Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

EVALUASI DAN OPTIMALISASI TEKNIK OPERASIONAL SAMPAH KECAMATAN AMEN KABUPATEN LEBONG Purwo Setyadi; Satria Putra Utama; Damres Uker; Agus Martono; Atra Romeida
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.11.1.21163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kondisi eksisting teknik operasional pengelolaan sampah Kecamatan Amen, meliputi tingkat pelayanan, daerah pelayanan, teknik operasional dimulai dari pewadahan, pengumpulan, pemindahan, pengangkutan hingga Pemrosesan akhir, dan jumlah serta jenis armada yang digunakan, dan (2) mengevaluasi kondisi eksisting dan merencanakan teknik operasional pengelolaan sampah Kecamatan Amen pengembangan untuk 10 tahun ke depan. Penelitian dilakukan di wilayah Kecamatan Amen. Identifikasi dan evaluasi kondisi eksisting teknik operasional pengelolaan sampah dilakukan dengan menghitung data timbulan dan komposisi atau karakteristik sampah Kecamatan Amen. Sedangkan perencanaan teknik operasional pengelolaan sampah pengembangan untuk 10 tahun ke depan yang dilakukan meliputi perencanaan peningkatan tingkat pelayanan dan sistem teknik operasional pengelolaan sampah dimulai dari sumber/pewadahan, pengangkutan, tempat sementara, pemindahan ke tempat pemrosesan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sampah di Kecamatan Amen belum sepenuhnya sesuai dengan SNI 19-2454-2002, dengan tingkat pelayanan sebesar 20%, dan jumlah pewadahan 150 buah, alat pengangkutan berupa motor roda tiga sebanyak satu buah, dan hanya memiliki satu buah TPS di Desa Sungai Gerong, selain itu terdapat 1 buah alat pemindah berupa dump truck dengan kapasitas 6 m3 yang dibawa ke TPA Air Kopras Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong. Timbulan sampah rata-rata yang dihasilkan masyarakat Kecamatan Amen adalah 2,89 liter/orang/hari dengan tooal sampah 24,38 m3/hari. Direncakanakan dalam pengembangan teknik operasional sampah di tahun 2020 sudah melayani 100 %, dan pada akhir tahun perencanaan (Tahun 2030) dibutuhkan jumlah pewadahan sebanyak 777 buah, jumlah motor roda tiga sebanyak 21 buah, sedangkan untuk jumlah TPS sebanyak 6 buah, dan untuk dump truck hanya menambahkan 2 buah dari kondisi eksisting. Kata kunci: Kata Kunci  : Evaluasi, Identifikasi, Teknik Operasional Sampah
KAJIAN ASPEK SDM PERUSAHAAN, DAMPAK SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT DALAM MENUNJANG KEBERLANJUTAN PABRIK KELAPA SAWIT (PT. DDP LUBUK BENTO MUKOMUKO) Auliya Rahma Dhita; Damres Uker; Wuri Marsigit
Jurnal Agroindustri Vol. 12 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.12.2.114-128

Abstract

Communities around PT. Darian Dharma Patama works as an employee at the company, manages his oil palm plantation, and trades. Local community work before PT. Darian Dharma Pratama stood, namely gardening and farming. The development of palm oil mills has positive and negative impacts on the community around the location of PT. DDP Lubuk Bento Mukomuko. This study aims to determine the palm oil mill based on aspects of the company's human resources, social and economic impact of the community around the location. This research uses trigulation technique combining primary and secondary data collection. In this study using random sampling and sampling in this study using the possibility of sampling with simple random sampling that is taking randomly from the population. The data comes from the form of numbers but from interviews with informants and official company documents. This type of research uses descriptive research with facts and correct interpretation, by studying the data obtained through interviews and company documents, regarding the activities that exist in the company, the relationship between the company and the community. The results of this study PT. Darian Dharma Pratama Lubuk Bento in the aspect of company human resources, namely implementing an SOP system in the form of companies providing training and development to employees. While the results of the company's Social Impact are providing assistance in the form of CSR to the community and the economic impact of the community, namely the company providing job opportunities to be able to change the standard of living of the community. Therefore PT. Darian Dharma Pratama can be said to be sustainable in terms of Human resources Aspects, Social Impacts and Economic Impacts on the community around the factory location.
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS INDUSTRI YANG ADAPTIF PADA KONDISI PANDEMI COVID-19 (USAHA PELANGI FOOD KOTA BENGKULU) alifah nurah fatonah; Meizul Zuki; Damres Uker
Jurnal Agroindustri Vol. 12 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : BPFP Faperta UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagroindustri.12.2.96-113

Abstract

Many small enterprises especially engaged in the processing of agricultural products require a good arrangement of the layout of facilities. Pelangi Food is a small business that needs a good layout design to improve the smoothness of the production process during the pandemic. This study aims to obtain the initial layout state before the Covid pandemic at Pelangi Food, then obtain and implement a redesign of the facility layout during the pandemic using the 5S method (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) and the Covid-19 order and provide information on the advantages of redesigning the new industrial layout using the 5S method and the Covid-19 order. The methods used to redesign the layout of facilities in this study are the 5S method and the Covid-19 order. The results showed a) The layout of the initial industrial facilities was in poor condition and could not meet the level of needs of employees and consumers, b) Better layout of proposed facilities and meeting the level of needs of employees and consumers; changes in the use of storage space that is good and neatly arranged and there is no stacking of goods / products, grouping of good production tools and neat and orderly room arrangement, the work environment becomes neat, clean, safe and comfortable so that employees are more enthusiastic at work and consumers become more comfortable in shopping, and c) Innovation is able to improve the work environment that was originally in a bad condition and has not met the expectations of employees / consumers  get better and be able to meet the expectations of employees and consumers.
Analisis Kandungan Kimia Biji Kopi Arabika Solok berdasarkan Tingkat Kematangan yang Berbeda Fitri Yuwita; Ulfah Anis; Damres Uker
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v10i1.170

Abstract

ABSTRACT The rate of increase in coffee production in Solok, especially Arabica coffee, must be accompanied by a good post-harvest period. Now the rate of increase in the area of ​​Arabica coffee production in the Solok area has not been matched by the uniformity of the quality produced. The first thing to pay attention to in maintaining quality is the maturity level the coffee beans harvest. The purpose of this study was to determine the characteristics of the chemical content of Solok Arabica coffee beans with two different maturity levels. The material used in the study was Arabica Solok coffee beans harvested directly from the farmers' gardens. Coffee beans are picked at two different maturity levels, namely ripe and overripe Arabica coffee beans. The method used is descriptive analytics to determine the chemical properties of coffee with two maturity levels. The results showed that the level of maturity affected chemical compounds such as caffeine, protein, and fat in Solok Arabica coffee beans. Caffeine content at ripe maturity is 1.56% and increases at overripe to 2.38%. Protein content at ripe maturity is 13.35%, which increases at overripe to 13.54%. The ripe fat content, which was 13.06%, decreased to 11.70%. Keywords: Arabica Coffee, Chemical Content, Level of Maturity   ABSTRAK Laju peningkatan produksi kopi di Solok, khususnya kopi arabika harus diiringi dengan pasca panen yang baik. Saat ini laju peningkatan area produksi kopi arabika di daerah Solok belum diimbangi dengan keseragaman mutu yang dihasilkan. Hal pertama yang harus diperhatikan untuk menjaga mutu adalah tingkat kematangan dari panen biji kopi. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik kandungan kimia dari biji kopi arabika Solok dengan dua tingkat kematangan yang berbeda. Bahan yang digunakan pada penelitian adalah biji kopi Arabika Solok yang dipanen langsung dari kebun petani. Biji kopi dipetik dengan dua tingkat kematangan yang berbeda yaitu biji kopi arabika masak sempurna (ripe) dan kelewat matang (overripe). Metode yang digunakan yaitu deskriptif analitik untuk mengetahui sifat kimia kopi dengan dua tingkat kematangan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kematangan mempengaruhi kandungan kimia seperti kafein, protein, dan lemak pada biji kopi arabika Solok. Kadar kafein pada kematangan ripe 1,56%, meningkat pada overripe menjadi 2,38%. Kadar protein pada kematangan ripe 13.35 %, meningkat pada overripe menjadi 13.54 %. Kadar lemak ripe yaitu 13.06% mengalami penurunan menjadi 11.70 %. Kata kunci : Kopi Arabika, Kandungan Kimia, Tingkat Kematangan  
PERBAIKAN PROSES PENGOLAHAN PADA PRODUK OLAHAN REBUNG KELOMPOK PEREMPUAN PEDULI LINGKUNGAN (KPPL) DI KABUPATEN REJANG LEBONG Ulfah Anis; Damres Uker; Fitri Yuwita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2536-2540

Abstract

Rebung mengandung nutrisi yang bermanfaat dalam kesehatan tubuh manusia. Rebung biasanya dikonsumsi oleh masyarakat dalam bentuk sayuran. Akan tetapi, terdapat beberapa olehan dari rebung yaitu tepung rebung yang bisa dibuat menjadi produk donat, mie basah, nugget, dan stik rebung. Stik rebung sudah dikembangkan sebagai salah satu produk pangan olahan oleh Kelompok Perempuan Peduli Lingkungan (KPPL) karya Mandiri di Rejang Lebong. Akan tetapi stik rebung yang dihasilkan kualitasnya masih perlu ditingkatkan, misalnya teksturnya yang kurang renyah. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan proses pengolahan pada produk rebung untuk meningkatkan kualitas mutunya terutama tekstur stik rebung yang dihasilkan. Metode yang dilakukan pada kegiatan pengabdian ini yaitu diskusi dan tanya jawab antara tim pengabdian dengan khalayak sasaran (pertemuan 1). Pertemuan kedua dilanjutkan dengan praktek pembuatan stik rebung dengan mencoba resep baru. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah resep yang berbeda yaitu penggunaan margarin dan irisan rebung dapat memperbaiki tekstur dari stik rebung yang dihasilkan.
PENGOLAHAN JAMUR TIRAM MENJADI NUGGET SEBAGAI PEMENUHAN GIZI KELUARGA Marniza Marniza; Tuti Tutuarima; Damres Uker
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.107-113

Abstract

Pandemi Covid-19 (corona virus disease-19) telah berakhir dan peningkatan imunitas tubuh tetap sangat dibutuhkan dengan cara mengonsumsi makanan bergizi terutama makanan dengan kandungan protein tinggi yang salah satunya adalah jamur tiram.   Jamur tiram memiliki umur simpan yang singkat dan memiliki aroma yang khas  yang umumnya tidak disukai oleh kebanyakan anak-anak.  Salah satu upayakan yang dilakukan adalah mengolah jamur tiram menjadi nugget.   Nugget ini bisa dibuat dengan teknologi dan peralatan sederhana sehingga mudah diterapkan oleh ibu rumah tangga untuk pemenuhan gizi keluarga terutama untuk anak-anak. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah mengenalterapkan pengetahuan mengenai kandungan gizi jamur tiram dalam pemenuhan gizi keluarga, dan mengenalterapkan pengetahuan dan keterampilan pengolahan jamur tiram menjadi nugget kepada khalayak sasaran.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Sekretariat PRa Salimah Kelurahan Panorama Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu yang pesertanya adalah ibu-ibu dari binaan PRa Salimah Kelurahan Panorama dan juga melibatkan lima mahasiswa Program Studi Teknologi Industri Pertanian Universitas Bengkulu.  Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan sesuai dengan rencana dan peserta antusias dalam melakukan praktek pengolahan jamur tiram menajdi nugget.  Selain itu ada komitmen dari PRa Salimah ini untuk melanjutkan kegiatan ini dalam bentuk pelatihan kepada masyarakat lain dan wirausaha.   
Analisis Kepuasan Konsumen menggunakan Metode IPA (Importance Performance Analysis) pada Industri Sirop Kalamansi “Segar Asri” Kota Bengkulu Gusriani, Ika; Koto, Hidayat; Uker, Damres; inaga, Rahel Salandofa S
AGRIBEST Vol 7, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v7i2.17698

Abstract

Jeruk Kalamansi merupakan tanaman khas provinsi Bengkulu. Jeruk Kalamansi umumnya dimanfaatkan menjadi sirop Kalamansi, dimana pengolahan ini melibatkan sejumlah industri sirop diantaranya “Segar Asri”. Tantangan industri sirop Kalamansi yakni memastikan produk memiliki kualitas dan disukai oleh konsumen. Solusi untuk mengetahui kepuasan konsumen pada produk yang ditawarkan yakni melalui sejumlah survei kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Data diuji melalui uji realiabilitas dan validitas untuk menentukan atribut yang valid serta reliabel kemudian dianalisis menggunakan metode IPA (Importance Performance Analysis). Analisis kepuasan menggunakan metode CSI (Customer Satisfaction Index). Berdasarkan penelitian, analisis kesesuaian antara kinerja dan kepentingan menunjukkan bahwa atribut merek produk menjadi pertimbangan utama dalam pembelian sirop kalamansi “Segar Asri”. Indeks kepuasan konsumen diperoleh atribut produk sirop kalamansi “Segar Asri” termasuk ke dalam kriteria sangat puas, serta berdasarkan diagram IPA perbaikan atribut sirop kalamansi “Segar Asri” yaitu kesesuaian rasa, promosi, aroma, variasi bentuk, ukuran kemasan, dan ketahanan kemasan botol.
Kajian Banjir Dan Karakteristik Curah Hujan Di Kota Bengkulu Herawati, Tuti; Susatya, Agus; Uker, Damres; Brata, Bieng; Barchia, M. Faiz
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.12.2.30754

Abstract

Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya banjir. Kota Bengkulu yang berada di bagian hilir DAS Air Bengkulu, selama beberapa tahun terakhir mengalami kejadian banjir, khususnya di Kecamatan Muara Bangkahulu dan Sungai Serut. Penelitian ini mengkaji karakteristik curah hujan pada DAS Air Bengkulu saat terjadi banjir selama 10 tahun (2010-2019). Penelitian ini menggunakan metode Pendekatan Wilayah untuk menentukan karakteristik curah hujan yang dapat menyebabkan banjir di Kota Bengkulu dan metode analisis statistik, yaitu Principal Component Analysis (PCA). Dalam penelitian ini juga menghitung periode ulang curah hujan maksimum dengan menggunakan perhitungan metode Iway Kadoya dan proyeksi curah hujan menggunakan data ECMWF. Penelitian ini menggunakan software ArcGis/ArcMap 10.4.1, Past4.03, OpenGrADS, Microsoft Excel dan Microsoft Word. Hasil analisis dari 13 kali kejadian banjir selama tahun 10 tahun (2010-2019), pada saat banjir rata-rata curah hujan masuk dalam kategori hujan Lebat (>50 mm) per hari dengan jumlah curah hujan di bagian Hilir DAS Air Bengkulu lebih tinggi dibandingkan pada bagian hulu. Curah hujan yang paling berpengaruh terhadap banjir, yaitu curah hujan pada hari H kejadian banjir. Hasil perhitungan periode ulang hujan maksimum dengan metode Iway Kadoya memperoleh nilai curah hujan berkisar antara 117 - 584 mm dan terdapat 4 pos hujan yang memiliki periode ulang hujan maksimum dalam rentang waktu yang sama, yaitu 20 tahunan. Peluang terjadi banjir di Kota Bengkulu dalam 5 tahun ke depan sebanyak 5 kali berdasarkan hasil analisis proyeksi curah hujan dasarian.
Kajian Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (Lb3) Padat Yang Dihasilkan Puskesmas Di Kabupaten Lebong Rani, Eka; Utama, Satria Putra; Uker, Damres; Martono, Agus; Romeida, Atra
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.13.2.37133

Abstract

Health centers in Lebong Regency have the potential to produce solid waste of the B3 type, so it is necessary to pay attention to its management starting from the source, generation, storage, collection, and processing of solid B3 waste so as not to have an impact on environmental pollution. Therefore, this study aims to determine the implementation of solid B3 waste management and waste generation and solid B3 waste management facilities of health centers in Lebong Regency. The research method used is a qualitative approach with quantitative data and a descriptive case study design. The study was conducted at 13 health centers in Lebong Regency consisting of 2 health center treatment units and 11 non-treatment health centers. Data collection was carried out by distributing questionnaires to all health centers, interviews, observations and document reviews. The collected data were analyzed descriptively by reviewing, tabulating data, combining research results to answer research questions and assessing their compliance with applicable laws and regulations. Solid B3 waste produced by health centers in Lebong Regency with the characteristics of infectious waste, sharp waste and pharmaceutical waste. The implementation of solid B3 waste management at health centers in Lebong Regency has not fully complied with the Minister of Environment and Forestry Regulation Number P.56/MenLHK-Setjen/2015. Since 2019, the largest solid B3 waste generated by health centers with treatment and non-treatment is sharps waste. Temporary storage facilities for B3 waste that have met the standards are Muara Aman health center, Talang Leak health center and Limau Pit health center. B3 waste management at health centers in Lebong Regency needs to be improved, especially in sorting, storage, provision of cold storage facilities, improvement of solid B3 waste management facilities, improvement of human resource capacity, improvement of SOP quality and budget planning.
Kontribusi Mangrove Pasar Ngalam Terhadap Pendapatan Masyarakat Nelayan Rahmayani, Feby; Susatya, Agus; Senoaji, Gunggung; Wiryono; Uker, Damres
Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP), Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/naturalis.13.2.37135

Abstract

Mangrove forests are one of the forests that have been damaged. Human activities on the coast often ignore the preservation of mangrove forests. Coastal and marine areas of Indonesia have the highest biodiversity in the world (mega biodiversity). The research method used is a descriptive method, namely a method that focuses on solving actual problems that exist today. Solving actual problems is carried out through stages of activities including; data collection, compiling, analyzing, interpreting and making conclusions. Based on the results of the analysis, it can be seen that the capture fisheries business carried out by fishermen can optimally improve the standard of living of fishermen, which is carried out through efforts to increase production and productivity with the support of government policies in the fisheries sector. In order to increase the contribution of income from fisheries businesses run by fishermen, it can be done by implementing efforts to increase productivity supported by improving the quality of results. Thus, the goal of national development to improve the welfare of fishermen can be achieved.