Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : pedagogi

PENGARUH MEDIA WAYANG TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NANGGALA MENANGGAL SURABAYA Maria Antikarma Sugo; Jahju Hartanti
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 12 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v12i2.32050

Abstract

Penelitian ini dtitujukan guna mengetahui pengaruh penggunaan media wayang terhadap kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun di TK Nanggala Menanggal Surabaya. Metode penelitian ini yakni kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test. Subjek penelitian melibatkan anak kelompok B sejumlah 11 anak. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dengan menyaikan lembar instrument penenilaian kemampuan berbicara yang meliputi indikator menjawab pertanyaan kompleks, berkomunikasi secara lisan, dan menceritakan kembali cerita. Analisis data dilakukan dengan uji-t dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menyatakan bahwasanya pada tingkat signifikansi 0,05 (1,8125) dan 0,01 (2,7638), nilai t hitung 29,66 yang lebih besar daripada t tabel, maka hipotesis nol ditolak dan hipotesis kerja diterima. Dengan demikian, kesimpulannya ialah media wayang memengaruhi kemampuan berbicara anak usia 5–6 tahun secara signifikan.
PENGARUH MEDIA TRAPPIKA GAME TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK SANTO ARNOLDUS SURABAYA Sesariana Barek Masan; Jahju Hartanti
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 12 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v12i2.32051

Abstract

Media Trappika Game (Permainan Transportasi Papan Perekat Kreatif Anak) merupakan sebuah permainan yang bertujuan edukasi, menggunakan papan yang dapat direkatkan secara interaktif dengan tema transportasi, dirancang secara kreatif agar perkembangan anak usia 4-5 tahun dapat meningkat. Alat ini dibuat agar anak-anak bisa berinteraksi langsung dengan berbagai bentuk dan tekstur, membantu melatih koordinasi antara tangan dan mata, serta keterampilan motorik halus yang sangat penting bagi anak. Penelitian ini membahas tentang kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun menggunakan media trapikka game. Penelitian ini ditujukan guna mengetahui pengaruh media trappika game terhadap perkembangan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun di TK Santo Arnoldus Surabaya. Metode ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan desain penelitian one group pretest posttest design. Penelitian ini melibatkan 11 anak usia 4-5 tahun di TK Santo Arnoldus Surabaya sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu desain rumus uji t. Hasil penelitian menyatakan bahwasanya pada taraf signifikansi 0,05, t hitung memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan nilai t tabel yakni sebesar 22,6 yang lebih besar dibandingkan dengan nilai t tabel pada taraf signifikansi 0,05 maupun 0,01 dengan derajat kebebasan (df) sebesar 10. Hasil perbandingan tersebut menyimpulkan bahwasanya Hipotesis Nol (H0) ditolak dan Hipotesis Alternatif (H1) diterima. Dengan demikian, kesimpulan yang dapat diambil yakni penggunaan media trappika game secara nyata memengaruhi perkembangan motorik halus anak usia 4–5 tahun di TK Santo Arnoldus Surabaya
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PAPAN EMOJI TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK BAHRUL ULUM SURABAYA Yudit Febriyane; Jahju Hartanti
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 12 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v12i2.32052

Abstract

Perkembangan sosial emosional anak usia dini merupakan aspek krusial dalam pembentukan kepribadian dan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan. Pada usia 5-6 tahun, anak sering kesulitan mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi secara tepat. Papan emoji, sebagai alat bantu pendidikan berupa gambar ekspresi emosi dengan emoji pendukung, bertujuan meningkatkan pemahaman emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen quasi, membandingkan perkembangan sosial emosional sebelum dan sesudah perlakuan. Subjek penelitian adalah 18 anak usia 5-6 tahun di TK Bahrul Ulum Surabaya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil analisis data dan uji hipotesis menunjukkan bahwa media papan emoji berpengaruh signifikan terhadap kemampuan sosial emosional anak. Nilai t_hitung=4,692 lebih besar daripada t_tabel=1,7396 (signifikansi 0,05) dan 2,5669 (signifikansi 0,01). Dengan demikian, media papan emoji terbukti efektif meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di TK Bahrul Ulum Surabaya.