Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Penguatan SDM dalam Mendukung Transformasi Digital di RSUD Dr. Adjidarmo Andi Fittrani; Acep Rohendi; Bambang Sukajie; Purwadhi Purwadhi
Journal of Knowledge Management Vol 19 No 1 (2025): Journal of Knowledge Management
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital di sektor kesehatan menuntut rumah sakit, termasuk RSUD Dr. Adjidarmo Kabupaten Lebak, untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan melalui pemanfaatan teknologi. Keberhasilan digitalisasi sangat bergantung pada kapasitas SDM yang mampu mengoperasikan sistem informasi kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi untuk menganalisis strategi peningkatan kapasitas SDM dalam mendukung digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan meliputi pelatihan kompetensi digital, peningkatan literasi teknologi, dan pemanfaatan sistem manajemen SDM berbasis digital. Tantangan utama yang dihadapi adalah pelatihan yang belum optimal dan resistensi SDM terhadap perubahan. Diperlukan dukungan manajemen serta budaya organisasi yang adaptif terhadap teknologi. Pengembangan kepemimpinan digital dan platform internal juga menjadi langkah strategis agar SDM lebih siap menghadapi era digitalisasi dan mampu memberikan layanan kesehatan yang optimal.
Analysis of Capitation Fund Management Mechanisms at Pratama Dental Clinics and Partner Dentists at Pratama Dental Clinics Leny Afriany; Bayu Wahyudi; Bambang Sukajie
JPIM (Jurnal Penelitian Ilmu Manajemen) Vol 9 No 3 (2024): JPIM (Jurnal Penelitian Ilmu Manajemen)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Primary Dentist functions as gatekeeper which provides services in first-level health facilities. Payments to primary dentists are set using a capitation system of IDR 3,000/per patient, varying at each health facility. This payment system requires dentists to manage utilization well and effectively. The research aims to analyze the allocation, utilization and transparency of primary dentist capitation funds. This research was conducted qualitatively using in-depth interviews, document review and observation. Research informants were selected randomly purposive sampling consisting of 2 partner practice dentists at Pratama Clinic and a Pratama Clinic dentist in Bandung City with high and low capitation coverage. It can be concluded that the distribution of participants to dentists in the city of Bandung is not evenly distributed so that there is still an inadequate allocation of capitation funds in acceptance which may have an impact on operations and service quality. Most of the operational costs are used for consumable medical materials. The suggestion from this research is that BPJS Health should adjust capitation norms, equalize the distribution of participants and clarify the regulations for dental and oral health services from the National Health Insurance. There is also a need for transparency in accepting capitation for dentists as the spearhead of services.
STRATEGI IMPLEMENTASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PDKK CABANG JAWA TIMUR Nico Juliargo; R. Poppy Yaniawati; Bambang Sukajie
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2025): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) oleh Perhimpunan Dokter Kesehatan Kerja (PDKK) Cabang Jawa Timur dievaluasi secara komprehensif, mengidentifikasi kendala kritis, serta menganalisis partisipasi anggotanya. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif analitik dengan triangulasi data dari wawancara, angket, dan observasi, penelitian ini mengungkap empat peran esensial PDKK: edukator, fasilitator, motivator, dan forum komunikasi. Meskipun PDKK aktif menjalankan peran-peran ini melalui beragam program dan penyediaan sumber daya, terdapat disparitas signifikan dalam persepsi efektivitas dan relevansi di kalangan anggota. Dokter senior cenderung memiliki pandangan positif, sementara dokter muda atau yang bekerja di perusahaan kecil lebih kritis terhadap relevansi program dan frekuensi kegiatan. Kendala utama meliputi keterbatasan sumber daya pengurus, isu komunikasi internal khususnya efektivitas grup WhatsApp yang terlalu ramai, dan relevansi program yang belum sepenuhnya spesifik dengan kebutuhan industri beragam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PDKK perlu mengadopsi strategi yang lebih tersegmentasi, mengoptimalkan komunikasi digital, dan memperkuat advokasi eksternal untuk meningkatkan keterlibatan anggota secara menyeluruh.
Strategi Manajerial Untuk Mencegah Burnout Pada Perawat Rawat Inap Di Rumah Sakit Tingkat IV Cijantung Kesdam Jaya Jakarta Dominiques Reggy Marfilan; Rian Andriani; Bambang Sukajie
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i2.10242

Abstract

Burnout pada perawat rawat inap merupakan permasalahan serius yang dapat berdampak pada kinerja individu, kualitas pelayanan kesehatan, serta keberlangsungan organisasi rumah sakit. Tingginya beban kerja, tuntutan emosional, sistem kerja shift, serta keterbatasan dukungan manajerial menjadi faktor utama yang memicu terjadinya burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajerial dalam mencegah burnout pada perawat rawat inap di Rumah Sakit Tingkat IV Cijantung Kesdam Jaya Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap informan kunci yang terlibat dalam pengelolaan keperawatan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan burnout dapat dilakukan melalui penerapan strategi manajerial yang terintegrasi, meliputi perencanaan sumber daya manusia yang tepat, pelatihan berkelanjutan, pengembangan karir yang jelas, pengelolaan beban kerja yang seimbang, sistem manajemen kinerja dan evaluasi yang objektif, serta pemberian kompensasi yang adil dan memadai. Implementasi strategi manajerial yang efektif terbukti mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif, meningkatkan kesejahteraan perawat, serta menjaga kualitas pelayanan rawat inap
Evaluation of Non-Medical Goods Logistics Management at El Syifa Kuningan General Hospital Ihsan Haris Munandar; Arlette Suzy Puspa Pertiwi; Bambang Sukajie
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol. 6 No. 2 (2025): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v6i2.9238

Abstract

In an organization that requires a lot of work, like a hospital, non-medical logistical management is essential. Hospital services in different sections run smoothly because to logistics management. Frequent stock shortages in storage warehouses are one example of how many hospitals fall short of logistics management standards, which eventually results in hospital losses and no additional implementation evaluation. According to the study's findings, the El Syifa Kuningan public hospital's logistics management implementation is still lacking. Starting with subpar planning, budgeting, procurement that takes too long due to lengthy procedures, storage, distribution, deletion, and monitoring that needs to be reviewed on a regular basis. In order to enhance hospital services, a logistics management evaluation was conducted based on the current issues in order to improve the logistics management procedure for non-medical commodities. Improvements to the logistics management system for non-medical commodities in line with the logistics management cycle are suggested by the research's findings in order to facilitate better implementation.