Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Raodatul Jannah Peran Guru Aqidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Siswa Kelas V MI Hidayatul Ihsan Raodatul Jannah; Mujahidah; Abdul Rahman
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang peran guru aqidah akhlak dalam membentuk karakter siswa kelas v (lima) MI Hidayatul Ihsan Desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru aqidah akhlak dalam membentuk karakter siswa dan apa faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk karakter siswa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini bertempat di MI Hidayatul Ihsan Desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros. Sumber data yang digunakan adalah data premier dan data sekunder. Dalam penelitian ini, yang menjadi instrumen penelitian untuk mengumpulkan data adalah peneliti sendiri. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru aqidah akhlak dalam membentuk karakter siswa adalah guru sebagai pendidik dan guru sebagai pengajar. Adapun faktor pendukung dalam membentuk karakter siswa adalah lingkungan sekolah atau guru aqidah akhlak beserta guru yang lain juga melakukan hal yang sama seperti memberikan contoh yang baik kepada siswa, dan adanya kesadaran siswa dari dalam dirinya sendiri. Sedangkan faktor penghambat yang dialami guru adalah siswa yang memiliki sikap yang tidak menghormati dan menghargai gurunya, pengaruh media sosial, dan kurangnya perhatian dari orang tua atau lingkungan keluarga.  
Peran Guru dalam Mengatasi Perilaku Bullying Pada Siswa Kelas iV di Kabupaten Maros Umi Fahriani; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran guru dalam mengatasi perilaku Bullying pada siswa di SDN 193 Inpres Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Fokus permasalahan dari penelitian ini adalah bentuk perilaku Bullying pada siswa kelas IV di SDN 193 Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, serta dampak yang ditimbulkan dari perilaku Bullying di SDN 193 Inpres Pasandang, Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukan bentuk perilaku Bullying pada siswa kelas IV di SDN 193 Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros Ada 3 bentuk Bullying yang sering terjadi di SDN 193 Inpres Pasandang, yaitu Bullying verbal, Bullying fisik, dan Bullying sosial. Dampak yang dialami korban Bullying di SDN 193 Inpres Pasandang dampak emosional dan psikologis yang paling menonjol adalah perasaan jengkel dan marah. Adapun Pendekatan yang dilakukan oleh guru di SDN 193 Inpres Pasandang dalam mengatasi perilaku Bullying melibatkan beberapa strategi yang efektif. Pertama, guru menggunakan pengingat rutin tentang kedisiplinan, yang membantu meningkatkan kesadaran siswa tentang perilaku yang benar dan konsekuensinya. Kedua, guru memberikan nasihat dan arahan terus-menerus, yang membantu memperkuat nilai-nilai positif dan membentuk karakter siswa yang baik. Ketiga, melalui program pendidikan karakter yang dilaksanakan setiap hari Senin hingga Sabtu, sekolah menunjukkan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang aman, positif, dan mendukung bagi semua siswa.
Analisis Literasi Numerasi Siswa Kelas V MI DDI Cambalagi Desa Tupabiring Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros Nur Azizah; Mujahidah; Ahsan Taqwim
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis kemampuan literasi numerasi siswa kelas V MI DDI Cambalagi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi sejauh mana siswa dapat menguasai soal-soal literasi numerasi yang diberikan dan upaya guru dalam meningkatkan kemampuan litersi numerasi pada siswa di MI DDI Cambalagi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang komprehensif. Data penelitian dikumpulkan melalui beberapa teknik, yaitu tes tertulis, observasi langsung di lapangan, serta wawancara mendalam dengan subjek penelitian. Untuk memastikan validitas dan keabsahan data yang dikumpulkan, penelitian ini menggunakan pendekatan triangulasi teknik dan metode triangulasi sebagai langkah verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa secara umum berada pada tingkat yang baik. Namun, ada beberapa area yang membutuhkan pengembangan lebih lanjut. Dalam soal pengurangan pecahan, siswa telah menunjukkan pemahaman yang memadai, tetapi masih membutuhkan latihan tambahan serta bimbingan lebih lanjut dari guru, orang tua, atau tutor jika memungkinkan. Di sisi lain, dalam soal penjumlahan pecahan yang disajikan dalam bentuk soal cerita, siswa umumnya dapat memahami konsep yang diajukan, meskipun kadang-kadang masih mengalami kesulitan ketika soal diubah dengan perintah yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan yang lebih intensif serta latihan yang berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap variasi soal yang dib erikan oleh guru.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Media Kartu Kata Bergambar Pada Siswa Kelas II Zeftiyani Aprelyanti; Mujahidah; Ahsan Taqwim
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah ditemukan bahwa guru mengalami kesulitan dalam mengajarkan siswa dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam hal kemampuan membaca, yang terlihat dari masih banyaknya siswa yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media kartu kata bergambar dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas II UPTD SDN 234 Barambang II Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Jenis penelitian ini adalah penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Yang terdiri dari empat tahap pelaksanaan yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas II dengan jumlah siswa 26 siswa terdiri 14 laki-laki dan 12 perempuan. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas II, SDN 234 Barambang II Kecamatan Mandai Kabupaten Maros. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian pada siklus I berada pada kategori belum tuntas dengan persentase ketuntasan nilai hasil tes kemampuan membaca permulaan siswa yaitu 61,53% dengan jumlah siswa yang tuntas adalah 16 siswa dan siswa yang belum memenuhi ketuntasan adalah 10 siswa dengan persentase 38,46%, dan pada siklus II berada pada kategori tuntas dengan persentase76,93% hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media kartu kata bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas II UPTD SDN 234 Barambang II Kecamatan Mandai Kabupaten Maros.
Strategi guru menumbuhkan karakter nasionalisme pada pembelajaran pendidikan pancasila di kelas III Arnisya; Abdul Hafid; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru merupakan sosok pengganti orang tua di sekolah sekaligus pendidik yang berperan penting dalam menumbuhkan nasionalisme siswa di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi guru dalam menumbuhkan karakter nasionalisme pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas III MI Yaslim Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi untuk memperoleh hasil yang valid. Hasil penelitian menunjukkan nilai nasionalisme yang ditanamkan meliputi cinta tanah air, rela berkorban, disiplin, toleransi, mengutamakan kepentingan bersama, dan bangga terhadap budaya Indonesia. Strategi guru meliputi pembiasaan, memaksimalkan pembelajaran, serta evaluasi berbasis pengetahuan dan sikap. Faktor penghambat yaitu kurangnya tenaga pendidik, latar belakang keluarga, dan pengaruh gadget pada siswa.
Upaya Guru Mengatasi Kesulitan Belajar Berhitung pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas III Muflia Andini; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan belajar berhitung merupakan salah satu hambatan yang sering dialami siswa di sekolah dasar dalam mata pelajaran Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar berhitung pada mata pelajaran matematika siswa kelas III dan mengetahui faktor penghambat yang dialami siswa dalam belajar berhitung pada mata pelajaran matematika siswa kelas III di UPTD SDN 29 Marana Kematan Lau Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini yaitu guru kelas III A dan guru kelas III B serta siswa kelas III A dan kelas III B. Keabsahan data menggunakan uji kreadibilitas yang mencakup beberapa teknik yaitu triangulasi sumber, triangulasi waktu, dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam mengatasi kesulitan berhitung siswa kelas III adalah dengan menerapkan menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, himbauan kepada orang tua, memotivasi siswa, melakukan remedial dan menggunakan penerapan program pembelajaran individu. Sedangkan faktor penghambat yang dialami siswa dalam belajar berhitung pada mata pelajaran matematika kelas III adalah sulit bagi siswa karena mereka tidak memahami konsep dasar tentang nilai tempat mulai dari puluhan hingga ratusan. Beberapa faktor yang menyebabkan yaitu kurangnya keinginan untuk belajar, rasa malas dan menganggap bahwa matematika itu sulit dan kurangnya pengawasan orang tua siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Ipas Pada Siswa Kelas III Sri Muliati; Mujahidah; Abdul Rahman
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa kelas III pada mata pelajaran IPAS merupakan suatu masalah pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Course review horay dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas III di MIN Maros dan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay dapat meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas III MIN Maros Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas III MIN Maros yang terdiri dari 19 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada siklus I berada pada kategori belum tuntas dengan persentase ketuntasan nilai hasil tes belajar siswa yaitu 31,57% dengan jumlah siswa yang tuntas adalah 6 siswa dan siswa yang belum memenuhi ketuntasan adalah 13 siswa dengan persentase 68,43%. Pada siklus II sudah tergolong tuntas dengan persentase ketuntasan nilai tes belajar yaitu 84,21%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Peran Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Anak Slow Learners di Mandrasah Ibtidaiyah Yaslim Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros Syamsinar H Sirajuddin; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh kenyataan bahwa di Madrasah Ibtidaiyah Yaslim terdapat siswa yang tergolong slow learners dan mengalami kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam mengatasi kesulitan belajar anak slow learners dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh guru dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Lokasi penelitian berada di Madrasah Ibtidaiyah Yaslim, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, dengan subjek penelitian adalah guru kelas 2 dan 4 beserta orang tua siswa sebagai subjek pendukung, serta siswa slow learners. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang didukung oleh pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan berbagai peran penting dalam membantu anak slow learners, seperti sebagai motivator, fasilitator, pembimbing, pendamping, dan mediator antara sekolah dan orang tua. Meskipun guru menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu, sarana, dan kurangnya dukungan dari orang tua, mereka tetap berusaha memberikan pendekatan pembelajaran yang adaptif dan penuh empati. Peran aktif terbukti mampu meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa slow learners dalam mengikuti proses pembelajaran. Kata Kunci: peran guru, kesulitan belajar, slow learners, tantangan guru, pendidikan madrasah
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas 2 Pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Ika Sari Dwi Rahmawati; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merdeka adalah konsep yang digunakan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Pembelajaran Berdiferensiai merupakan sebuah pembelajaran yang dirancang untuk memenuhi dan membantu keberagaman peserta didik dalam suatu kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas II pada kurikulum merdek di SDN 213 Inpres Saggalea Kecamatan Turikale Kabupaten Maros serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas dengan jumlah masing-masing 14 siswa, di mana kelas II A ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas II B sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa tes hasil belajar (pretest dan posttest) lembar observasi siswa dan dokumentasi. Data analisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen adalah 87,85, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata 74,28. Uji-t menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa. Faktor pendukung pelaksanaan model ini adalah bahan pembelajaran yang bervariasi serta sarana dan prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu dalam proses pembelajaran.
Kreativitas Guru dalam Mewujudkan Pembelajaran Efektif pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Hilda Inayah; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas guru dalam mewujudkan pembelajaran efektif pada mata pelajaran IPAS kelas IV di SDN 215 Inpres Taipa Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. Fokus penelitian meliputi bentuk kreativitas guru dalam proses pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambat penerapannya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru wali kelas IV, dan siswa, serta dokumentasi yang relevan dengan pembelajaran IPAS. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi teknik dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan kreativitas dalam pembelajaran IPAS melalui perencanaan yang matang, variasi metode, serta pemanfaatan media sederhana namun bermakna. Guru menggabungkan metode tradisional seperti ceramah dengan metode inovatif berupa eksperimen sederhana, diskusi kelompok, simulasi, permainan edukatif, dan pembelajaran berbasis proyek. Materi dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa sehingga lebih mudah dipahami, menarik, dan menyenangkan. Dengan pendekatan ini, siswa lebih aktif, semangat belajar meningkat, berani bertanya, serta mampu bekerja sama dalam kelompok. Faktor pendukung kreativitas guru meliputi dukungan kepala sekolah, kerja sama antar guru, fasilitas pembelajaran, lingkungan sekolah yang kondusif, semangat belajar siswa, serta dukungan orang tua. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, dana, kondisi kelas yang kadang kurang kondusif, perbedaan kemampuan siswa, dan faktor cuaca. Namun, hambatan tersebut dapat diatasi dengan kreativitas guru dalam memanfaatkan bahan sederhana, mengatur strategi pembelajaran, dan mengelola waktu secara efektif. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa kreativitas guru memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran IPAS yang efektif, interaktif, dan bermakna.