Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Optimasi Tinggi Kamran untuk Mengurangi Shuttle Jamming pada Mesin Tenun Shuttle tipe GA615075 Azizah, Fatimah Nurul; Wijayono, Andrian
Jurnal Tekstil Vol 8 No 2 (2025): Vol 8 No 2 Desember 2025
Publisher : Akademi Komunitas Industri Tekstil Dan Produk Tekstil Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59432/jurnaltekstil.v8i2.145

Abstract

Shuttle Jamming atau teropong nabrak merupakan salah satu cacat dominan pada proses pertenunan dengan mesin shuttle di PT Sekar Lima Pratama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tinggi kamran terhadap frekuensi terjadinya cacat tersebut, sekaligus mengevaluasi dampaknya terhadap jumlah putus lusi. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan tiga variasi tinggi kamran, yaitu 9 cm, 10 cm, dan 11 cm pada mesin shuttle RRC tipe GA615075. Observasi dilakukan selama tiga shift produksi (A, B, dan C) untuk setiap variasi tinggi kamran. Hasil menunjukkan bahwa pengaturan tinggi kamran 10 cm menghasilkan jumlah cacat teropong nabrak paling sedikit, yaitu 10 kejadian, dengan tingkat putus lusi yang relatif lebih tinggi dibandingkan variasi 9 cm namun masih dalam batas yang dapat diterima. Kondisi ini menciptakan pembukaan mulut lusi yang lebih stabil sehingga pergerakan shuttle menjadi optimal. Penelitian ini merekomendasikan tinggi kamran 10 cm sebagai standar operasional yang seimbang untuk meminimalkan teropong nabrak sekaligus menjaga kestabilan benang lusi dalam proses produksi.
Analisis Pengaruh Penyetelan Cop Change terhadap Penurunan Cacat Pakan Tebal pada Mesin Tenun Shuttle Toyoda GH-08 Azrul, Ahmad Aulia Mufti; Wijayono, Andrian; Rumiyati, Valentina Sri Pertiwi
Jurnal Tekstil Vol 8 No 2 (2025): Vol 8 No 2 Desember 2025
Publisher : Akademi Komunitas Industri Tekstil Dan Produk Tekstil Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59432/jurnaltekstil.v8i2.146

Abstract

Cacat pakan tebal merupakan salah satu permasalahan dominan pada proses pertenunan menggunakan mesin tenun shuttle Toyoda GH-08. Salah satu penyebab utamanya adalah kerusakan dan penyetelan yang kurang tepat pada sistem automatic cop change. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi penyetelan cop change terhadap penurunan cacat pakan tebal. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan dan eksperimen penyetelan jarak cop change pada tiga variasi, yaitu 1 mm, 2 mm, dan 3 mm. Parameter yang diamati meliputi jumlah stop mesin akibat kegagalan cop change serta jumlah cacat pakan tebal yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyetelan jarak cop change sebesar 1 mm memberikan performa terbaik dengan penurunan signifikan jumlah stop mesin maupun cacat pakan tebal dibandingkan dengan variasi 2 mm dan 3 mm. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaturan cop change yang optimum merupakan hal yang penting untuk menurunkan gagal cop change dan pakan tebal. Dengan demikian, penyetelan cop change yang tepat terbukti efektif sebagai langkah perawatan preventif dalam meningkatkan kelancaran proses produksi dan mengurangi cacat kain
Penerapan Fisika Komputasi dengan MATLAB/Simulink pada Pemodelan Infeksi Wabah COVID-19 di Indonesia melalui Modifikasi Persamaan Differensial Bernoulli Valentinus Galih Vidia Putra; Andrian Wijayono; Juliany Ningsih Mohamad; Irwan Irwan; Cahaya Rosyidan
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v8i2.263

Abstract

The application of physics, in particular, the topic of differential equations is commonly used in mathematics, physics, engineering, and various other sciences to explain a phenomenon in a system, to produce a form of simulation and prediction of a fairly good mathematical equation is needed. This paper examines the use of MATLAB / Simulink to assist in modeling the solution of the differential equation problems by providing a case of mathematical modeling in the analysis of the COVID-19 plague in Indonesia in 2020 with the modification of the Bernoulli equation. In this study, it can be concluded that MATLAB / Simulink can be used to solve differential equation problems with Bernoulli's modification in the case of COVID-19 plague modeling quite accurately.
Development of an Internet of Things–based fabric defect recording system with automatic length measurement using a rotary encoder Wijayono, Andrian; Rusman, Fahmi Fawzy; Ikhsani, Nurfadilah; Ghandara, Reffli
SAINTEKS : Jurnal Sain dan Teknik Vol. 8 No. 01 (2026): Maret
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v8i01.1079

Abstract

The textile industry requires efficient, accurate, and real-time quality control systems to replace paper-based inspection methods prone to errors and delays. This study develops and evaluates an Internet of Things (IoT)-based fabric defect recording system integrating a rotary encoder for length measurement, Arduino Uno as the controller, ESP32 as the communication module, a keypad for operator input, and a web-based MySQL database. The system automatically measures fabric length, records defect types, and transmits data wirelessly for real-time monitoring and management. Validation was conducted by comparing the proposed system with manual measurement and industrial inspection machines. One-Way ANOVA results show no significant difference in measurement accuracy (p = 0.865 > 0.05), with a Mean Absolute Error (MAE) of 0.0074 m, indicating high precision. Efficiency testing using a paired sample t-test shows a 79.2% reduction in recording time, from 16.8 seconds to 3.5 seconds (using digital recording system), with a significant difference (p < 0.001). The system also demonstrates reliable performance with low latency (120–150 ms), high repeatability, and zero data loss through buffering during network disruptions. These results indicate that the system improves operational efficiency while maintaining accuracy comparable to conventional methods and supports real-time integrated data management for textile industry digital transformation.