Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : GreenTech

Manajemen Strategis Bisnis Menggunakan Modified QFD Terintegrasi dengan SWOT dan TOPSIS: Studi Kasus UMKM Agroindustri XYZ Azrifirwan, Azrifirwan; Aulia, Fauzan; Santosa, Santosa
GreenTech Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i1.6

Abstract

Manajemen strategi merupakan program sebuah bisnis untuk dapat mengelola sumber daya yang tersedia sehingga mendapatkan tujuan dari bisnis. Manajemen strategis dilakukan dengan adanya analisis dari tahapan evaluasi bisnis, perumusan strategi, dan pemilihan strategi. Tantangan sebuah bisnis, terutama industri olahan pangan yang makin kompleks memerlukan metode-metode baru yang dapat merumuskan dan menentukan strategi dengan mempertimbangkan segala aspek yang mempunyai pengaruh. Metode Quality Function Deployment Modified yang terintegrasi dengan Strengths-Weaknessess-Opportunities-Threats (SWOT). Integrasi ini mendefinisikan sebuah bisnis sebagai customer yang memiliki needs untuk dapat berkembang. Melalui House of Quality (HOQ) divisualisasikan aspek pada SWOT menjadi needs pada HOQ dan faktor pada SWOT menjadi ECs pada HOQ. Hasil yang didapatkan berupa Weight of Each ECs menjadi nilai yang mempengaruhi dalam pemilihan strategi. Berdasarkan analisis SWOT, dirumuskan strategi dalam 4 kuadran yang menjadi alternatif-alternatif untuk ditentukan prioritasnya. Alternatif strategi dinilai agar dapat ditentukan prioritas dalam implementasinya menggunakan metode TOPSIS. Hasil akhir yang didapatkan berupa urutan prioritas strategi yang dapat memberikan pengaruh terbesar dalam pengembangan sebuah bisnis. Dalam pengimplementasiannya dalam sebuah bisnis, decision maker dapat mempunyai perspektif baru dalam menyelesaikan persoalan bisnis. Pada studi kasus UMKM XYZ yang bergerak di agroindustri olahan pangan, didapatkan bahwasanya prioritas strategi yang dihasilkan mempunyai peluang paling besar dalam mengembangkan bisnis.
Evaluation of Vegetable Oil Extraction Methods on Crude Oil Yields in Indonesia. Systematic Literature Review Saputra, Hendra; Azrifirwan, Azrifirwan; Firdani, Fea
GreenTech Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i1.10

Abstract

The method of extracting vegetable oils greatly affects the optimal yield and can affect the composition of the fatty acids that make up the triglycerides contained in the resulting oil. Systematic literature review method with research topics regarding the evaluation of the development of oil extraction methods for crude oil produced from 300 selected articles, then selected to become the following 100 articles into 25 relevant articles, obtained research data carried out to obtain optimum results is method Soxhlet extraction. From 25 articles, 4 articles were selected, which carried out optimization and follow-up on the oil results obtained, namely by purifying the oil and applying it to the product. This extraction method has not been developed on an industrial scale, only on a research or laboratory scale. The most widely used in the process of extracting oil on an industrial scale is the screw method, or known as the screw press.
Sistem Informasi Alsintan Berbasis Web Menggunakan CMS (Content Management System) Wordpress di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat Santosa, Santosa; Azrifirwan, Azrifirwan; Kusuma, Yuda Perdana
GreenTech Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i2.17

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Balai Pengkajian Teknologi pertanian Sumatera Barat (BPTP SUMBAR). Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sebuah sistem informasi mengenai Alsintan yang ada di BPTP Sumbar berbasis website menggunakan CMS wordpress. Sistem informasi Alsintan ini dirancang untuk mempermudah mahasiswa, peneliti, dan petani dalam mencari informasi Alsintan yang ada di BPTP Sumbar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan pendekatan beberapa langkah: (1) analisis, (2) desain, dan (3) pengujian. Sumber data dari penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh dari pengujian langsung terhadap satu mesin pemipil jagung model CS-2M yang ada di BPTP Sumbar dan wawancara. Data sekunder didapatkan dari jurnal yang ada di BPTP Sumbar. Telah dihasilkan (1). Sistem informasi alat dan mesin pertanian yang ada di BPTP Sumbar berbasis website (2). Mendapatkan hasil penelitian mesin pemipil jagung model CS-2M yang sesuai dengan test report mesin tersebut.
Strategi Jaminan Keberlanjutan Usaha Karet di Provinsi Lampung Saputra, Hendra; Azrifirwan, Azrifirwan; Firdani, Fea
GreenTech Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i2.21

Abstract

Karet merupakan komoditas unggulan perkebunan Provinsi Lampung. Sentra produksi karet di Lampung terdapat di daerah Tulang Bawang, Mesuji dan Way Kanan. Produktivitas komoditi karet di lampung yaitu 1.051 (kg/ha/tahun) dan jumlah petani karet 120.052 jiwa. Saat ini petani karet selalu mengeluh tentang harga jual karet yang murah dan tidak semahal dulu. Harga karet yang rendah menyebabkan petani mencampurkan karet dengan benda lain untuk memperoleh berat karet yang lebih. Perilaku petani yang mayoritas membuat karet kotor yang dicampur dengan benda lain dengan tujuan untuk mendapatkan berat yang lebih besar akan merugikan rantai bisnis karet terutama pihak industri. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai tambah yang diperoleh pelaku rantai pasok karet dan mengidentifikasi tingkat risiko yang di terima oleh pelaku rantai pasok tersebut, selanjutnya dihitung nilai keseimbangan antara nilai tambah dan risiko untuk menentukan harga yang adil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tambah yang diperoleh petani paling rendah dengan perbandingan 0,13 % : 1,03 % : 75,62 %, kemudian tingkat risiko yang diterima petani (0,528) juga mendapat nilai tertinggi, dibandingkan dengan pedagang pengumpul (0,104) dan eksportir lokal (0,309). Hasil perimbangan yang diperoleh antara nilai tambah dan tingkat risiko merubah penerimaan setiap pelaku rantai pasok karet yaitu petani yang sebelumnya menerima Rp.253 menjadi Rp.80.082 per kg produk, pedagang pengumpul mengalami peningkatan yaitu dari Rp.2.041 menjadi Rp.15.773 selanjutnya eksportir lokal mengalami penurunan dari Rp.149.377 menjadi Rp.46.866.
Analisis Sensitivitas Pasca Panen Kopi Arabika Kerinci Azizah, Nuraini; Azrifirwan, Azrifirwan
GreenTech Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Departmen Of Agro-industrial Technology, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/greentech.v1i2.23

Abstract

Industri kopi Arabika di Kabupaten Kerinci, menghadapi tantangan utama dalam manajemen pasca panen, yang memengaruhi kualitas dan kuantitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sensitivitas parameter pasca panen, yaitu kadar air, suhu pengeringan, dan durasi fermentasi, menggunakan pendekatan simulasi dan pemodelan. Data dikumpulkan melalui simulasi menggunakan teknik One-Way Sensitivity Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air optimal pada 12%, suhu pengeringan 45°C, dan durasi fermentasi 30 jam memberikan hasil produksi maksimal sebesar 30 kg. Parameter yang tidak sesuai, seperti kadar air yang terlalu tinggi atau suhu pengeringan yang tidak optimal, mengakibatkan penurunan kualitas dan kuantitas produk. Simulasi ini menunjukkan bahwa pengelolaan parameter pasca panen yang terstandarisasi berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi produksi kopi Arabika Kerinci. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi proses pasca panen untuk mendukung keberlanjutan industri kopi lokal sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi petani dan pengolah kopi.