Claim Missing Document
Check
Articles

Found 80 Documents
Search
Journal : Majamecha

Analisis Perbandingan Temperatur Permukaan Pada Mesin Berbahan Bakar Bensin Dan Gas Rijanto, Achmad; Rahayuningsih, Suesthi
Majamecha Vol. 5 No. 1 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i1.2732

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan temperatur permukaan yang dihasilkan oleh mesin pompa air sawah dengan dua bahan bakar yang berbeda yaitu bensin dan gas. Bensin yang digunakan berupa pertalite dan gas yang digunakan LPG (Liquified Petroleum Gas). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental. Pengukuran temperatur pada permukaan mesin diukur dengan menggunakan alat pengukur temperatur pada putaran mesin 2000 rpm, selama 30 menit, dengan menggunakan bahan bakar pertalite dan LPG. Dari hasil penelitian diperoleh, bahwa temperatur permukaan pada mesin berbahan bakar pertalite sebesar 85,93 oC, sedangkan pada mesin berbahan bakar LPG sebesar 88,02 oC. Temperatur permukaan pada mesin berbahan bakar pertalite lebih kecil dibandingkan dengan mesin berbahan bakar LPG, yaitu sebesar 4,19 oC.
Analisis Perbandingan Daya Mesin Menggunakan Turbocharger dan Tanpa Menggunakan Turbocharger Rijanto, Achmad
Majamecha Vol. 5 No. 2 (2023): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v5i2.3024

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan daya mesin pada kendaraan mitsubishi canter FE73 dengan menggunakan turbocharger dan tanpa menggunakan turbocharger. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental. Untuk mengetahui daya mesin diesel, dilakukan pengujian daya dengan putaran mesin mencapai 4000 rpm. Pada 4000 rpm tekanan gas menggunakan turbocharger sebesar 0,30 kg/cm2, sedangkan tanpa menggunakan turbocharger tekanan gas sebesar 0,28 kg/cm2. Dari hasil penelitian diperoleh, bahwa untuk daya maksimum tertinggi diperoleh pada 3800 rpm, dimana mesin dengan menggunakan turbocharger memiliki daya maksimum sebesar 57,24 kW, sedangkan mesin tanpa turbocharger memiliki daya maksimum sebesar 52,15 kW. Pada putaran mesin maksimum yaitu 4000 rpm, diperoleh daya maksimum untuk mesin dengan turbocharger sebesar 54,56 kW dan mesin tanpa turbocharger sebesar 50,67 kW. Jika dilihat perbandingan dari putaran mesin yang berbeda dapat dikatakan bahwa mesin dengan turbocharger memiliki keunggulan dari sisi keluaran daya maksimum dibandingkan dengan mesin tanpa turbocharger.
Analisis Head Losses Pada Mesin Pompa Air Sumur Dangkal Rijanto, Achmad; Rahayuningsih, Suesthi
Majamecha Vol. 6 No. 1 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i1.3327

Abstract

Pada saat fluida melalui pipa terdapat pengurangan dari energi yang dialirkan searah dengan aliran fluida. Pengurangan energi ini mengakibatkan terjadinya kerugian tinggi (head losses). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui head losses pada mesin pompa air sumur dangkal. Metode penelitian ini menggunakan penghitungan head losses pompa air dangkal berdasarkan spesifikasi sebagai berikut; head dorong maksimal 30 m, head hisap maksimal 9 m, kapasitas aliran maksimal 31 liter/menit, diameter pipa hisap 1 inci, diameter pipa dorong 1 inci, tegangan listrik 220 V, daya keluaran 125 watt. Hasil penelitian diperoleh, bahwa total head losses (hl ) pompa air sumur dangkal sebesar 3,23683 m, terdiri dari head losses pipa hisap (hls) sebesar 0,74696 m dan head losses pipa dorong (hld) sebesar 2,48987 m.
Analisis Perbandingan Tegangan Pada Panel Surya Sistem Tracking Dan Statis Rijanto, Achmad
Majamecha Vol. 6 No. 2 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i2.3603

Abstract

Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi baru terbarukan, masih belum banyak. digunakan secara maksimal. Energi surya sebagai pembangkit listrik dengan menggunakan teknologi panel surya system tracking masih jarang ada, karena saat ini masih menggunakan panel surya statis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan besarnya tegangan listrik yang dihasilkan oleh panel surya system tracking dan statis. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Data hasil pengukuran tegangan listrik dibandingkan antara panel surya system tracking dan statis, kemudian dilakukan analisis. Hasil yang diperoleh, pada panel surya yang menggunakan solar tracker menghasilkan total tegangan 241,8 volt, tegangan maksimal sebesar 16,60 volt pada pukul 08.30 wib, dan tegangan minimal sebesar 13,05 volt pada pukul 15.30 wib. Pada panel surya statis dapat menghasilkan total tegangan 221,01 volt, tegangan maksimal sebesar 14,1 volt pada pukul 12.30 wib dan tegangan minimal sebesar 13,20 volt pada pukul 09.30 wib. Dari hasil penelitian, tegangan yang dihasilkan panel surya dengan solar tracker lebih besar dibandingkan dengan panel surya statis.
Pengaruh Putaran Mesin terhadap Daya dan Torsi pada Kendaraan Bermotor Roda Dua Sistem CVT Menggunakan Roller 15 Gram Rijanto, Achmad
Majamecha Vol. 7 No. 1 (2025): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v7i1.3963

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh putaran mesin terhadap  besarnya daya dan torsi yang dihasilkan  kendaraan bermotor roda dua sistem CVT yang mempunyai roller dengan massa 15 gram. Metode pengujian pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Pengujian dilakukan pada putaran mesin 6000 rpm, 7000 rpm, dan 9000 rpm dengan menggunakan dyno test. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pada putaran mesin 6000 rpm daya yang dihasilkan sebesar 6,1 hp dan torsi sebesar 18,7 kgf.m, pada putaran mesin 7000 rpm daya yang dihasilkan 6,5 hp dan torsi 8,4 kgf.m, dan pada putaran mesin 9000 rpm daya yang dihasilkan sebesar 6,8 hp dan torsi sebesar 5,4 kgf.m. Jadi semakin besar putaran mesin, maka daya yang dihasilkan kecenderungan meningkat, sedang torsi kecenderungan menurun.
Pengaruh Kecepatan Putaran Mesin Terhadap Efektivitas Penirisan Minyak pada Mesin Spinner dengan Sensor Digital Pujianto, Muhamad; Rijanto, Achmad; Ahmad, Nuril
Majamecha Vol. 7 No. 2 (2025): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v7i2.4317

Abstract

Tingginya konsumsi makanan gorengan di Indonesia berdampak pada masalah kesehatan akibat minyak berlebih dalam makanan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji kinerja mesin spinner peniris minyak yang dilengkapi sensor RPM dengan layar digital. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis pengaruh variasi kecepatan putaran (RPM) terhadap efektivitas proses penirisan minyak. Mesin ini dirancang menggunakan motor listrik AC 1 fase, transmisi v-belt dan pulley, serta tabung stainless steel food grade. Pengujian dilakukan pada tiga variasi kecepatan: 500, 550, dan 600 RPM. Hasil menunjukkan bahwa semakin tinggi kecepatan RPM, semakin efektif proses penirisan, dengan pengaruh kecepatan kadar minyak mesin spinner mencapai 15% dalam 15 menit pada 600 RPM. Sensor RPM berperan penting dalam membantu operator menyesuaikan kecepatan secara presisi, menjadikan mesin ini cocok untuk skala UMKM.
Analisis Efektivitas Media Pendingin Otomotif Dalam Meningkatkan Kekerasan Material ST-41 Fahreza, Dheris Agung; Rijanto, Achmad; Dyah, Atika Isnaining
Majamecha Vol. 7 No. 2 (2025): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v7i2.4318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pendingin berbeda terhadap kekerasan Besi ST 41 setelah proses quenching. Tiga jenis media digunakan: oli SAE 20, solar, dan minyak rem. Spesimen dipanaskan hingga suhu 850°C selama 40 menit lalu didinginkan dengan masing-masing media. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan bahwa solar menghasilkan kekerasan tertinggi (57.56 HRB), diikuti oleh minyak rem (54.89 HRB), dan oli (41.56 HRB). Hasil uji ANOVA dua arah menunjukkan bahwa perbedaan media pendingin memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai kekerasan. Penelitian ini menegaskan bahwa pemilihan media pendingin sangat memengaruhi hasil perlakuan panas logam, khususnya pada baja karbon rendah seperti ST 41.
Evaluasi Kekuatan Tarik Baja Karbon S45C Hasil Pengelasan dengan Elektroda E6013 dan E7016 Al Hafiz, Muhammad Fikri; Rijanto, Achmad; Ahmad, Nuril
Majamecha Vol. 7 No. 2 (2025): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v7i2.4321

Abstract

Pengelasan merupakan proses penyambungan logam yang banyak digunakan dalam industri. Keberhasilan pengelasan dipengaruhi oleh pemilihan elektroda, terutama untuk material baja karbon menengah seperti S45C yang memiliki kekuatan tinggi namun rentan terhadap retak. Elektroda E6013 dan E7016 memiliki karakteristik berbeda, di mana E6013 cocok untuk pelat tipis dan E7016 dikenal sebagai elektroda low hydrogen yang menghasilkan sambungan lebih kuat dan tahan cacat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan mengelas baja S45C menggunakan elektroda E6013 dan E7016 pada arus konstan 100 Ampere. Masing-masing elektroda digunakan pada dua spesimen, kemudian diuji menggunakan mesin Universal Testing Machine (UTM) untuk mengukur kekuatan tarik. Data hasil uji kemudian dihitung dan dianalisis untuk melihat perbandingan performa kedua elektroda. Hasil menunjukkan bahwa elektroda E7016 menghasilkan kekuatan tarik rata-rata sebesar 42.715,80 Kg/mm², lebih tinggi dibandingkan E6013 sebesar 36.182,83 Kg/mm². Dengan demikian, E7016 lebih direkomendasikan untuk aplikasi pengelasan pada baja karbon menengah yang membutuhkan kekuatan tarik tinggi dan sambungan las yang andal.
Rancang Bangun Sistem Kunci Sepeda Motor Menggunakan Arduino Esp32 Aditriono, M. Ari; Rijanto, Achmad; Ahmad, Nuril
Majamecha Vol. 7 No. 2 (2025): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v7i2.4322

Abstract

Pengembangan sistem kunci sepeda motor berbasis Arduino ESP32 ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan sekaligus meminimalkan risiko pencurian kendaraan. Selain itu, sistem ini juga memudahkan pengguna dalam menyalakan maupun mematikan mesin motor melalui perintah suara menggunakan Google Voice yang terhubung ke Arduino ESP32. Permasalahan yang sering muncul pada kunci kontak konvensional menjadi alasan perlunya penggantian dengan sistem kunci yang lebih efisien, praktis, dan memiliki fungsi optimal. Dalam penelitian ini diterapkan metode kualitatif melalui pembuatan perangkat serta uji coba performanya. ESP32 dipilih sebagai modul utama karena memiliki banyak keunggulan dan fitur bawaan, termasuk prosesor ganda yang mampu mengelola jaringan Wi-Fi dan koneksi internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem kunci motor berbasis Google Voice dan smartphone ini dapat mempermudah pengguna dalam menyalakan kendaraan sekaligus mengatasi masalah kehilangan kunci kontak. Tujuan utama penelitian adalah menghadirkan smart key yang efektif, efisien, dan mampu menekan tindak kriminal pencurian sepeda motor di masyarakat. Dari hasil pengujian, sistem mampu merespons perintah suara dengan baik serta memiliki tingkat keberhasilan tinggi dalam mengoperasikan mesin ON/OFF. Dengan adanya sistem ini, diharapkan keamanan kendaraan dapat meningkat, sekaligus memberikan kenyamanan serta efisiensi bagi pengguna dalam mengakses motornya. Adapun jarak maksimal antara smartphone dan sepeda motor yang dapat dijangkau sistem ini adalah 5 meter.
Pengaruh Karbon Rendah Terhadap Uji Tarik Besi Beton D-13 Hasil Proses Thermo Mechanical Treatment Ardiansyah , Firman Ari; Rijanto, Achmad; Dyah, Atika Isnaining
Majamecha Vol. 7 No. 2 (2025): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v7i2.4326

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, perkembangan teknologi besi beton mengalami perkembangan yang sangat pesat. Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah proses Thermo Mechanical Treatment (TMT). Proses TMT dapat meningkatkan sifat mekanik besi beton, seperti kekuatan tarik, kekerasan, dan ketahanan terhadap korosi. Kandungan karbon dalam besi beton juga mempengaruhi sifat mekaniknya. Penelitian ini dilakukan di PT Universal Steelindo Dinamika yang bertempat di Ngoro Mojokerto dan bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kandungan karbon terhadap kekuatan tarik besi beton ulir D13. Metode eksperimen digunakan untuk mengetahui pengaruh variasi kandungan karbon rendah <0,25% terhadap uji tarik besi beton D13 setelah melalui proses Thermo Mechanical Treatment. SNI 2017 adalah standart yang menjadi acuan untuk produksi besi beton di Indonesia. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai uji tarik setelah proses Thermo Mechanical Treatment pada karbon rendah 0,23% untuk kekuatan tariknya sebesar 560 Mpa sedangan kekuatan luluhnya sebesar 430 Mpa, dan nilai elongationnya adalah 17,5% dan nilai Rasionya adalah 1,30. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi karbon semakin besar kekuatan tariknya. Namun, material getas mudah putus dan nilai keuletan sangat rendah.
Co-Authors Abdulloh Achmad Danial Aditriono, M. Ari Al Hafiz, Muhammad Fikri Alfi Rohman Ali Mujib Alifudin, Mukhammad Andika Mardian Setiono Andriyati Mardliyah, Asih Anita Anita Anugrah Jalu Putra Perdana Ardi, Aristyo Ardiansyah , Firman Ari Ardiantoro, Luki Ari Budi Prasojo Arif Syahruddin Arifin, Khoirul Aristyo Ardi Arum, Lutfia Puspa Indah Assyary, Nur Syaifudin Atika Isnaining Dyah Atika Isnaining Dyah Bachtiyar Rifa’i Bahrudin, Sirojul Damai, Reo Danial, Abdulloh Achmad Dewantara, Prana Dicki Nizar Zulfika Dyah, Atika Isnaining Efendi, Imaduddin Bahtiar Efendi, Imaduddin Bahtiar Fahreza, Dheris Agung Handika Nur Muhammad Hardiyan Mahfudiyanto Imam Pramudi Irdani Pulawidana Juni Adi Kurniawan Khasif, Mohamad Khoirul Arifin Kurniawan, Juni Adi Kurniawan, Mochamad Oky Tri Kurniawan, Mochammad Sofyan Kurniawan, Suharto Eko Luki Ardiantoro Lutfi Hakim Lutfia Puspa Indah Arum Luthfi Hakim Luthfi Hakim Luthfi Hakim Mardiyah, Asih Andriyati MARDLIYAH, ASIH ANDRIIYATI Masdhuki Zacharia Miftahul Zamroni Dwi Sutrisno Mochamad Oky Tri Kurniawan Mochammad Sofyan Kurniawan Mohamad Khasif Muhamad Saifudin Zuhri Muhammad, Handika Nur Mujib, Ali Mukhamad Arief Syarifuddin Mukhammad Alifudin Nugroho, Rofiantoko Nur Syaifudin Assyary Nuril Ahmad Perdana, Anugrah Jalu Putra Prana Dewantara Pratama, Tommy Ade Pujianto, Muhamad Pulawidana, Irdani Rahayuningsih, Suesthi Rahmad Anton Triwijaya Rahmat Restu Wibowo Reo Damai Rofiantoko Nugroho Rohman, Alfi Ryan Hidayat Saiful Anam Saiful Anam Setiono, Andika Mardian Sirojul Bahrudin Suesthi Rahayuningsih Suesthi Rahayuningsih Suesthi Rahayuningsih Suesthi Rahayuningsih Suharto Eko Kurniawan Sukma, Tritya Sutrisno , Eko Sutrisno, Miftahul Zamroni Dwi Suwandana, Engkin suwandana, engkin Syahruddin, Arif Syarifuddin, Mukhamad Arief Tommy Ade Pratama Tritya Sukma Triwijaya, Rahmad Anton Verina Andriani Windiatmoko Doni Uji Wiwik Handayani Zacharia, Masdhuki Zulfika, Dicki Nizar