Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Association of Environmental Factors with Stunting in Biromaru Health Center, Sigi Regency Syahadat, Dilla Srikandi
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 3 (2025): Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/6j230x24

Abstract

Stunting is a major concern in public health. The prevalence of stunting according to 2021 data for each community health center work area in Sigi Regency, the Bureaumaru Community Health Center is at the highest, namely 377 cases (20.9%). This study aims to analyze the relationship between environmental risk factors and the incidence of stunting in the work area of ​​the Bureaumaru Health Center, Sigi Regency. This research was conducted using quantitative methods, cross-sectional study design. The population in this study was 308 people, the sample was 174 respondents. Sampling used the cluster random sampling method in 18 villages. Data were analyzed using univariate and bivariate. The results of analysis using the chi square test with a confidence level of 95%, showed that the ρ value for the variables of hand washing habits, availability of clean water sources and availability of toilets was less than 0.05. Based on findings from research results regarding the relationship between environmental factors and the incidence of stunting in the work area of ​​the Bureaumaru Health Center, Sigi Regency, it can be stated that there is a correlation between the habit of washing hands (ρ = 0.000), the availability of clean water sources (ρ = 0.000), and the condition of latrines (ρ = 0.001) with the prevalence of stunting in children under two years of age in the area.
Anemia Screening and Counseling for Female Students at SMAN 5 Tondo in 2025 Laba, Stefiani Bengan; Rau, Muhammad Jusman; Buchair, Nur Hikmah; Syahadat, Dilla Srikandi; Palinggi, Marselina; Azzahra, Nur Azizah; Sari, Nur Fadhilah; Ardayani, Adinda; Agustianingsih, Rizka
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat: In-Progress
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v6i2.5737

Abstract

Penyakit tidak menular akan berdampak pada kemiskinan, terhambatnya pertumbuhan ekonomi dan beban pada sistem kesehatan pada negara berkembang dan negara miskin (CDC, 2023). Anemia merupakan salah satu permasalahan yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia, khususnya remaja. Anemia pada remaja dapat memberikan dampak yang signifikan, salah satunya adalah stunting. Dalam jangka pendek, remaja putri yang mengalami anemia dapat kekurangan konsentrasi dan juga lletih serta lesu. Tujuan dari pengabdian ini adalah adalah untuk melaksanakan skrining hemoglobin pada siswi SMAN5 Tondo. Kegiatan dilakukan menggunakan metode sosialisasi, skrining dan juga konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 72,3% siswi tidak menderita anemia. Siswi yang menjadi responden pada saat screening sebagian besar berada pada usia 16 tahun 67%. Pengukuran sensitivitas menunjukkan sensitivitas sebesar 0% karena ada satu sel kosong yakni hasil pemeriksaan anemia dari dokter karena sebagian besar dari remaja putri belum pernah memeriksakan diri. Kegiatan screening anemia perlu dipertahankan dan dikembangkan guna mencegah kejadian anemia di masyarakat khususnya di kalangan remaja.