Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Al-Qalam

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA DAN KE AGAMAAN PASCA KONFLIK DI DAERAH MAMBI SULAWESI BARAT Rosdiana Rosdiana
Al-Qalam Vol 14, No 2 (2008)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.974 KB) | DOI: 10.31969/alq.v14i2.511

Abstract

This research aims to describe the implication of social conflict to educationof religion (formal and informal) implementation. This was conductedat Mambi, West Sulawesi. Data was collected by depth interviewand observation.This research indicates that social conflict atAralle, Tabulahan, Mambiduring 2002-2005 had give impact the some education of religion implementation,such as (a) system of school administration was disfunction,(b) number of teachers and students was decrease. Most of them wentout to another place. Nevertheless, .this conflict didn't influence to thelearning process of religion education and religion activity.
DISKURSUS MODERASI ISLAM DALAM PENGGUNAAN CADAR DI IAIN SORONG Sudirman Sudirman; Muhammad Rusdi Rasyid; Rosdiana Rosdiana
Al-Qalam Vol 26, No 1 (2020)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.341 KB) | DOI: 10.31969/alq.v26i1.823

Abstract

AbstrakFokus penelitian ini adalah menganalisis pemakaian cadar dalam perspektif moderasi hukum Islam di kampus IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Sorong. Pendekatan penelitian deskriktif kualitatif dengan metode penelitian menggunakan studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah Dosen, mahasiswa, dan civitas akademik IAIN Sorong. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pandangan mengenai pemakaian cadar di kampus IAIN Sorong. Ada dosen yang melarang pemakain cadar saat dalam kelas tatap muka berlangsung ada juga dosen yang membiarkan pemakaian cadar dibolehkan. Terdapat mahasiswa yang tetap mempertahankan untuk memakai cadar meskipun harus meninggalkan atau keluar pada mata kuliah yang melarang memakai cadar saat dalam kelas. Ada juga mahasiswa yang dengan membuka cadarnya saat tatap muka berlangsung. Tawaran moderasi hukum Islam terhadap kedua permasalahan tersebut terletak lahirnya sebuah regulasi yang berlandaskan kemaslahatan tanpa mengorbankan hak mahasiswa. Keyword: Cadar, Moderasi, Hukum Islam, IAIN Sorong.
THE RESISTANCE OF THE YELLU COMMUNITY TO FORMAL ISLAMIC EDUCATION: SAUTUBAH TRADITION IN YELLU VILLAGE, SOUTH MISOOL, RAJA AMPAT Muhammad Rusdi Rasyid; Sudirman Sudirman; Rosdiana Rosdiana; Indria Nur
Al-Qalam Vol 28, No 1 (2022)
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/alq.v28i1.1021

Abstract

Resistensi masyarakat Yellu terhadap pendidikan Islam formal dalam tradisi sautubah telah menimbulkan persoalan di tengah masyarakat sekaligus mengesampingkan pendidikan formal. Tulisan ini bertujuan menguji bagaimana hubungan antara tradisi sautubah dengan pendidikan formal pada masyarakat Yellu Misool Raja Ampat. Data penelitian ini bersumber dari wawancara tokoh masyarakat dan tokoh agama di kampung Yellu Misool Raja Ampat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat resistensi masyarakat terhadap pendidikan Islam formal dalam praktik sautubah, masyarakat yang dibolehkan menjadi khatib Jumat hanyalah orang yang telah dikader secara adat (khusus). Kondisi ini mengingkari kualifikasi keilmuan akademisi, ustadz, kiyai ataupun cendekiawan, ilmuan dan ulama untuk menjadi khatib. Sejalan dengan itu, tulisan ini menyarankan perlunya suatu korelasi antara adat dan literatur fikih dalam menjalankan agama.Keywords: Resistensi, Tradisi Sautubah, Pendidikan Islam Formal