Sri Handayani; Bayu Adi; Subakir
Ekobis Abdimas Vol 3 No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service activity is focused on the dissemination and training for financial report preparation based on information technology for small and medium enterprises. The management of small and medium business in Banjarsari Village, Cerme, Gresik had not fully used information technology in the preparation of their financial statements. The method which used in this community service activity was a socialization method about using of information technology in financial management preparation and continued by conducting training and practice in preparing financial reports using information technology. The results of the community service activities showed that small and medium businesses were highly motivated to compile their financial reports using information technology and have been able to record transactions using computer applications. The results of this community service activity are expected to increase transparency and accountability in financial management for small and medium enterprises.
Co-Authors Abiansyah Abiansyah Ade Rafli Rizaldy Adheriana Wida Adheriana Wida Saputri Aisyah Amos Firdo Sihotang Ananda Cahya Adi Putra Angga Rizal Prayuda Anggi Maharani Aristha Purwanthari sawitri Aristha Purwanthari Sawitri As’adur Rofik Ayunda Frischa Ayunda Frischa Nadira Chika Aulia Christina Menuk Sri Handayani Diantri Nur Anggraini Dwi Helena Yuliastari Ella Djamila Syah Ella Djamilah Syah Erina Yuniar Rohmanah Evita Purnaningrum Fachrudy Asj'ari Fadensyah Muhammad Daffa Effendi Fadilah Puspita Sari Fauziyah Fauziyah Ferry Hariawan Fitri Novita Putri Kirana Galang Trian Saputra Gunita Gunita Gunita I Gusti Made Suwandana I Made Bagus Dwiarta Icha Nurul Laili Fitriah Jea Nur Fitriana Lizaristi Berliana Putri M. Abbiyul Ilman Hakiki M. Rizki Rizal Maulana Martha Suhardiyah Miftachul Masrofin Fifmansyah Mochammad Munir Rachman Mohammad Afrizal Miradji Mohammad Hisya Muhammad Arfian Bayu Nugroho Muhammad Rizky Rizal Maulana Nabila Mar’atus Nabila Mar’Atus Sholichah Nabila Natcjwa Nashrudin Latif Ni Wayan Ekawati Nisha Afriliyanti Nofan Aldiansyah Nurdina Nurdina Nurul Fitrianingtyas Putri Ayu Putri Mariana Putri Mariana Ratu Aimartasia Rayhan Kanza Albani Rina Fariana Riyanto, Agung Rizky Mohammad Faiz Safinatun Najah Sheli Rachmawati Sigit Prihanti Utomo Sigit Prihanto Utomo Silvia Nur Pratama Putri Siti Istikhoroh Siti Samsiyah Subakir Suhariyanto Suhariyanto Suharyanto Sutama Wisnu Dyatmika Tania Eka Sabrina Teguh Purwanto Tri Aji Pratomo Tri Aji Pratomo Tri Ariprabowo Tri Ariprabowo Untung Lasiyono Wahyu Musthika Adi Nur Endahsari Widhayani Puri S Widiar Onny Kurniawan Yafi Almaya Istarokha Yanus Sumitro Yuni Sukandani