Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Economic Order Quantity untuk Meningkatkan Efisiensi Persediaan Bahan Baku di CV. ZLD Zehan Maulana; Ade Momon Subagyo
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5505

Abstract

Abstract In addition to the production process, to be able to compete with competitors, companies must also pay attention to inventory and manage it. This is because inventory plays an important role in company activities. This research is aimed at increasing the efficiency of inventory management in the procurement of raw materials. The data used is in the form of historical data on the company's raw material consumption for 2021 from the results of company report documentation. The analysis is carried out using the Economic Order Quantity method to obtain a more economical ordering period for raw materials. The results obtained are that the company has not been efficient in its raw material inventory management. The EOQ results show that raw material orders were made 48 times from the previous 62 times. From these results there was also a decrease in storage costs from the previous Rp. 7,471,369 to Rp. 7,156,601. Then for the company's safety stock value, which is 23,024 kg, it was not taken into account before.Keywords: Raw materials, Inventory, Efficiency, Economical, EOQ AbstrakSelain proses produksi, untuk dapat bersaing dengan kompetitor perusahaan juga harus memperhatikan persediaan dan mengaturnya. Hal ini karena persediaan berperan penting dalam aktivitas perusahaan. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi manajemen persediaan dalam pengadaan bahan baku. Data yang digunakan berupa data historis konsumsi bahan baku perusahaan selama tahun 2021 dari hasil dokumentasi laporan perusahaan. Analisis yang dilakukan yaitu dengan metode Economic Order Quantity untuk mendapatkan periode pesan bahan baku yang lebih ekonomis. Hasil yang didapatkan yaitu perusahaan belum efisien dalam manajemen persediaan bahan bakunya. Hasil EOQ menunjukkan pemesanan bahan baku dilakukan 48 kali dari sebelumnya 62 kali. Dari hasil itu juga terjadi penurunan biaya penyimpanan dari sebelumnya Rp. 7.471.369 menjadi Rp. 7.156.601. Kemudian untuk nilai safety stok perusahaan yaitu sebesar 23.024 kg, dari sebelumnya tidak diperhitungkan.Kata Kunci: Bahan baku, Persediaan, Efisiensi, Ekonomis, EOQ
Penerapan Economic Order Quantity untuk Meningkatkan Efisiensi Persediaan Bahan Baku di CV. ZLD Zehan Maulana; Ade Momon Subagyo
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5505

Abstract

Abstract In addition to the production process, to be able to compete with competitors, companies must also pay attention to inventory and manage it. This is because inventory plays an important role in company activities. This research is aimed at increasing the efficiency of inventory management in the procurement of raw materials. The data used is in the form of historical data on the company's raw material consumption for 2021 from the results of company report documentation. The analysis is carried out using the Economic Order Quantity method to obtain a more economical ordering period for raw materials. The results obtained are that the company has not been efficient in its raw material inventory management. The EOQ results show that raw material orders were made 48 times from the previous 62 times. From these results there was also a decrease in storage costs from the previous Rp. 7,471,369 to Rp. 7,156,601. Then for the company's safety stock value, which is 23,024 kg, it was not taken into account before.Keywords: Raw materials, Inventory, Efficiency, Economical, EOQ AbstrakSelain proses produksi, untuk dapat bersaing dengan kompetitor perusahaan juga harus memperhatikan persediaan dan mengaturnya. Hal ini karena persediaan berperan penting dalam aktivitas perusahaan. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi manajemen persediaan dalam pengadaan bahan baku. Data yang digunakan berupa data historis konsumsi bahan baku perusahaan selama tahun 2021 dari hasil dokumentasi laporan perusahaan. Analisis yang dilakukan yaitu dengan metode Economic Order Quantity untuk mendapatkan periode pesan bahan baku yang lebih ekonomis. Hasil yang didapatkan yaitu perusahaan belum efisien dalam manajemen persediaan bahan bakunya. Hasil EOQ menunjukkan pemesanan bahan baku dilakukan 48 kali dari sebelumnya 62 kali. Dari hasil itu juga terjadi penurunan biaya penyimpanan dari sebelumnya Rp. 7.471.369 menjadi Rp. 7.156.601. Kemudian untuk nilai safety stok perusahaan yaitu sebesar 23.024 kg, dari sebelumnya tidak diperhitungkan.Kata Kunci: Bahan baku, Persediaan, Efisiensi, Ekonomis, EOQ
Usulan Penerapan Metode Statistical Process Control pada Pengendalian Kualitas Produk Cacat Benang Combed 30s Deni Mahendra; Ade Momon Subagyo; Dika Almahdi
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5506

Abstract

Abstract The current condition of industrial competition is not only competing with local companies, but also with foreign companies. Therefore, companies must have the ability to maintain customer loyalty and satisfaction, one of which is by maintaining product quality. This study aims to analyze the rate of occurrence of defects in combed 30s yarns and to propose improvements to reduce the occurrence of defects. Data analysis was carried out to achieve the goal, namely by using the Statistical Process Control method with data in the form of the amount of production, defective products, to the work processes that occur. The data was obtained from the results of documentation, interviews, and also observations of the research object. From the analysis carried out, the results are that there are still data that are out of control limits and the dominant defect is tangled with 43.53%. The causes of these defects consist of human, machine, method, and material factors. The suggestions given in this study in an effort to suppress defective products are adjustments to product quality standards, thread sorting procedures, machine cleaning schedules, SOP adjustments and increased employee knowledge regarding work procedures.Keywords: Combed 30s, Defect, Product, Quality, SPC AbstrakKondisi persaingan industri saat ini tidak hanya bersaing dengan perusahaan lokal, namun juga dengan perusahaan asing. Oleh karena itu, perusahaan harus memiliki kemampuan dalam menjaga kesetiaan dan kepuasan konsumen salah satunya dengan menjaga kualitas produk. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis tingkat terjadinya produk cacat pada benang combed 30s serta memberikan usulan perbaikan untuk menekan terjadinya cacat. Analisis data yang dilakukan untuk mencapai tujuan yaitu dengan metode Statistical Process Control dengan data berupa jumlah produksi, produk cacat, hingga proses kerja yang terjadi. Data tersebut didapatkan dari hasil dokumentasi, wawancara, dan juga observasi pada objek penelitian. Dari analisis yang dilakukan didapatka hasil yaitu masih terdapat data yang keluar batas kendali dan cacat dominan yaitu kusut dengan 43,53%. Penyebab cacat tersebut terdiri dari faktor manusia, mesin, metode, dan material. Usulan yang diberikan dalam penelitian ini dalam upaya menekan produk cacat yaitu adanya penyesuaian standar kualitas produk, adanya prosedur penyortiran benang, adanya jadwal pembersihan mesin, serta penyesuaian SOP dan peningkatan pengetahuan karyawan terkait prosedur pekerjaan.Kata Kunci: Combed 30s, Cacat, Produk, Kualitas, SPC
Usulan Penerapan Metode Statistical Process Control pada Pengendalian Kualitas Produk Cacat Benang Combed 30s Deni Mahendra; Ade Momon Subagyo; Dika Almahdi
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5506

Abstract

Abstract The current condition of industrial competition is not only competing with local companies, but also with foreign companies. Therefore, companies must have the ability to maintain customer loyalty and satisfaction, one of which is by maintaining product quality. This study aims to analyze the rate of occurrence of defects in combed 30s yarns and to propose improvements to reduce the occurrence of defects. Data analysis was carried out to achieve the goal, namely by using the Statistical Process Control method with data in the form of the amount of production, defective products, to the work processes that occur. The data was obtained from the results of documentation, interviews, and also observations of the research object. From the analysis carried out, the results are that there are still data that are out of control limits and the dominant defect is tangled with 43.53%. The causes of these defects consist of human, machine, method, and material factors. The suggestions given in this study in an effort to suppress defective products are adjustments to product quality standards, thread sorting procedures, machine cleaning schedules, SOP adjustments and increased employee knowledge regarding work procedures.Keywords: Combed 30s, Defect, Product, Quality, SPC AbstrakKondisi persaingan industri saat ini tidak hanya bersaing dengan perusahaan lokal, namun juga dengan perusahaan asing. Oleh karena itu, perusahaan harus memiliki kemampuan dalam menjaga kesetiaan dan kepuasan konsumen salah satunya dengan menjaga kualitas produk. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis tingkat terjadinya produk cacat pada benang combed 30s serta memberikan usulan perbaikan untuk menekan terjadinya cacat. Analisis data yang dilakukan untuk mencapai tujuan yaitu dengan metode Statistical Process Control dengan data berupa jumlah produksi, produk cacat, hingga proses kerja yang terjadi. Data tersebut didapatkan dari hasil dokumentasi, wawancara, dan juga observasi pada objek penelitian. Dari analisis yang dilakukan didapatka hasil yaitu masih terdapat data yang keluar batas kendali dan cacat dominan yaitu kusut dengan 43,53%. Penyebab cacat tersebut terdiri dari faktor manusia, mesin, metode, dan material. Usulan yang diberikan dalam penelitian ini dalam upaya menekan produk cacat yaitu adanya penyesuaian standar kualitas produk, adanya prosedur penyortiran benang, adanya jadwal pembersihan mesin, serta penyesuaian SOP dan peningkatan pengetahuan karyawan terkait prosedur pekerjaan.Kata Kunci: Combed 30s, Cacat, Produk, Kualitas, SPC
Persediaan Bahan Baku dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk Meminimalisir Biaya Persediaan pada PT. Toya Indo Manunggal Khurul Ainy; Ade Momon; Mohammad Al-Farizi Fian Saputra
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5765

Abstract

PT. Toya Indo Manunggal termasuk bidang industri kimia. Perusahaan ini memiliki permasalahan pada biaya persediaan dan pengendalian bahan baku, sebab sering mengalami kehabisan stok hingga menyebabkan penjualan menjadi berhenti. Maka perusahaan perlu menetapkan kebijakan pada persediaan bahan dasar agar pengeluaran dapat di minimalisir dan tidak mengalami kehabisan stok. Untuk meminimalisir pengeluaran tersebut, perusahaan dapat menggunakan analisis Economic Order Quantitiy (EOQ). Model EOQ ini dapat meminimalisir jika terjadi kehabisan stok sehingga proses produksi tidak terganggu serta perusahaan dapat mengeluarkan biaya persediaan dengan hemat. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan metode eoq untuk mengetahui berapa banyak bahan baku yang perlu dipesan ulang, berapa banyak perlengkapan keselamatan yang dibutuhkan, dan berapa banyak yang perlu dibeli. Jika data tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa PT. Toya Indo Manunggal melakukan pembelian dengan sebanyak 22 kali pada setiap pemesanan dengan jumlah 115 kempu. Jumlah biaya untuk sekali pesan sebanyak Rp. 802.100.000. Persediaan pengaman yang perlu ditempatkan di tempat persediaan yaitu 12 kempu. Titik pemesanan kembali pada bahan baku yaitu sebanyak 271 kempu.
Analisis Pengaruh Nilai Bullwhip Effect dengan Metode Single Exponential Smoothing pada PT. XYZ Elsya Maharani; Ade Momon
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.6006

Abstract

The Bullwhip Effect, or the significant difference in supply and demand, represents one of the issues that arise from the concept of supply chain management. Using a forecasting approach using the single exponential smoothing method, this research aims to evaluate the Bullwhip Effect's influence and lessen its incidence at PT. XYZ. The information used consists of requests and orders for MS Rack, Adapter AT, and Bracket products from January to December 2021. The Bullwhip Effect value for each product is calculated as part of data processing, while forecasting uses single exponential smoothing technique and recalculates the Bullwhip Effect value as part of the repair. According to the research results, a single exponential smoothing method with a = 0.9 results in the lowest MAD, MSE, and MAPE values and subsequently utilized to lower the bullwhip effect value. The calculation results show that the Bullwhip Effect has decreased for the three products, from 1.0008 to 1.0002 for MS Rack, from 0.9961 to 0.9957 for Adapter AT, and from 1.0035 to 1.0027 for Bracket. With these results, it is clear that demand is steady and that the Bullwhip Effect may be minimized using the single exponential smoothing approach.
Pendekatan Metode Economic Order Quantity dan Forecasting dalam Analisis Kontrol Persediaan Bahan Baku Kecap Gustiandikha Saputri; Ade Momon; Dene Herwanto
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5750

Abstract

Perusahaan Segi Tiga telah berdiri sejak tahun 1958 dalam memproduksi kecap. Sampai sejauh ini, kontrol persediaan Gula Aren sebagai bahan baku kecap di perusahaan tersebut masih menggunakan metode sederhana. Sebagai contoh, kegiatan pembelian bahan baku hanya dipertimbangkan dengan melihat sisa persediaan yang ada. Penggunaan cara tersebut membuat perusahaan mengalami kontrol persediaan yang kurang stabil dengan biaya yang tidak optimal. Tujuan penelitian ini adalah memperbaiki kontrol persediaan Gula Aren agar dapat meminimalkan kejadian overstock dan stock out, serta memperoleh biaya persediaan yang lebih ekonomis menggunakan pendekatan metode Economic Order Quantity dan Forecasting. Setelah dilakukan perhitungan, peramalan permintaan Gula Aren menggunakan metode Regresi Linear memperoleh hasil forecasting optimal sebesar 150.906 kg untuk satu tahun ke depan. Selanjutnya berdasarkan metode EOQ, kuantitas pemesanan optimal Gula Aren memperoleh hasil sebesar 24.782 kg dengan frekuensi pembelian optimal sebanyak 6 kali per tahun. Pembelian tersebut dilakukan apabila tingkat persediaan telah mencapai reorder point sebesar 1.986 kg. Untuk menghindari stock out, perusahaan perlu memiliki persediaan pengaman sebanyak 742 kg. Penerapan metode EOQ juga menghasilkan efisiensi total biaya persediaan sampai dengan 31% dengan penghematan hingga Rp250.826,09.
Perancangan Ulang Tata Letak Pabrik Industri Olahan Rotan PT XYZ di Kabupaten Cirebon Menggunakan Metode Systematic Layout Planning Jachsyun Adib; Ade Momon Subagyo; Rianita Puspa Sari
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6181

Abstract

Pabrik industri olahan rotan PT XYZ merupakan salah satu pabrik industri rotan yang berdiri sejak tahun 2000, dengan fokus pada salah satu rangkaian produksi produk rotan yaitu finishing. Tata letak pabrik saat ini belum terorganisir dengan sistematik dan belum ada perancangan khusus didalamnya. Hal ini tergambar pada terdapatnya cross movement, laju backtracking, tingginya ongkos material handling,dan juga terlalu jauh jarak antar departemen yang berkaitan langsung secara aliran proses produksi. Penelitian ini bermaksud untuk melakukan perancangan ulang terhadap tata letak pabrik untuk mendapatkan ongkos material handling dan jarak perpindahan material yang lebih minimum, pada penelitian ini menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP). Akan diusulkan tata letak yang dapat memangkas ongkos material handling lebih minim dan jarak perpindahan barang lebih dekat dengan tidak adanya masalah dalam aliran proses. Hasil penelitian ini didapat layout usulan baru yang memiliki ongkos material handling Rp1.183.614 per minggu dengan pengurangan nilai sebesar Rp476.906 atau 28,72% dan tidak terdapat masalah.
Perancangan Ulang Tata Letak Pabrik Industri Olahan Rotan PT XYZ di Kabupaten Cirebon Menggunakan Metode Systematic Layout Planning Jachsyun Adib; Ade Momon Subagyo; Rianita Puspa Sari
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i3.6181

Abstract

Pabrik industri olahan rotan PT XYZ merupakan salah satu pabrik industri rotan yang berdiri sejak tahun 2000, dengan fokus pada salah satu rangkaian produksi produk rotan yaitu finishing. Tata letak pabrik saat ini belum terorganisir dengan sistematik dan belum ada perancangan khusus didalamnya. Hal ini tergambar pada terdapatnya cross movement, laju backtracking, tingginya ongkos material handling,dan juga terlalu jauh jarak antar departemen yang berkaitan langsung secara aliran proses produksi. Penelitian ini bermaksud untuk melakukan perancangan ulang terhadap tata letak pabrik untuk mendapatkan ongkos material handling dan jarak perpindahan material yang lebih minimum, pada penelitian ini menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP). Akan diusulkan tata letak yang dapat memangkas ongkos material handling lebih minim dan jarak perpindahan barang lebih dekat dengan tidak adanya masalah dalam aliran proses. Hasil penelitian ini didapat layout usulan baru yang memiliki ongkos material handling Rp1.183.614 per minggu dengan pengurangan nilai sebesar Rp476.906 atau 28,72% dan tidak terdapat masalah.
Perancanganan Usulan Tata Letak Gudang Menggunakan Metode Shared Storage (CV.BGK): Teknik Industri Shafira Gianti Luthfiana; Ade Momon; Dene Herwanto
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3172

Abstract

Proses penyimpanan merupakan salah satu faktor penting untuk menyimpan barang, gudang sebagai tempat penyimpanan produk Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi permasalahan ini adalah terjadinya tata letak sehingga terjadi pelebaran barang. Sasaran gudang CV BGK adalah dapat melakukan perancangan tata letak yang baik sehingga tidak terjadi pelimpahan barang yang menyebabkan barang produk menjadi rusak dengan tata letak yang baik, dapat menghasilkan produksi yang maksimal dengan kondisi aktivitas produksi yang optimal.Permasalahan yang menjadi permasalahan dalam peneliti ini meliputi bagaimana tata letak gudang yang diterapkan oleh CV BGK sekarang dan bagaimana saran tata letak yang dapat mengubah tata letak gudang CV BGK dengan menggunakan metode Shared Storage. Perubahan rancangan tata gudang letak memudahkan dalam penyimpanan dan pengambilan produk yang tidak harus mengutamakan produk baru yang harus di simpan di belakang, produk di ambil berdasarkan mana yang lebih dahulu masuk ke gudang, dan harus di berikan tanda untuk mempermudah mana produk baru dan produk yang lama . Sehingga produk tidak mudah rusak.
Co-Authors A'lala, Alvin Kurnia Abdurrohman, Mumun Fadhilah Adimas Ristansyah, Ferry Aditiya Rizka Ramadhan Agus Dwi Susanto Agustian Suseno Agustin, Ardita Dwi Ajeng Chintawati Dewi Aldi Pratama Ardhi Prasetyo Buono Arya Rinanto, Muhammad Rafi Ayunda Zuserain Billy Nugraha Claodio, Antoni Damara Widi Ardiatma Debi Yulian Dene Herwanto Dika Almahdi Dyas Marsa Pranoto Elsya Maharani Fauzi Amin, Moh. Rizha Fawzy Muhammad Bayfurqon Fery Darus Nasution (Universitas Singaperbangsa) Firmansyah, Abdullah Fitriani, Risma Ghika Smarandana Gustiandikha Saputri Hafizh Hakim Hidajat Hakika Syaula Nurrajab S.P Husniyah, Ulfah Indah Nursyamsi Jauhari Arifin Khurul Ainy Kusnadi, Kusnadi Lulu Firyal Amalia Lutvi Ayu Andresta Malik Ij, Falih Abdul Martin, Riky Maulidin, Wildan Fatchan Mochamad Ilham Aziz Mochamad Ilham Aziz Mohammad Al-Farizi Fian Saputra Muhammad Faris Raffa Dzakiy Muharram, Ari Mumun Fadhilah Abdurrohman Nabila Aulia Gunanti Nasution, Bakhtiar Alam Naufal Zuhair Dzulfiqar Naura Mutia Astari Niken Chaerunnisa Nugraha, Asep Erik Nugroho Dimasuharto Nugroho Dimasuharto Nurhayati, Sinta Okky Jayadi Pratama, Fachri Dio Putri, Nirmala Rahma, Rana Ardila Rahmi, Hayatul Rayshita Dewi, Syafira Inzani Rianita Puspa Sari Risma Fitriani Rizky Wahyudin Rosyiidi, Thoriqi Salim Fikri Setyanto, M. Ulfi Akhsan Shakty Adhea Aditya Sri Widiyanti Putri Sudjiand Arya Kresna Supriyatna, Muhamad Tia Novianti Putri Tiara Tafana Nurmala Hamzah Wafiq, Ahmad Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wicaksono, Rizky Adib Zehan Maulana