Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika dan Sikap Ilmiah Siswa di SMAN 2 Kota Bengkulu Silvia Anggri Wijaya; Rosane Medriati; Eko Swistoro
Jurnal Kumparan Fisika Vol. 1 No. 3 Desember (2018): Jurnal Kumparan Fisika
Publisher : Unib Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.816 KB) | DOI: 10.33369/jkf.1.3.28-35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran berbasis masalah (PBM) terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika dan peningkatan sikap ilmiah siswa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan dua jenis disain penelitian yang berbeda, yaitu Pre-Experimental Design dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design untuk melihat pengaruh model PBM terhadap kemampuan pemecahan masalah dan Quasi Experimental Design dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design untuk melihat pengaruh model PBM terhadap peningkatan sikap ilmiah. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kelas X MIPA C sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA D sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes uraian untuk kemampuan pemecahan masalah dan angket untuk mengukur sikap ilmiah. Analisis pengaruh model PBM terhadap kemampuan pemecahan masalah dilakukan dengan perhitungan gain yaitu pengurangan rata-rata posttest dengan pretest, diperoleh hasil pengurangan sebesar 27,09, sedangkan analisis pengaruh model PBM terhadap peningkatan sikap ilmiah siswa dilakukan dengan uji-t dua sampel independen, dilihat dari skor rata-rata N-gain sikap ilmiah siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh thitung lebih besar dari ttabel yaitu 3,47 > 2,00 pada taraf signifikan (?=0,05). Maka dari hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat pengaruh model PBM terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika dan sikap ilmiah siswa di SMAN 2 Kota Bengkulu. Kata kunci : Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika, dan Sikap Ilmiah.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA MELALUI E-MODUL BERBASIS KONTEKSTUAL Anggri Wijaya, Silvia; Lumbu, Albert; Yanwar Boy, Bonefasius
Papua Journal of Physics Education Vol 5 No 1 (2025): Papua Journal of Physics Education (PJPE)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/pjpe.v5i1.4707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelayakan e-modul berbasis kontekstual berdasarkan penilaian dari ahli media dan ahli materi, serta mengetahui peningkatan pemahaman konsep fisika dasar mahasiswa, khususnya pada materi dinamika partikel. Dinamika partikel merupakan salah satu materi penting dalam fisika dasar yang membutuhkan pemahaman konsep yang kuat agar mahasiswa dapat mengaitkan antara teori dan fenomena nyata dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, dibutuhkan media pembelajaran yang interaktif, menarik, dan sesuai konteks agar proses belajar menjadi lebih bermakna. Penelitian ini mengaplikasikan model pengembangan 4-D yang mencakup empat tahapan: pendefinisian (Define), perancangan (Design), pengembangan (Develop), dan penyebaran (Disseminate). Instrumen yang digunakan meliputi lembar penilaian produk untuk menilai kelayakan e-modul oleh para ahli, serta soal tes pemahaman konsep untuk mengukur peningkatan hasil belajar mahasiswa. Teknik analisis data untuk kelayakan produk menggunakan skala penilaian standar (skala likert), sedangkan untuk mengukur peningkatan pemahaman konsep digunakan analisis n-gain. Penelitian ini menyimpulkan bahwa e-modul materi dinamika partikel yang dikembangkan dengan pendekatan kontekstual layak diimplementasikan dalam proses pembelajaran fisika. Penilaian dari ahli media menunjukkan rerata skor sebesar 3,45, sementara dari ahli materi sebesar 3,52, keduanya termasuk dalam kategori sangat baik. Selain itu, hasil uji pemahaman konsep menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, dengan rata-rata skor n-gain sebesar 0,70 yang termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan e-modul berbasis kontekstual mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran dan pemahaman konsep mahasiswa secara optimal.
Pengembangan E-Modul Berbasis Flip PDF Professional Pada Materi Dinamika Gerak Partikel Wijaya, Silvia Anggri
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology
Publisher : Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/

Abstract

This study aims to evaluate the feasibility of an e-module based on Flip PDF Professional, focusing on media and material experts' assessments as well as student responses. The study employs a 3-D model, a modified version of the 4-D research and development method, consisting of Define, Design, and Develop stages. The instruments used include product assessment sheets and response questionnaires. Data analysis for testing the product feasibility and student responses uses standard scales. The findings indicate that the developed product, an e-module based on Flip PDF Professional covering the topic of particle motion dynamics, is highly feasible for use in physics instruction. The media received an average score of 3.54, and the material scored 3.63 based on evaluations from media and material expert validators. Furthermore, the e-module's assessment in the limited trial, based on student responses, resulted in an average score of 3.61, indicating that the response to the e-module was very positive.
Aplikasi Modellus sebagai Virtual Laboratory Assisted Program untuk Pembelajaran Fisika Indah Slamet Budiarti; Hironimus N Jehalu; Derlin S Kakihary; Meilanny E Runggaweri; Silvia Anggri Wijaya
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v9i3.135

Abstract

Video pembelajaran merupakan media yang dapat membantu proses pembelajaran  fisika. Pembelajaran fisika memerlukan video pembelajaran yang mampu menyajikan materi dengan kreatif, sehingga terlihat menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran berbantu aplikasi modellus. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui angket yang diberikan setelah responden menyaksikan video pembelajaran tentang gerak lurus berubah beraturan (GLBB). Responden berjumlah 28 orang mahasiswa program studi pendidikan fisika, Universitas Cenderawasih. Berdasarkan hasil penelitian, data diperoleh dari empat indikator yang menjadi acuan untuk menganalisis pemanfaatan video pembelajaran. Indikator pertama yaitu minat belajar mendapatkan respons 34% sangat setuju. Indikator kedua yaitu desain video pembelajaran, meliputi animasi/gambar, kesesuaian materi GLBB pada umumnya dan juga kejelasan konten pada video pembelajaran, mendapatkan 40,47% sangat setuju. Indikator ketiga yaitu pemahaman konsep setelah menggunakan video pembelajaran berbasis virtual laboratory dengan aplikasi modellus mendapat respons 34% sangat setuju. Indikator terakhir yaitu motivasi belajar mendapat respons 34,6% sangat setuju.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Silaban, Adeline; Muhammad Akbar; Siti Hajar; Paulus G D Lasmono; Rispah Purba; Desy C Silaban; Silvia Anggri Wijaya
Charm Sains: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6 No 2 (2025): JUNI
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Jurusan Fisika Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK), Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/charmsains.v6i2.436

Abstract

A study was conducted to determine (1) the Improvement of students' learning outcomes in the material of motion of objects, and (2) the influence of problem-based learning models on learning outcomes of physics concepts. The type of research used was quantitative using one group pre-test and post-test design. The population in this study were students of class VII A at SMP YPK Diaspora Kotaraja, with a sample of 30 students. In this method, teaching and learning activities began with a pre-test then given treatment using a problem-based learning model, and then at the end of the learning activity a post-test was given. The instruments used in collecting data were questionnaires and objective tests. The data analysis technique used the n-gain test and regression test. The results obtained from this study were: (1) the results of the N-gain test comparing the average pretest-posttest so that the N-gain score was 0.63, included in the moderate category. This means that there was an increase in students' learning outcomes. (2) the results of the regression test with a significant value of 0.004 <0.05. It is concluded that the problem-based learning model has a significant influence on improving learning outcomes
Pengembangan E-Module Gerak Harmonik Berbantuan Kvisoft Flipbook Maker Wijaya, Silvia Anggri
SAINTIFIK Vol 10 No 2 (2024): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/saintifik.v10i2.608

Abstract

Studi ini berfokus pada pengembangan e-modul fisika menggunakan Kvisoft Flipbook Maker untuk topik gerak harmonik pada getaran pegas. E-modul ini dirancang sebagai materi ajar tambahan untuk siswa kelas X SMA. Penelitian ini mengadopsi model pengembangan 3-D (modifikasi dari model 4-D), meliputi tahapan Definisi, Desain, dan Pengembangan. Untuk mengukur kelayakan produk dan respons siswa, instrumen yang digunakan adalah lembar penilaian produk dan angket respons siswa, dengan analisis data berbasis skala baku. Hasilnya menunjukkan bahwa e-modul gerak harmonik yang dikembangkan valid dan layak digunakan, serta mendapat respons sangat positif dari peserta didik.
Pelatihan Bela Negara untuk Meningkatkan Kompetensi dan Nasionalisme Mahasiswa PPG Universitas Cenderawasih Efendi, Rian; Mutaqin, Alim; Simorangkir, Agustina; M. Raidil; Wijaya, Silvia Anggri; Pamangin, Wilda Wijayani
Journal of Social and Community Service Vol. 3 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Faculty of Engineering University of Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestmc.v3i2.170

Abstract

National defense training for prospective teachers is a strategic effort to develop resilient, disciplined educators with a strong sense of national identity. This article presents an evaluation of a community service program in the form of national defense training assistance for 21 students of the first cohort of the Teacher Professional Education (PPG) program at Cenderawasih University. The three-day program was conducted at the National Defense Education Depot, RINDAM XVII Cenderawasih, combining interactive lectures, simulations, and field practices such as drill regulations (PBB), ceremonial procedures, group dynamics, and field psychology. The experiential learning approach and collaboration with the military were key to the program's implementation. Evaluation through pretest-posttest and participatory observation revealed significant improvements: all participants (100%) achieved the Minimum Mastery Criteria (KKM) in the posttest, compared to only 14.29%-38.10% in the pretest. The greatest improvement was in drill regulations (85.71%), followed by military honors (80.95%), and national insight (71.43%). Qualitatively, participants showed enhanced discipline, teamwork, confidence, and understanding of national values. Activities such as campfires and field psychology simulations further strengthened solidarity and leadership skills. This program demonstrates the effectiveness of integrating experience-based training and educational-military partnerships in preparing prospective teachers as agents of character development for the younger generation. The results recommend incorporating similar training models into the PPG curriculum to reinforce the academic, social, and nationalistic competencies of future educators.
PENGEMBANGAN E-BOOK MITIGASI BENCANA BANJIR TERINTEGRASI MATERI FISIKA BERBANTUAN FLIP PDF PROFESSIONAL Anggri Wijaya, Silvia
PHYDAGOGIC : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya Vol 8 No 1 (2025): Phydagogic : Jurnal Fisika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/phy.v8i1.4972

Abstract

Edukasi mengenai mitigasi bencana dapat diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran tanpa harus dijadikan mata pelajaran tersendiri. Dalam pengajaran fisika, seorang guru dapat mengaitkan konsep bencana alam dengan materi yang diajarkan, mengingat fisika merupakan disiplin ilmu yang membahas berbagai fenomena alam, termasuk peristiwa seperti banjir. Sehingga pada penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelayakan e-book mitigasi bencana banjir yang terintegrasi materi fisika menggunakan flip pdf professional berdasarkan ahli media dan materi. Penelitian ini menggunakan model 4-D yakni Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Namun, pada penelitian ini hanya dibatasi pada tahap Develop saja. Instrumen yang digunakan yaitu lembar penilaian produk. Teknik analisis data untuk menguji kelayakan produk menggunakan skala baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan berupa e-book mitigasi bencana banjir terintegrasi materi fisika berbantuan flip pdf professional layak digunakan dalam pembelajaran fisika SMA dengan kategori sangat baik dengan rerata skor untuk media sebesar 3,61 dan materi sebesar 3,64 ditinjau dari penilaian validator ahli media dan materi.
Development of a Problem-Based E-Module on Particle Motion Dynamics to Improve Physics Problem-Solving Skills Using Flip Anggri Wijaya, Silvia; Lumbu, Albert; Pamangin, Wilda Wijayani; Bisyahri, Adam
Kasuari: Physics Education Journal (KPEJ) Vol. 8 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Papua, Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Unipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37891/kpej.v8i2.1098

Abstract

This study aims to examine the feasibility of an e-module on particle dynamics developed using Flip PDF Professional and to analyze the improvement of students’ physics problem-solving skills. The research subjects were physics education students at Cenderawasih University The research employed an R&D method with the 4D model. The data analysis technique for assessing product feasibility used a standardized scale. The e-module evaluation was conducted through expert validation, and the results were analyzed quantitatively. Furthermore, to determine the impact of the developed e-module on students’ physics problem-solving abilities, an N-gain analysis was applied. To obtain scores for the research variables, a physics problem-solving skills test instrument was used. The validation results showed that the e-module was categorized as very good by media experts (average score 38.5) and material experts (average score 41.5). Field testing indicated that the improvement in problem-solving skills was in the moderate  category, with an N-gain value of 0.69 and an average post-test score of 80.20. Based on the findings obtained, this e-module has been proven to be feasible to function as one of the optional teaching materials in physics lessons.
IMPLEMENTASI SMART LAB: PEMANFAATAN QR CODE DALAM PENGELOLAAN LABORATORIUM IPA SMA Pamangin, Wilda Wijayani; Simorangkir, Agustina; Wijaya, Silvia Anggri; Raidil, M.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34030

Abstract

Abstrak: Pengelolaan laboratorium IPA di Sekolah Menengah Atas seringkali menghadapi tantangan terutama dalam hal pengelolaan alat, bahan, serta jadwal penggunaan laboratorium. Selama ini, pengelolaan laboratorium masih menggunakan metode manual yang cenderung memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan pencatatan yang mempengaruhi kualitas dan kesiapan peserta didik dalam melakukan kegiatan praktikum. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan sistem pengelolaan laboratorium berbasis QR Code di SMA YPK Diaspora Kotaraja. Sistem ini bertujuan mempermudah proses pendataan, peminjaman, dan pelacakan alat serta bahan laboratorium. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan efisiensi kerja laboran dan guru IPA, sekaligus mengembangkan hardskill terkait teknologi digital dan softskill seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan keteraturan administrasi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan dan pendampingan kepada enam guru IPA dan 40 siswa kelas XI di SMA YPK Diaspora, Kotaraja. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner untuk mengukur tingkat pemahaman guru dan siswa terhadap sistem QR Code. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pengelolaan Lab berbasis QR Code merupakan inovasi yang dapat dengan mudah diadopsi di sekolah-sekolah lain yang menghadapi tantangan serupa. Hal ini dibuktikan melalui survei sederhana yang diberikan pada guru-guru, dengan hasil 80% berada pada kategori baik dan Tingkat pemahaman peserta didik di atas 40% berada pada kategori sangat baik dan di atas 35% berada pada kategori baik.Abstract: Science laboratory management in high schools often faces challenges, especially in terms of managing equipment, materials, and laboratory usage schedules. Currently, laboratory management still uses manual methods that tend to be time-consuming and prone to recording errors that affect the quality and readiness of students in conducting practical activities. To overcome these problems, a QR Code-based laboratory management system was implemented at SMA YPK Diaspora Kotaraja. This system aims to simplify the process of data collection, borrowing, and tracking of laboratory equipment and materials. This activity also aims to improve the work efficiency of laboratory assistants and science teachers, while simultaneously developing hard skills related to digital technology and soft skills such as discipline, responsibility, and administrative order. The activity was carried out through counseling and mentoring for six science teachers and 40 grade 11 students at SMA YPK Diaspora, Kotaraja. Evaluation was carried out using a questionnaire to measure the level of teacher and student understanding of the QR Code system. The results obtained indicate that QR Code-based Lab management is an innovation that can be easily adopted in other schools facing similar challenges. This was proven through a simple survey given to teachers, with the results that 80% were in the good category and the level of student understanding above 40% was in the very good category and above 35% was in the good category.