Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ACTIVITY TEST OF PURPLE EGGPLANT (Solanum Melongena L.) ETHANOL EXTRACT ON WHITE MALE MICE Inja Khumairoh Fathonah; Edy Sapada; Wita Asmalinda; Nuke Febriana
Indonesian Global Journal Of Medical Research andĀ Development Vol 1 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/igjmrd.v1i1.6642

Abstract

Latar Belakang: Diabetes merupakan penyakit kronis yang serius dan terjadi baik saat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur glukosadarah) maupun jika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan secara efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuinya pengaruh ekstrak kulit terong ungu (Solanum melongena L.) terhadap penurunan kadar gula darah pada mencit (Mus musculus) putih jantan dan untuk mengetahui dosis ekstrak etanol kulit terong ungu yang mempunyai aktivitas dalam penurunan kadar gula darah pada mencit. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yang digunakan pada ekstraksi yaitu perkolasi. Hewan uji yang di induksi menggunakan aloksan dengan dosis 3,36 mg. Dengan kelompok perlakuan Kontrol negatif CMC Na 0,5%, Kontrol positif glibenklamid 0,013mg/20g, Dosis 0,2mg/20gBB, Dosis 0,4mg/20gBB, Dosis 0,6mg/20gBB, Dosis 0,8mg/20gBB. Hasil: Data penurunan kadar glukosa darah paling sedikit yaitu pada kelompok perlakuan negatif (CMC Na 0,5%) yaitu 3 % dengan rata-rata 257 mg/dL diantara kelompok perlakuan lainnya, sedangkan penurunan kadar glukosa paling banyak pada kelompok ekstrak etanol kulit terong dengan dosis 0,2mg/20gBB yaitu 51% dengan rata-rata125 mg/dL. Untuk kontrol positif suspensiglibenkilamid 58% rata-rata penurunan glukosa darah 105 mg/dL.Kesimpulan: Disimpulkan bahwa ekstrak kulit terong unggu berpengaruh terhadap penurunan kadar glukosa pada mencit model diabetes
FORMULATION AND PHYSICAL CHARACTERISTICS TESTING OF ROBUSTA COFFEE BEAN POWDER CLAY MASK (Coffea robusta) WITH KAOLIN AND BENTONITE BASE Edy Sapada; Bella Pradiya Dwi Tiara; Alinda Tania; Wita Asmalinda
Indonesian Global Journal Of Medical Research andĀ Development Vol 1 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/igjmrd.v1i2.6646

Abstract

Latar Belakang: Pemakaian masker yang tidak tepat berdampak pada kesehatan kulit. Clay mask merupakan masker tanah liat karena menggunakan bahan seperti bentonit dan kaolin, clay mask juga mempunyai fungsi yang banyak bagi kulit yaitu seperti menyerap minyak pada kulit juga membantu mengatasi jerawat dan komedo, mampu menghidrasi kulit dengan baik dan melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dengan varisi konsentrasi kaolin dan bentonit yang menghasilkan clay mask serbuk biji kopi robusta (Coffea robusta) dengan karakteristik yang baikMetode: Design penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorium. Sediaan masker clay mask serbuk biji kopi robusta dibuat dengan menambahkan konsentrasi bentonit dan kaolin pada F1 10:35%, F2 20:25%, F3 25:20%, dan F4 35:10%. Uji karakteristik yang dilakukan yaitu organoleptis untuk mengetahui (warna, bau, tekstur), uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, uji daya sebar, uji waktu keringHasil: Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa F1, F2, F3 dan F4 , organoleptis mempunyai warna abu-abu, mempunyai bau yang khas kopi serta mempunyai tekstur semi padat, homogenitas tidak adanya butiran kasar atau warna merata, nilai pH bekisar 5,1-5,3 memiliki pH yang sesuai, daya lekat, daya sebar, waktu kering yang sesuai dengan persyaratan masker clay mask..Kesimpulan: Berdasarkan analisis data maka dapat disimpulkan bahwa Sediaan clay mask serbuk biji kopi robusta (Coffea robusta) memiliki sifat fisik yang baik, karena memenuhi syarat uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji waktu kering yang baik. Disarankan untuk peneliti selanjutnya diharapkan melakukan uji antioksidan, uji kelembaban, dan uji antibakteri pada sediaan clay mask serbuk biji kopi robusta (Coffea robusta) yang ingin dibuat.