Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Uji Mutu Fisik Dan Stabilitas Body Scrub Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea Canephora) Suzalin, Ferawati; Rahmania, Dhea; Wilsya, Mayaranti
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 5 No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v5i2.2062

Abstract

Kopi robusta (Coffea canephora) telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya Sumatera Selatan sebagai bahan pangan, obat tradisional, dan kosmetika. Kopi robusta memiliki senyawa metabolit yang memiliki peran sebagai antioksidan dan sebagai pelembab kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Formulasi yang baik untuk membuat Body Scrub dari Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea canephora) yang telah memenuhi syarat uji mutu fisik dan stabilitas sesuai dengan standar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Eksperimental. Hasil dari penelitian akan dilakukan pengujian meliputi Uji organoleptik, Uji homogenitas, Uji daya sebar, Uji Daya Lekat, Uji jenis emulsi, Uji pH, Uji Stabilitas, dan Uji Hedonik. Hasil dari Uji Organoleptik menunjukkan bahwa masing-masing formula tidak mengalami perubahan warna, aroma dan tekstur. Hasil dari Uji Homogenitas menunjukkan tidak terlihat adanya gumpalan dan warna pada sediaan yang merata. Hasil Uji Daya Sebar menunjukkan bahwa daya sebar yang baik ada pada Formulasi III yaitu 5,1 cm. Hasil Uji Daya Lekat menunjukkan semua formulasi memenuhi syarat daya lekat yang baik. Hasil Uji Jenis Emulsi menunjukkan bahwa sediaan ini termasuk dalam Jenis emulsi Minyak dalam Air (O/W). Hasil Uji pH menunjukkan semua formula masuk dalam persyaratan Uji pH yang baik. Uji Stabilitas menunjukkan seluruh formulasi stabil dalam suhu 4°C and 40°C. Uji Hedonik menunjukkan hasil bahwa Formula III paling banyak disukai panelis. Formulasi sediaan Body Scrub Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea canephora) telah memenuhi karakteristik uji Mutu Fisik Body Scrub dan Stabilitas yang meliputi Uji Organoleptik, Uji Homogenitas, Uji Daya Sebar, Uji Daya Lekat, Uji Jenis Emulsi, Uji pH, Uji Stabilitas sediaan Body Scrub, dan Uji Hedonik.
EDUKASI PENGGUNAAN DAN PENYIMPANAN INSULIN DI KECAMATAN GANDUS KOTA PALEMBANG Alinda Tania; Nur Ihsan Kamilah; Yunilda Rosa; Mayaranti Wilsya
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v1i1.373

Abstract

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Salah satu terapi mengatasi diabetes adalah penggunaan insulin pen. Insulin harus digunakan dengan benar agar dapat menghasilkan efek terapi yang optimal. Meski demikian, banyak pasien masih takut menggunakan insulin pen karena kurangnya pemahaman mengenai penggunaan insulin. Melalui penyuluhan ini, diharapkan dapat bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan dan penyimpanan insulin secara tepat. Kegiatan ini dilakukan dengan metode paparan dan penyuluhan langsung, mengenai prosedur penggunaan dan penyimpanan insulin. Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan praktik atau pelatihan secara langsung mengenai penggunaan dan penyimpanan insulin. Selama kegiatan penyuluhan, masyarakat mendapatkan informasi mengenai diabetes secara umum dan cara penggunaan insulin pen yang baik secara khusus. Pada sesi diskusi dengan narasumber, masyarakat antusias terhadap materi yang diberikan, terlihat dari beberapa pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat diharapkan dapat menerapkan penggunaan insulin pen dengan tepat secara mandiri, baik untuk diri sendiri maupun keluarga sekitar.
EDUKASI PENGGUNAAN SUNSCREEN PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN 9 ILIR Khairunnisa; Wulandari Eka Putri; Yunilda Rosa; Mayaranti Wilsya; Sigit Cahyo Hardiansyah; febby ola yolandari; Suryasin
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i2.523

Abstract

Di Indonesia, kanker kulit merupakan salah satu keganasan dengan prevalensi yang terus meningkat, dimana paparan radiasi ultraviolet diperkirakan terkait dengan 80%-90% kasus kanker kulit. Penggunaan tabir surya terbukti efektif mengurangi kejadian kanker kulit melanoma dan non-melanoma, seperti ditunjukkan dalam uji coba terkontrol acak di Australia yang menemukan penurunan 40% insiden karsinoma sel skuamosa pada pengguna tabir surya harian. Namun, pengetahuan masyarakat tentang pemilihan dan penggunaan tabir surya yang aman masih rendah. Kegiatan penyuluhan dilakukan di Jl. Veteran Lrg. RRI Pertama No. 432 Palembang dengan 26 peserta melalui paparan materi dan evaluasi tanya jawab. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang penggunaan tabir surya dari 16% (pretest) menjadi 80% (posttest), menandakan efektivitas program edukasi dalam meningkatkan kesadaran pencegahan kanker kulit.
ANALISIS PERENCANAAN PENGADAAN OBAT DENGAN METODE KOMBINASI ABC-VEN DI GUDANG FARMASI PUSKESMAS X KABUPATEN BANYUASIN PERIODE 2022 Mayaranti Wilsya; Achmad Wahyudi; Sunitha Mardha Lingga; Yunilda Rosa; Khairunnisa; Sigit Cahyo Hardiansyah; Enny Octaviana
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 4 NO. 2 JULI TAHUN 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drug procurement planning significantly impacts the quality of pharmaceutical services in Public Health Centres (PHC). Therefore, it's crucial to ensure proper planning to avoid stockpiling of unnecessary drugs and shortages of vital medications, which can ultimately decrease the quality of care. This study investigates the use of the ABC-VEN analysis method to optimize drug procurement planning within budget constraints at PHC X. Employing a descriptive, non-experimental design with retrospective data, the study analyzed drug demand data from January to December 2022. Primary data was collected through in-depth interviews with informants regarding the drug procurement planning process. The ABC-VEN analysis conducted for the period January-December 2022 categorized the drugs as follows: DAK drugs - 22 items (Priority), 87 items (Main), and 8 items (Additional); DPR drugs - 7 items (Main) and 2 items (Additional); JKN drugs - 10 items (Main) and 1 item (Additional). Based on the ABC-VEN analysis of drug procurement planning at PHC X for the January-December 2022 period, a total of 137 drug items were planned by the pharmacy warehouse. These were categorized as: 22 items in Group P (Priority), 104 items in Group U (Main), and 11 items in Group T (Additional).
Studi Efektivitas Antioksidan dan Penentuan Nilai SPF (Sun Protection Factor) dari Minyak Biji Stroberi (Fragaria x ananassa) Khairunnisa Khairunnisa; Mayaranti Wilsya; Sigit Cahyo Hardiansyah; Wulandari Eka Putri
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.29952

Abstract

Paparan sinar ultraviolet (UV) khususnya UVA, UVB, dan UVC, adalah faktor terbesar penyebab kerusakan kulit, penuaan dini atau bahkan penyakit kanker kulit. Tanaman dengan efektifitas antioksidan yang tinggi sangat berpotensi memberikan efek tabir surya yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antioksidan minyak biji stroberi serta menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF)-nya. Metode yang digunakan adalah metode DPPH, serta pengukuran nilai SPF menggunakan metode Mansur secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IC₅₀ minyak biji stroberi sebesar 1,63 µg/mL an vitamin E sebagai pembanding sebesar 0,72 µg/ml, yang keduanya termasuk kategori antioksidan sangat kuat. Uji statistik mann–withney (wilcoxon rank sum) menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara efektivitas antioksidan minyak biji stroberi dan vitamin E (p > 0,05). Hasil penentuan nilai SPF pada konsentrasi 25 ppm (5), 50 ppm (7), 100 ppm (11), 200 ppm (13) dan 400 ppm (25). Dapat disimpulkan bahwa, minyak biji stroberi berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan aktif alami dalam formulasi produk kosmetik tabir surya maupun anti-aging.
Studi Efektivitas Antioksidan dan Penentuan Nilai SPF (Sun Protection Factor) dari Minyak Biji Stroberi (Fragaria x ananassa) Khairunnisa Khairunnisa; Mayaranti Wilsya; Sigit Cahyo Hardiansyah; Wulandari Eka Putri
Generics: Journal of Research in Pharmacy Vol 6, No 1 (2026): Generics : Journal of Research in Pharmacy
Publisher : Faculty of Medicine, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/genres.v6i1.29952

Abstract

Paparan sinar ultraviolet (UV) khususnya UVA, UVB, dan UVC, adalah faktor terbesar penyebab kerusakan kulit, penuaan dini atau bahkan penyakit kanker kulit. Tanaman dengan efektifitas antioksidan yang tinggi sangat berpotensi memberikan efek tabir surya yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antioksidan minyak biji stroberi serta menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF)-nya. Metode yang digunakan adalah metode DPPH, serta pengukuran nilai SPF menggunakan metode Mansur secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IC₅₀ minyak biji stroberi sebesar 1,63 µg/mL an vitamin E sebagai pembanding sebesar 0,72 µg/ml, yang keduanya termasuk kategori antioksidan sangat kuat. Uji statistik mann–withney (wilcoxon rank sum) menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara efektivitas antioksidan minyak biji stroberi dan vitamin E (p > 0,05). Hasil penentuan nilai SPF pada konsentrasi 25 ppm (5), 50 ppm (7), 100 ppm (11), 200 ppm (13) dan 400 ppm (25). Dapat disimpulkan bahwa, minyak biji stroberi berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan aktif alami dalam formulasi produk kosmetik tabir surya maupun anti-aging.
PENGARUH VARIASI RASIO KITOSAN-TRIPOLIFOSFAT TERHADAP UKURAN PARTIKEL NANOPARTIKEL EKSTRAK AIR UMBI BIT (Beta vulgaris L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Wulandari Eka Putri; Khairunnisa; Mayaranti Wilsya; Sigit Cahyo Hardiansyah; febby ola yolandari; achmad wahyudi
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 16 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v16i1.544

Abstract

Paparan radiasi ultraviolet (UV) yang berlebihan meningkatkan risiko kerusakan kulit, sehingga diperlukan agen antioksidan fotoprotektif. Umbi bit (Beta vulgaris L.) mengandung betalain yang berpotensi sebagai antioksidan, namun stabilitasnya rendah. Teknologi nanopartikel kitosan-tripolifosfat (TPP) digunakan untuk meningkatkan stabilitas dan efektivitas penghantaran senyawa bioaktif tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi rasio konsentrasi kitosan terhadap ukuran partikel dan homogenitas nanopartikel ekstrak air umbi bit. Nanopartikel disintesis menggunakan metode gelasi ionik dengan tiga variasi konsentrasi kitosan (0,5%; 1,0%; dan 1,5%). Karakterisasi ukuran partikel dan Polydispersity Index (PI) dilakukan menggunakan Particle Size Analyzer (PSA) HORIBA SZ-100 dengan metode Dynamic Light Scattering (DLS). Hasil pengukuran menunjukkan rata-rata ukuran partikel berada pada rentang 190–240 nm. Formula F3 dengan konsentrasi kitosan 1,5% menunjukkan hasil terbaik dengan nilai Z-Average 190,6 nm dan nilai PI sebesar 0,482, yang mengindikasikan distribusi ukuran partikel paling homogen dan stabil dibandingkan formula lainnya. Variasi rasio kitosan-TPP berpengaruh signifikan terhadap homogenitas nanopartikel, di mana konsentrasi kitosan yang lebih tinggi menghasilkan distribusi partikel yang lebih seragam.
What Solvent is Actually the Best for Extracting Andrographolide? – Computational Evaluation of the Atomic Behavior in Different Solvent Models Arif Setiawansyah; Khairunnisa Khairunnisa; Mayaranti Wilsya
Sinteza Vol. 6 No. 1 (2026): February
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sinteza.v6i1.33127

Abstract

Andrographolide, a bioactive diterpenoid lactone from Andrographis paniculata, exhibits significant anti-inflammatory, antimicrobial, and anticancer properties, making solvent selection critical for optimizing extraction efficiency while preserving bioactivity. This study aimed to identify the optimal solvent for andrographolide extraction through computational evaluation of solvation thermodynamics and electronic properties using density functional theory. Geometry optimization and solvation calculations were performed at the B3LYP/def2-SVP level using the Conductor-like Polarizable Continuum Model (CPCM) in ORCA version 6.0.1 across twelve solvent systems including water, alcohols, aprotic solvents, and non-polar media. Molecular properties including solvation free energy, frontier molecular orbitals, global chemical reactivity descriptors, dipole moment, atomic charge distribution, molecular electrostatic potential, and infrared spectra were systematically analyzed. Results demonstrated that water exhibited the most favorable solvation free energy at -76.64 kJ/mol, superior to all other examined solvents including acetonitrile (-75.30 kJ/mol), methanol (-75.05 kJ/mol), and significantly better than hexane (-33.52 kJ/mol). Water induces optimal dipole moment enhancement to 1.253 Debye while maintaining stable HOMO-LUMO energy gap of 5.009 eV and consistent global reactivity descriptors, confirming preservation of intrinsic chemical properties and bioactivity. Infrared spectroscopic analysis revealed complete structural integrity in aqueous environment. This computational study establishes water as the superior extraction medium for andrographolide based on exceptional thermodynamic favorability, optimal electronic stabilization, maintained molecular stability, and practical advantages including non-toxicity and environmental sustainability.
UJI FRAKSI DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera (L.) Dc) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT (Mus musculus) Yeni Agustin; Mayaranti Wilsya; Dila Natalia
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 8 (2026): Nusantara Hasana Journal, January 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i8.1880

Abstract

Diabetes Mellitus is a metabolic disorder characterized by elevated blood glucose levels due to absolute or relative insulin deficiency. The Sembung plant (Blumea balsamifera (L.) Dc) is a medicinal plant traditionally used to help lower blood glucose levels. This study aimed to determine the effectiveness of sembung leaf fractions in reducing blood glucose levels in sucrose-induced mice. This research used a pre- and post-test control group design to compare blood glucose reduction between mice given a 4.2% concentration of Sembung leaf fractions and a positive control group treated with glibenclamide. The results showed that oral administration of Sembung leaf fractions at a 4.2% concentration reduced blood glucose levels at 120 minutes, with average results as follows: n-hexane fraction as 117.5 mg/dL, ethyl acetate fraction at 132.8 mg/dL, and water fraction at 113.5 mg/dL.The n-hexane fraction, ethyl acetate fraction, and water fraction of Sembung leaves were effective in reducing blood glucose levels in mice. Among them, the water fraction showed the greatest effect.