Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Efektivitas platelet rich plasma-coated polypropylene mesh pada penyembuhan luka laparotomi untuk mengurangi resiko hernia ventralis pada tikus wistar Feronica, Silvya; Suprapto, Bambang; Isnuwardana, Ronny
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2026): Volume 20 Nomor 2
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v20i2.2316

Abstract

Background: Ventral hernia remains a significant post-operative clinical challenge with recurrence rates ranging from 30% to 70%. Although synthetic mesh like polypropylene is the gold standard, risks of inflammation and poor tissue integration persist. Platelet Rich Plasma (PRP), an autologous agent rich in growth factors, has the potential to enhance tissue healing in mesh applications Purpose: To analyze the effectiveness of PRP-coated polypropylene mesh in improving laparotomy wound healing in Wistar rats. Method: A quantitative study using a Randomized Controlled Trial (RCT) design was conducted from August to September 2025 at the Pharmacology Laboratory of the Faculty of Medicine, Mulawarman University. The study sample consisted of Wistar rats housed in the laboratory. The independent variable in this study was the use of PRP-coated polypropylene mesh, while the dependent variable was the healing process of laparotomy wounds. The parameters observed included the degree of vascularization, fibroblast activity, and collagen deposition on days 7 and 21. The observational data were then collected and statistically analyzed using an independent t-test. Results: Analysis showed that the PRP-supplemented group had significantly higher scores across all variables compared to the control group (p < 0.0167). No significant interaction was found between treatment and termination time, indicating that the benefits of PRP were consistent in both early and late observations. Conclusion: Coating polypropylene mesh with Platelet Rich Plasma (PRP) is effective in increasing vascularization, fibroblast counts, and collagen formation, thereby potentially strengthening abdominal wall integrity and reducing the risk of ventral hernia recurrence.   Keywords: Laparotomy; Platelet-Rich Plasma; Polypropylene Mesh; Ventral Hernia; Wistar Rats.   Pendahuluan: Hernia ventralis merupakan salah satu tantangan klinis pasca-operasi yang signifikan dengan angka kekambuhan mencapai 30-70%. Penggunaan mesh sintetik seperti polypropylene telah menjadi standar, namun risiko inflamasi dan integrasi jaringan yang buruk masih sering terjadi. Platelet Rich Plasma (PRP) sebagai agen autolog yang kaya akan faktor pertumbuhan berpotensi meningkatkan proses penyembuhan jaringan pada penggunaan mesh. Tujuan: Untuk menganalisis efektivitas penggunaan polypropylene mesh yang dilapisi PRP terhadap peningkatan penyembuhan luka laparotomi pada tikus Wistar. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain Randomized Controlled Trial (RCT), dilaksanakan bulan Agustus-September 2025, di Laboratorium Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Sampel penelitian ini adalah tikus wistar yang dirawat di Laboratorium, Variabel independen dalam penelitian ini adalah penggunaan PRP-coated Polypropylene Mesh, sedangkan variabel dependen adalah proses penyembuhan luka laparotomi. Parameter yang diamati meliputi derajat vaskularisasi, aktivitas fibroblas, dan deposit kolagen pada hari ke-7 dan hari ke-21. Data hasil pengamatan selanjutnya dikumpulkan dan dianalisis secara statistik menggunakan independent t-test. Hasil: Kelompok dengan tambahan PRP memiliki skor yang lebih tinggi secara signifikan pada semua variabel dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,0167). Tidak terdapat interaksi signifikan antara perlakuan dan waktu terminasi, menunjukkan bahwa keunggulan PRP bersifat konsisten baik pada pengamatan awal maupun lanjut. Simpulan: Pelapisan polypropylene mesh dengan Platelet Rich Plasma (PRP) efektif dalam meningkatkan vaskularisasi, jumlah fibroblas, dan pembentukan kolagen, sehingga berpotensi memperkuat integritas dinding abdomen dan mengurangi risiko kekambuhan hernia ventralis.   Kata Kunci: Hernia Ventralis; Laparotomi; Platelet Rich Plasma; Polypropylene Mesh; Tikus Wistar.
HUBUNGAN ANTARA KONDISI SOSIAL EKONOMI MASA KANAK DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MULAWARMAN Kurniawana, Viona Precillia; Isnuwardana, Ronny; Ramadhanny, Candra
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jmkik.v11i1.1912

Abstract

Depresi menjadi salah satu permasalahan kesehatan mental. Depresi merupakan suatu keadaan abnormal yang mengganggu kemampuan individu dalam menyesuaikan dirinya dengan situasi atau peristiwa yang sedang terjadi, sehingga akan berdampak negatif terhadap kesejahteraan fisik, psikologis dan sosialnya. Penelitian dilakukan di Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman dengan tujuan untuk mengetahui hubungan kondisi sosial ekonomi masa kanak meliputi kesehatan, tempat tinggal dengan tingkat depresi. Desain penelitian menggunakan metode analitik observational pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian dengan cara Consecutive sampling dengan jumlah sampel 70 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil uji analisis korelasi spearman kondisi kesehatan masa kanak dengan tingkat depresi didapatkan hubungan yang signifikan (p-value 0,002). Sementara itu, hasil uji analisis variabel lain seperti tidak masuk sekolah, terbaring dirumah sebulan atau lebih, menderita penyakit, mengalami kelaparan, jumlah ruangan, status pernikahan orang tua, tinggal bersama ibu, ayah atau nenek/kakek tidak didapatkan hubungan yang signifikan nilai (p-value >0,05). Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kesehatan masa kanak dengan tingkat depresi dan tidak terdapat hubungan dari variabel-variabel sosial ekonomi dengan tingkat depresi.
Co-Authors Alifia Auralia Amila, Dalila Nur Azmi Ammarin Thakkinstian Ammarin Thakkinstian Aprilia, Dinda Ayu Bijukchhe, Sanjeev Billa, Azizah Salsa Cahya, Wahyuni Dwi Cicih Bhakti Purnamasari Cristiani Pramasari Deby Indah Saputri Dewi Guntar Rachmawatiningtyas Dyaksa, Hadyan Marta Ellina Martalina Endang Sawitri Evi Fitriany Fadhilah, Jihan Farizy, Muhammad Dziban Feronica, Silvya Hanan, Nydia Ike Anggraeni Jevita Dewi, Jingga Apriani Kaban, Luly Kartika Dewi Br. Karla Harmita Kunlawat Thadanipon Kunlawat Thadanipon Kurniawana, Viona Precillia Lu'Lu', Alvianita Ziinat Maharani, Ersa Sabrina Marta Dyaksa, Hadyan masyhudi masyhudi Masyhudi Masyhudi, Masyhudi muhammad dardi Muhammad Khairul Nuryanto Munir, Musnar Muslimin, Nurhakiki Muti'ah, Nisa Nandita, Meylaliazka Rahma Nisa Muti'ah Nur Khoma Fatmawati Nuryani Dihin Utami Nuryanni Dihin Utami Nuryanni Dihin Utami, Nuryanni Dihin Nydia hanan Permana, Danang Biyan Pertiwi, Alda Puspa Pramasari, Cristiani Pratiwi, Novita Eka Tyas Prilandy Jayastri Puspa Pertiwi, Alda Puspa, Devi Renita Putri, Haniva Yudita Putri, Nur Arinda Qahfi, Muhammad Andan Rahmanisa, Fatika Rahmat Bakhtiar Ramadhanny, Candra Ramadhany, Candra Rattanasiri, Sasivimol Rita Yuliana Rudi Saputra Ruth Djalung Safitri, Wenda Salsa Billa, Azizah Salsabila, Naila Cantika Sanjeev Bijukchhe Sanjeev Bijukchhe Saputra, Rudi Sasivimol Rattanasiri Sasivimol Rattanasiri Sitinjak, Mariati Herlina Sjarif Ismail Suprapto, Bambang Swandari Paramita Thadanipon, Kunlawat Thakkinstian, Ammarin Wenda Safitri Yadi Yasir Ziinat Lu'lu', Alvianita