Claim Missing Document
Check
Articles

Usulan Penerapan Metode Statistical Process Control pada Pengendalian Kualitas Produk Cacat Benang Combed 30s Deni Mahendra; Ade Momon Subagyo; Dika Almahdi
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5506

Abstract

Abstract The current condition of industrial competition is not only competing with local companies, but also with foreign companies. Therefore, companies must have the ability to maintain customer loyalty and satisfaction, one of which is by maintaining product quality. This study aims to analyze the rate of occurrence of defects in combed 30s yarns and to propose improvements to reduce the occurrence of defects. Data analysis was carried out to achieve the goal, namely by using the Statistical Process Control method with data in the form of the amount of production, defective products, to the work processes that occur. The data was obtained from the results of documentation, interviews, and also observations of the research object. From the analysis carried out, the results are that there are still data that are out of control limits and the dominant defect is tangled with 43.53%. The causes of these defects consist of human, machine, method, and material factors. The suggestions given in this study in an effort to suppress defective products are adjustments to product quality standards, thread sorting procedures, machine cleaning schedules, SOP adjustments and increased employee knowledge regarding work procedures.Keywords: Combed 30s, Defect, Product, Quality, SPC AbstrakKondisi persaingan industri saat ini tidak hanya bersaing dengan perusahaan lokal, namun juga dengan perusahaan asing. Oleh karena itu, perusahaan harus memiliki kemampuan dalam menjaga kesetiaan dan kepuasan konsumen salah satunya dengan menjaga kualitas produk. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis tingkat terjadinya produk cacat pada benang combed 30s serta memberikan usulan perbaikan untuk menekan terjadinya cacat. Analisis data yang dilakukan untuk mencapai tujuan yaitu dengan metode Statistical Process Control dengan data berupa jumlah produksi, produk cacat, hingga proses kerja yang terjadi. Data tersebut didapatkan dari hasil dokumentasi, wawancara, dan juga observasi pada objek penelitian. Dari analisis yang dilakukan didapatka hasil yaitu masih terdapat data yang keluar batas kendali dan cacat dominan yaitu kusut dengan 43,53%. Penyebab cacat tersebut terdiri dari faktor manusia, mesin, metode, dan material. Usulan yang diberikan dalam penelitian ini dalam upaya menekan produk cacat yaitu adanya penyesuaian standar kualitas produk, adanya prosedur penyortiran benang, adanya jadwal pembersihan mesin, serta penyesuaian SOP dan peningkatan pengetahuan karyawan terkait prosedur pekerjaan.Kata Kunci: Combed 30s, Cacat, Produk, Kualitas, SPC
Persediaan Bahan Baku dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk Meminimalisir Biaya Persediaan pada PT. Toya Indo Manunggal Khurul Ainy; Ade Momon; Mohammad Al-Farizi Fian Saputra
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5765

Abstract

PT. Toya Indo Manunggal termasuk bidang industri kimia. Perusahaan ini memiliki permasalahan pada biaya persediaan dan pengendalian bahan baku, sebab sering mengalami kehabisan stok hingga menyebabkan penjualan menjadi berhenti. Maka perusahaan perlu menetapkan kebijakan pada persediaan bahan dasar agar pengeluaran dapat di minimalisir dan tidak mengalami kehabisan stok. Untuk meminimalisir pengeluaran tersebut, perusahaan dapat menggunakan analisis Economic Order Quantitiy (EOQ). Model EOQ ini dapat meminimalisir jika terjadi kehabisan stok sehingga proses produksi tidak terganggu serta perusahaan dapat mengeluarkan biaya persediaan dengan hemat. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan metode eoq untuk mengetahui berapa banyak bahan baku yang perlu dipesan ulang, berapa banyak perlengkapan keselamatan yang dibutuhkan, dan berapa banyak yang perlu dibeli. Jika data tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa PT. Toya Indo Manunggal melakukan pembelian dengan sebanyak 22 kali pada setiap pemesanan dengan jumlah 115 kempu. Jumlah biaya untuk sekali pesan sebanyak Rp. 802.100.000. Persediaan pengaman yang perlu ditempatkan di tempat persediaan yaitu 12 kempu. Titik pemesanan kembali pada bahan baku yaitu sebanyak 271 kempu.
Analisis Sistem Manajemen Pergudangan Pada PT. XYZ Muhammad Faris Raffa Dzakiy; Ade Momon
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisa sistem manajemen pergudangan yang diterapkan pada PT XYZ. Hasil penelitian menunjukkan pada PT. XYZ sistem dan prosedur manajemen gudang perusahaan mengalami masalah dalam melakukan sebagian pekerjaan gudang. Akar permasalahan dari faktor-faktor penyebab yang membuat sistem manajemen pergudangan yang buruk digambarkan dengan diagram fishbone. Setelah dibuat diagram fishbone didapatkan sebagian besar akar permasalahan yang menyebabkan sistem manajemen pergudangan yang buruk adalah dikarenakan belum terdapat aturan yang dibuat untuk mengatur gudang. Untuk mengatasi hal tersebut dibuat rancangan Standard Operation Procedure (SOP) yang bertujuan agar dapat memperbaiki kondisi gudang sehingga diharapkan dapat membantu para pekerja dalam melakukan pekerjaannya. Selain itu pembuatan jadwal piket pemeliharaan sebagai alat pengaturan untuk melakukan pemeliharaan gudang secara bersama-sama dengan staff bagian lain sehingga gudang dapat terjaga kebersihannya setiap hari dan juga pembuatan kartu stok untuk mengetahui setiap adanya kegiatan material yang masuk dan keluar sehingga informasi mengenai stok barang yang berada di gudang akan selalu diperbarui.
Analisis Pengaruh Nilai Bullwhip Effect dengan Metode Single Exponential Smoothing pada PT. XYZ Elsya Maharani; Ade Momon
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.6006

Abstract

The Bullwhip Effect, or the significant difference in supply and demand, represents one of the issues that arise from the concept of supply chain management. Using a forecasting approach using the single exponential smoothing method, this research aims to evaluate the Bullwhip Effect's influence and lessen its incidence at PT. XYZ. The information used consists of requests and orders for MS Rack, Adapter AT, and Bracket products from January to December 2021. The Bullwhip Effect value for each product is calculated as part of data processing, while forecasting uses single exponential smoothing technique and recalculates the Bullwhip Effect value as part of the repair. According to the research results, a single exponential smoothing method with a = 0.9 results in the lowest MAD, MSE, and MAPE values and subsequently utilized to lower the bullwhip effect value. The calculation results show that the Bullwhip Effect has decreased for the three products, from 1.0008 to 1.0002 for MS Rack, from 0.9961 to 0.9957 for Adapter AT, and from 1.0035 to 1.0027 for Bracket. With these results, it is clear that demand is steady and that the Bullwhip Effect may be minimized using the single exponential smoothing approach.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PADA CENTRAL STUDIO PHOTOCOPY MENGGUNAKAN METODE WATERFALL Mumun Fadhilah Abdurrohman; Ade Momon; Risma Fitriani
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.4220

Abstract

Adanya sistem informasi menjadi bagian yang sangat penting pada suatu perusahaan, banyak perusahaan menghadapi masalah dalam mengelola operasionalnya termasuk dalam sistem informasi. Selain itu, menggunakan bantuan dari sistem informasi sangat membantu dalam memudahkan segala kegiatan sehari-hari salah satunya adalah penjualan. Sistem penjualan ini sangat penting bagi perusahaan untuk membantu melaksanakan proses pendataan barang dan pelaporan secara sistematis, terencana, terkontrol, dan saling terintegrasi. Maka dari itu, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempermudah dan mempercepat perhitungan transaksi penjualan barang antara sistem manual dan sistem yang menggunakan media komputer. Metode waterfall digunakan untuk pengembangan sistem dengan penelitian tindakan (Action Research) mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Wawancara, dokumentasi, kuisioner, dan observasi adalah metode pengumpulan data. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proyek sistem informasi Central Studio Photocopy dalam melakukan penjualan barang sesuai dengan kebutuhan baik dari segi penjualan, pencarian, dan laporan penjualan. Diharapkan aplikasi ini dapat meningkatkan penjualan produk yang dilakukan di Central Studio Photocopy.
Information System for UMKM Jalinan Coffee Shops Wafiq, Ahmad; Momon, Ade
Generation Journal Vol 7 No 2 (2023): Generation Journal
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/gj.v7i2.19057

Abstract

Sistem informasi merupakan faktor penting dalam suatu sistem penjualan, terutama bagi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang memiliki tingkat rutinitas yang tinggi dan memerlukan pengelolaan data yang termanajemen. Pentingnya sistem informasi bagi perusahaan adalah untuk mempermudah aktivitas pekerjaan informasi yang baik bagi konsumen, pemilik atau karyawan. Karena Jalinan Coffee adalah kedai baru, maka sistem informasi yang digunakan pun masih tergolong sederhana. Oleh karena itu coffeshop ini membutuhkan beberapa sistem informasi yang akan digunakan untuk memudahkan pendataan proses penjualannya. Metode pengembangan sistem yang dipakai pada penelitian ini yaitu metode pengembangan sistem model Prototype, dengan adanya sistem informasi, maka pengelolaan data persediaan kopi serta penjualan menjadi lebih tertata, sistem informasi persediaan yang tersedia menjadi lebih akurat. Sehingga dalam dapat membantu pemilik Jalinan Coffee And Eatery mengelola operasi penjualan sehari-hari.
Analisis Penerapan Metode Material Requirement Planning (MRP) dalam Perencanaan dan Pengendalian Bahan Baku pada PT. BSM Gina Hidayatul Kamila; Ade Momon
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2024): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v8i2.1234

Abstract

PT. BSM, is a company that operates in the manufacturing sector by producing Mechanical Seals and is also a distributor of the Nippon Pillar Japan brand. Production planning and control is necessary to ensure that all processes function smoothly and production efficiency and effectiveness are achieved. PT.BSM's production system implements Make To Order (MTO), in which production activities are carried out when the customer places an order. This process will take place from raw materials, and semi-finished goods to finished products. This will pose a risk to the production process if the raw materials to be produced are not yet available. So it is necessary to have an analysis of planning and inventory control to expedite the production process. Therefore, the purpose of this study is to plan and control raw materials in accordance with requests from customers in the future using the Material Requirement Planning (MRP) method with the Lot For Lot (LFL) technique, after calculating the MRP with The Lot For Lot (LFL) technique obtained the planning results for mechanical seal raw material requirements for 2023 every month. Based on MRP calculations using the Lot For Lot technique, mechanical seal raw materials can be planned and controlled for the next 12 periods.            Key Words: LFL, Mechanical Seals, MRP,  Supplies
Analisis Penerapan Metode Material Requirement Planning (MRP) dalam Perencanaan dan Pengendalian Bahan Baku pada PT. BSM Gina Hidayatul Kamila; Ade Momon
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 2 (2024): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v8i2.1234

Abstract

PT. BSM, is a company that operates in the manufacturing sector by producing Mechanical Seals and is also a distributor of the Nippon Pillar Japan brand. Production planning and control is necessary to ensure that all processes function smoothly and production efficiency and effectiveness are achieved. PT.BSM's production system implements Make To Order (MTO), in which production activities are carried out when the customer places an order. This process will take place from raw materials, and semi-finished goods to finished products. This will pose a risk to the production process if the raw materials to be produced are not yet available. So it is necessary to have an analysis of planning and inventory control to expedite the production process. Therefore, the purpose of this study is to plan and control raw materials in accordance with requests from customers in the future using the Material Requirement Planning (MRP) method with the Lot For Lot (LFL) technique, after calculating the MRP with The Lot For Lot (LFL) technique obtained the planning results for mechanical seal raw material requirements for 2023 every month. Based on MRP calculations using the Lot For Lot technique, mechanical seal raw materials can be planned and controlled for the next 12 periods.            Key Words: LFL, Mechanical Seals, MRP,  Supplies
Identifikasi dan Usulan Menangani Waste pada Proyek Mesin Selectifier dengan Pendekatan Lean Project Management Di PT. Z Firmansyah, Abdullah; Momon, Ade
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 8 No. 3 (2024): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v8i3.1299

Abstract

The delay of a project can occur due to poor planning of its necessary resources, causing waste or waste. The purpose of this research is to find out the waste and its factors that can potentially occur in the selectifier machine project and know the viable solution to choose to deal with the waste. Then careful planning is required by applying the Lean Project Management methodology, where waste and harm can be found using scoring matrices and fishbone diagramming tools. Based on the analysis results in the selectifier machine project at PT. Z, the potential waste appears, namely waste waiting, defects and overprocessing. Waste and its potential causes are materials or components that are late dating, workers waiting for certain information, machines or tools supporting machine manufacturing are damaged, manufacturing process is not suitable for SOP, materials or components of poor quality, less scrupulous workers, poor working techniques. And according to the evaluation matrix, the best solution obtained is to perform other tasks that do not involve doing material work or using components that have not yet arrived on site, and buying back better materials from vendors. Keywords : Evaluation Matrix, Fishbone Diagram, Lean Project Management, Waste
Analisis lingkungan kerja pada area gudang garmen menggunakan metode 5S di PT XYZ Gahara Dwi Putra; Ade Momon
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 4 No 1 (2023): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v4i1.531

Abstract

Persaingan yang semakin ketat memaksa perusahaan untuk terus meningkatkan efektifitas dan efisiensi terhadap semua aspek yang ada. Salah satu aspek yang dapat diperhatikan yaitu manajemen pergudangan atau fungsi dari gudang. Karena seringkali gudang tersebut memiliki fungsi krusial pada perusahaan, seperti hal nya pada perusahaan PT XYZ. PT XYZ merupakan perusahaan garmen yang memproduksi pakaian. Perusahaan memiliki gudang yang memiliki peran sentral, dengan demikian perusahaan perlu melakukan analisis terhadap lingkungan kerja karena yang selama ini mungkin saja belum bisa menghasilkan produktivitas yang optimal. Tujuan dalam penelitian ini adalah memberikan usulan perbaikan dari hasil analisa lingkungan kerja pada area gudang guna membantu meningkatkan efektifitas dan efisiensi perusahaan. Dalam penelitian ini menggunakan metode 5S, metode ini membantu dalam menganalisis lingkungan kerja secara jelas guna untuk merumuskan solusi atau usulan perbaikannya. Hasil yang diperoleh dari analisa lingkungan kerja gudang PT XYZ yaitu konsep “seiri” masih 68% terlaksana, konsep “seiton” masih 40% terlaksana, konsep “seiso” masih 88% terlaksana, konsep “seiketsu” masih 60% terlaksana, dan konsep “shitsuke” masih 72% terlaksana. Sehingga perusahaan harus melakukan perbaikan dan peningkatan pada lingkungan kerja gudang dengan melakukan apa yang telah dipaparkan pada subbab 3.5 yang dimana merupakan solusi atau usulan perbaikan guna untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi perusahaan
Co-Authors A'lala, Alvin Kurnia Abdurrohman, Mumun Fadhilah Adimas Ristansyah, Ferry Aditiya Rizka Ramadhan Agus Dwi Susanto Agustian Suseno Agustin, Ardita Dwi Ajeng Chintawati Dewi Aldi Pratama Ardhi Prasetyo Buono Arya Rinanto, Muhammad Rafi Ayunda Zuserain Billy Nugraha Claodio, Antoni Damara Widi Ardiatma Debi Yulian Dene Herwanto Dika Almahdi Dyas Marsa Pranoto Elsya Maharani Fauzi Amin, Moh. Rizha Fawzy Muhammad Bayfurqon Fery Darus Nasution (Universitas Singaperbangsa) Firmansyah, Abdullah Fitriani, Risma Ghika Smarandana Gustiandikha Saputri Hafizh Hakim Hidajat Hakika Syaula Nurrajab S.P Husniyah, Ulfah Indah Nursyamsi Jauhari Arifin Khurul Ainy Kusnadi, Kusnadi Lulu Firyal Amalia Lutvi Ayu Andresta Malik Ij, Falih Abdul Martin, Riky Maulidin, Wildan Fatchan Mochamad Ilham Aziz Mochamad Ilham Aziz Mohammad Al-Farizi Fian Saputra Muhammad Faris Raffa Dzakiy Muharram, Ari Mumun Fadhilah Abdurrohman Nabila Aulia Gunanti Nasution, Bakhtiar Alam Naufal Zuhair Dzulfiqar Naura Mutia Astari Niken Chaerunnisa Nugraha, Asep Erik Nugroho Dimasuharto Nugroho Dimasuharto Nurhayati, Sinta Okky Jayadi Pratama, Fachri Dio Putri, Nirmala Rahma, Rana Ardila Rahmi, Hayatul Rayshita Dewi, Syafira Inzani Rianita Puspa Sari Risma Fitriani Rizky Wahyudin Rosyiidi, Thoriqi Salim Fikri Setyanto, M. Ulfi Akhsan Shakty Adhea Aditya Sri Widiyanti Putri Sudjiand Arya Kresna Supriyatna, Muhamad Tia Novianti Putri Tiara Tafana Nurmala Hamzah Wafiq, Ahmad Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wahyudin Wicaksono, Rizky Adib Zehan Maulana