Claim Missing Document
Check
Articles

Stres Akademik dengan Emotional Eating pada Mahasiswa Ramadhani, Sevila Putri; Pratikto, Herlan; Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 01 (2025): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i01.12705

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena perilaku makan beresiko yang ada di kalangan mahasiswa di Indonesia. Perilaku makan beresiko yang tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh salah satunya adalah emotional eating. Emotional eating adalah perilaku makan yang dipicu oleh emosi negatif, salah satunya adalah stes. Stres yang kerap terjadi pada mahasiswa adalah stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara stres akademik dengan emotional eating pada mahasiswa. Terdapat 145 mahasiswa aktif berusia 19-23 tahun yang menjadi partisipan pada penelitian ini. Stres akademik diukur menggunakan skala Perceived Sources of Academic Stress sedangkan emotional eating diukur menggunakan sub-skala emotional eating dari Dutch Eating Behavior Questionnaire. Analisis data dilakukan menggunakan metode Spearman’s rho dengan bantuan program Jamovi 2.2.5. Hasil analisis menemukan korelasi yang signifikan antara stres akademik dan emotional eating (r=0,276; p < 0.001). Korelasi bersifat positif yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat stres akademik, semakin tinggi pula tingkat emotional eating.
Keterikatan Akademik pada Mahasiswa: Bagaimana Peranan Dukungan Sosial dan Efikasi Diri Akademik? Rakib, Mohammad Indra; Matulessy, Andik; Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 01 (2025): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i01.12716

Abstract

There are four significant roles of academic engagement in the learning process: creating productive learning, predicting how well students perform in their studies, providing educational institutions with considerations for necessary interventions, and offering feedback to educators regarding the effectiveness of their teaching. This study aims to analyze the relationship between social support and academic self-efficacy with academic engagement. The research employs a quantitative correlational method with a total of 285 student respondents selected through random sampling. The study utilizes parametric multiple linear regression analysis techniques. The findings indicate a significant positive correlation between social support and academic self-efficacy with academic engagement, both individually and collectively. Additionally, it was found that social support and academic self-efficacy account for 52.2% of the variance in academic engagement. Through social support and academic self-efficacy, students can enhance their academic engagement, enabling them to face academic challenges optimally.
Menjaga Jiwa di Perantauan: Peranan Father Involvement dalam Psychological Well-Being Mahasiswa Rantau Firdaus, Noviana; Pratikto, Herlan; Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol 3 No 01 (2025): Maret
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i01.12730

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penilaian hubungan antara father involvement dengan psychological well-being pada mahasiswa rantau. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Partisipan penelitian terdiri dari 180 mahasiswa rantau program studi Psikologi angkatan 2021. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert yang mencakup skala father involvement dan psychological well-being. Metode yang diterapkan untuk analisis data adalah korelasi Product Moment. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan positif yang signifikan antara antara father involvement dengan psychological well-being pada mahasiswa rantau. Oleh karena itu, hipotesis yang diidentifikasi dalam penelitian ini dapat diterima.
Prokrastinasi Akademik Mahasiswa: Bagaimana Peran Intensitas Bermain Game Online dan Stres Akademik? Hendiaka, Reihan Firjatullah Putra; Pratikto, Herlan; Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12762

Abstract

Pelaku prokrastinasi akademik mengetahui bahwa perilaku ini akan berdampak buruk bagi yang melakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas bermain game online dan stres akademik dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa di Surabaya. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan 3 variabel. Teknik pengambilan partisipan pada penelitian ini menggunakan metode sampling insidental dengan sampel sebanyak 388 mahasiswa di Surabaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tuckman Procrastination Scale (TPS) yang diadaptasi oleh Suhadianto, dkk. (2024). Kemudian skala intensitas bermain game online yang mengacu pada Fishbein & Ajzen, 2010. Selanjutnya lalu skala stres akademik yang disusun oleh Wardani (2024) yang menggunakan aspek dari Bedewy & Gabriel (2015). Hasil penelitian baik secara simultan ataupun secara parsial mengungkapkan adanya hubungan positif yang signifikan antara intensitas bermain game online dan stres akademik dengan prokrastinasi akademik yang maknanya semakin tinggi intensitas bermain game online dan stres akademik maka semakin tinggi juga kecenderungan prokrastinasi akademik, berlaku juga sebaliknya.
Peran Kucing sebagai Pendukung Emosional di Tempat Kerja Nizar, Muchammad Alvan; Suhadianto, Suhadianto; Rista, Karolin
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12778

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan stres kerja yang kerap dialami karyawan akibat ketidaksesuaian antara tuntutan pekerjaan dan kemampuan individu. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pet attachment dengan stres kerja pada karyawan pemelihara kucing di Surabaya. Populasi penelitian adalah 415.000 karyawan aktif di Surabaya, dengan partisipan sebanyak 270 yang didapat dari tabel Isac dan Michael dengan signifikansi 0,10, partisipan dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen penelitian berupa metode ditribusi skala Likert. Data dikumpulkan menggunakan survei skala Likert yang disebar menggunakan bantuan poster dan dianalisis dengan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara pet attachment dan stres kerja (r = -0,809, p < 0,01), menunjukkan bahwa semakin tinggi pet attachment, semakin rendah tingkat stres kerja yang dirasakan. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan hewan peliharaan sebagai salah satu mekanisme alami dalam pengelolaan stres kerja.
Perfeksionisme dengan Stres Akademik pada Mahasiswa Kedokteran Imami, Alief Nur; Pratikto, Herlan; Suhadianto, Suhadianto
JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia Vol. 3 No. 02 (2025): Juni
Publisher : Faculty of Psychology Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jiwa.v3i02.12845

Abstract

Perfeksionisme adalah perilaku yang ditandai dengan ambisi untuk mencapai kesempurnaan, yang melibatkan standar tinggi terhadap diri sendiri maupun orang lain, serta ekspektasi untuk menghindari kesalahan sekecil apa pun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perfeksionisme dan stres akademik pada mahasiswa kedokteran di Surabaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan melibatkan 196 mahasiswa kedokteran yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara perfeksionisme dan stres akademik pada mahasiswa kedokteran di Surabaya. Semakin tinggi tingkat perfeksionisme, semakin tinggi pula tingkat stres akademik yang dirasakan, sementara semakin rendah tingkat perfeksionisme, semakin ringan stres akademik yang dialami.
The Effect of Achievement Motivation, Self-Efficacy, and Social Support on Students’ Academic Flow at Cipta Wacana Christian University in Post-Covid-19 Pandemic Era Syakur, Abd.; Suhadianto, Suhadianto
At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): June
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/attalim.v11i2.2185

Abstract

The current study focuses on exploring students’ learning process and task management to obtain comprehensive learning outcomes. Not all students are able to focus and enjoy the learning process in Post-COVID-19 era, situating the changes on education system, interactions between students, and etc. Based on the preliminary research, 90% of Cipta Wacana Christian University students experienced feelings of boredom, stagnation, and stress during the online learning process. The current study aims to determine the influence of motivation, self-efficacy, and social relationships on academic achievement, recruiting 80 respondents as the sample of the study ranging to semesters 1 to 8. A quantitative study, piloting multiple correlation analysis techniques with the Spearman method were administered to explore the relationship between the various variables and gain a deeper understanding on how achievement motivation, self-efficacy and social support, affecting the students’ academic flow level. Furthermore, the study uncovered that self-efficacy and social support significantly contributed to academic flow. However, the achievement motivation variables (X1) and self-efficacy (X2) did not have any significant impact on academic flow (Y). Only the social support variable (X3) showed a significant influence, reflecting a novice and distinctive finding with the previous studies. The Beta coefficient for the achievement motivation variable contributed 22.2% to academic flow. It is lower than the Beta coefficient value for the self-efficacy variable (40.3%) and social support (72.3%). In a nutshell, the three independent variables had a positive direction on increasing achievement motivation, self-efficacy, and social support, contributing to increase the students’ academic flow.
Factors Affecting Aggressiveness in Adolescents and Young Adults: A Systematic Review of the Literature 2020-2024 Nofriansyah, Muh. Fauzan; Suhadianto, Suhadianto
At- Ta'lim : Jurnal Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): June
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/attalim.v11i2.2186

Abstract

Aggression is a form of deviant behaviour that has a negative impact on individuals and their social environment. This study aims to systematically examine the factors that influence aggression behaviour by analysing 13 literature studies from 2020 to 2024. The results show that internal factors such as emotional intelligence, self-control, emotional maturity, impulsivity, and cognitive impairment have a significant relationship with the emergence of aggression. In addition, external factors such as family communication patterns, peer influence, school environment, digital media, culture and childhood traumatic experiences also influence aggressive behaviour. This study confirms that aggression is the result of multidimensional interactions between personal and contextual factors. An integrative and evidence-based approach is needed for effective interventions. The findings are expected to serve as a reference in designing aggression prevention and treatment programmes among adolescents and young adults.
The Portrait of Women in Election Campaign Advertisements Kusnadi, Hajidah Fildzahun Nadhilah; Pradana, Bagus Cahyo Shah Adhi; Suhadianto, Suhadianto; Muchtar, Andi Reinsky
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 4 No. 2 (2025): Vol. 4 No. 2 2025
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v4i2.783

Abstract

Women are increasingly participating actively in the political sphere; However, their representation in political campaign media often remains entrenched in patriarchal discourse. This study aims to analyze the visual and textual constructions in two political campaign posters of female legislative candidates from the Indonesian Solidarity Party (PSI), which incorporate the terms in branding with “Mamah Muda” and “Mamah Semok” as part of their personal branding. Employing the Multimodal Critical Discourse Analysis approach (Kress & van Leeuwen), this research explores how the meaning of female body representation is constructed through the combination of imagery, text, color, and symbols in campaign posters. The findings reveal that the representation of female candidates continues to be framed through maternal yet sensual imagery and patriarchal aesthetics that emphasize visual appeal. Such portrayals reinforce softened femininity norms and internalize power relations that position women as visual objects. This study concludes that political campaigns in Indonesia have not fully escaped from gender-biased narratives, and that the political arena remains a non-neutral space in terms of gender.
Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Resistensi Terhadap Perubahan Pada Karyawan Devia Putri Isnaini; Andik Matulessy; Suhadianto
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 8 (2025): GJMI - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i8.1732

Abstract

Perubahan dalam lingkungan kerja sering kali memunculkan respons psikologis berupa resistensi dari individu yang terdampak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara efikasi diri dan resistensi terhadap perubahan pada karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan aktif di perusahaan X cabang Jawa Timur. Partisipan berjumlah 135 orang yang dipilih menggunakan teknik insidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner efikasi diri dan resistensi terhadap perubahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dan resistensi terhadap perubahan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,348 dan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menolak hipotesis awal yang menyatakan hubungan negatif antara kedua variabel. Hal ini dapat terjadi karena perubahan yang ditawarkan tidak selalu dianggap penting, bermanfaat, atau mampu meningkatkan performa, terutama oleh individu yang merasa sudah kompeten atau overconfidence terhadap sistem lama yang telah mereka kuasai. Kurangnya komunikasi, sosialisasi, serta keterlibatan karyawan dalam proses perubahan juga memperkuat resistensi tersebut. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk merancang strategi perubahan yang partisipatif agar efikasi diri karyawan dapat diarahkan secara positif untuk mendukung keberhasilan perubahan