Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kelayakan Pembukaan Toko Online Kaos Karoseri Luthfi Muhammad Noor; Endang Chumaidiyah; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tren dunia dalam saluran belanja saat ini mengarah kepada sistem belanja secara online dan menggeser sistem belanja konvesionial meskipun belanja secara konvesional belum ditinggalkan sepenuhnya. Fenomena belanja online tidak hanya berkembang pesat di dunia, namun juga di kalangan bisnis lokal Indonesia. Hal ini disebabkan oleh perkembangan infrastruktur dan teknologi internet di Indonesia. Produk paling banyak dibeli pelanggan saat belanja online adalah produk fesyen, mendominasi dengan persentase 78% dengan jumlah koresponden 1300 di 12 kota besar. Handphone merupakan salah satu produk yang dibeli saat belanja online dengan persentase 46%. Melihat peluang tersebut, Karoseri tercetus sebagai ide bisnis fesyen berplatform online. Karoseri memiliki produk utama yaitu kaos dan variansi produk yaitu topi. Platform online yang digunakan sebagai media penjualan adalah media sosial (instagram). Setelah dilakukan penelitian terhadap analisis kelayakan toko online kaos karoseri. Diperoleh bahwa bisnis ini layak dijalankan, hal berdasarkan dari beberapa kriteria investasi yaitu IRR, NPV dan PBP. Berdasarkan IRR bisnis ini layak karena nilai IRR (29%) lebih dari MARR (12%), lalu berdasarkan nilai NPV bisnis ini pun layak dilakukan karena nilai NPV Rp23,760,719 lebih dari 0, dan beradasarkan PBP investasi akan kembali pada periode tahun ke 3 bulan ke 5. Maka berdasarkan ketiga kriteria investasi tersebut bisnis toko online kaos karoseri layak dijalankan. Kata kunci : Analisis Kelayakan, NPV, IRR, PBP, Toko Online, Kaos, Topi, Subkontrak
Techno-economy Analysis Of Condensate Lifting Facilities Project At North Sea Java By Pt.x Rafi Ahmad Razzak; Endang Chumaidiyah; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 2 (2017): Agustus, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. X adalah perusahaan BUMN yang bergerak di bawah naungan PT. Pertamina sektor hulu. Sebagai perusahaan yang bergerak di industri migas, maka salah satu tugas dari PT. X adalah membangun proyek baik berupa sumur ataupun fasilitas penunjang. Untuk menentukan proyek manakah yang seharusnya dibangun maka dibutuhkanlah analisis tekno-ekonomi. Analisis tekno ekonomi adalah analisis yang digunakan untuk menentukan pilihan terbaik suatu alternatif proyek dibandingkan dengan alternatif lainnya menggunakan perhitungan Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period serta analisis sensitivitas. Pada kasus ini analisis dilakukan pada proyek pembangunan fasilitas lifting di lapangan laut utara jawa. Terdapat tiga alternatif yang dihasilkan untuk melakukan penilaian dan analisis tekno-ekonomi. Alternatif pertama adalah membangun ORF(Operation Receiving Facility) baru, alternatif kedua adalah pengiriman melalui kapal, dan alternatif ketiga adalah joint lifting. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis, dapat diambil kesimpulan bahwa alternatif terbaik adalah alternatif ketiga. Kesimpulan tersebut didasarkan pada nilai masing-masing adalah NPV $ 27.660.000, IRR 27%, dan BCR 1,55. Selain nilai tersebut, alternatif ini sensitif terhadap nilai produksi kotor dan tidak peka terhadap harga minyak. Karena itu alternatif yang dipilih untuk melaksanakan pembangunan fasilitas lifting di lapangan XX oleh PT. X berdasarkan analisis tekno-ekonomi dilakukan dengan joint lifting. Kata kunci : Analisis tekno-ekonomi, proyek pembangunan fasilitas, Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period, Analisis Sensitivitas
Analisis Kelayakan Pembukaan Cabang Baru Bisnis Usaha Kecil Menengah Peyek Belut Sido Urip Secara Online Dan Offline Di Kota Yogyakarta Firdaus Wirawan; Endang Chumaidiyah; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UKM Sido Urip merupakan pelopor berdirinya sentra produksi keripik peyek belut di kecamatan Godean yang terletak di kota Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdiri sejak tahun 2012, UKM Sido Urip berhasil meraih reputasi dan mulai dikenal masyarakat luas. Dikenalnya UKM Sido Urip oleh berbagai kalangan bukan berarti dalam periode berjalannya usaha, mereka tidak mengalami masalah. Semakin meningkatnya demand dari tahun ke tahun dan terbatasnya kapasitas maksimal produksi dari pihak UKM Sido Urip sendiri, menyebabkan pihaknya untuk menolak kelebihan demand, khususnya pada hari hari besar dimana permintaan akan produk keripik peyek belut dapat meningkat lebih dari 2x lipat. Oleh karena itu, pihak UKM Sido Urip merencanakan pendirian cabang baru dengan fungsi utama untuk menambah produktivitas, disamping mengembangkan sarana pemasaran yaitu dengan merambah on line marketing. Dalam upaya pendirian cabang baru, dilakukan studi penelitian untuk memastikan bahwa ekspansi bisnis tersebut layak dan dapat diimplementasikan. Untuk itu, di dalam penelitian ini, penulis akan melakukan studi dari aspek pasar, aspek teknis dan teknologis, aspek keuangan, serta melakukan analisis sensitivitas dan analisis risiko. Hasil dari penelitian ini di kelompokkan pada masing masing aspek. Pada aspek pasar, diketahui hasil dari penelitian ini adalah, pasar potensial berjumlah 70%, pasar tersedia berjumlah 96.7%, dan untuk penentuan pasar sasaran yang berdasarkan kapasitas produksi berjumlah total 0.01%. Untuk aspek teknis dan teknologi telah disimpulkan bahwa peralatan utama yang harap diperhatikan pengadaannya yaitu tungku pembakaran, mesin penggiling, dan mesin sealer. Dalam aspek keuangan diperoleh hasil IRR sebesar 24% sehingga rencana investasi pendirian cabang baru dinyatakan layak, karena jumlah Internal Rate of Return yang lebih besar dari jumlah MARR yang hanya sebesar 7%. Prediksi pengembalian modal investasi (Pay Back Period) dari UKM Sido Urip adalah 3 tahun 4 bulan. Sementara itu hasil dari jumlah NPV dari investasi ini adalah sebesar Rp 69.491.103 Kata Kunci : Enterpreneurship, Feasibility Study Analisys, Online Marketing
Pengembangan Bisnis Transportasi Cv. Pp Services Dengan Menggunakan Pendekatan Business Model Canvas Arvelianto Taqwatama; Budhi Yogaswara; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. PP Services didirikan pada tahun 2005 melihat adanya peluang bisnis dengan memanfaatkan moda transportasi truk.. CV. PP Services merupakan perusahaanyang dimiliki dan dikelola oleh keluarga pendirinya dan tergolong sebagai FBE (Family Business Enterprise). Bisnis utama dari CV. PP Services sendiri adalah penyedia jasa angkutan barang dengan moda transportasi truk yang meliputi kegiatan loading / unloading dan delivery. Saat ini truk yang beroperasi di bawah bendera CV. PP Services dapat digolongkan menjadi 3 jenis truk berdasarkan sumbu roda nya yaitu engkel, double engkel. Penelitian ini bertujuan untuk merancang business model canvas usulan guna menciptakan proporsi nilai, mengembangkan sumber daya, serta meningkatkan arus pendapatan dari CV. PP Services. Hasil dari penelitian ini adalah adanya sembilan komponen model bisnis CV. PP Services. Kesembilan komponen model bisnis tersebut yang pertama adalah pasar sasaran yang dituju oleh CV. PP Services. Kedua, proposisi nilai yang ditawarkan. Ketiga, saluran yang digunakan. Keempat, hubungan pelanggan. Kelima, arus pendapatan. Keenam, sumber daya yang harus dimiliki. Ketujuh, kegiatan utama yng harus dilakukan. Kedelapan, mitra yang harus dimiliki. Kesembilan, struktur biaya yang harus dikeluarkan. Kata kunci : Bisnis Transportasi, Business Model Canvas, Inovasi Model Bisnis
Analisis Kelayakan Gudang Baru Usaha Ekspor Buah Manggis (studi Kasus: Pt. Xyz Di Tasikmalaya) Ulfa Fiddini; Endang Chumaidiyah; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT. XYZ adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha buah-buahan. Buah yang dijual merupakan buah dalam volume banyak. Untuk kasus ini lebih mendalam pada buah manggis yang diekspor ke negara Tiongkok. PT. XYZ telah memulai bisnis ini pada tahun 1994. Pada tahun 1996 PT.XYZ mulai melakukan ekspor buah ke negara-negara tujuan. Pasar ekspor ke negara Tiongkok sempat ditutup lima tahun belakang, dan sudah dibuka kembali pada tahun 2017. Permintaan dari negara Tiongkok meledak saat dibukanya kembali pintu ekspor, hal ini membuat para eksportir untuk lebih semangat meningkatkan jumlah produksi. PT. XYZ ingin melakukan proyeksi secara finansial, proyeksi pasar, proyeksi teknis untuk tiga tahun kedepan dengan melakukan analisis kelayakan usaha yang dijalankan. Pada hasil analisis kelayakan yang sudah diperhitungkan menghasilkan nilai NPV sebesar Rp4 19.476.409,61, nilai IRR 43% dimana PT. XYZ mengambil keputasan nilai MARR sebesar 10% , untuk nilai BEP adalah 862.554 Kg atau 862,5 Ton dan nilai payback period 2,8 tahun. Untuk metode sensitivitas, Perusahaan akan mendapat nilai NPV tertinggi sebesar Rp 4.163.368.004,66 jika harga jual produk naik 10% dan mendapat nilai NPV rendah Rp 409.703.573,66 jika biata TKL turun 10%. Kata kunci : Analisis Kelayakan, Analisis Sensitivitas, NPV, IRR, BEP, PBP Abstract PT. XYZ is a company engaged in the business of fruits. The fruit sold is a fruit in large volumes. For this case more deeply on the mangosteen fruit that is exported to China. PT. XYZ has started this business in 1994. In year 1996 PT.XYZ started to export fruit to destination countries. The export market to China was closed five years ago, and it has been reopened in 2017. Demand from China exploded at the reopening of the export gate, making exporters more eager to increase production. PT. XYZ wants to projection financially, market projection, technical projection for the next three years by conducting feasibility analysis undertaken. In the result of feasibility analysis that has been calculated to yield value of NPV equal to Rp 419.476.409,61, value of IRR 43% where PT. XYZ takes the MARR value of 20%, for BEP value is 862.554Kg or 862,5 Ton and payback period 2.8 year. For the sensitivity method, The Company will get the highest NPV value of Rp 4,163,368,004,66 if the selling price of the product rises 10% and get the low NPV value Rp 409.703.573,66 if the biata TKL drops 10%. Keywords: Feasibility Analysis, Sensitivity Analaysis, NPV, IRR, BEP, PBP
Analisis Pemilihan Alternatif Penggantian Fasilitas Usaha Pada Startup Persewaan Bus Pariwisata Po. Xyz Menggunakan Metode Incremental Analysis Nugita Arlendatama; Endang Chumaidiyah; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PO. XYZ merupakan salah satu perusahaan startup yang bergerak dalam bidang persewaan bus pariwisata yang berlokasi di Sukoharjo yang menawarkan jasa persewaan bus pariwisata. Dalam menjalakan usahanya PO. XYZ saat ini memiliki tiga armada bus dan salah satunya adalah Mercedes Benz OH 1526 tahun 1997. Armada tersebut merupakan armada tertua yang dimiliki PO. XYZ. Setelah dilakukan wawancara, pemilik berencana mengganti bus tersebut. Namun, dikarenakan biaya yang dikeluarkan cukup besar untuk membeli sebuah bus, maka pemilik memiliki pilihan untuk melakukan penggantian yaitu menjalankan yang sudah ada, membeli bus bekas atau bus baru. Maka dari itu dilakukan analisis pemilihan alternatif keputusan untuk pengadaan fasilitas usaha PO. XYZ dengan metode Incremental Analysis. Dilakuakan analisis kelayakan untuk masing-masing alternatif berdasarkan aspek pasar, aspek teknis, dan aspek finansial. Analisis kelayakan yang dilakukan mendapatkan hasil bahwa ketiga alternatif dinyatakan layak dengan NPV masing-masing sebesar Rp1.231.430.826, Rp2.533.556.057, dan Rp3.679.489.847. Dengan PBP sebesar 3,6 tahun , 2,6 tahun, dan 2,5 tahun dan nilai IRR sebesar 39%, 51%, dan 52%. Kemudian dilakukan perhitungan Incremental Alaysis dengan menghitung niai IRR dari selisih net cash antara ketiga alternatif dan mendapatkan nilai ΔIRR sebesar 50% dan 63%, dikarenakan ΔIRR< MARR (17,5%), maka alternatif yang dipilih adalah alternatif terbesar, yaitu pengganti bus baru. Kata Kunci: Analisis Incremental, Analisis Kelayakan, NPV, IRR, PBP Abstract PO. XYZ is one of the startup companies engaged in the tourism bus rental located in Sukoharjo that offers tourist bus rental services. In conducting its business PO. XYZ currently has three bus fleet and one of them is Mercedes Benz OH 1526 year 1997. It is the oldest fleet owned by the PO. XYZ. After the interview, the owner plans to replace the bus. However, because the cost is large enough to buy a bus, the owner has the option to make a replacement that is running the existing, buy a new bus or bus. Hence the analysis of the alternative election decision to the procurement of business facilities PO. XYZ with the Incremental Analysis method. The feasibility analysis for each alternative based on market aspect, technical aspect, and financial aspect. Feasibility analysis is done to get the result that the three alternatives are considered worthy with NPV respectively amounting to Rp 1.149.149.836, Rp 2.533.556.057, and Rp 3.679.489.847. With the PBP of 3.4 years, 2.6 years, and 2.5 years and an IRR value of 38%, 51%, and 52%. Then carried out Incremental Alaysis calculations by calculating IRR Niai from the net cash difference between the three alternatives and obtaining ΔIRR value of 50% and 63%, due to ΔIRR < MARR (17.5%), then the chosen alternative is an alternative Replacement of the new bus. Keywords: Incremental analysis, feasibility analysis, NPV, IRR, PBP
Analisis Kelayakan Usaha Pembukaan Cabang Kedua Clean&care Di Bandung Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis Dan Aspek Finansial Salma Nurrafianti; Endang Chumaidiyah; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Clean&Care merupakan UKM yang bergerak dibidang jasa perawatan sepatu. Saat ini Clean&Care berlokasi di Jl. Adhiyaksa IV Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Saat ini untuk keperluan peningkatan profit, Clean&Care berencana untuk melakukan penambahan cabang kedua di Bandung. Yang mana alternatif lokasi yang dipilih berlokasi di Jl. Dr Setiabudhi No.181, Setiabudi, Bandung. Jasa perawatan sepatu yang ditawarkan oleh Clean&Care antara lain adalah paket reguler cleaning, premium cleaning, unyellowing, leather, repaint suede/canvas dan repaint leather. Dalam penelitian ini aspek kelayakan yang akan diteliti meliputi aspek pasar, aspek teknis dan aspek finansial. Pada aspek pasar akan dihitung pasar potensial, pasar tersedia dan pasar sasaran. Pada aspek teknis akan ditentukan tenaga kerja yang dibutuhkan, peralatan yang akan digunakan dalam menunjang kegiatan di Clea&Care, pemilihan lokasi dan tata letak bangunan. Pada aspek finansial akan dihitung biaya – biaya yang menghasilkan NPV, PBP, dan IRR. Berdasarkan NPV, usaha ini dikatakan layak karena nilai NPV yang didapatkan yaitu Rp 31.374.932 > 0. Kemudian berdasarkan PBP, didapatkan hasil bahwa investasi akan kembali selama 4,3 tahun. Dan berdasarkan IRR, usaha ini dikatakan layak karena nilai IRR yang didapatkan adalah 26,61% > MARR (9,95%). Selain itu, tingkatan sensitif terhadap pendapatan adalah jumlah demand, harga jual, biaya tenaga kerja langsung, harga sewa, serta biaya material langsung. Dari kegita kriteria kelayakan usaha tersebut maka dapat dinyatakan bahwa pembukaan cabang kedua Clean&Care di Bandung dinyatakan layak untuk dijalankan. Kata Kunci: Analisis Kelayakan, NPV, PBP, IRR, Clean&Care Abstract Clean & Care is an SME engaged in shoe care services. Currently Clean & Care is located on Jl. Adhiyaksa IV Regency of Bandung, West Java Province. Currently for the purpose of increasing profits, Clean & Care plans to establish second branch in Bandung. Which alternative chosen location is located on Jl. Dr Setiabudhi No.181, Setiabudi, Bandung. Shoe care services offered by Clean & Care include regular cleaning, premium cleaning, unyellowing, leather, repaint suede / canvas and repaint leather. In this study the feasibility aspects that will be studied include market aspects, technical aspects and financial aspects. In market aspects potential markets, available markets and target markets will be calculated. On the technical aspects, the required labor will be determined, the equipment that will be used to support Clea & Care activities, the selection of the location and layout of the building. In the financial aspect costs will be calculated which result in NPV, PBP, and IRR. Based on NPV, this business is feasible because the value of NPV value obtained is Rp. 31,374,932 > 0. Then based on PBP, it is found that the investment will return for 4,3 years. And based on the IRR, this business feasible because the value of IRR obtained is 26,61% > MARR (9.95%). In addition, sensitive levels of income are the number of demand, selling prices, direct labor costs, rental prices, and direct material costs. From thode three business feasibility criteria, it can be stated that the establishment of the second branch of Clean & Care in Bandung is worthy. Keywords: Feasibility Analysis, NPV, PBP, IRR, Clean&Care
Analisis Kelayakan Pembukaan Cabang Bisnis Bloom Coffee Di Kota Cirebon Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis, Dan Aspek Finansial Nabila Aurellia Ghaisani; Farda Hasun; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bloom Coffee adalah coffee shop yang berada di Jalan Raden Sartika, Kabupaten Sumber, Jawa Barat. Bloom Coffee menjual minuman berbahan dasar kopi dan beberapa makanan ringan lainnya. Dilihat dari data yang ada, minat masyarakat terhadap konsumsi kopi terus meningkat setiap tahunnya, termasuk di Kota Cirebon. Hal ini dipandang sebagai peluang untuk memperbesar pasar dan melakukan perluasan bisnis Bloom Coffee dengan cara membuka cabang baru di Kota Cirebon. Pembukaan cabang baru tentunya akan membutuhkan investasi yang besar, sehingga karenanya perlu dilakukan analisis kelayakan terlebih dahulu. Penelitian ini melakukan analisis kelayakan pendirian cabang Bloom Coffee dari aspek pasar, aspek teknis, dan aspek finansial. Menurut perhitungan, dengan MARR 10%, rencana pembukaan cabang baru Bloom Coffee dikatakan layak untuk dilakukan dengan NPV sebesar Rp 69.086.173,69, IRR sebesar 22%, dan PBP pada 4,406 tahun (jika memperhitungkan time value of money) atau 4,1 tahun (jika tidak memperhitungkan time value of money). Selain itu, analisis sensitivitas menunjukkan bahwa investasi ini tidak sensitif terhadap peningkatan harga bahan baku, karena peningkatan bahan baku sebesar 39,22% baru akan mengubah kelayakan investasi. Namun investasi ini relatif sensitif terhadap penurunan harga jual, penurunan harga jual sebesar 11,70% dapat mempengaruhi kelayakan investasi. Kata kunci: Analisis Kelayakan, NPV, IRR, PBP, Analisis Sensitivitas, Bloom Coffe
Analisis Kelayakan Pembukaan Usaha Keripik Pisang Coklat Di Kota Bandung Pada Ukm Xyz Desrosa Maulizar; Nanang Suryana; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak UKM XYZ merupakan usaha yang bergerak dibidang makanan yaitu memproduksi keripik pisang cokelat. Saat ini, UKM XYZ berada di daerah lampung, Provinsi Bandar Lampung. Berdasarkan peta penyebaran produk keripik pisang cokelat yang telah menyebar ke seluruh pulau di indonesia, penjualan paling terbanyak adalah di pulau jawa salah satunya provinsi jawa barat. UKM XYZ ingin membuka usaha di provinsi jawa barat yaitu daerah Kota Bandung..Berdasarkan metode faktor rating, tempat pembukaan usaha yang terpilih berada di Kota Bandung. Dalam membuka usaha ini, diperlukan biaya yang tidak sedikit oleh karena itu diperlukan studi kelayakan. Dalam penelitian ini aspek kelayakan yang akan diteliti meliputi aspek pasar, aspek teknis dan aspek finansial. Pada aspek pasar akan dihitung pasar potensial, pasar tersedia dan pasar sasaran, setelah menghitung ketiga jenis pasar tersebut, hal yang harus dihitung selanjutnya adalah permintaan pasar dan volume penjualan. Pada aspek teknis akan ditentukan tenaga kerja yang dibutuhkan dan biaya tenaga kerja, kebutuhan investasi dan biaya investasi, kebutuhan material dan biaya produksi, pemilihan lokasi, tata letak bangunan dan proses bisnis pada pemesanan produk. Pada aspek finansial akan dihitung biaya – biaya yang menghasilkan NPV, PBP, dan IRR. Berdasarkan NPV, usaha ini dikatakan layak karena nilai NPV yang didapatkan yaitu Rp 4.547.233>0. Kemudian berdasarkan PBP, didapatkan hasil bahwa investasi akan kembali selama 4,90 tahun dilihat dari proyeksi 5 tahun dan berdasarkan perhitungan IRR, usaha ini dikatakan layak karena nilai IRR yang didapatkan adalah 15,21% > MARR (13,74%). Dari ketiga kriteria kelayakan tersebut, usaha keripik pisang cokelat di di Kota Bandung pada UKM XYZ dinyatakan layak untuk dijalankan. Pada perhitungan sensitivitas, batas tingkatan sensitivitas terhadap kenaikan biaya bahan baku adalah sebesar 4,21%, tingkat sensitivitas terhadap kenaikan biaya tenaga kerja adalah sebesar 7,24%%, dan tingkat sensitivitas terhadap penurunan harga adalah sebesar 0,69%. Jadi,dari ketiga indikator tersebut, yang paling sensitiv adalah penurunan harga. Kata Kunci : Analisis Kelayakan, NPV, PBP, IRR, UKM XYZ, Analis Sensitivitas Abstrack UKM XYZ is an effort in the field of food producing chocolate banana chips. Currently, UKM XYZ is located in the Lampung area, Bandar Lampung province. Based on the distribution of chocolate banana chips products that have spread to the whole island in Indonesia and the most is in the island Java one of the province of West Java. UKM XYZ wants to open a business in Bandung City.Based on factor rating methode, location choosen at Bandung City. To set up this business, it costs a lot therefore a feasibility study was conducted. In this study the feasibility aspects that will be researched include market aspects, technical aspects and financial aspects. In market aspect will be calculated potential market, market available and target market, after we calculate three of market, we calculate sales market and volume production. In technical aspects will be determined the labor needed and cost of labor, investment needs and investment costs, material needs and production costs, location selection, building layout and process business order the product. In financial aspect will be calculated costs of NPV, PBP, and IRR. Based on NPV, this business is said to be feasible because the value of NPV obtained is Rp 4.547.233 > 0. Then based on the PBP, obtained the result that the investment will be returned for 4,90 years seen from the projection of 5 years and based on IRR, this effort is said to be feasible because the value of IRR obtained is 15,21% > MARR (13,74%). Of the three feasibility criteria, the business of chocolate banana chips in Kota Bandung in the XYZ UKM is feasible worthy to run. In addition, the level limit of sensitivity to increase in raw material costs is 4,21%, the degree of sensitivity to increase in labor costs is 7.24% and the level of sensitivity to decrease price is 0,69%. So, out of these three indicators, the most sensitivity is the decrease of price. Keywords : Feasibility Analysis, NPV, PBP, IRR, UKM XYZ, Sensitivity Analysis.
Feasibility Study Investment Analysis On Distribution Water Supply System Development Of Pdam Delta Tirta Sidoarjo From Marketing Aspect, Technical Aspect, And Financial Aspect Atika Emma Wulandari; Endang Chumaidiyah; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 8, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract PDAM Delta Tirta is a Regional Water Company that owned by Sidoarjo Goverment as a regional goverment. In running its business there are several obstacles that are experienced by PDAM Delta Tirta Sidoarjo. One of them is the lack of water distribution capacity for customers. Based on interviews with PDAM Delta Tirta Sidoarjo, PDAM Delta Tirta Sidoarjo plans to expand its business by doing an investment in water supply system development. Based on the problems and business development plan, an incremental feasibility analysis is carried out. The aspects that taking into consideration are market aspect, technical aspect and financial aspect. Based on feasibility analysis conducted shows that PDAM Delta Tirta’s business development plan is feasible to be done. This is because the NPV value of business development plan is Rp 134.832.836.204,79, IRR of 9.6% and PBP of 4,730 years. Meanwhile, based on the incremental feasibility calculation, the NPV value is Rp 82,176,572,724.92an IRR of 10.7%. In addition, the sensitivity analysis shows that PDAM Delta Tirta's business investment is sensitive to a decrease in selling price by 6.37% and a decrease in demand by 6.16%. Keywords
Co-Authors Achmad, Fadhil Af`idatul Almas Almaududi Pulungan Angel Lauren Anisa Bella Arvelianto Taqwatama Ashar, Rahma Sabilla Asih Aulia Putri Atika Emma Wulandari Ayu Maharani Sekar Swastini, Ni Luh Batsyeba, Patricia Regina Boby Hera Sagita Budhi Yogaswara Budi Praptono Budi Sulistyo Budiarto, Sulistyo Calista Dwi Lestari Choirunnisa, Zelika Ayu Dananjaya, I Made Dwi Dara Cahaya Nabila Deniantara, Dhamastana Dharma Desrosa Maulizar Devison, Almer Ahmad Dewi Eliza Dinda Syabila Elfani Dinda Syabila Elfani Dwitifany, Faya Endang Chumaidiyah Fadlurrohman, Ahmad Fikri Farah Delfa Nurhanifah Farda Hasun Fariha Eridani Naufalina Faya Dwitifany Febriani, Nurhasna Firdaus Wirawan Firza Khalisha Rinjany Harlina O, Gladys Dwi Isnaeni Yuli Arini Katriza Imania Kinanthi Parasdya Sista Latif, Muhammad Hilmi Linson, Deanissa Safina Luthfi Muhammad Noor Maelani Majid, Annas Khoirul Maria Della Rosawati Idawicaksakti Maulida, Aqila Meldi Rendra Mochammad Doddy Al Fawzi Muhammad Almaududi Pulungan Muhammad Azzam Hafidzulhaq Muhammad Fikri Muhammad Fikry Ali Nabila Aurellia Ghaisani Nabila, Jihan Nadya Calista Siahaan Nariswara, Muhammad Farand Hielmy Noor Kamal, Rizky Novri Nur Rizki Nugita Arlendatama Nurul Izzati, Saffanah Parinding, Elvira Prambudia, Yudha Pratama, Muhammad Ilham Pulungan, M. Almaududi Rafi Ahmad Razzak Rahmat, Dana Azizah Raihan Fachrezi Yunus Ramadan, Muhammad Fadhil Rifky Atalarik Hakim Rio Aurachman Riza Adelia Suryani Rizka Azzahri Salma Nurrafianti Salsabillah E, Ghizka Marqyza Saputri, Rifa Aqila Sudhiyasa , Muhammad Fadhil Sudjiman , Felix Suryana, Nanang Ulfa Fiddini Umam, Asfiyaul Velvia, Adhelia Dwi Octizara Wawan Tripiawan Wiyono Wiyono Yati Rohayati Yovanda, Olfio Yurianto, Muhammad Eko Zofan, Hafizhah Putri