Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pola Asuh Orang Tua terhadap Anak dengan Hambatan Emosi dan Perilaku di Lapas Kelas IIA Metro Ratna Tri Utami; Muhammad Ubadillah
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung 2026: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP Universitas Lampung
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami peran pola asuh orang tua dalam membentuk perilaku anak dengan hambatan emosi dan perilaku yang menjalani pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua, perilaku emosional dan sosial anak, serta faktor-faktor yang memengaruhi penerapan pola asuh terhadap anak dengan hambatan emosi dan perilaku di Lapas Kelas IIA Metro. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek anak binaan, orang tua, dan petugas Lapas yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua cenderung tidak konsisten dan minim keterlibatan emosional akibat perceraian, tekanan ekonomi, dan lingkungan sosial yang berisiko. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya regulasi emosi, kontrol perilaku, dan penyesuaian sosial anak. Temuan ini menegaskan pentingnya pembinaan anak berbasis keluarga dan pendekatan holistik dalam mendukung pemulihan emosi dan perilaku anak binaan.
Desain Model Kolaborasi Multidisipliner Perguruan Tinggi-Sekolah dalam Penguatan Literasi Nasional Berbasis Bahasa, Sastra, Pendidikan Inklusif, dan Literasi Digital Hesti; Musiman; Idawati; Carla Maretha; Ratna Tri Utami
PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Vol. 6 No. 3 (2026): PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ijset.v6i3.5608

Abstract

This study aims to analyze the need for collaboration between universities and schools in strengthening national literacy and to design a multidisciplinary collaboration model that supports the development of 21st-century skills in students. The study used a descriptive qualitative approach involving two high schools: a public school and an inclusive school, as well as university lecturers involved in the literacy mentoring program. Data were collected through literature review, observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted thematically through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, and was strengthened by triangulation of sources and methods to maintain data validity. The results show that collaboration between universities and schools still faces various obstacles, such as limited sustainable programs, low digital literacy integration, and a suboptimal multidisciplinary approach to learning. This study resulted in a design for a multidisciplinary collaboration model based on language, literature, inclusive education, and digital literacy that is contextual and applicable. This model is expected to strengthen the school's literacy culture while supporting the development of critical thinking, creativity, communication, and collaboration skills in students
IMPLEMENTASI BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSIF: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Muhammad Ubaidillah; Ratna Tri Utami
Walada: Journal of Primary Education Vol. 4 No. 1 (2025): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v4i1.278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi implementasi bimbingan dan konseling bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusif melalui kajian sistematis terhadap penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah systematic Literature Review dengan 31 artikel ilmiah dari Google Scholar, dianalisis menggunakan VOSviewer. Hasilnya menunjukkan bahwa literature review menjadi pusat kajian, sementara beberapa topik seperti peran guru bimbingan dan konseling, pembelajaran anak disleksia, dan membangun kapasitas dalam layanan masih perlu dieksplorasi lebih lanjut. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan roadmap layanan konseling bagi anak berkebutuhan khusus. Keterbatasannya adalah sumber artikel hanya dari Google Scholar, sehingga kurang mewakili isu secara global. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan database internasional seperti Scopus, Web of Science, dan Dimensions Scholars untuk cakupan lebih luas. Kata kunci Anak Berkebutuhan Khusus, Konseling. Inklusif;
PENINGKATAN AKSES EDUKASI DAN KONSULTASI PENDIDIKAN INKLUSIF PADA SEKOLAH REGULER MELALUI PEMBERDAYAAN STAKEHOLDER SEKOLAH LUAR BIASA Rianti novita Sari; Ratna Tri Utami
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Dedikasi untuk Negeri (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.014 KB) | DOI: 10.36269/jdn.v1i1.866

Abstract

Abstrak Peningkatan akses edukasi pendidikan inklusif banyak dibutuhkan oleh para pendidik dan stakeholder yang menyelenggarakan sekolah inklusif. Akses tersebut menjadi acuan dalam memberikan pelayanan dan aksesibilitas pada anak berkebutuhan khusus yang berada di sekolah inklusif. Akses-akses pendidikan inklusif berbentuk pada modifikasi pembelajaran, adaptasi pembelajaran, pengelolaan kelas, dan pengelolaan sistem yang ada di sekolah tersebut yang dikontrol oleh para stakholder yang terlibat. Sosialisasi pada akses tersebut memang sudah dilakukan oleh pemerintah namun hanya pada beberapa sasaran stakeholder saja. Hal itu membuat sosialisasi belum secara menyeluruh maksimal dilaksanakan. Kendala-kendala yang terjadi bisa berbentuk kesulitan  dalam memodifikasi kurikulum, adaptasi waktu pembelajaran, adaptasi input dan output serta layanan yang harusnya diberikan (khusus akademisi) sedangkan bagian yang bukan akademisi misalnya orang tua, masyarakat belum menjadi pertimbangan begitupun dengan bidang medis.  Oleh karena itu peningkatan akses edukasi pendidikan inklusif perlu dilakukan dengan tujuan jangka panjangnya selain memberdayagunakan kolaborasi stakeholder, juga diharapkan salah satu sekolah yang diberikan sosialisasi bisa menjadi sekolah yang disebut “Resource Center” yang bertanggung jawab menjadi sumber inklusif. Setelah dilakukan beberapa kali sosialisasi stakeholder sekolah dalam memahami akses-akses inklusif tersebut sudah meningkat dan mereka siap untuk menjalankan perannya, selalu terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan yang bertajuk inklusif, dan selalu mencari ahli  inklusif untuk mengembangkan kemampuan mereka.Kata kunci:  Akses, Inklusif,  StakeholderAbstractIncreasing access to inclusive education is much needed by educators and stakeholders who organize inclusive schools. This access becomes a reference in providing services and accessibility for children with special needs who are in inclusive schools. Access to inclusive education takes the form of modification of learning, adaptation of learning, classroom management, and management of the existing system in the school which is controlled by the stakeholders involved. Socialization on access has indeed been carried out by the government, but only for a few target stakeholders. This makes socialization not fully implemented maximally. The obstacles that occur can be in the form of difficulties in modifying the curriculum, adapting learning time, adapting input and output as well as services that should be provided (specifically for academics) while those who are not academics such as parents, the community have not been considered as well as in the medical field. Therefore, increasing access to inclusive education education needs to be carried out with a long-term goal in addition to empowering stakeholder collaboration, it is also hoped that one of the schools provided with socialization can become a school called a "Resource Center" which is responsible for being an inclusive resource. After several socializations of school stakeholders in understanding inclusive access, it has increased and they are ready to carry out their roles, are always actively involved in inclusive-themed activities, and are always looking for inclusive experts to develop their abilities. Keywords: Accesst, Inclusive, Stakeholders
Edukasi Gizi Seimbang Dan Pola Asuh Dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita Di Desa Ambarawa Timur Pringsewu Ratna Tri Utami; Futri Dewi Chantika; Umayroh Syahbana; Farastha Mahardika
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2025): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia dengan prevalensi 21,6% menurut SSGI 2022. Desa Ambarawa Timur, Kabupaten Pringsewu, merupakan wilayah dengan balita gizi kurang yang berisiko stunting akibat rendahnya pemahaman keluarga tentang gizi seimbang dan pola asuh. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam penerapan gizi seimbang serta pola asuh yang mendukung tumbuh kembang optimal. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis melalui tahap persiapan (koordinasi, pemetaan kebutuhan, penyusunan materi), pelaksanaan (penyuluhan, praktik pembuatan MP-ASI berbasis pangan lokal, diskusi interaktif), serta pendampingan dan evaluasi (simulasi, pencatatan log book harian, refleksi bersama). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu balita mengenai variasi menu bergizi, pentingnya MP-ASI sesuai usia, dan penerapan pola asuh responsif. Perubahan positif juga tampak pada sikap ibu yang lebih aktif bertanya, mencatat, dan mempraktikkan pola makan sehat di rumah. Analisis menunjukkan penyuluhan partisipatif efektif mengubah perilaku keluarga menuju pola hidup sehat. Program ini menjadi langkah awal pencegahan stunting dan berpotensi dikembangkan sebagai model intervensi berkelanjutan dengan dukungan kader posyandu, pemerintah desa, dan mitra kesehatan.
Survei Implementasi Strategi Pembelajaran dalam Keterlibatan Belajar Anak Autis di PKBM Mata Hati Bandar Lampung Angella Cecilia; Ratna Tri Utami; Annisa Purwanggi
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 10 No. 1 (2026): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v10i1.1530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran dan keterlibatan belajar anak autis di PKBM Mata Hati Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah seluruh guru yang mengajar anak autis di PKBM Mata Hati Bandar Lampung berjumlah 10 orang dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert yang terdiri atas 30 butir pernyataan mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan strategi pembelajaran, keterlibatan belajar anak, serta evaluasi dan refleksi guru. Validitas instrumen dilakukan melalui expert judgement, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Alpha Cronbach dan menunjukkan kategori reliabel. Analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa persentase. Hasil penelitian menunjukkan temuan utama bahwa penggunaan media visual dan contoh konkret merupakan strategi paling dominan dalam meningkatkan keterlibatan belajar anak autis (80%), diikuti penguatan positif dan pengelolaan lingkungan belajar yang terstruktur. Namun, penerapan strategi pembelajaran secara terpadu belum dilakukan secara konsisten. Keterlibatan belajar anak autis berada pada kategori cukup baik, terutama pada aspek pemahaman materi melalui dukungan visual. Evaluasi dan refleksi guru telah dilakukan, tetapi pencatatan perkembangan anak serta evaluasi berbasis data masih terbatas. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan integrasi strategi pembelajaran dan dokumentasi perkembangan anak secara sistematis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran anak autis.
Analisis Faktor Keluarga yang Berkontribusi terhadap Hambatan Emosi dan Perilaku pada Remaja Binaan di Lapas Kelas IIA Metro Lampung Ratna Tri Utami; Muhammad Ubaidillah
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 10 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v10i2.1682

Abstract

Emotional and behavioral disorders among adolescents in conflict with the law are influenced by various interrelated factors. This study aimed to analyze family-related factors contributing to emotional and behavioral disorders among juvenile inmates at the Class IIA Metro Correctional Institution, Lampung. This study employed a descriptive qualitative approach. The participants consisted of six juvenile inmates, two correctional officers, and one parent selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews focusing on family conditions and parenting styles, observations of social behavior, emotional regulation, and interactions during rehabilitation activities, as well as documentation of identity records, educational histories, and juvenile rehabilitation records. The findings revealed that family factors were the dominant cause of emotional and behavioral disorders among juvenile inmates. The main findings included parental divorce and family disharmony, economic pressures that limited parental involvement in child-rearing, and permissive parenting characterized by inadequate supervision of children’s behaviour. These findings highlight the importance of strengthening family functioning as a preventive strategy to minimize emotional and behavioral disorders among adolescents.