Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peran Media Video Emphaty Dalam Pembelajaran IPS Untuk Menumbuhkan Sikap Toleransi Siswa Dengan Teman Sebaya di SMP Negeri 5 Kota Bengkulu Ike Junita; Asiyah Asiyah; Desy Eka Citra
Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran Vol 7, No 2 (2022): Oktober
Publisher : UNDIKMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtp.v7i2.5802

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran media video emphaty dalam  pembelajaran IPS untuk menumbuhkan sikap toleransi siswa dengan teman sebaya, untuk mengetahui kendala apa saja yang dihadapi untuk menumbuhkan sikap toleransi peserta didik dengan teman sebaya melalui media video emphaty dalam pembelajaran IPS.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, subjek penelitian ini adalah guru IPS, guru IPS lainnya dan siswa. Pengumpulan data diambil melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan langkah-langkah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Berdasarkan hasil penelitian maka peran penggunaan media video emphaty dalam pembelajaran IPS sangat cocok digunakan dalam menumbuhkan sikap toleransi siswa dengan teman sebaya. Dengan penggunaan media video emphaty bisa meningkatkan sifat kemanusian siswa, sifat kepedulian siswa terhadap teman, sikap saling tolong menolong dan meningkatkan sikap saling menghargai siswa dengan teman sebaya, akan tetapi masih ada beberapa kendala yang dihadapi dalam penggunaan media emphaty dalam pembelajaran IPS. Kendala yang dihadapi dalam penggunaan media emphaty adalah guru belum mahir, sarana dan prasarana yang kurang memadai, dana yang terbatas serta kurangnya kesiapan guru dalam menggunakan media video emphaty.
Problematika Siswa dan Upaya Guru dalam Meningkatkan Perilaku Sopan Santun melalui Mata Pelajaran IPS Wulandari Wulandari; Asiyah Asiyah; Sepri Yunarman
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 1 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i1.7745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi problematika siswa dan upaya guru dalam meningkatkan perilaku sopan santun melalui Mata Pelajaran IPS di SMP N 7 Kota Bengkulu. Penelitian ini mengunakan metode penulisan kualitatif yang memanfaatkan paradigma penelitian interpreatif. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah di lakukan maka dapat di simpulkan bahwa problematika siswa yang di hadapi guru ialah seperti siswa kurang disiplin, tidak bertanggung jawab, tidak toleransi, tidak jujur, tidak bersahabat, sering melawan guru, kurangnya pengetahuan siswa tentang perilaku sopan santun. Sedangkan upaya guru dalam menumbuhkan perilaku sopan santun terhadap siswa ialah memasukan materi tentang perilaku sopan snatun dalam pembelajaran, menerapkan perilaku jujur terhadap siswa, perilaku disiplin, saling menghormati, tolenasi, perilaku bertanggung jawab, bersahabat, serta mengunakan metode pembalajaran dalam meningkatkan perilaku sopan santun siswa, dan sebagai seorang guru harus menjadi tauladan bagi siswa. Simpulan penelitian in bahwa problematika siswa dan guru dalam peningkatan perilaku sopan santun sudah berjalan dengan baik. Kata Kunci: Guru, Pembelajaran IPS, Problematika Siswa, Sopan Santun.
Analisis Komparatif Teori-Teori Belajar dalam Konteks Pendidikan Abad 21 Rizqan Fadhli; Thiara Deah Lestari; Melisa Putri Dwi Ningrum; Asiyah Asiyah
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v6i1.11098

Abstract

Teachers must put in a lot of time and energy into their lessons if they want their pupils to study at their own pace and level. The study's overarching goal is to dissect the learning process from the perspectives of three prominent theoretical frameworks behaviorist, cognitive, and constructivist and to draw conclusions about the attributes, responsibilities, and applicability of these frameworks to various learning activities based on students' developmental stages. The approach to writing is rooted on the methodology of literature review. Books, online books, theses, journals, online journals, scientific articles, periodicals, news, and other sources are all part of the accessible theories technique. The study's findings support behaviorist theory's claims that students' actions may be influenced and their abilities enhanced via the use of routine, practice, and reinforcement based on rewards and punishments, particularly during certain phases of development. To promote deeper comprehension, cognitive theory places an emphasis on pupils' intrinsic thought processes and on learning that is age-appropriate. Meanwhile, in constructivist theory, the role of the instructor is that of a facilitator, and the students are seen as the primary agents of change in the learning process.
Analisis Komparatif Teori-Teori Belajar dalam Konteks Pendidikan Abad 21 Rizqan Fadhli; Thiara Deah Lestari; Melisa Putri Dwi Ningrum; Asiyah Asiyah
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v6i1.11098

Abstract

Teachers must put in a lot of time and energy into their lessons if they want their pupils to study at their own pace and level. The study's overarching goal is to dissect the learning process from the perspectives of three prominent theoretical frameworks behaviorist, cognitive, and constructivist and to draw conclusions about the attributes, responsibilities, and applicability of these frameworks to various learning activities based on students' developmental stages. The approach to writing is rooted on the methodology of literature review. Books, online books, theses, journals, online journals, scientific articles, periodicals, news, and other sources are all part of the accessible theories technique. The study's findings support behaviorist theory's claims that students' actions may be influenced and their abilities enhanced via the use of routine, practice, and reinforcement based on rewards and punishments, particularly during certain phases of development. To promote deeper comprehension, cognitive theory places an emphasis on pupils' intrinsic thought processes and on learning that is age-appropriate. Meanwhile, in constructivist theory, the role of the instructor is that of a facilitator, and the students are seen as the primary agents of change in the learning process.
Implementasi Pembelajaran PAI Berbasis Edutainment Digital di Pondok Pesantren Modern Darussalam Kepahiang Putra Yupande; Siti Handika; Inten Emilya; Asiyah Asiyah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i2.3313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis edutainment digital di Pondok Pesantren Darussalam Kepahiang. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya integrasi teknologi digital dalam pembelajaran PAI untuk meningkatkan motivasi, pemahaman materi, dan keterlibatan aktif santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI berbasis edutainment digital diterapkan melalui media seperti video animasi Islami, kuis interaktif, permainan edukatif, dan presentasi visual. Strategi ini mampu meningkatkan antusiasme belajar, memperdalam pemahaman materi, dan menumbuhkan partisipasi aktif santri. Kesimpulannya, edutainment digital merupakan inovasi yang efektif dalam pembelajaran PAI di pesantren, selama penerapannya tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.
ANALISIS KESIAPAN GURU DI ERA MERDEKA BELAJAR DITINJAU DARI KOMPONEN TPACK DI SDN 20 BENGKULU Sartika Yunisa; Asiyah Asiyah; Esti Wahyu Kurniawati
Journal of Primary Education (JPE) Vol 4, No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v4i1.7269

Abstract

The purpose of this study is to describe the readiness of teachers in the era of independent learning and the obstacles faced by teachers in preparing learning in terms of the TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) component at SDN 20 Bengkulu City. This study is a qualitative descriptive study, data collection techniques using observation, interview and documentation methods. In this study, the subjects/informants were teachers and students in grades I, II, IV and V who had implemented the independent learning curriculum. The results of this study are that the readiness of teachers in grades I, II, IV and V in the era of independent learning in terms of the TPACK component at SDN 20 Bengkulu City has been running well, teachers understand the concepts, strategies and learning models according to the TPACK components. Teachers are also able to adapt the TPACK learning concept and model to the independent learning curriculum, but the availability of computers, projectors and wifi is still very minimal so that it becomes an obstacle for teachers in maximizing the process of integrating technology in the learning process. 
Perbedaan Hasil Hafalan Al-Qur’an Siswa Yang Menggunakan Metode Takrir Dengan Metode Kitabah Lailli Nurhidayati; Asiyah Asiyah; Zubaidah Zubaidah
Journal of Primary Education (JPE) Vol 1, No 1 (2021): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v1i1.3601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil hafalan Al-Qur’an siswa yang menggunakan metode Takrir dengan metode Kitabah di kelas IV MIN 02 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan dua kelompok yaitu kelas IV D yang mengikuti ekstrakulikuler Tahfizh berjumlah 25 orang sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV E yang mengikuti ekstrakulikuler Tahfizh berjumlah 25 orang sebagai kelompok kontrol. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu metode Takrir dan metode Kitabah sedangkan variabel terikat yaitu hasil hafalan Al-Qur’an. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal pilihan ganda yang terdiri dari pretest dan postest. Teknik analisis data menggunakan Uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil hafalan Al- Qur’an siswa yang menggunakan metode Takrir dengan metode Kitabah di MIN 02 Kota Bengkulu. Dapat dibuktikan juga dengan hasil perhitungan Uji t yaitu thitung sebesar 2,355 dan nilai ttabel untuk df= 48 dengan taraf signifkan 5% adalah 1,677. Dari analisis tersebut diperoleh bahwa thitung lebih besar dari ttabel (2,355 > 1,677). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil hafalan Al-Qur’an siswa yang menggunakan metode Takrir dengan metode Kitabah di kelas IV MIN 02 Kota Bengkulu.