Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

SOSIALISASI PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH MELALUI PEMBUATAN LILIN AROMATERAPI DI DESA RAMBAH BARU KECAMATAN RAMBAH SAMO KABUPATEN ROKAN HULU Yunita, Imelda; Iqbal, Muhammad; Novita, Dea; Wakaifah, Muskylatul; Mitrajati, Mitrajati; Aini, Zamratul; Rahmayani, Shintya; Novriani, Anggi; Pradana, Muhammad Arya
COMMENT: Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/comment.v4i2.499

Abstract

The purpose of this socialization activity is to raise awareness among the community of Rambah Baru Village about the dangers of using used waste cooking oil and to provide an alternative way to utilize this waste through the production of aromatherapy candles. The methods used in this socialization include delivering materials and demonstrating the production of aromatherapy candles, and giving souvenirs to the participants. The results of this activity show that the community not only gains knowledge about the negative impacts of cooking oil waste but also practical skills that can enhance creative economy. The production of aromatherapy candles from used cooking oil is expected to reduce environmental pollution and provide economic value for the local community. Thus, this activity represents a positive step in community service and entrepreneurship development in the village.Keyword: Socialization, aromatherapy, candles
Program Counseling Prevention Kesehatan Mental Berbasis Sekolah: Kajian Literature Review Halik, Al; Aini, Zamratul; Armila, Armila; Siagian, Khairunnajah
Jurnal Al-Taujih : Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/atj.v10i2.9449

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui program prevention counseling kesehatan mental berbasis sekolah yang diterapkan memberikan dampak dalam pencegahan, menjaga dan meningkatkan kesehatan mental siswa. Metode penelitian ini menggunakan Studi Literatur. Jumlah artikel yang digunakan sebanyak 40 artikel sesuai dengan tujuan penelitian ini. Ekstraksi data dilakukan dengan menyiapkan ruang untuk mencatat informasi atau sumber. Sintesis data dilakukan dengan merangkum dan mensintesis temuan-temuan tersebut. Hasil temuan yaitu program prevention counseling secara signifikan meningkatkan pengetahuan literasi kesehatan mental, mengurangi stigma terkait, mendorong pencarian bantuan di kalangan siswa. Secara keseluruhan program berdampak positif pada konsep diri siswa, keterampilan mengatasi masalah, dan persepsi dukungan sosial, serta mengurangi gejala depresi, kecemasan, dan stres. Pendekatan seperti konseling individu, kelompok dukungan, pelatihan keterampilan sosial, dan intervensi berbasis teknologi membantu siswa mengembangkan ketahanan mental dan keterampilan mengatasi tantangan hidup. Keberhasilan implementasi program bergantung pada keterlibatan aktif guru, konselor, staf administrasi, dan orang tua. Temuan ini kontribusi secara teoritis dan juga menawarkan solusi praktis dan rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa.
Self-Awareness Research Trends In The Indonesian Journal of Guidance and Counseling Al Halik; Zamratul Aini; Diana Devi; Teuku Yasser
INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY Vol. 5 No. 2 (2025): INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY (JUNE)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/icp.v5i2.67965

Abstract

Self-awareness serves as a cornerstone of personal understanding and consciousness. This ability helps individuals to understand themselves and grow into good people. Study This uses analysis content on several articles published in journals, including guidance and counseling/Islamic guidance and counseling throughout Indonesia, with self-awareness as the main focus of the study. This study discloses that several publications focusing on self-awareness show pattern fluctuations, of which 2022 is peak experience enhancement. Among these publications, the most dominant research design is quantitative research. Apart from that, high school students, multicultural awareness and sociodrama techniques are the targets, focus of study and most treatment. In connection with the findings of this study, several recommendations have been proposed for future research that bases self-awareness as the main focus. These recommendations include increasing the diversity of research types and choosing a more varied treatment technique.
Hambatan Penerapan Pembelajaran Etika Lingkungan Sesuai Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar Mahlianurrahman Mahlianurrahman; Zamratul Aini; Muhammad Febri Rafli; Cut Kumala Sari; Senny Widia Oktari
Jurnal Transformasi Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Transformasi Pendidikan Dasar
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika lingkungan sangat penting untuk dimiliki siswa. Namun, guru masih mengalami beberapa hambatan dalam penerapan pembelajaran etika lingkungan yang sesuai dengan kurikulum merdeka. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui hambatan guru dalam menerapkan pembelajaran etika lingkungan yang sesuai dengan kurikulum merdeka di sekolah dasar. Subjek dalam penelitian ini adalah 12 guru sekolah dasar di Kabupaten Simeulue. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumen. Data yang terkumpul dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami 8 hambatan dalam penerapan pembelajaran etika lingkungan yang sesuai dengan kurikulum merdeka.
Analisis Gaya Berpacaran Remaja Pada Sistem Keluarga Patriarki Nurul Fajri; Toto Raharjo; Dita Juwita Zuraida; Zamratul Aini
Jurnal Keilmuan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Keilmuan Pendidikan (JKP)
Publisher : Asosiasi Asesmen Pendidikan (AAP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63203/040920000

Abstract

Studi perbandingan kuantitatif ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan gaya berpacaran remaja antara laki-laki dan perempuan yang dibesarkan dalam sistem keluarga patriarki. Masa remaja merupakan masa kritis yang ditandai oleh eksplorasi identitas, perkembangan emosi, dan interaksi sosial, di mana hubungan romantis memainkan peran sentral. Namun, struktur keluarga patriarki dapat membentuk peran gender dan perilaku hubungan secara berbeda. Sebanyak 300 remaja (133 laki-laki dan 1167 perempuan) berusia 14–17 tahun dari Pondok Gede, Kota Bandung, dipilih menggunakan purposive sampling. Semua partisipan memiliki pengalaman berpacaran dan berasal dari keluarga dengan nilai-nilai patriarki yang kuat. Data dikumpulkan menggunakan Dating Style Inventory (DSI), yang dikembangkan berdasarkan teori Jacob Orlofsky, yang terdiri dari lima gaya: Intimate, Preintimate, Stereotyped, Pseudointimate, dan Isolated. Instrumen menunjukkan validitas tinggi (29 item valid) dan reliabilitas sangat baik (Cronbach’s Alpha = 0,99). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya berpacaran yang paling dominan di kalangan remaja adalah Gaya Stereotip (74%), diikuti oleh gaya Praintim (67%) dan Intim (62%). Sementara laki-laki dan perempuan menunjukkan skor rata-rata yang sama (M = 74,8 untuk laki-laki, M = 74,9 untuk perempuan), uji Mann–Whitney U mengungkapkan perbedaan yang signifikan secara statistik dalam gaya berpacaran antara jenis kelamin (p = 0,032). Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi patriarki memengaruhi perilaku berpacaran secara berbeda untuk remaja laki-laki dan perempuan, yang menyoroti perlunya intervensi yang peka gender dalam pendidikan hubungan.
Strategies for Islamic Guidance and Counseling Students in Overcoming Academic Procrastination Awliana; Rofika Duri; Zamratul Aini
INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY Vol. 6 No. 2 (2026): INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/hn3cf480

Abstract

Academic procrastination is a common phenomenon among college students and is closely related to time management and self-regulation skills. This study aims to identify the strategies used by students in the Islamic Guidance and Counseling Program at UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, to overcome academic procrastination. This study employs a qualitative approach using a descriptive-analytical method. The research subjects consisted of five students from the class of 2024 selected through purposive sampling, with the criteria being active students experiencing academic procrastination. Data collection was conducted through observation and in-depth interviews, followed by analysis using NVivo software. The results indicate that all respondents experienced academic procrastination, including delaying the start and completion of assignments, late submission of assignments, a gap between plans and execution, and a tendency to choose more enjoyable activities over completing academic tasks. Contributing factors included internal factors such as fear of failure, perfectionism, low motivation, suboptimal emotional regulation, and mood dependency, as well as external factors such as social media distractions and a busy organizational activity schedule. The impacts experienced by students included increased anxiety, stress, guilt, rushing to complete tasks, and suboptimal academic performance. The strategies students use to overcome procrastination include breaking tasks into smaller parts, setting priorities, creating to-do lists, limiting social media use, reflecting on academic goals, starting with the easiest parts, and training themselves to begin without waiting for the right mood. These findings indicate that academic procrastination is closely linked to time management and self-regulation skills, which need to be continuously developed.