Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Hubungan Fluktuasi Tinggi Muka Air Di Saluran Pembuang Dengan Parameter Pencemar Air Yang Berasal Dari Kawasan Perkebunan Gambut Tropis Di Desa Kalampangan Provinsi Kalimantan Tengah Adiyasty s, Nope; Yupi, Haiki Mart; Saputra, Raden Haryo
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 2 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i2.12812

Abstract

Lokasi penelitian dilakukan pada saluran pembuang yang berada di lahan gambut tropis Provinsi Kalimantan Tengah, tepatnya di Desa Kalampangan, yang memiliki kawasan dengan fungsi lahan yang berbeda yaitu fungsi lahan sebagai kawasan pemukiman, fungsi lahan sebagai area perkebunan. Penggunaan pupuk yang mengandung banyak bahan kimia pada lahan perkebunan akan berdampak pada kualitas air tanah dan air di saluran di sekitar lahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pencemaran air pada saluran pembuang akibat perkebunan penduduk serta untuk mengetahui pengaruh fluktuasi tinggi muka air di saluran terhadap 7 parameter baku mutu air. Dengan cara melakukan pengambilan sampel air, yang selanjutnya dianalisis di laboratorium, pada saat yang bersamaan dilakukan juga pengukuran tinggi muka air, sebanyak 6 kali, mulai dari 20 Juni 2023 sampai 28 Agustus 2023 (musim kemarau). Fluktuasi tinggi muka air dan beberapa parameter pencemar air dianalisis untuk mengetahui hubungan antara parameter. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah dari 7 parameter yang diuji, Amonia dan pH cenderung melebihi batas baku mutu air yang diijinkan, dikarenakan pengaruh pemupukan pada lahan perkebunan. Fluktuasi tinggi muka air di saluran berpengaruh signifikan terhadap parameter BOD (R2 = 0.9746) dan COD (R2 = 0.6374), yang artinya semakin tinggi muka air maka semakin besar nilai BOD dan COD.
Integrasi Model Hujan-Aliran Dan Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus DAS Katingan Provinsi Kalimantan Tengah) Yusrianti, Destia Fitri; Nomeritae; Saputra, Raden Haryo
Jurnal Karajata Engineering Vol. 4 No. 2 (2024): 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v4i2.3323

Abstract

The Katingan watershed in Central Kalimantan Province, Indonesia, has experienced land use changes that have led to a reduction in the groundwater recharge areas. This study aims to examine the hydrological response of the Katingan watershed due to land cover changes by simulating the discharge of the Katingan River in Kasongan using the Arc-SWAT model integrated with Geographic Information System or GIS. The calibration results showed that the dominant physical parameters influencing the model were CN2 and ALPHA_BF. The CN2 value increased from 80 in 2013 to 83 in 2022, indicating a decrease in recharge areas and an increase in surface runoff volume. Meanwhile, the ALPHA_BF value remained 1 for all calibration years, indicating no significant changes in groundwater volume. The best-performing model was found for the calibration and validation years 2022 and 2023, indicating that land cover changes had a significant impact on the hydrological response of the Katingan watershed
Analisis Pola Aliran Air Tanah Di Sekitar Saluran Pembuang Pada Lahan Gambut Tropis Dengan Fungsi Lahan Pertanian Yusup Arianto; Haiki Mart Yupi; Raden Haryo Saputra
Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Basement : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/basement.v1i2.9251

Abstract

This study aims to analyze the pattern of groundwater flow around drains on tropical peatlands and to determine the effect of groundwater around drains on tropical peatlands with agricultural land functions. The research data used is primary data, namely water level, distance of each well pipe, coordinate points. In carrying out the analysis process using surfer software.The results showed that the pattern of groundwater flow around the drainage canal on tropical peatlands is that it tends to flow from the land to the drainage canal with the condition that the water level in the channel is lower than the groundwater level on the land.Besides that, from the results of the analysis carried out, it was found that the water level in the drain has an effect on the pattern of groundwater flow in tropical peatlands (agricultural land functions). The greater the difference in the height of the water level in the drainage canal (low water level condition), with the ground water level in the field (high water level condition), the pattern of groundwater flow tends to move towards the canal. However, when the water level in the channel is almost the same as the groundwater level in the field, the pattern of groundwater flow will change.
Analisis Kuantitas, Kualitas, dan Kontinuitas Air di Sejumlah Pelanggan PDAM Tangkiling Laurensia, Cindy; Saputra, Raden Haryo; Jaya, Allan Restu
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 21 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.v21i1.1026

Abstract

This study aims to find out how the level of demand for clean water from the PDAM that is used by some people in the Bukit Batu District area in terms of technical factors and economic factors. Because there are several problems for PDAM Tangkiling related to public complaints about the pungent smell of chlorine, cloudy water, and bad taste that affect the number of customers, a study was conducted on the quantity of water used in each household, the quality of clean water from the PDAM that is used by some people in the Bukit Batu District as a fulfillment of their daily needs, and the continuity of the flow in PDAM Tangkiling and the level of customer satisfaction with PDAM Tangkiling services. This study uses the literature study method from data owned by PDAM Tangkiling. The analysis results show the quantity of water in PDAM Tangkiling regarding technical factors; as much as 63% of respondents stated that the distributed water meets the need for clean water. The quality of the water was distributed to several customers of PDAM Tangkiling; as many as 80% of respondents said that the water quality was cloudy, as many as 67% of respondents said that the quality of the water smelled, and as many as 56%respondents said water tasted .The continuity of water flow to several PDAM Tangkiling customers is scheduled daily for 12 hours, from 05 a.m to 05 p.m. Based on the research results, the linear regression equation is obtained as follows: Y = 0.285X1 + 0.396X2 + 0.386X3, and the mileage of each variable is positive.
UJI EKSPERIMENTAL PENGARUH SUDUT OMNI DIRECTIONAL GUIDE VANES TERHADAP PERFORMA TURBIN HIDROKINETIK DARRIEUS Octauria, Emilia Putri; Nindito, Dwi Anung; Saputra, Raden Haryo
Eksergi Vol. 17 No. 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1333.561 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v17i2.2581

Abstract

Energi terbarukan bisa digunakan sebagai solusi mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dengan cara menggunakan sumber hidroelektrik seperti penggunaan turbin vertikal berjenis Darrieus. Turbin Darrieus memiliki kelemahan yaitu kesulitan memulai awal putaran (self starting) pada rotornya karena berbasis gaya angkat. Studi ini menyelidiki pengaruh penambahan pengarah Omni Directional Guide Vanes (ODGV) dengan jumlah guide vanes dan besar sudut berbeda-beda terhadap turbin Darrieus dengan tujuan dapat menekan kelemahannya. Studi ini menggunakan turbin Darrieus 2 (dua) airfoil dan 3 (tiga) airfoil dengan profil NACA 0012 untuk diujikan di aliran air pada saluran prismatik. Hasil uji eksperimental menunjukkan bahwa penggunaan pengarah dengan perbandingan 1/6 celah ODGV (6 guide vanes) dan sudut 0 º mengakibatkan bertambahnya nilai Coefficient of Power  (Cp) dan nilai Tip Speed Ratio (TSR), sehingga mampu meningkatkan Cp rata-rata lebih besar 34,25% dari turbin Darrieus konvensional. Namun seiring bertambahnya jumlah guide vanes dan besar sudut membuat performa turbin menurun. Pengarah ODGV mampu meningkatkan nilai TSR sehingga dapat mengoptimalkan gaya angkat pada turbin.
PEMAHAMAN TENTANG PEMANENAN HUJAN BAGI SISWA PESERTA SOSIALISASI DI SMAN 10 PALANGKA RAYA Kamiana, I Made; Jaya, Allan Retu; Yupi, Haiki Mart; Nindito, Dwi Anung; Saputra, Raden Haryo; Nomeritae, Nomeritae
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.26349

Abstract

Pemanenan hujan merupakan bagian integral dari upaya konservasi air baku. Cara-cara pemanenan hujan perlu dikenalkan dan didorong untuk dilakukan oleh semua pihak, termasuk para siswa. Hal ini penting karena para siswa termasuk bagian dari generasi yang akan menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber air baku yang ketersediaannya semakin terbatas dan kritis, akibat berbagai faktor seperti pertumbuhan populasi dan perubahan iklim. Sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman tentang ketersediaan dan permasalahan sumber air baku, serta cara-cara dan manfaat pemanenan hujan, maka pada tanggal 21 Februari 2024 dilakukan kegiatan pengenalan pemanenan hujan di SMAN 10 Palangka Raya dengan metode sosialisasi, dan diikuti oleh 21 siswa yang dipilih secara acak. Siswa diberikan pre-tes sebelum acara sosialisasi, dan post-tes diberikan setelah sosialisasi. Hasil analisis memperlihatkan bahwa rata-rata jumlah peserta sosialisasi yang jawabannya benar sebesar 58,57% sebelum sosialisasi dan sebesar 86,57% setelah sosialisasi. Dengan kata lain, terdapat perubahan tingkat pemahaman siswa peserta sosialisasi tentang materi sosialisasi dari kategori 'cukup' menjadi kategori 'baik' dalam skala Guttman.