Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

EKSPLOITAS1TUBUH WANITA DALAM FILM HOROR DARAH JANDA KOLONG WEWE NAFSU POCONG Sunarto, Ucu Andritama; Prilosadoso, Basnendar Herry
Capture : Jurnal Seni Media Rekam Vol. 5 No. 1 (2013)
Publisher : Seni Media Rekam ISI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.53 KB) | DOI: 10.33153/capture.v5i1.1785

Abstract

This research entitled Darah Janda Kolong Wewe Nafsu Pocong telling the backgroundabout the curiosity about why woman became a main actor or object in the movies in the everyscene. Hence, this research used qualitative concerning how woman image was visualized bysemiotics (Roland Barthes) showed at Darah Janda KolongWewe Nafsu Pocong. In addition, theresult showed that horror movies were commonly visualized with exploitation againts woman'sbody as an vulgar object.Keywords: Woman's body,horror movies,and exploitation
EDUWISATA DESA WISATA TAMANAN, BONDOWOSO SEBAGAI OBJEK PERANCANGAN MEDIA PROMOSI MELALUI DESAIN KOMUNIKASI VISUAL Hasanah, Fiqih Imroatil; Prilosadoso, Basnendar Herry
CITRAWIRA : Journal of Advertising and Visual Communication Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : ISI Press Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/citrawira.v1i1.3340

Abstract

Desa Wisata Tamanan merupakan sebuah desa wisata yang terletak di daerah Bondowoso Jawa Timur dengan berbagai potensi wisata yang jika ditinjau melalui kelima bidang yang ada, seperti agrowisata, seni kriya, kuliner, seni pertunjukan, dan perikanan menghasilkan tema konsep Eduwisata (wisata pendidikan). Kurang gencarnya promosi desa wisata tersebut membuat sebagian besar masyarakat luar Bondowoso belum mengetahui secara mendalam.  Maka dibuatlah suatu langkah perancangan yang diawali dengan membentuk sebuah corporate identity yang nantinya diaplikasikan kedalam berbagai media promosi yang sudah terencana seperti stationery, leaflet, sign system, poster, facebook, instagramdan merchandising seperti kaos, packaging kaos, gantungan kunci, tas serta kalender yang secara visualisasi terlihat seragam (tematik) agar membentuk image yang khas.  Metode yang digunakan adalah metode perancangan dengan mengumpulkan berbagai data dengan wawancara dan dokumentasi, dan metode analisa yang digunakan menggunakan deskriptif kualitatif dan SWOT. Hasil yang didapat adalah identitas visual yang khas, media promosi yang efektif dan efisien menggunakan website dan iklan koran serta media pendukung lainnya.
Analisis Semiotika Poster Video Gagasan Konstruktif GAMELAND Aldiansyah, Diky; Prilosadoso, Basnendar Herry; Setiaji, Denis
CITRAWIRA : Journal of Advertising and Visual Communication Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : ISI Press Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/citrawira.v4i1.5098

Abstract

Menurut Kurniasih dalam Sitompul Poster adalah alat komunikasi visual berupa gambar dan teks yang saling tergabung dalam elemen-elemen visual berupa ilustrasi, tipografi, warna, tata letak, dan konsep penggambarannya. Poster berfungsi sebagai media informasi publik yang bertujuan untuk menyampaikan informasi dari produk yang ditawarkan dan memiliki peran penting didalamnya, seperti poster dari video gagasan konstruktif GAMELAND. Video gagasan konstruktif GAMELAND merupakan sebuah konsep video gagasan berjudul “GAMELAND: Inovasi Ruang Pertunjukan, Pendidikan, dan Industri Berbasis Virtual dalam menciptakan Era Baru Gamelan Dunia” yang dalam pemecahannya dibuat secara konstruktif. Gagasan GAMELAND diikutsertakan dalam perlombaan Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) dalam skim Video Gagasan Konstruktif (VGK). Poster GAMELAND merupakan jenis poster infografis, terdapat penanda verbal dan nonverbal yang dapat dianalisis berdasarkan teori semiotika Ferdinand de Saussure.
Fanatisme Sepak Bola : Analisis Visual Media Sosial Terhadap Anarkis Antar Suporter Cilla, Nola Ardelia Vorna; Amaliah, Siti Nur; Nurantika, Melda; Anjani, Viki; Prilosadoso, Basnendar Herry
CITRAWIRA : Journal of Advertising and Visual Communication Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : ISI Press Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/citrawira.v4i2.5576

Abstract

Fanatisme suporter sepak bola memiliki kecenderungan bersifat obsesif dalam mendukung tim idolanya. Banyak fenomena dimana mereka berlomba-lomba menaikkan tagar idola mereka di media sosial untuk membela  maupun  memberikan  informasi. Namun, dibalik antusiasme ini terkadang terdapat sisi gelap berupa tindakan anarkis yang dilakukan oleh beberapa suporter.  Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis bagaimana sepak bola dapat memengaruhi sikap, mengetahui penyebab berkomentar negatif dan pencegahan yang tepat sikap anarkis suporter dalam media sosial. Penelitian metode campuran (mixed method). Analisis data penelitian menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana.  Kesimpulan penelitian adalah tampilan visual media sosial yang diunggah mengundang kemarahan suporter lain dapat menimbulkan perkelahian serta kesalahpahaman tiada henti. Visual dalam postingan  media  sosial   sangat  memengaruhi pesan  yang  akan  disampaikan, serta memiliki dampak yang positif maupun negatif yang dihasilkan.
PENGUATAN APRESIASI BUDAYA DAERAH MELALUI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS FLASHCARD WAYANG KULIT DI SLB BINA KARYA INSANI KARANGANYAR Laksani, Hening; Pandanwangi, Brilindra; Pravitasari, Indriati Suci; Prilosadoso, Basnendar Herry; Iswara, Wildan Arya Praba; Itsar, Ahmad
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL ABDI : Media Pengabdian Kepada masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/abdi.v10i2.35723

Abstract

Sekolah Luar Biasa (SLB) are formal educational institutions that play an important role in developing talents, abilities, and social lives for students with special needs, ensuring equal rights to education for all individuals. One of the methods that can support the success of the educational program is by using engaging interactive learning media. The media is beneficial for stimulating communication skills and potential optimally in order to support the achievement of learning objectives. The limited variety of learning media can hinder the learning process, especially in schools with special needs students who require assistance and attractive, enjoyable media. The solution to this problem is to provide learning media that not only emphasizes linguistic and communication aspects but also introduces the culture of the archipelago through visual media in the form of flashcards with wayang illustrations. The creation of these flashcards uses the design thinking method, which combines language knowledge through vocabulary, visual skills related to culture, and psychomotor competence in the learning process. It is hoped that these flashcard media can become an effective solution for children with special needs in learning activities, making the learning process more enjoyable and meaningful.
Media Edukasi Sejarah Legiun Kavaleri Mangkunegaran untuk Anak Melalui Kolaborasi Penciptaan Karya Tembang Dolanan dengan Ilustrasi Waluyo; Prilosadoso, Basnendar Herry; Pandanwangi, Brilindra; Pravitasari, Indriati Suci; Laksani, Hening; Kurniawan, Rendya Adi; Muslihah, Isnawati; Panindias, Asmoro Nurhadi; Susanti, Ratna; Nur Diansari, Brillian; Murwanti, Sri; Nursiam; Adi Nugraha, Yoga Prasetya
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Maret: Local Culture and Traditions
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/m56kpk55

Abstract

Ikon Legiun Kavaleri Pura Mangkunegara, yang didirikan tahun 1808 atas perintah penguasa Prancis Napoleon Bonaparte, merupakan ingatan sejarah Surakarta yang penting. Mangkunegara II memiliki visi untuk masa depan dan mampu menerapkan konsep modern pada zamannya: militer ala Eropa sekaligus terkuat di dunia. Legiun Mangkunegaran berasal dari perjuangan Raden Mas Said dan pengikutnya yang kecewa dengan pemerintahan dan ketidakadilan Paku Buwono II. Generasi muda semakin tidak tahu sejarah Legiun Kavaleri Mangkunegaran. Semua orang harus tahu tentang sejarah ini, terutama siswa sekolah dasar. Mereka akan menjadi pedoman bagi mereka untuk memahami sejarah negara mereka sekarang dan di masa depan. Agar informasi yang disampaikan dapat diterima dan menarik, diperlukan media dan kondisi yang sesuai. Melalui kombinasi tembang dolanan dan ilustrasi, media alternatif mengandung informasi dan pesan yang dapat digunakan dalam upaya pelestarian sejarah. Tujuan penelitian dalam merancang karya tembang dolanan dan ilustrasi anak yang berisi materi seputar Legiun Kavaleri Mangkunegaran. Metode penciptaan karya, yaitu : Discovery, Interpretation, Ideation, Experimentation, Evolution, dan Implementation. Melalui media ini diharapkan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan kepada generasi muda mengenai Legiun Kavaleri Mangkunegaran untuk mengenalkan dan melestarikan sejarah.
UPAYA PEMBERDAYAAN DAN PENINGKATAN PROMOSI UMKM DESA BAGOR, MIRI, SRAGEN MELALUI PELATIHAN FOTOGRAFI PRODUK MELALUI SMARTPHONE Prilosadoso, Basnendar Herry; Rizkizha, Ditya Fajar; Ridlo, M. Harun Rosyid; Setiawan, William; Maharani, Utin Della; Santi, Oasis Fadila; Bagaskara, Danendra
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/abdiseni.v15i2.6368

Abstract

Marketing via Internet media is currently commonly known as digital marketing. Digital marketing is one of the marketing media that is currently in demand by society because it can reach a wider target consumer quickly and precisely, more effectively and efficiently. In making maximum use of promotional media, the ability to create new and unique creations is needed so that messages can stick with consumers, so that the goal is to reach more consumers, one of which is photography. The partners of this PKM are UMKM in Bagor Village, Miri, Sragen, where there are around 18 products pioneered by community members. The problems faced by can be concluded based on several aspects, namely the lack of ability to promote in online media in increasing the marketing of UMKM products through online media, such as Instagram, Twitter, Facebook and other social media and UMKM members have not received basic knowledge and skills regarding product photography via camera. mobile phones as a medium for increasing sales and marketing. The solution to this problem is in the form of simple product photography training using smartphones and other supporting properties. Community empowerment is a concept of economic development in society that summarizes community values ​​to build a new way of seeing people towards themselves and their environment that is people centered, participatory, empowering and sustainable. The stages in UMKM product photography training are as follows: Mini Studio Creation and Lighting Stage; Photo Concept Preparation Stage; Stages of Product and Property Arrangement; Shooting Stages; and Photo Editing Stages. Through this training, product photos are produced which function to increase the added value of UMKM production in Bagor, Miri, Sragen Villages as well as increasing the insight and knowledge of community members in terms of promotion and marketing in the future, as well as increasing welfare. Keywords: Empowerment, Bagor Village, Training, Product Photography, Smartphone
PENDAMPINGAN BRANDING PRODUK BERBASIS KEKAYAAN INTELEKTUAL MELALUI KEPEMILIKAN MEREK DAGANG DAN DESAIN INDUTRI PADA RINTISAN BISNIS SEPATU RANGE DE CULTURE Yunianto, Ipung Kurniawan; Kurniawan, Rendya Adi; Prilosadoso, Basnendar Herry; Tori, Pisteo Gabriel; Priana, Fatika Fajar; Dini, Erlyana Zuar
Abdi Seni Vol. 15 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/abdiseni.v15i2.6369

Abstract

This research examines the significance of trademarks and industrial designs as visual identities and value-added elements for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Trademarks serve to differentiate products and function as a marketing strategy, while industrial designs enhance the commercial value of products. This assistance program aims to raise legal awareness among MSMEs regarding trademarks and industrial designs, specifically focusing on the shoe products of Range de Culture (RDC). The primary challenge MSMEs face is a lack of understanding regarding the urgency of such intellectual property protection. The methods employed include education on the strategic role of trademarks and industrial designs in business competition and guidance throughout the registration process. As a result, RDC successfully registered its trademarks and industrial designs with the Directorate General of Intellectual Property (DJKI). This research highlights the importance of assisting in enhancing awareness and capacity among MSMEs to leverage intellectual property protection to bolster their competitiveness and business sustainability
Pengenalan Karakter Gotong Royong pada Anak Usia 6-8 Tahun melalui Perancangan Buku Ilustrasi Pop-up Candra Putra Ardiansyah; Basnendar Herry Prilosadoso
CITRAWIRA : Journal of Advertising and Visual Communication Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : ISI Press Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/citrawira.v5i2.5808

Abstract

Pendidikan karakter bertujuan mencetak individu berbasis nilai Pancasila, termasuk gotong royong. Buku Pop Up Anak Hebat Peduli Gotong Royong dirancang sebagai alat edukasi menggunakan teknik paper engineering untuk mempermudah anak memahami nilai kerja sama dan kepedulian. Perancangan mengikuti metode Design Thinking dan prinsip desain visual seperti kontras, kesatuan, serta irama. Promosi dilakukan dengan model AISAS. Hasil penelitian menunjukkan buku ini efektif meningkatkan pemahaman anak usia 6–8 tahun tentang nilai gotong royong dan membentuk karakter positif.
Representation of guardian spirits through dayak motifs: a visual language analysis of rumah betang murals in West Kalimantan Della Maharani, Utin; Prilosadoso, Basnendar Herry
Gelar: Jurnal Seni Budaya Vol. 23 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/glr.v23i1.6484

Abstract

This research explores the symbolic visual language of guardian spirit motifs depicted in the mural of Rumah Betang, located in Jalan Sutoyo, Pontianak, West Kalimantan. The mural features visual representations of ancestral guardian spirits, the hornbill (enggang), and the serpent (Nabau), which are central to Dayak cosmology and spiritual beliefs. Using a qualitative descriptive approach and visual language theory by Primadi Tabrani, the study analyzes the content (wimba), visual strategy (way of wimba), and expression structure of the mural. Field observation and interviews with Dayak cultural actors support the interpretation of visual elements and their symbolic functions. The guardian spirit is positioned at the top to signify spiritual authority; the hornbill at the center represents a divine messenger; and the Nabau at the base reflects foundational protection. Tendrils and spirals serve to connect these figures, symbolizing the cycle of life and balance between natural and spiritual realms. This research contributes to a deeper understanding of how visual art encodes cultural narratives, spiritual structures, and protective symbolism within the Dayak community.
Co-Authors Adi Nugraha, Yoga Prasetya Afen Prana Utama Sembiring Agus Sutedjo Ainil Mardiah Aldiansyah, Diky Amaliah, Siti Nur Ana Rosmiati Ana Yuliana Anjani, Viki Antesty, Sella Arief Nuryana Asmoro Nurhadi Panindias Bagaskara, Danendra Belani5, Sriwanti Brilindra Pandanwangi Brillian Nur Diansari Cahyo Budi Santoso Candra Putra Ardiansyah Chandra, Dicki Bagus Cilla, Nola Ardelia Vorna CNAWP, Rizal Perlambang Dedy Afrizal Della Maharani, Utin Denis Setiaji Dinesh Basti Farani Dini, Erlyana Zuar Ditya Fajar Rizkizha Donny Juliandri Prihadi Eva Desembrianita Evi Sirait Fitri Novilia Gumelar, Rangga Pangkuluhur Handriyotopo Handriyotopo Hardiansyah Hasanah, Fiqih Imroatil Hening Laksani Immanuel Abimanyu Indri Yani Indri Yani, Indri Ipung Kurniawan Yunianto Iswara, Wildan Arya Praba Itsar, Ahmad Jenal Abidin, Jenal Krisna Adi Heryoga Kurniawan, Rendya Adi Kusumaningtyas, Daru Putri Laksani, Hening M. Harun Rosyid Ridlo Mado, Yohanes Jibrail Maharani, Utin Della Mahmuddin Mahmuddin Maulana, Muhammad Fikri Muhammad Fikri Maulana Muhammad Halfi Indra Syahputra Muhammad Sabir Muslihah, Isnawati Nasution, Muhammad Amsal Nauril Ni’ma Nazriah, Ainun Novilia, Fitri Nurantika, Melda Nursiam Pandanwangi, Brilindra Pravitasari, Indriati Suci Priana, Fatika Fajar Priyono Sadjijo Putra , Johni Eka Putra, Suprio Jaya Rahmawati Yuliani Ratna Susanti Redy Harya Putra Rendya Adi Kurniawan Ridlo, M Harun Rosyid Rizkizh, Ditya Fajar Rizkizha, Ditya Fajar Salampessy, Maryam Santi, Oasis Fadila Setiawan, William Soewasta, Muji Solly Aryza Sri Murwanti Sriwanti Belani5 Suci Purwandari Sunarto, Ucu Andritama Suyanto, S., Syaifullah MS Tandafatu, Natalia Kristiani Thalib, Najdah Tori, Pisteo Gabriel Waluyo Yahya, Afif Syarifudin Yoga Prasetya Adi Nugraha Yuliana, Ana Yunianto, Ipung Kurniawan Zahra Titania Magenta