Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Post Partum Di Wilayah Kerja Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru Islah Wahyuni
JURNAL MEDIKA USADA Vol 2 No 2 (2019): JURNAL MEDIKA USADA
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v2i2.53

Abstract

Kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe merupakan perilaku positif yang dilakukan oleh klien yang mengarah ketujuan teraupetik yang telah di sepakati bersama. Kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe berhubungan positif dengan kejadian anemia. Manfaat kepatuhan bagi ibu dan bayi yaitu mencegah terjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan seperti persalinan premature, partus lama, inersia uteri, atonia uteri dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu dengan pelaksanaan kejadian anemia pada ibu post partum. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasi eksperimen dengan pendekatan prospektif. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru pada Januari-April 2019. Dengan jumlah sampel yang di teliti adalah 20 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah Consencutive Sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan kadar HB menggunakan Hb test meter. Analisis data menggunakan Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan kepatuhan responden dalam mengkonsumsi tablet Fe baik (65%). diperoleh kejadian anemia pada 10 responden (50%) pasca persalinan, dan rata-rata kadar Haemoglobin responden pasca bersalin adalah 10.850 gr% . Terdapat hubungan variable kepatuhan ibu dalam mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia p value (0,010). Dari hasil penelitian diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk dapat meningkatkan penyuluhan dan edukasi untuk menambah pemahaman ibu tentang pentingnya mengkonsumsi tablet Fe selama kehamilan. Kata kunci : kepatuhan, tablet Fe, ibu post partum, kejadian anemia
Pemantauan Tumbuh Kembang Bayi Balita Sesuai Format SDDITK Gunarmi, Gunarmi; Merida, Yunri; Dwi Agustiani, Mia; Vicky Yulivantina, Eka; Wahyuni, Sri; Wahyuni, Ninik; Nurul Alfiah, Siti; Istiqomah, Umi; Nur Aulia, Shofa; Maemunatun, Sofiatun; Herawati, Dina; Mukarrama, Mukarrama; Herlia Kumala Wirdana, Andi; Wahyuni, Islah; Yuni Wijayanti, Margaretha; Gusra Nanda, Monika; Nida, Yanti; Suminar, Ari
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v5i1.1258

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang tumbung kembang anak melalui SDDITK di Dusun Monggong Desa Kepuharjo Yogyakarta. Ibu bayi dan balita belum memahami isi buku KIA terutama tentang pemantauan tumbuh kembang bayi balita. Kondisi ini menunjukan bahwa ibu bayi dan balita perlu diberikan pemahaman serta keterampilan dalam membaca tumbuh kembang yang ada di buku KIA. Pemantauan tumbuh kembang anak di posyandu atau di fasilitas kesehatan seperti klinik, puskesmas, RS dan PMB sangat dipenting, namun ibu bayi balita harus memahami secara mandiri tentang pemantauan tumbuh kembang bayi balita melalui buku KIA sebagai upaya deteksi jika adanya gangguan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa sebelum diberikan penyuluhan sebagian besar memiliki pengetahuan yang kurang sebanyak 15 (50%) sedangkan setelah di berikan penyuluhan pengetahuan peserta sebagian besar memiliki pengetahuan baik sebanyak 21 (70%). Artinya terdapat perubahan nilai pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan ini berhasil menciptakan suasana yang interaktif dan antusias peserta sangat baik sehingga memberikan dampak yang positif untuk kesadaran melakukan pemantauan tumbuh kembang anak. Program ini menghasilkan manfaat bagi ibu yang memiliki balita untuk melakukan pemantauan tumbuh kembang anak di fasilitas Kesehatan yang telah disediakan.
KAJIAN STATUS GIZI, POLA JAJAN DAN KEMAMPUAN DAYA TANGKAP SAAT BELAJAR MASA NEW NORMAL PADA SISWA SD Wahyuni, Islah
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 4 (2021): Volume 1 Nomor 4, Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i4.5675

Abstract

Background: The nutritional status of students during this pandemic needs to be a concern for schools, in assessing their students' learning abilities. The pandemic that has occurred since the last two years has affected the process of learning life in schools, including in terms of how to realize clean living behavior in schools (PHBS). One of the indicators of PHBS in the school setting is consuming healthy food and efforts to eat healthy snacks, it has become an obligation for the school to facilitate the realization of healthy snack patterns for students. Healthy snacks will affect children's health, children's nutritional intake and nutritional status of school children. The results of initial observations on students of SDN 14 Mandau there are still students who have unhealthy patterns of nutritional intake, like to consume unhealthy snacks on the outskirts of the school, and the students' body stature is thin and the ability to learn is slow and fast.Objective: To determine nutritional status, snack patterns and the ability to capture power while studying at SDN 14 Mandau Mandau Duri Bengkalis Riau school students.Methods: Correlative research with a cross sectional approach using a total sampling technique with a sample of 30 students who have participated in the UKS Training and Establishment. Data was collected using a questionnaire, observing the capture power by giving pretest and posttest questions, physical examination using a checklist.The results  Indicators of the nutritional status of students showed that most of the students had normal height (TB/U) (-3 SD to 2) as many as 23 people (76.7%). Meanwhile, the majority of the nutritional status (BB/U) was good, as many as 27 people (90%). The majority of students' stature (BMI/U) is normal (-2 SD to 1), namely 26 people (86.7%). The indicator of the majority of students' snacks is unhealthy, namely 22 people (73.3%) with the most favorite type of snacks being meatballs / grilled sausages (13 people (43.3%). %)The conclusion is that there are indicators of nutritional status, height, and stature of students as well as snack patterns and the ability to catch students' learning abilities that must be considered by the school and parents at home.Suggestion: This research can be developed for further research, by adding other variables that may have an influence on nutrition on student achievement Keywords: Nutritional Status, Snack Patterns, Capability while studying, Elementary School Students  ABSTRAK Latar belakang:  Status gizi siswa dalam masa pandemi ini perlu menjadi perhatian bagi pihak sekolah, dalam menilai kemampuan belajar siswanya. Pandemi yang terjadi sejak kurang lebih dua tahun terakhir mempengaruhi proses kehidupan pembelajaran disekolah, termasuk dalam hal bagaimana mewujudkan perilaku hidup bersih disekolah (PHBS). Salah satu indikator PHBS di tatatan sekolah  adalah mengkonsumsi makanan sehat dan upaya jajanan sehat, sudah menjadi kewajiban bagi pihak sekolah untuk memfasilitasi terwujudnya pola jajanan yang sehat bagi siswanya. Jajanan sehat akan berpengaruh terhadap kesehatan anak, asupan nutrisi anak serta status gizi anak sekolah. Hasil observasi awal pada siswa SDN 14 mandau masih terdapat siswa yang memiliki pola asupan nutrisi yang kurang sehat, senang mengkonsumsi jajan tidak sehat dipinggiran sekolah, dan adanya perawakan tubuh siswa yang kurus serta daya tangkap belajar yang lambat dan cepat.Tujuan : Mengetahui  Status Gizi, pola jajan dan  kemampuan daya tangkap saat belajar pada siswa sekolah SDN 14 mandau Mandau Duri Bengkalis Riau.Metode: Penelitian corelatif  dengan pendekatan cross sectional menggunakan teknik total sampling dengan sampel 30 responden Siswa yang telah mengikuti Pelatihan dan Pembentukan UKS. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, pengamatan daya tangkap dengan pemberian soal pretest dan post test, pemeriksaan fisik menggunakan daftar cecklist.Hasil penelitian: Indicator Status gizi siswa didapatkan data bahwa Sebagian besar siswa memiliki tinggi badan (TB/U)  normal  (-3 SD sampai 2) yaitu sebanyak 23 orang (76,7%). Sedangkan status gizi (BB/U) mayoritas baik yaitu sebanyak 27 orang (90%). Perawakan siswa (IMT/U) mayoritas normal (-2 SD sampai dengan 1)  yaitu 26 orang (86,7%). Indikator jajan siswa mayoritas tidak sehat yaitu 22 orang (73,3%)   dengan jenis jajanan yang paling terfavorit adalah bakso / sosis bakar (13 orang (43,3%). Daya tangkap siswa belajar sebagian besar baik  yaitu 19 orang (63,3%)Kesimpulan terdapat Indikator Status gizi, tinggi badan, dan perawakan siswa serta pola jajan dan kemampuan daya tangkap siswa saat belajar yang harus diperhatikan oleh pihak sekolah dan orangtua dirumah.Saran : penelitian ini dapat dikembangkan untuk penelitian selanjutnya, dengan menambahkan variabel lain yang dimungkinkan memiliki pengaruh terhadap gizi terhadap prestasi belajar siswa
Edukasi Bullying Pada Remaja Untuk Mencegah Perilaku Menyimpang di SMPN 3 Pekanbaru Zakiah Zulfa, Siti; Wahyuni, Islah; Hayati, Susani; Safitri, Yunni; Nindya Kirana, Desi; Ingelia, Ingelia; Septalia Dale, Dewinny
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v2i2.418

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mencegah perilaku menyimpang pada kasus bullying remaja dengan cara meningkatkan pengetahuan melalui pemberian edukasi atau penyuluhan pada siswa-siswi kelas 8.1 SMP Negeri 3 Pekanbaru. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu (1) melakukan sosialisasi dan penyuluhan menggunakan media leaflet, video dan Power Point (PPT) tentang materi bullying, (2) melakukan diskusi dan pembinaan konseling dengan pola dialog dan sharing terkait permasalahan bullying, dan (3) melakukan evaluasi pengetahuan siswa tentang bullying menggunakan dua metode, yaitu (1) secara kualitatif dengan melakukan tanya jawab dalam bentuk pertanyaan terbuka, dan (2) secara kuantitatif dengan pengisian lembar kuesioner Pre-test dan Post-tes yang terdiri dari 10 pertanyaan dalam bentuk multiple choice. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah siswa-siswi kelas 8.1 SMP Negeri 3 Pekanbaru yang berjumlah 40 orang dan didampingi oleh 1 orang guru wali kelas. Pengetahuan siswa tentang bullying mengalami peningkatan setelah diberikan edukasi atau penyuluhan, sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi atau penyuluhan memberikan dampak positif pada pengetahuan siswa. Pengetahuan siswa dalam kategori baik hanya 1 orang (2,5%) sebelum diberikan edukasi atau penyuluhan dan mayoritas pengetahuan siswa dalam kategori baik menjadi sebanyak 26 orang (65%) setelah diberikan edukasi atau penyuluhan.
Pemanfaatan Nenas Dan Kulit Nenas Sebagai Induksi Persalinan Alami Bagi Ibu Hamil di Perumahan BKD III-IV Desa Kualu Wahyuni, Islah; Hanim, Busyra; Dianitha Puteri , Violita; Zakiah Zulfa , Siti; Ariyani , Dany; Yanthina, Deby
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i1.467

Abstract

Buah nanas merupakan salah satu tanaman herbal yang sangat memiliki banyak manfaat Kesehatan, kandungan nutrisinya yang tinggi karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang tentunya memberikan manfaat Kesehatan bagi yang mengkonsumsinya secara teratur. Namun masih banyak yang membuang kulit nenas, karena tidak memgetahui manfaatnya. Didalam kulit nenas masih terdapat nilai gizi tinggi, yaitu    vitamin C, karotenoid, antosianin, flavonoid, enzim bromelain, air, serat kasar, gula reduksi, karbohidrat, protein, dan tannin. Dari studi pendahuluan terhadap ibu hamil diketahui pengetahuan para mereka masih kurang terkait Pentingnya mengkonsumsi nenas untuk Kesehatan dan pemanfaaatn kulit nenas itu sendiri bagi Kesehatan dan proses persalianannya nanti. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu hamil tentang memanfaatkan buah nenas dan kulit nenas untuk olahan makanan dan minuman yang sehat bagi kehamilan mereka. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pemberian materi dan video tentang Pentingnya konsumsi nenas bagi ibu hamil trimester III akhir serta menjadikan kulit nenas sebagai produk olahan minuman yang menyehatkan bagi mereka. Diawal dan diakhir kegiatan dilakukan evaluasi (pre-post test) terhadap pemahaman ibu hamil akan pentingnya mengkonsusmsi buah nenas dan pemanfaatan kulit nenas. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdapat sebanyak 38% pemahaman ibu hamil kurang sebelum diberikan penyuluhan dan edukasi pemanfaatan nenas dan kulit nenas, dan 79% dalam kategori baik, pasca penyuluhan dan edukasi yang dilakukan.  Kegiatan berjalan dengan baik dan perlu adanya evaluasi dan penilaian  lebih lanjut.
KELAS EDUKASI MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG PENCEGAHAN KEHAMILAN REMAJA DI SMP N 11 PEKANBARU Paska Br Gultom, Marsaulina; Wahyuni, Islah
Journal of Midwifery Science and Women's Health Vol. 6 No. 1 (2025): JMSWH
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/jmswh.v6i1.2550

Abstract

Kehamilan remaja merupakan permasalahan kesehatan reproduksi yang kompleks dan berdampak luas terhadap aspek fisik, psikologis, sosial dan Pendidikan, kurangnya pengetahuan dan sikap negatif remaja terhadap kesehatan reproduksi berkontribusi terhadap tingginya angka kehamilan remaja pada usia dini. Intervensi melalui kelas eduksi menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap remaja yang lebih sehat terhadap pencegahan kehamilan. Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pelaksanaan kelas edukasi terhadap pengetahuan dan sikap tentang pencegahan kehamilan remaja Di SMP N 11 Pekanbaru Metode: penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan penedekatan one-group pre test post test. Sebanyak 86 siswa perempuan kelas VIII dipilih sebagai responden menggunakan teknik accidental sampling. Kelas edukasi dilaksanakan selama 2 kali pertemuan per kelasnya selama 2 jam persesinya. Dengan metode ceramah (PPT), video edukasi, video kasus dan diskusi kelompok. pengukuran menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap (pre-test) dan (post-test) intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: ada nya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan dan sikap setelah intervensi rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 53.38 (pre-tes) menjadi 92.63 (post-test) dan rata-rata sikap juga menunjukan peningkatan 57.93 menjadi 92,40. Uji Wilcoxonmenunjukan nilai p=0,000(p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: kelas edukasi terbukti efektif dalam meningkatan pengetetahuan dan membentuk sikap positif remaja terhadap pencegahan kehamilan
PELAKSANAAN INOVASI SEKOLAH HAMIL DAN CATIN UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI TATANAN POSYANDU MAWAR KUALU Wahyuni, Islah; Kirana, Desi Nidya; Fitriani, Iyang Maisi; Salim, Anisa; Fadilah, Nurul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27201

Abstract

Abstrak: Percepatan penurunan AKI agar ibu mampu mengakses pelayanan ANC ibu hamil berkualitas, membantu persiapan persalinan minim komplikasi, kelahiran bayi yang sehat, dapat dilakukan dengan sekolah hamil yang ikut dihadiri oleh suami/keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan ibu hamil dan calon ibu ayah, kader, melalui pendampingan persiapan kehamilan, persalinan yang sehat dan lancar. Kegiatan ini dilakukan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dengan metode ceramah, diskusi, demontrasi. Mitra kegiatan ini adalah posyandu mawar mekarsari, pustu kualu yang berada diwilayah kerja puskesmas tambang melibatkan 20 ibu hamil, 15 calon pengantin, 64 kader posyandu diwilayah kualu. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner dan pemeriksaan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan Ibu hamil tentang persiapan kehamilan sehat setelah diberikan pendidikan kesehatan kategori baik 10 orang (58,8%), kadar HB sesudah pendampingan tablet Fe menunjukkan penurunan, terdapat 1 ibu anemia ringan (5,9%). Pengetahuan calon pengantin dan ibu promil tentang persiapan kehamilann mencegah stuting kategori baik 10 orang (66,7%), kadar HB sesudah pemberian Fe menunjukkan penurunan dimana terdapat 2 ibu mengalami anemia ringan (13,3%) serta pengetahuan 36 kader berkategori baik (56%).Abstracts: Accelerating the reduction of MMR so that mothers are able to access quality ANC services for pregnant women, helping preparation for labor with minimal complications, the birth of healthy babies, can be done with pregnant schools that are attended by husbands/families. Community service activities aim to increase the knowledge, skills of pregnant women and prospective mothers, cadres, through assistance in pregnancy preparation, healthy and smooth delivery. This activity is carried out socialization, training, and mentoring with lecture, discussion, and demonstration methods. The partners of this activity are posyandu mawar mekarsari, pustu kualu in the working area of puskesmas tambang involving 20 pregnant women, 15 prospective brides, 64 posyandu cadres in the kualu area. Evaluation was carried out by questionnaire and before after action examination. The results of the activity showed an increase in knowledge of pregnant women about healthy pregnancy preparation after being given health education in the good category of 10 people (58.8%), HB levels after Fe tablet assistance showed a decrease, there was 1 mild anemia mother (5.9%). The knowledge of prospective brides and promotive mothers about pregnancy preparation to prevent stuting was in the good category of 10 people (66.7%), HB levels after Fe administration showed a decrease where there were 2 mothers experiencing mild anemia (13.3%) and the knowledge of 36 cadres was in the good category (56%).
Pemberdayaan Ibu Pasca Bersalin, Keluarga, tentang PHBS, Perawatan Ibu dan Bayi serta Pencegahan Penularan COVID-19 Islah Wahyuni; Ulfa Hasanah; Novi Yanti; Ifon Driposwana Putra
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akbid Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/abdimaship.vol1.iss2.105

Abstract

Covid-19 pandemic is determined as non-natural disaster, because its rapid transmission and endanger humans, especially pregnant women, childbirth, post-partum, newborns. The increase ofincidence number that befall the community from day to day, there are still families and postpartum mothers who do not understand in postnatal maternal and infant health care and prevention of covid transmission 19. to increase family participation and knowledge of postpartum mothers about maternal and infant health care in the prevention of Covid-19 transmission and its application during the first week of her baby's birth at home. This coaching was implementating from April to June 2020 on 20 post partum mothers while being treated at the midwife clinic and during homecare services in the first week, by providing education, fill post-test questionnaire, observing the implementation of maternal and infants careand Covid 19 prevention at home. Family participation increased by 16 people (80%), Post-Test Knowledge was good for 17 people (85%), Good Mother and Baby Care Techniques for 13 people (65%). It is hoped that postpartum motherswill continue to carry out maternal and infant care and prevention of Covid 19 during the pandemic period as suggested by the midwife.
Pemanfaatan WhatsApp dalam Pemantauan Pola Tumbuh Kembang Bayi dan Balita Masa Pandemi Covid-19 Islah Wahyuni
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akbid Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/abdimaship.vol2.iss1.126

Abstract

The first 1000 days of a child's life determine their future health. Growth monitoring in infants and toddlers aims to find early growth problems in infants and toddlers. As a result of the Covid-19 pandemic, many posyandu were closed and services for monitoring the growth and development of infants and children were neglected. The purpose of this activity is to identify growth and development problems for infants under five during immunization activities at the Private Midwife Practice during the pandemic. The method of implementing this activity is to provide group IEC, anthropometric measurements and group WhatsApp sharing. The result of the activity was that two babies who experienced growth delays had been given education and monitoring of body weight and length for 4 consecutive weeks with changes in their weight gain and length. The use of WhatsApp is very effective in helping improve understanding of baby growth patterns and complementary breastfeeding.
Determinan Kepatuhan Ibu Hamil dalam Mengkonsumsi Obat selama Kehamilan Islah Wahyuni; Linda Suryani
Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan Vol. 8 No. 2 (2021): Jurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan
Publisher : LPPM Akademi Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/jurbidhip.vol8.iss2.138

Abstract

The use of drugs during pregnancy aims to improve the health of the mother and fetus. The provision must be adjusted to the needs of the mother and must be under the supervision of health workers. Maternal compliance in taking drugs during pregnancy is influenced by several factors, such as knowledge, attitudes, explanations of how to use drugs from health workers, perceptions and experiences and others. The purpose of the study was to identify the determinants of compliance of pregnant women in consuming drugs during pregnancy. The research sample was 54 respondents who were pregnant women from March to May 2021. The results showed that 29 respondents (53.7%) were obedient in taking drugs during pregnancy, based on the explanation of the majority of health workers, namely 34 people (79.1%), The majority of knowledge is good, namely 35 people (72.9%). Based on the attitude of the majority positive, namely 44 people (68.8%), based on anxiety about drug side effects the majority were 33 people (68.8%), based on the frequency of routine ANC visits (≥4x) namely 32 people (59.2% ). It is hoped that pregnant women can pay attention to the rules and procedures for taking drugs during this pregnancy.