Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Evaluasi Kemampuan PDAM Kota Palangka Raya untuk Memenuhi Kebutuhan Kuantitas Air Bersih Tahun 2022 - 2032 Ben Riva Haezer; Raden Haryo Saputra; Allan Restu Jaya
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5837

Abstract

The Regional Drinking Water Company (PDAM) is a regional business unit with the responsibility of distributing clean water to customers. For this reason, Palangka Raya PDAM needs to ensure that the quantity of clean water distributed can meet customer needs. This research is expected to be able to help Palangka Raya PDAM by projecting the number of customers until 2023 and determining the clean water needs that must be met within the projected timeframe. The projection of the number of customers is done using the geometric calculation method. From the results of the projected number of customers, the demand for clean water, both domestic and non-domestic, is calculated based on the Planning Criteria of the Directorate General of Cipta Karya PU (2000). Based on the results of the analysis, it was found that the projected number of customers in 2032 was 42,386 people, so the peak hour clean water demand for that year was 83.712 l/s with the current clean water distribution capability of Palangka Raya PDAM of 191.32 l/s, it can be said that until 2032 Palangka Raya PDAM is still able to meet the quantity needs of customers' clean water.Keywords: PDAM, clean water, customers, projection, distribution 
ANALISIS KARAKTERISTIK FISIK TANAH GAMBUT TROPIS PADA TATA GUNA LAHAN PERKEBUNAN PALAWIJA Nopre Ayu Keke Wulandari; Haiki Mart Yupi; Raden Haryo Saputra
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i1.9115

Abstract

Lahan gambut di Kalimantan Tengah memiliki kawasan yang sangat luas dan digunakan untuk berbagai pemanfaatan misalnya, sebagai lahan pertanian, lahan perkebunan, lahan pemukiman, dan lainnya dengan informasi serta data yang masih sangat terbatas tentang karakteristik fisik tanah gambut tropis untuk tata guna lahan tertentu, salah satunya tata guna lahan untuk perkebunan palawija maka diperlukan studi lanjut tentang karakteristik fisik gambut dalam hal ini dilakukan pada jenis tata guna lahan (landuse) perkebunan palawija di Desa Tanjung Taruna guna mengetahui nilai konduktivitas hidrolik gambut, pemeriksaan bobot isi (bulk density), kadar air (water content) dan porositas tanah serta mengetahui hubungan antar parameter. Sehingga data yang diperoleh dapat digunakan sebagai bahan referensi di dalam perencanaan dan pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan di Indonesia. Pada penelitian ini, pengukuran nilai konduktivitas hidrolik dilakukan menggunakan metode constant head permeameter test dengan konsep persamaan konduktivitas hidrolik rumus Darcy diperoleh rentang nilai sebesar 1,598×10-4–2,285×10-4 cm/dt. Nilai bulk density (bobot isi) diperoleh rentang 0,296–0,459g/cm3 . Nilai water content (kadar air) yang diperoleh bervariasi di masing- masing kedalaman yang berbeda, pada kedalaman 0–50 cm sebesar 148,276 % , kedalaman 50-100 cm sebesar 155,263 % dan kedalaman 100-150 cm sebesar 140 %. Dan untuk nilai porositas gambut yang diperoleh pada penelitian ini pada kedalaman 0-50 cm sebesar 78,890 %, kedalaman 50-100 cm sebesar 72,338 % dan kedalaman 100-150 cm dengan nilai 67,243 %.
Sosialisasi Air Bersih dan Air Minum pada Lahan Gambut di SMAN 10 Palangka Raya Raden Haryo Saputra; Allan Restu Jaya; I Made Kamiana; Hendro Suyanto; Haiki Mart Yupi; Dwi Anung Nindito; Nomeritae
Diteksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Diteksi, Vol. 1, No. 1, Mei 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/diteksi.v1i1.8964

Abstract

SMAN 10 adalah salah satu sekolah yang terletak di Kelurahan Petuk Katimpun Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah termasuk berada di jenis lahan gambut tropis dengan ciri-ciri air berwarna coklat bening atau keruh, ber-pH rendah (asam) dan memiliki kandungan zat besi (Fe3+). Dalam pengabdian kepada masyarakat ini penulis berinovasi untuk membagikan dan mengaplikasikan ilmu sanitasi dan lingkungan yang dimiliki kepada warga SMAN 10 Palangka Raya. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa-siswi sekolah menengah atas di SMAN 10 Palangka Raya mengenai air bersih dan air minum dalam Rangka Pemenuhan kebutuhan Air Sehari-hari pada Lahan Gambut Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah Pre Test; Sosialisasi diselingi fun quiz; dan Evaluasi (Post Test)
Evaluasi Kemampuan PDAM Kota Palangka Raya untuk Memenuhi Kebutuhan Kuantitas Air Bersih Tahun 2022 - 2032 Ben Riva Haezer; Raden Haryo Saputra; Allan Restu Jaya
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5837

Abstract

The Regional Drinking Water Company (PDAM) is a regional business unit with the responsibility of distributing clean water to customers. For this reason, Palangka Raya PDAM needs to ensure that the quantity of clean water distributed can meet customer needs. This research is expected to be able to help Palangka Raya PDAM by projecting the number of customers until 2023 and determining the clean water needs that must be met within the projected timeframe. The projection of the number of customers is done using the geometric calculation method. From the results of the projected number of customers, the demand for clean water, both domestic and non-domestic, is calculated based on the Planning Criteria of the Directorate General of Cipta Karya PU (2000). Based on the results of the analysis, it was found that the projected number of customers in 2032 was 42,386 people, so the peak hour clean water demand for that year was 83.712 l/s with the current clean water distribution capability of Palangka Raya PDAM of 191.32 l/s, it can be said that until 2032 Palangka Raya PDAM is still able to meet the quantity needs of customers' clean water.Keywords: PDAM, clean water, customers, projection, distribution 
Analisis Indeks Jasa Ekosistem Sebagai Penyedia dan Pengatur Air (Studi Kasus: DAS Kahayan) Virdy Pyrargyr; Nomeritae Nomeritae; Raden Haryo Saputra
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 4 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i4.6916

Abstract

Ecosystem Services are the benefits that humans obtain from biological natural resource products and ecosystems in the form of direct benefits and direct benefits. This research focuses on ecosystem services as providers and regulators of water in 8 (eight) sub-districts in Central Kalimantan Province and included in the Kahayan River Watershed (DAS). This research aimed is analyze the distribution of the Ecosystem Services Index for water providers and regulators in each sub-district. The Ecosystem Services Index (IJE) in each sub-district is based on 2 parameters, namely land cover and ecoregion/landscape which are scored and weighted against parameters. The largest IJE water provider in the medium category is Rakumpit District (3,584 Ha) and the smallest is Jekan Raya District (2.58 Ha). The largest IJE provider of water in the very low category is Banama Tingang District (29,796 Ha) and the smallest in the very low category is Pahandut District (482 Ha). The largest IJE result as a water regulator in the very high category is Rakumpit District (3,217 Ha) and the smallest is Banama Tingang District (1,407 Ha). The largest water management IJE very low category is Banama Tingang District (25,165 Ha) and the smallest is Sebangau District (296 Ha).
Pengenalan Tentang Gambut, Fungsi, Kerusakan, dan Upaya Pemulihannya di SMAN 2 Kahayan Tengah Desa Bukit Rawi Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah Nomeritae; Allan Restu Jaya; Hendro Suyanto; I Made Kamiana; Raden Haryo Saputra; Haiki Mart Yupi; Dwi Anung Nindito
Diteksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Diteksi, Vol. 1, No. 2, November 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/diteksi.v1i2.10943

Abstract

Central Kalimantan Province is an area with a very large area and potential for peatland utilisation, but faces various environmental problems that have been going on for more than two decades. Environmental education about peat is one of the important factors to minimise environmental damage. Therefore, an explanation of peatlands and their problems and recovery efforts needs to be given to the community, including in this case the students of SMAN 2 Kahayan Tengah, Bukit Rawi Village, Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan Province, as a form of additional useful knowledge, so that students can better understand and understand and can participate and care more about the environment in their area, which also has peatland characteristics, so that peatlands can be preserved. The method used was in the form of presentations, lectures and discussions. The conclusion of this community service programme is that with the explanation given, students' understanding of peatland has increased, with the hope that the students will be able to have a positive impact on the community and the environment around them.
Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di Jalan Raya untuk Warga SMA Negeri 2 Kahayan Tengah Desi Riani; Salonten; Sutan Parasian Silitonga; Desriantomy; Robby; Supiyan; Murniati; Ina Elvina; Devia; Raden Haryo Saputra
Diteksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Diteksi, Vol. 1, No. 2, November 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/diteksi.v1i2.11398

Abstract

SMAN 2 Kahayan Tengah is one of the schools located in Bukit Rawi, Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan Province. In the school there are 150 students, most of whom have used motorised vehicles to get to school and pass through the highway. The purpose of this service is to provide knowledge and is expected to increase the awareness of citizens of SMAN 2 Kahayan Tengah towards traffic rules, signs and markings that apply on the highway. The method of activity implementation is in the form of socialization / lecture. The results of this community service can be seen from the results of questions and answers, interviews and fun quiz, there is a fairly good increase in terms of knowledge and understanding of students regarding traffic rules, signs and markings.
Pengenalan Teknologi Repeated Processing Septic Tank (RPS) Kepada Pelajar Di Kawasan Permukiman Spesifik Berair Untuk Mengurangi Perilaku BABs Nindito, Dwi Anung; Suyanto, Hendro; Kamiana, I Made; Jaya, Allan Restu; Yupi, Haiki Mart; Saputra, Raden Haryo; Nomeritae, Nomeritae
Diteksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Diteksi, Vol. 2, No. 1, Mei 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/diteksi.v2i1.12611

Abstract

Karakter permukiman tepian sungai di beberapa ibukota kabupaten di Kalimantan Tengah adalah rumah panggung dan rumah apung. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa beberapa sungai masih menjadi tempat pembuangan limbah rumah tangga dari aktifitas manusia. Kotoran manusia (tinja) pun dibuang secara langsung ke sungai karena jamban rumah panggung tepian sungai tidak memiliki fasilitas septictank. Permasalahan yang dijumpai adalah selain air sungai masih dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, juga dimanfaatkan sebagai sumber air minum. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan solusi berupa pengenalan teknologi sanitasi Repeated Processing Septictank (RPS) untuk rumah panggung kepada siswa-siswi sekolah dengan tujuan agar nantinya bisa mengetahui dan menerapkan teknologi tersebut di masyarakat sehingga mengurangi perilaku BABs. Metode/ strategi pendekatan yang digunakan meliputi : a). Menjelaskan permasalahan konkret dan prioritas, yaitu : adanya jamban rumah panggung tanpa septictank, b). Mengenalkan ide dan gagasan tentang teknologi Repeated Processing Septictank dan c). Menyampaikan contoh keberhasilan teknologi Repeated Processing Septictank di beberapa daerah permukiman tepi sungai. Target khusus yang telah dicapai adalah mengenalkan teknologi Repeated Processing Septictank (RPS) kepada siswa-siswi SMUN 2 Kahayan Tengah Desa Bukit Rawi Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau. Muatan kegiatan yang telah diberikan yaitu mengajarkan teknologi Repeated Processing Septictank serta menyampaikan visualisasi pembuatan dan pemasangan yang pernah ada di lapangan serta contoh keberhasilan teknologi ini. Telah terjadi proses pembelajaran secara : 1). Kognitif, yaitu siswa mengetahui teknologi Repeated Processing Septictank dan 2). Afektif, yaitu terjadi perubahan emosi pentingnya menggunakan septictank. Diharapkan terjadi transfer pengetahuan tentang sanitasi dari siswa-siswi sekolah kepada masyarakat secara berkelanjutan.
PENENTUAN DEBIT BANJIR DENGAN HEC-HMS DAN KAWASAN RAWAN BANJIR DIPENGARUHI PASANG SURUT DENGAN HEC-RAS 2D Anita Limeria; Nomeritae; Raden Haryo Saputra
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i2.14077

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi dan menimbulkan dampaknegatif hingga menyangkut keselamatan jiwa masyarakat. Sebagai bencana alam yang terjadiberulang, penanggulangan banjir merupakan hal penting yang perlu dilakukan. Penyebab banjirtidak lepas dari pengaruh curah hujan yang tinggi, hingga pengaruh pasang dari laut yangmempengaruhi sungai sehingga adanya kenaikan elevasi atau tinggi muka air yang menyebabkanbanjir. Penelitian ini bertujuan sebagai studi literatur perhitungan banjir kala ulang, menggunakanHEC-HMS (Tinjauan aspek hidrologi) dan penentuan daerah rawan banjir yang diakibatkan olehpasang surut dengan HEC-RAS 2D (tinjauan aspek hidraulika) pada sungai Kapuas di kota KualaKapuas. Dilakukan analisis hidrologi menggunakan aplikasi HEC-HMS. Melalui pemodelan ini,dapat dihasilkan besar debit aliran sungai sebagai keluaran dari sistem DAS untukmenentukan hidrograf banjir model yang mendekati nilai -nilai hidrologis dari sistem DASsebenarnya. Dan analisis hidraulika menggunakan aplikasi HEC-RAS. Hasil pemodelansoftware ini berupa peta genangan banjir yang dapat memberikan informasi dalam mitigasi banjiryang optimal jika terjadi bencana banjir kala ulang dan diharapkan dapat mengurangi risiko danjumlah kejadian banjir. Penelusuran aliran dengan pemodelan aliran tidak tetap menggunakanaplikasi HEC-RAS 2D. Boundary Condition (BC) hulu menggunakan data debit puncak banjir (Q)kala ulang 10,25,50 dan 100 tahun dan BC hilir menggunakan data pasang tertinggi. Didapatkanbesar debit puncak banjir Q 10 = 3364 m3/s, Q 25 = 3697,8 m3/s, Q 50 = 3960,9 m3/s, Q 100 = 4242,7 m3/s.Total luas daerah rawan banjir adalah 89,3 Ha dan paling banyak berdampak pada bagian kiri aliransungai.
KARAKTERISTIK TANAH GAMBUT TROPIS PADA LAHAN PERKEBUNAN SAWIT SERTA HUBUNGAN ANTARA PARAMETER Melly Deslina; Haiki Mart Yupi; Raden Haryo Saputra
Jurnal Teknik Sipil Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2022
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v6i2.1959

Abstract

Lahan gambut Desa Tanjung Taruna, Kalimantan Tengah difungsikan salah satunya sebagai perkebunan sawit. Peralihan fungsi tata guna lahan dapat mempengaruhi sifat-sifat fisik gambut, mengakibatkan perubahan pergerakan air di dalamnya. Sehingga, perlu diketahui karakteristik gambut pada penggunaan lahan untuk perkebunan sawit berupa konduktivitas hidrolik, bulk density, porositas dan water content serta hubungan antar parameter tersebut. Pengambilan data dilakukan dengan mengambil sampel tanah di lapangan kedalaman 0–50 cm, 50–100 cm dan 100–150 cm arah vertikal dan arah horizontal, selanjutnya dianalisis untuk mengetahui konduktivitas hidrolik (K), bulk density (BD), porositas (P) dan water content (WC). Pada lahan gambut tropis yang penggunaan lahannya berupa perkebunan sawit, diperoleh nilai K arah vertikal paling besar pada kedalaman 50-100 cm dengan nilai K=0,000250, nilai BD paling besar diperoleh pada kedalaman 100 cm dengan nilai BD=0,377 gr/cm3, sedangkan nilai P terbesar diperoleh pada permukaan tanah kedalaman 0 cm dengan nilai P=81,074% dan untuk nilai WC terbesar diperoleh pada kedalaman 100 cm dengan nilai WC=224,324%. Dari beberapa karakteristik tanah gambut tropis, pada penggunaan lahan untuk perkebunan sawit, dapat dilihat hubungan antar parameter yang diamati berupa konduktivitas hidrolik arah horizontal dipengaruhi oleh bulk density, porositas dan water content, hal ini ditunjukkan dengan nilai R2 lebih besar atau sama dengan 0.94