Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kelayakan Pendirian Toko Sepatu Offline Sneakydips Di Kota Bandung Af`idatul Almas; Nanang Suryana; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak SneakyDips merupakan bisnis online reseller yang berasal dari Bandung yang terbentuk pada bulan oktober 2017. SneakyDips adalah bisnis online reseller yang menjual kembali berbagai produk fashion bermerek internasional maupun nasional. SneakyDips memiliki target market konsumen yang berada di daerah jawa Barat khususnya wilayah Bandung dengan rentang usia 17 – 27 tahun. Awal usaha SneakyDips berjalan penjualan dilakukan dengan memasarkan produk secara online melalui Instagram dan Line. Dalam rangka meningkatkan pendapatan setiap produk, dan memperluas pasar, maka pemilik usaha memutuskan untuk melakukan pendirian toko offline. Dengan melakukan analisis kelayakan ini, perusahaan dapat mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan dan mengetahui risiko yang dapat timbul dalam pengembangan usaha yang dilakukan. Aspek pasar pada penelitian ini didapatkan dari menyebar 100 kuesioner di Kota Bandung, hasil dari penyebaran kuesioner tersebut didapatkan hasil pasar potansial sebesar 86%, pasar tersedia 83% dari pasar potensial, dan pasar sasaran 1,3% dari pasar tersedia. Hasil perhitungan yang ada dalam aspek finansial menunjukan nilai tingkat investasi dengan MARR 13,79% dengan nilai NPV sebesar Rp. 315.965.237, IRR sebesar 44%, PP selama 2,91 tahun, dan BEP sebanyak 2073 unit untuk sneakers dan 376 unit untuk apparels. Pendirian toko offline SneakyDips dapat dikatakan layak karena nilai IRR > MARR, NPV bernilai positif, dan PP < umur investasi. Kata kunci : SneakyDips, Analisis kelayakan, NPV, IRR, PP Abstrack SneakyDips is business online of reseller from Bandung that established from October 2017. SneakyDips is a reseller business online that resells various internasional branded fashion producs there are also national brands. SneakyDips has a target market for customers in West Java, especially in the Bandung region with range of age from 17 – 27 years. The start of the SneakyDips business is running sales by marketing products online through Instagram and Line. Inorder to increase the revenue of each product, and expand markets, the business owner decides to establish an offline store. By conducting this feasibility analysis, the company can find out what needs to be prepares and know the risks that can arise in the development of business being carried out. Market aspects in this study were obtained from distributing 100 questuonnaires in the city of Bandung, the results of the distribution of the questionnaire obtained a potential markets yield of 86%, available markets 83% from potential markets, and a target markets from 1,3% of available markets. The calculation results in the financial aspect show the value of investment level with MARR 13,79% with an NPV value of Rp. 315.965.237, IRR of 44%, PP for 2,91 years, and BEP as many as 2073 units for sneakres and 376 units for apparels. The establishment of SneakyDips offline store can be said to be feasible because IRR > MARR, the NPV is positive, and the PP < the investment life. Keyword : SneakyDips, Feasibility Analiysis, NPV, IRR, PP
Analisis Kelayakan Usaha Pembukaan Cabang Kedai Kinetik Di Tinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis, Dan Aspek Finansial Raihan Fachrezi Yunus; Nanang Suryana; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kedai Kinetik merupakan sebuaha bisnis yang bergerak di bidang kuliner khususnya minuman dengan bahan baku berbasis kopi dan non kopi. Dalam penelitian ini, aspek yang dilakukan dalam menganalisis aspek pasar yaitu dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang berada di Kota Tangerang. Responden yang menjadi target adalah laki-laki dan perempuan yang berusia dari 18 tahun hingga 25 tahun. Untuk data teknis dan data aspek finansial digunakan berdasarkan data sekunder yang dapat didapatkan dari berbagai sumber. Hasil penyebaran kuesioner tersebut menunjukan bahwa persentase pasar potensial Kedai Kinetik sebesar 88%, pasar tersedia 82%, dan juga pasar sasaran dari Kedai Kinetik sebesar 0,4%. Hasil perhitungan aspek finansial menunjukkan bahwa nilai NPV untuk perdiode 20212025 adalah Rp. 402.400.692, persentase IRR sebesar 59%, dan juga PBP sebesar 2.05 tahun. IRR yang diperoleh oleh Kedai Kinetik ini melebihi nilai dari MARR yaitu 13.74%. Kata Kunci: Kedai Kinetik, Analisis Kelayakan, NPV, IRR, PBP. Abstract Kedai Kinetik is a business that is engaged in culinary, especially beverages with coffee-based and non-coffee-based raw materials. In this study, aspects carried out in analyzing market aspects is by distributing questionnaires to 100 respondents in the city of Tangerang. Target respondents were men and women aged 18 to 25 years. Technical data and financial aspect data are used based on secondary data that can be obtained from various sources. The results of the distribution of the questionnaire showed that the percentage of potential Kinetic Store was 88%, the market was available 82%, and also the target market of Kedai Kinetic was 0.4%.The calculation results of the financial aspects show that the NPV value for the period 2021-2025 is Rp. 402.400.692, IRR percentage of 59%, and also PBP of 2.05 years. IRR obtained by this Kinetic Store exceeds the value of MARR which is 13.74%. Keywords: Kedai Kinetik, Feasibility Analysis, NPV, IRR, PBP
Perancangan Model Bisnis Alumnibisa.com Dengan Pendekatan Business Model Canvas (bmc) Novri Nur Rizki; Farda Hasun; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 7, No 1 (2020): April 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tingginya angka pengangguran mendorong lulusan universitas untuk berwirausaha. Alumnibisa.com direncanakan menjadi salah satu sarana yang dapat digunakan oleh fresh graduate Telkom University untuk mendirikan usaha dengan memanfaatkan channel alumni Telkom University yang sudah memiliki dan menjalankan bisnis lebih dulu. Aplikasi Alumnibisa.com sebagai sebuah rencana usaha baru perlu melakukan perancangan model bisnis untuk dapat bersaing di industri platform seperti ini. Dalam penelitian ini akan dilakukan perancangan model bisnis Alumnibisa.com dengan menggunakan Business Model Canvas. Langkah awal penelitian ini adalah melakukan analisis internal perusahaan pada saat akan memulai usahanya, lalu membuat customer profile pengguna layanan dan analisis lingkungan bisnis. Langkah selanjutnya adalah melakukan analisis SWOT untuk merancang strategi sebagai pertimbangan untuk melakukan perancangan model bisnis. Hasil dari langkah ini kemudian digunakan untuk merancang value proposision dan business model canvas secara lengkap. Value proposition yang ditawarkan dalam Alumnibisa.com adalah menyediakan coaching serta sarana fasilitas business idea generation dan marketplace dalam satu aplikasi didukung dengan offline event/meeting bersama owner bisnis dan investor. Kata Kunci : Business Model canvas, Analisis Lingkungan Bisnis, SWOT, Value Proposition, jejaring bisnis. Abstract High unemployment rates encourage university graduates to become enterpreneurs. Alumnibisa.com is planned to be one of the facilities that can be used by fresh Telkom University graduates to set up businesses by utilizing Telkom University alumni channels that already have and run a business. The Alumnibisa.com as a new business plan needs to design a business model to be able to compete in such a platform industry. In this research, Alumnibisa.com business model design will be carried out using Business Model Canvas. The initial step of this research is to conduct an internal analysis of the company when it starts its business, then create a customer service user profile and analyze the business environment. The next step is to conduct a SWOT analysis to design strategies as a consideration for designing business models. The results of this step are then used to design a complete value proposition and business model canvas. The value proposition offered at Alumnibisa.com is to provide coaching and business idea generation and marketplace facilities in one application supported by offline events / meetings with business owners and investors. Keywords: Business Model Canvas, Business Model Environment, SWOT, Value Proposition, , Business Model, business network.
Analisis Kelayakan Pendirian Cabang Baru Kedai Kopi Kendara Di Kota Bandung Di Tinjau Dari Aspek Pasar, Teknis, Dan Finansial Muhammad Fikry Ali; Nanang Suryana; Sinta Aryani
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kopi Kendara adalah sebuah usaha yang bergerak dibidang kuliner dengan konsep kedai kopi yang menjual berbagai jenis kopi dan non kopi. Kopi Kendara memiliki outlet pertama di daerah pelajar pejuang 45 dengan peningkatan pendapatan dari setiap bulannya. Maka dari itu, pemilik ingin memperluas usaha bisnisnya dengan membuka cabang baru di daerah Jalan Sultan Tirtayasa. Di dalam penelitian ini, aspek pasar yang dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang berada di Kota Bandung. Adapun rentang umur yang dijadikan target pasar yaitu 15-30 tahun. Dari hasil penyebaran kuesioner tersebut didapatkan pasar potensial sebesar 78%, pasar tersedia sebesar 85% dari pasar potensial, dan perusahaan membidik pasar sasaran sebesar 0.4% dari pasar tersedia. Dari hasil perhitungan yang didapat, nilai NPV untuk periode 2021-2025 adalah sebesar Rp 202.895.967, persentase IRR sebesar 45%, untuk PP 2.43 tahun, dan BEP sebanyak 18477 gelas. IRR yang didapatkan lebih besar dari MARR yang ditetapkan sebesar 13.79% dan NPV yang didapatkan positif. Maka dari itu, dapat disimpulkan pembukaan cabang baru di Jalan Sultan Tirtayasa, Bandung dapat dikatakan layak. Kata kunci: Kopi Kendara, Analisis kelayakan, NPV, IRR, PP, MARR Abstact Kendara Coffee is a business engaged in culinary with the concept of a coffee shop that sells various types of coffee and non-coffee. Kopi Kendara has the first outlet in Jalan Pelajar Pejuang 45 with an increase in income from each month. Therefore, the owner wants to expand his business by opening a new branch in Jalan Sultan Tirtayasa area. In this study, market aspects were carried out by distributing questionnaires to 100 respondents who were in the city of Bandung. The age range targeted at the market is 15-30 years. From the results of the distribution of the questionnaire obtained a 78% potential market, 85% available market from the potential market, and the company is targeting the target market for 0.4% of the available market. From the calculation results obtained, the NPV value for the period 2021-2025 is Rp 202.895.967, the IRR percentage is 45%, PP 2.43 years, and BEP is 18477 cup. The IRR obtained is bigger than the MARR set at 13.79% and the NPV obtained is positive. Therefore, it can be concluded that the opening of a new branch on Jalan Sultan Tirtayasa, Bandung can be declared feasible. Keywords: Kendara Coffee, Feasibility Analysis, NPV, IRR, PP, MARR
The Mappıng of Issues Regardıng the Adoptıon of E-Busıness Among SMEs in Fıve Contınents Sinta Aryani
APMBA (Asia Pacific Management and Business Application) Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics and Business, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.apmba.2023.012.01.6

Abstract

E-business in this VUCA era has been increasingly gaining scholars attention especially in the SMES sector. This systematic literature study with the objective to identify the issues faced by SMEs on five continents when they want to adopt e-business.  Data was taken from the collection of literature on journal portals such as Google Scholar, Academia, Scopus, and Elsevier, with keywords SMEs, e-business, information technology, digital transformation, and competitiveness. The collection of the literature is not limited by the country. The more countries that are taken, the more this paper reflects the real problems faced by SMEs when they want to adopt e-business. There are 115 collected pieces of literature representing the five continents that exist. The findings obtained from this paper are that all SMEs on five continents have similar issues when they want to adopt e-business. The findings are classified into Technology, Organization, and Environment (TOE) to facilitate classification and analysis and it is found that Technology in terms of business communication, Organization in terms of human resources, and Environment in terms of ICT infrastructure are the most common issues when SMEs want to adopt e-business. However, each continent has its own characteristics.   
Analisis Dan Perancangan Model Bisnis Pada RM Mah Barrah Dengan Menggunakan Business Model Canvas Rifky Atalarik Hakim; Sinta Aryani; Budi Sulistyo
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 1 (2023): January - Juny
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i1.5482

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam dan rempah rempah yang melimpah dengan struktur geografis yang berbeda di setiap daerahnya. Hal tersebut menyebabkan Indonesia memiliki keanekaragaman aneka kuliner dari Sabang sampai Merauke. Bandung, ibu kota Jawa Barat, merupakan kota besar dengan jumlah penduduk tertinggi keempat di Indonesia. Restoran adalah jenis bisnis khusus yang menawarkan makanan dan minuman untuk dibeli dan dikonsumsi kepada masyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi oleh RM Mah Barrah dan merancang strategi usulan menggunakan metode business model canvas. Penelitian ini membahas tiga permasalahan utama yang dihadapi oleh RM Mah Barrah adalah produk, promosi, dan sumber daya manusia. Metode business model canvas digunakan sebagai alat untuk merancang model bisnis yang lebih efektif bagi RM Mah Barrah. Selain itu ,metode pendukung lainnya yang menunjang adalah business model environment, analisis SWOT, matriks TOWS, value proposition canvas. Tahapan penyelesaian masalah terdiri dari pendahuluan, pengumpulan data, pengolahan data, perancangan model bisnis,verifikasi, validasi, dan tahap akhir. Diharapkan hasil rancangan dari penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh RM Mah Barrah dan memberikan wawasan baru dalam pengembangan bisnis rumah makan. Kata Kunci: Rumah Makan, Business Model Canvas, Perancangan Model Bisnis
Organizational Contribution to E-business Adoption for SMEs in The World Sinta Aryani; Yati Rohayati; Asih Aulia Putri; Firza Khalisha Rinjany
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol 7 No 02 (2023): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v7i02.210

Abstract

The aim of this study is to identify the issues faced by SMEs all around the world in adopting e-business. This is a work of literature study with the classification based on technological, organizational, and environmental (TOE). The study collects 116 articles from various journal portals. The finding of this study is the factors that concerned the most in adopting e-business among the SMEs which are related to the organization. The organization has a contribution of 50% compared to technology and the environment. Under the organization, human resource is a prominent key to be improved if the SMEs want to adopt e-business well. This situation applies in the continents of Asia America, Europe, Australia, and Oceania. Only African SMEs concern more about management rather than human resources. This study does not consider the interplay between the factors, however, the practical implication of this study is that the finding can be used as input for decision-makers who have an interest in improving the performance of SMEs or raising the level of SMEs in their region, one of which is by increasing the adoption rate of e-business among SMEs. Further, there is an opportunity for future research in investigating the strength of the relationship in each factor to the adoption of e-business, or even in between factors. The contribution of this study is to provide thorough synopsis regarding the factors that need to be considered by the SMEs if they want to adopt e-business.
Feasibility Study Of Wireless Sensor Nodes On Bridges Muhammad Fikri; Sinta Aryani; Almaududi Pulungan
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 5 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i6.2914

Abstract

Bridges are important infrastructure in the transportation system that supports the acceleration of regional development and have significant social and economic benefits. However, bridge construction can also have risks, for this reason, it is necessary to carry out supervision from the early stages of construction to identify damage and intervene early. Based on the Directorate of Road and Bridge Engineering Development Directorate General of Highways, Ministry of PUPR, Indonesia has only seven SHMS, of which three are active, namely the Suramadu Bridge (Surabaya), Fisabilillah Bridge (Batam), and the repair stage, namely Soekarno Bridge (Manado), Bridge Merah Putih (Ambon), Musi IV Bridge (Palembang), as well as two that are not active, namely the Pasupati Bridge (Bandung) and the Rumpiang Bridge (South Kalimantan). Therefore, early warning is needed with a wireless sensor node sensor mitigation system. So, the purpose of this study is to identify and analyze opportunities to create a wireless sensor node sensor business for bridges. Feasibility studies are very important to avoid problems and loss of time, funds, and human resources in the wireless sensor node design process. The results of the research show that the investment made in the development of wireless sensor nodes is feasible and can provide benefits for the owner who implements it.
PELATIHAN MANAJEMEN PRODUKSI DAN TATA KELOLA USAHA UNTUK UMKM KABUPATEN BANDUNG (A) Aryani, Sinta; Salsabillah E, Ghizka Marqyza; Nurul Izzati, Saffanah; Choirunnisa, Zelika Ayu
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2078

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tengah berkembang pesat di Indonesia. Kebanyakan dari pelaku UMKM berfokus dalam bidang kuliner, bidang fashion, dan kebutuhan rumah tangga. Pelaku UMKM ini salah satunya tergabung ke dalam Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM) Kabupaten Bandung. Namun, masih banyak dari pelaku UMKM tersebut yang belum mengetahui secara jelas bagaimana cara mengelola usahanya agar terus berkembang. Oleh sebab itu, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Telkom mengadakan Pelatihan Manajemen Produksi dan Tata Kelola Usaha untuk PPKM Kabupaten Bandung. Tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk membantu para UMKM di Kabupaten Bandung dalam mengembangkan usaha mereka. Metode pelaksanaan dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini terdiri dari observasi, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, dan studi pustaka. Adapun materi pelatihan yang disampaikan yaitu Menghitung Harga Pokok Penjualan, Pencatatan Transaksi Keuangan Digital, Mengelola Keuangan Usaha, Membuat Perencanaan Usaha dengan Business Model Canvass (BMC), Merancang Inovasi Bisnis & Produk, Perizinan Usaha & Perpajakan, dan Merancang Kemasan yang Mengesankan. Berdasarkan hasil kuesioner yang disebar kepada peserta pelatihan didapatkan bahwa pelatihan tentang manajemen produksi dan tata kelola usaha ini sangat bermanfaat bagi UMKM yang tergabung dalam PPKM Kabupaten Bandung dalam hal perbaikan produksi dan tata kelola perusahaan mereka.
Pendampingan Penggunaan Aplikasi Keuangan pada Usaha Kripik Tempe Pesantren Arafah, Cililin, Kab. Bandung Barat Aryani, Sinta; Chumaidiyah, Endang; Praptono, Budi; Yovanda, Olfio; Noor Kamal, Rizky
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 6 (2023): INOVASI PERGURUAN TINGGI & PERAN DUNIA INDUSTRI DALAM PENGUATAN EKOSISTEM DIGITAL & EK
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v6i0.2085

Abstract

Laporan keuangan secara digital sangatlah penting di era modern ini, khususnya bagi usaha kripik tempe Pesantren Arafah, Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Untuk meningkatkan pengalaman dan pengetahuan pengelola usaha kripik tempe Pesantren Arafah tentang pencatatan dan pembuatan laporan keuangan yang baik, maka kegiatan pendampingan penggunaan aplikasi keuangan perlu dilakukan. Kegiatan pendampingan dilakukan secara langsung dengan melakukan simulasi bersama pihak pengelola usaha kripik tempe Pesantren Arafah. Kegiatan pendampingan pencatatan keuangan secara digital dapat membantu pengelola usaha dalam mengelola pencatatan keuangannya. Dengan kegiatan ini, proses penyusunan laporan keuangan dapat berjalan lebih optimal. Proses pencatatan keuangan secara digital akan memungkinkan pengelola usaha menjadi lebih mudah dalam pembuatan laporan keuangan mereka dengan cara automasi data pada aplikasi dari segi aset, kewajiban dan ekuitas. Dengan memanfaatkan sistem Macro pada excel, proses input data keuangan menjadi lebih sesuai dengan karakteristik keuangan perusahaan yang bersangkutan. Lebih jauh lagi, data keuangan yang dimasukkan akan secara otomatis terintegrasi menjadi laporan keuangan. Dengan demikian, pencatatan keuangan dapat berjalan lebih efisien dan performasi kinerja usaha kripik tempe Pesantren Arafah dapat meningkat.
Co-Authors Achmad, Fadhil Af`idatul Almas Almaududi Pulungan Angel Lauren Anisa Bella Arvelianto Taqwatama Ashar, Rahma Sabilla Asih Aulia Putri Atika Emma Wulandari Ayu Maharani Sekar Swastini, Ni Luh Batsyeba, Patricia Regina Boby Hera Sagita Budhi Yogaswara Budi Praptono Budi Proptono Budi Sulistyo Budiarto, Sulistyo Calista Dwi Lestari Choirunnisa, Zelika Ayu Dananjaya, I Made Dwi Dara Cahaya Nabila Deniantara, Dhamastana Dharma Desrosa Maulizar Devison, Almer Ahmad Dewi Eliza Dhesta Adellya Santika Dinda Syabila Elfani Dinda Syabila Elfani Dwitifany, Faya Endang Chumaidiyah Fadlurrohman, Ahmad Fikri Farah Delfa Nurhanifah Farda Hasun Fariha Eridani Naufalina Faya Dwitifany Febriani, Nurhasna Firdaus Wirawan Firza Khalisha Rinjany Harlina O, Gladys Dwi Isnaeni Yuli Arini Junaidi Junaidi Katriza Imania Kinanthi Parasdya Sista Latif, Muhammad Hilmi Linson, Deanissa Safina Lukman Abdurrahman Luthfi Muhammad Noor M. Alif Taftazani Maelani Majid, Annas Khoirul Maria Della Rosawati Idawicaksakti Maulida, Aqila Meldi Rendra Mochammad Doddy Al Fawzi Muhamad Daffa Rial Muhamad Daffa Rial Muhammad Almaududi Pulungan Muhammad Azzam Hafidzulhaq Muhammad Faza Zharfan Muhammad Fikri Muhammad Fikry Ali Nabila Aurellia Ghaisani Nabila, Jihan Nadya Calista Siahaan Nafi Herjuno Jatisigit Nariswara, Muhammad Farand Hielmy Noor Kamal, Rizky Novri Nur Rizki Nugita Arlendatama Nurul Izzati, Saffanah Olfio Yovanda Parinding, Elvira Prambudia, Yudha Pratama, Muhammad Ilham Pulungan, M. Almaududi Rafi Ahmad Razzak Rahmat, Dana Azizah Raihan Fachrezi Yunus Ramadan, Muhammad Fadhil Rifky Atalarik Hakim Rio Aurachman Riza Adelia Suryani Rizka Azzahri Rizky Noor Kamal Salma Nurrafianti Salsabillah E, Ghizka Marqyza Saputri, Rifa Aqila Sudhiyasa , Muhammad Fadhil Sudjiman , Felix Suryana, Nanang Ulfa Fiddini Umam, Asfiyaul Velvia, Adhelia Dwi Octizara Wawan Tripiawan Wiyono Wiyono Yati Rohayati Yovanda, Olfio Yuke Rahma Dhini Yurianto, Muhammad Eko Zofan, Hafizhah Putri