Claim Missing Document
Check
Articles

Keterikatan Akademik pada Mahasiswa: Bagaimana Peranan Dukungan Sosial dan Efikasi Diri Akademik? Rakib, Mohammad Indra; Matulessy, Andik; Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 01 (2025): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i01.12716

Abstract

There are four significant roles of academic engagement in the learning process: creating productive learning, predicting how well students perform in their studies, providing educational institutions with considerations for necessary interventions, and offering feedback to educators regarding the effectiveness of their teaching. This study aims to analyze the relationship between social support and academic self-efficacy with academic engagement. The research employs a quantitative correlational method with a total of 285 student respondents selected through random sampling. The study utilizes parametric multiple linear regression analysis techniques. The findings indicate a significant positive correlation between social support and academic self-efficacy with academic engagement, both individually and collectively. Additionally, it was found that social support and academic self-efficacy account for 52.2% of the variance in academic engagement. Through social support and academic self-efficacy, students can enhance their academic engagement, enabling them to face academic challenges optimally.
Menjaga Jiwa di Perantauan: Peranan Father Involvement dalam Psychological Well-Being Mahasiswa Rantau Firdaus, Noviana; Pratikto, Herlan; Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 01 (2025): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i01.12730

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penilaian hubungan antara father involvement dengan psychological well-being pada mahasiswa rantau. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Partisipan penelitian terdiri dari 180 mahasiswa rantau program studi Psikologi angkatan 2021. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert yang mencakup skala father involvement dan psychological well-being. Metode yang diterapkan untuk analisis data adalah korelasi Product Moment. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan positif yang signifikan antara antara father involvement dengan psychological well-being pada mahasiswa rantau. Oleh karena itu, hipotesis yang diidentifikasi dalam penelitian ini dapat diterima.
Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Bagaimana Peran Intensitas Bermain Game Online dan Stres Akademik? Hendiaka, Reihan Firjatullah Putra; Pratikto, Herlan; Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12762

Abstract

Pelaku prokrastinasi akademik mengetahui bahwa perilaku ini akan berdampak buruk bagi yang melakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas bermain game online dan stres akademik dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa di Surabaya. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan 3 variabel. Teknik pengambilan partisipan pada penelitian ini menggunakan metode sampling insidental dengan sampel sebanyak 388 mahasiswa di Surabaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tuckman Procrastination Scale (TPS) yang diadaptasi oleh Suhadianto, dkk. (2024). Kemudian skala intensitas bermain game online yang mengacu pada Fishbein & Ajzen, 2010. Selanjutnya lalu skala stres akademik yang disusun oleh Wardani (2024) yang menggunakan aspek dari Bedewy & Gabriel (2015). Hasil penelitian baik secara simultan ataupun secara parsial mengungkapkan adanya hubungan positif yang signifikan antara intensitas bermain game online dan stres akademik dengan prokrastinasi akademik yang maknanya semakin tinggi intensitas bermain game online dan stres akademik maka semakin tinggi juga kecenderungan prokrastinasi akademik, berlaku juga sebaliknya.
Peran Kucing sebagai Pendukung Emosional di Tempat Kerja Nizar, Muchammad Alvan; Suhadianto, Suhadianto; Rista, Karolin
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12778

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan stres kerja yang kerap dialami karyawan akibat ketidaksesuaian antara tuntutan pekerjaan dan kemampuan individu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pet attachment dengan stres kerja pada karyawan pemelihara kucing di Surabaya. Populasi penelitian adalah 415.000 karyawan aktif di Surabaya, dengan partisipan sebanyak 270 yang didapat dari tabel Isac dan Michael dengan signifikansi 0,10, partisipan dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen penelitian berupa metode ditribusi skala Likert. Data dikumpulkan menggunakan survei skala Likert yang disebar menggunakan bantuan poster dan dianalisis dengan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara pet attachment dan stres kerja (r = -0,809, p < 0,01), menunjukkan bahwa semakin tinggi pet attachment, semakin rendah tingkat stres kerja yang dirasakan. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan hewan peliharaan sebagai salah satu mekanisme alami dalam pengelolaan stres kerja.
Perfeksionisme dengan Stres Akademik pada Mahasiswa Kedokteran Imami, Alief Nur; Pratikto, Herlan; Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12845

Abstract

Perfeksionisme adalah perilaku yang ditandai dengan ambisi untuk mencapai kesempurnaan, yang melibatkan standar tinggi terhadap diri sendiri maupun orang lain, serta ekspektasi untuk menghindari kesalahan sekecil apa pun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perfeksionisme dan stres akademik pada mahasiswa kedokteran di Surabaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan melibatkan 196 mahasiswa kedokteran yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara perfeksionisme dan stres akademik pada mahasiswa kedokteran di Surabaya. Semakin tinggi tingkat perfeksionisme, semakin tinggi pula tingkat stres akademik yang dirasakan, sementara semakin rendah tingkat perfeksionisme, semakin ringan stres akademik yang dialami.
Factors Affecting Aggressiveness in Adolescents and Young Adults: A Systematic Review of the Literature 2020-2024 Nofriansyah, Muh. Fauzan; Suhadianto, Suhadianto
At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): June
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/attalim.v11i2.2186

Abstract

Aggression is a form of deviant behaviour that has a negative impact on individuals and their social environment. This study aims to systematically examine the factors that influence aggression behaviour by analysing 13 literature studies from 2020 to 2024. The results show that internal factors such as emotional intelligence, self-control, emotional maturity, impulsivity, and cognitive impairment have a significant relationship with the emergence of aggression. In addition, external factors such as family communication patterns, peer influence, school environment, digital media, culture and childhood traumatic experiences also influence aggressive behaviour. This study confirms that aggression is the result of multidimensional interactions between personal and contextual factors. An integrative and evidence-based approach is needed for effective interventions. The findings are expected to serve as a reference in designing aggression prevention and treatment programmes among adolescents and young adults.
The Portrait of Women in Election Campaign Advertisements Kusnadi, Hajidah Fildzahun Nadhilah; Pradana, Bagus Cahyo Shah Adhi; Suhadianto, Suhadianto; Muchtar, Andi Reinsky
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 4 No. 2 (2025): Vol. 4 No. 2 2025
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v4i2.783

Abstract

Women are increasingly participating actively in the political sphere; However, their representation in political campaign media often remains entrenched in patriarchal discourse. This study aims to analyze the visual and textual constructions in two political campaign posters of female legislative candidates from the Indonesian Solidarity Party (PSI), which incorporate the terms in branding with “Mamah Muda” and “Mamah Semok” as part of their personal branding. Employing the Multimodal Critical Discourse Analysis approach (Kress & van Leeuwen), this research explores how the meaning of female body representation is constructed through the combination of imagery, text, color, and symbols in campaign posters. The findings reveal that the representation of female candidates continues to be framed through maternal yet sensual imagery and patriarchal aesthetics that emphasize visual appeal. Such portrayals reinforce softened femininity norms and internalize power relations that position women as visual objects. This study concludes that political campaigns in Indonesia have not fully escaped from gender-biased narratives, and that the political arena remains a non-neutral space in terms of gender.
Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Resistensi Terhadap Perubahan Pada Karyawan Devia Putri Isnaini; Andik Matulessy; Suhadianto
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 8 (2025): GJMI - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i8.1732

Abstract

Perubahan dalam lingkungan kerja sering kali memunculkan respons psikologis berupa resistensi dari individu yang terdampak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara efikasi diri dan resistensi terhadap perubahan pada karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan aktif di perusahaan X cabang Jawa Timur. Partisipan berjumlah 135 orang yang dipilih menggunakan teknik insidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner efikasi diri dan resistensi terhadap perubahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dan resistensi terhadap perubahan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,348 dan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menolak hipotesis awal yang menyatakan hubungan negatif antara kedua variabel. Hal ini dapat terjadi karena perubahan yang ditawarkan tidak selalu dianggap penting, bermanfaat, atau mampu meningkatkan performa, terutama oleh individu yang merasa sudah kompeten atau overconfidence terhadap sistem lama yang telah mereka kuasai. Kurangnya komunikasi, sosialisasi, serta keterlibatan karyawan dalam proses perubahan juga memperkuat resistensi tersebut. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk merancang strategi perubahan yang partisipatif agar efikasi diri karyawan dapat diarahkan secara positif untuk mendukung keberhasilan perubahan
Cyberslacking di kalangan pelajar: Bagaimana peran stres dan boredom? Safira, Cintya Ma’alis; Matulessy, Andik; Suhadianto, Suhadianto
SUKMA : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No 1 Juni 2025
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The fact that the internet is used for non-academic activities during learning sessions indicates a shift in students’ study behaviour. Cyberslacking, defined as the use of digital technology for personal purposes during learning, is one such behaviour. The purpose of this study is to examine how academic stress and boredom influence cyberslacking among upper secondary school students. A quantitative approach with a correlational design was employed. The sample was determined through purposive sampling, comprising 167 Year 11 students selected based on the school’s considerations. Instruments included a boredom scale, an academic stress scale, and a cyberslacking scale, all grounded in psychological theory and tested for validity. Multiple linear regression was applied to analyse the data. The findings reveal that both academic stress and boredom affect cyberslacking; however, only academic stress exerts a statistically significant impact. This suggests that academic stress is the primary driver prompting students to disengage from learning via the internet. Schools are encouraged to devise strategies to manage stress and adopt more engaging teaching approaches to curb such behaviour. Fakta bahwa internet digunakan untuk aktivitas non-akademik selama proses pembelajaran memperlihatkan bahwa perilaku belajar siswa berubah. Cyberslacking, yang berarti memakai teknologi digital untuk keperluan pribadi saat belajar, ialah salah satu bentuk perilaku tersebut. Tujuan penelitiannya guna menganalisa bagaimana stres akademik dan kebosanan memengaruhi perilaku cyberslacking siswa di Sekolah Menengah Atas. Studi ini memakai metodologi kuantitatif dengan desain korelasional. Penentuan sampelnya memakai purposive sampling, subjek penelitian terdiri dari 167 siswa kelas XI yang dipilih berdasar kepada pertimbangan sekolah. Alat yang digunakan termasuk skala kebosanan, skala stres akademik, dan skala cyberslacking, yang didasarkan pada teori psikologi dan telah diuji validitasnya. Regresi linier berganda digunakan guna menganalisa datanya. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa stres akademik dan kebosanan berdampak pada cyberslacking. Namun, hanya tekanan akademik yang terbukti memiliki dampak yang signifikan. Hasilnya memperlihatkan bahwa stres akademik ialah faktor utama yang mendorong siswa untuk menghindari internet. Sekolah harus membuat strategi untuk mengendalikan stres dan memakai pendekatan pembelajaran yang lebih menarik untuk menghentikan perilaku ini.
COGNITIVE FLEXIBILITY DAN PROBLEM-FOCUSED COPING: KUNCI MENGATASI PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA SMP Nilam Puspasari, Dinda; Suhadianto, Suhadianto; Matulessy, Andik
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i3.6745

Abstract

This study aims to analyse the role of Cognitive Flexibility and Problem-Focused Coping in relation to academic procrastination among junior high school students. Academic procrastination has often been associated with self-regulation, yet most studies have examined psychological factors separately. The simultaneous relationship between Cognitive Flexibility and Problem-Focused Coping remains underexplored, particularly among junior high school students in Indonesia. A quantitative correlational design was employed, involving 151 students from SMP Negeri 22 Surabaya selected through purposive sampling. Likert-scale questionnaires were used to measure the three main variables. Multiple linear regression analysis revealed that Cognitive Flexibility and Problem-Focused Coping jointly predicted academic procrastination significantly (F = 86.650; p < 0.001; R² = 0.539). Partially, Cognitive Flexibility showed a significant negative effect (B = -0.250; t = -2.313; p = 0.022), while Problem-Focused Coping demonstrated a stronger predictive contribution (B = -0.696; t = -6.763; p < 0.001).The theoretical contribution of this study lies in strengthening self-regulation models and highlighting the role of executive functions in adolescents’ academic behaviour, emphasizing that Cognitive Flexibility and adaptive coping strategies complement each other in reducing procrastination. The practical implication is that school-based interventions should prioritize active coping training, time management, and problem-solving skills. These findings can serve as the basis for psychological assistance and academic counselling programs to reduce procrastination tendencies among junior high school students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Cognitive Flexibility dan Problem-Focused Coping terhadap prokrastinasi akademik pada siswa SMP. Prokrastinasi akademik telah banyak dikaitkan dengan regulasi diri, tetapi sebagian besar penelitian hanya menyoroti salah satu faktor psikologis secara terpisah. Hubungan simultan antara Fleksibilitas Kognitif dan strategi coping berorientasi masalah masih jarang diteliti, khususnya pada populasi siswa SMP di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 151 siswa SMP Negeri 22 Surabaya yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen berupa skala Likert digunakan untuk mengukur ketiga variabel utama. Analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa Cognitive Flexibility dan Problem-Focused Coping secara simultan signifikan memprediksi prokrastinasi akademik (F = 86,650; p < 0,001; R² = 0,539). Secara parsial, Cognitive Flexibility berpengaruh negatif signifikan (B = -0,250; t = -2,313; p = 0,022), sementara Problem-Focused Coping memiliki kontribusi prediktif lebih besar (B = -0,696; t = -6,763; p < 0,001). Kontribusi teoretis penelitian ini adalah penguatan model regulasi diri dan fungsi eksekutif dalam perilaku akademik remaja, dengan menegaskan bahwa Fleksibilitas Kognitif dan strategi koping adaptif saling melengkapi dalam menekan prokrastinasi. Implikasi praktis penelitian ini menekankan perlunya intervensi berbasis sekolah yang berfokus pada pelatihan coping aktif, manajemen waktu, dan keterampilan pemecahan masalah, sehingga dapat digunakan sebagai dasar program pendampingan psikologis dan konseling akademik untuk mengurangi kecenderungan prokrastinasi siswa SMP.
Co-Authors Abd. Syakur Aini, Dwi Fitria Aisha, Elvira Nur Alivan, Abil Nur Alvano, Otniel Giovany Amel, Zayna Faisa Ananta, Aliffia Andik Matulessy Andik Matulessy Andik Matulessy Azahra, Aurani Nurika Beige, Eka Putri Marina Belia Putri Santoso Bintang Lestyasari Cahyati, Ma'rifatullillah Destiana Darmawan, Kevin Devia Putri Isnaini Dian Listiyana Sari Eko April Ariyanto, Eko April Emillia Wulan Novita Eva, Nur Fadhila, Kensila Anindya Fahmy Ferdiyanto Faiz Wahyu Mirza Muhatta Faradis, Tazkiyah Firdaus, Noviana Firdiansyah, Dohan Forexa, Alfaridzi Widya Fuad Fadil Hanurawan, Fattah Hendiaka, Reihan Firjatullah Putra Herlan Pratikto Herlan Pratikto Hetti Rahmawati I Gusti Ayu Agung Noviekayati I Kadek Suandika IGAA Noviekayati IGAA Noviekayati Imami, Alief Nur Imanuelsa, Happy Angel Isrida Yul Arifiana Karolin Rista Karolin Rista Kusnadi, Hajidah Fildzahun Nadhilah Lie, Isaac M. Rio Majesty, Jonitha Maukh, Betania Denisa Noveli Melati, Inka Sukma Muchtar, Andi Reinsky Muhammad Nur Firmansyah Nabila Laila Natanael Luis Samudra Navulani, Intan Nilam Puspasari, Dinda Nizar, Muchammad Alvan Nofriansyah, Muh. Fauzan Nurmala, Vina Rizka Oktorika, Nurliyana Permata, Rezha Anugrah Pradana, Bagus Cahyo Shah Adhi Praktikto, Herlan Pratitis, Nindia Putra, Adik Putra, Mohammad Ilham Arief Putri, Adelia Elsiana Qonita Gina Berliana Qudriyah, Siti Khabibatul Rachmawati, Aliyah Rakib, Mohammad Indra Ramadanti, Astria Ramadhani, Chelcadiva Ramadhani, Sevila Putri Ramadhanti, Fadillah Lintang Rista, Karolin Rozydendi Almelio Safira, Cintya Ma’alis Santi Istiara Dewi Sela Meiliani Selyo Febrio Xavier Sidiq, Adam Ariefa Syuhud, Mohammad Haris Uswidatul Laili Wardani, Ari Fanti Widyanti, Nyoman