Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Lingua Skolastika

MAKNA KONTEKSTUAL LEKSIKON DALAM RUBRIK POLITIK BLOG MOJOK.CO EDISI FEBRUARI 2022 Widyani, Lisa; Rijadi, Arief; Widjajanti, Anita
Lingua Skolastika Vol 1 No 1 (2022): LINGUA SKOLASTIKA: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya (LINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/linsko.v1i1.35345

Abstract

Semantik adalah cabang ilmu linguistik yang mempelajari tentang arti atau makna berupa perubahan dan perkembangan. Makna memiliki tiga aspek yakni meliputi makna leksikal, makna gramatikal, dan makna kontekstual. Makna kontekstual sederhananya yakni makna yang bergantung pada situasi kata atau ujaran tersebut digunakan. Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini adalah Bentuk makna kontekstual leksikon dalam rubrik Politik pada blog Mojok.co edisi Februari 2022 dan Bentuk perubahan makna kontekstual leksikon dalam rubrik Politik pada blog Mojok.co edisi Februari 2022. Rancangan penelitian yang digunakan yakni naturalistic langkah-langkah umum. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah Kualitatif., sedangkan Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada rubrik Politik Blog Mojok.co Edisi Februari 2022 terdapat lima bentuk satuan leksikon yang ditemukan yakni yaitu (1) Perbedaan bidang pemakaian (2) adanya asosiasi, (3) tanggapan indera (sinestesia), (4) perbedaan tanggapan, (5) pengembangan istilah. Bentuk perubahan makna kontekstual yang ditemukan dalam rubrik Politik Blog Mojok.co Edisi Februari 2022 yakni (1) Ditemukannya data perbedaan bidang pemakaian leksikon yang penggunaannya berbeda dengan makna sebenarnya (2) Adanya bentuk pengembangan istilah baik itu berupa meluas, dan pengasaran.
Makna Praanggapan pada Tuturan Antarpartisipan Tutur dalam Acara Brownis TransTV dan Pemanfaatannya sebagai Alternatif Materi Teks Tanggapan di SMP Fajrina, Nina Rahmi; Rijadi, Arief; Syukron, Ahmad
Lingua Skolastika Vol 3 No 2 (2024): LINGUA SKOLASTIKA: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya (LINS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/linsko.v3i2.51161

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan makna praanggapan yang terdapat pada sebuah tuturan antarpartisipan. Makna praanggapan adalah paparan-paparan asumsi atau dugaan dalam tuturan antarpartisipan. Program Brownis TransTV merupakan gelar wicara sejak 2017 yang memiliki topik bahasan yang sedang ramai diperbincangkan. Tuturan antarpartisipan Brownis mengandung praanggapan sebagai latar belakang suatu tindak tutur. Fokus masalah penelitian ini, yaitu mendeskripsikan makna praanggapan yang terdapat pada acara Brownis TransTV dan relevansinya dengan pembelajaran yakni mengidentifikasi informasi berupa kritik, sanggahan, dan pujian, sehingga cocok dimanfaatkan sebagai alternatif materi teks tanggapan kelas IX di SMP. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan cara kerja menggunakan teori praanggapan. Data berupa tuturan dan konteks antarpartisipan dalam acara Brownis di TransTV diindikasikan memiliki praanggapan. Sumber data penelitian ini adalah empat video Brownis di TransTV. Kriteria video yang ditetapkan bertema pendidikan dan dapat memotivasi pembaca dan siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini teknik dokumentasi serta teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat pengumpulan data. Teori analisis data yang digunakan dalam dalam penelitian ini ialah pragmatik dengan teori praanggapan. Pendekatan pragmatik digunakan untuk menangkap maksud dari tuturan partisipan dalam acara Brownis di Trans TV yang diindikasikan praanggapan. Hasil penelitian ini makna praanggapan yang terdapat pada acara Brownis TransTV yakni, paparan-paparan asumsi atau dugaan dalam tuturan antarpartisipan, meliputi makna: faktual, nonfaktual, leksikal, eksistensial, danstruktural serta pemanfaatannya sebagai materi pembelajaran teks tanggapan kelas IX. Dalam penelitian ini tidak ditemukan makna konterfaktual karena tidak terindikasi dalam tuturan antarpartisipan dalam acara Brownis di TransTV
Tindak Tutur Asertif Cinta Laura dalam Konten "Bicara Cinta" pada Akun YouTube "PUELLA ID" Khoifulloh, Mohammad; Rijadi, Arief; Pornomo, Bambang Edi
Lingua Skolastika Vol. 4 No. 2 (2025): LINGUA SKOLASTIKA: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya (LI
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/linsko.v4i2.53736

Abstract

Suatu proses komunikasi berbahasa melalui tuturan tidak terlepas dengan adanya tindak tutur. Dikatakan demikian karena peristiwa tutur bukanlah peristiwa yang terjadi dengan sendirinya, melainkan mengandung maksud, tujuan, dab fungsi tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud dan modus tindak tutur asertif Cinta Laura dalam konten bicara cinta pada akun YouTube PUELLA ID. Sumber data dalam penelitian ini adalah pertuturan atau percakapan dalam tayangan konten bicara cinta dari saluran YouTube PUELLA ID sebanyak 7 video yang dibawakan oleh Cinta Laura sebagai pembawa acara dipilih guna mencari data yang cukup untuk penelitian. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, simak, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kualitatif evaluatif. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya enam jenis wujud tindak tutur asertif, yaitu memberitahukan, menyatakan, menyarankan, membanggakan, mengeluh, dan menjelaskan. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya empat jenis modus tindak tutur asertif, yaitu optatif, imperatif, obligatif, dan interogatif.