Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Phinisi Integration Review

Interaksi Antara Sesama Warga Binaan Di Rutan Kelas II B Enrekang Kabupaten Enrekang Nur, Hasruddin
Phinisi Integration Review Vol 1, No 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.24 KB) | DOI: 10.26858/pir.v1i1.5231

Abstract

This research aims at (i) to determine the interactions that occur in detention Enrekang and (ii) guidance system that were made by the inmates in prison Class II B Enrekang. Type of study used in this study is a qualitative research. Subject of the study consisted of (i) the inmates, (ii) Prison officers and (iii) community. In this research, using the technique of sampling with purposive sampling method. Mechanical determination of informants consisting of of inmates who had almost finished his incarceration, inmates are trusted and given responsibility by the officials Prison, the heads of employees crease class II B Enrekang, People who are in the neighborhood of former prisoners. Data collection techniques in this study, observation, interviews and documentation. The validity of this research data is through triangulation and member checks. data analysis techniques in the study include data reduction, data presentation, and conclusion. These results indicate that the interaction of inmates that exists in the crease class II B EnrekangEnrekang , fueled by three factors, namely, factors imitation, suggestion, sympathy, and empathy. In coaching system that occurs in the crease class II B Enrekang district includes development of moral education and fostering creativity
Patuntung Sebagai Kepercayaan Masyarakat Kajang Dalam (Ilalang Embayya) Di Kabupaten Bulukumba Hasan, Hasan; Nur, Hasruddin
Phinisi Integration Review Vol 2, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.614 KB) | DOI: 10.26858/pir.v2i2.9981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis ; (1) eksistensi Patuntung sebagai ajaran masyarakat Kajang Dalam (ilalang embayya); (2) fungsi Patuntung bagi masyarakat Kajang Dalam (ilalang embayya); (3) bentuk aplikasi Patuntung dalam kehidupan masyarakat Kajang Dalam (ilalang embayya). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan dan pengambilan sasaran informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Maksudnya, penentuan sampel informan ditentukan dengan sengaja berdasarkan kriteria masyarakat Kajang Dalam yang bertempat tinggal di dalam Kawasan Adat Ammatoa maupun di luar Kawasan Adat Ammatoa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Patuntung sebagai kepercayaan masyarakat Kajang Dalam (ilalang embayya) (1) kepercayaan Patuntung pertama kali dimulai dari munculnya manusia pertama yakni ammatoa (bohe pertama) dengan sumber ajarannya Pasang ri Kajang yang mengajarkan hidup sederhana, hidup dalam keadaan bersih, sembahyang secara terus menurus, dan ritual-ritual dalam ajaran Patuntung masih dilakukan sampai sekarang; (2) berfungsi sebagai ajaran, penyelamat, kontrol sosial, dan pemersatu, (3) sebagai aplikasi kepercayaan Patuntung dalam hubungan dengan Tu Rie A’rakna (Allah SWT), hubungan dengan tallasa kamase-mase (hidup sederhana), dan hubungan dengan lingkungan alam. Oleh karena itu, berdasarkan temuan yang telah diperoleh disarankan agar masyarakat Kajang Dalam (ilalang embayya) ajaran Patuntung yang pada hakikatnya harus direalisasikan dengan memadukan syariat agama Islam, pemerintahan dengan Adat Ammatoa sekiranya tetap melestarikan atau menjaga nilai-nilai ajaran Patuntung agar tidak tergerus oleh arus globalisasi, dan bagi pembaca, materi dari hasil tesis ini dapat dijadikan sebagai pengetahuan untuk menanamkan sikap tallasa kamase-masea (hidup sederhana) sebagai jalan hidup dan bagi peneliti selanjutnya dapat dijadikan referensi.
Pemberdayaan Masyarakat Pada Potensi Ekowisata Di Kawasan Wisata Pantai Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur Hasanudin Kasim; Hasruddin Nur
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i1.31745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pelibatan modal sosial dalam pengelolaan pariwisata di kawasan wisata pantai Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskrptif kualitatif dengan penentuan jumlah informan terdiri dari 10 informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling dengan kriteria informan pemerintah setempat dan masyarakat yang tinggal di Kabupaten Alor. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti melalui tiga tahapan kerja yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahaan data yang digunakan yakni triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelibatan modal sosial dalam pengelolaan pariwisata di kawasan wisata pantai menggunakan tiga tahap yakni kepercayaan (trust), norma (norms) dan jaringan (networks). Hal itu dapat terjadi karena modal sosial yang ada di masyarakat sekitar objek wisata pantai Kabupaten Alor sangat kuat dan masyarakatnya ikut berpatisipasi dalam setiap kegiatan kepariwisataan tersebut.
Optimalisasi Peran Polri dalam Membantu Percepatan Pemulihan Sosial Ekonomi Pasca Covid-19 Adi Sumandiyar; Hasruddin Nur
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i2.33355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi yang mendalam tentang Optimalisasi peran Polri dalam membantu percepatan pemulihan ekonomi berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan model pendekatan multisistemik yang digunakan untuk memberikangambaran umum tentang mengoptimalkan peran Polri dalam membantu percepatan pemulihan ekonomi. Hasil penelitian merekomendasikan peran Polri dalam memberikan pengawasan dan pengamanan untuk mengoptimalkan distribusi kepada masyarakat yang membutuhkannya. Bantuan yang dimaksud adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga terdampak dan Program Keluarga Harapan dan Polri hadir untuk memberikan keamanan dalam proses distribusinya.
Perempuan Dan Politik (Analisis Partisipasi Calon Anggota Legislatif Perempuan Di Kabupaten Enrekang Pada Pemilihan Anggota Legislatif Tahun 2019) Hasruddin Nur; Adi Sumandiyar; Arda Arda; Irwan Irwan; Umar Kamaruddin; Abdul Muin
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i1.31725

Abstract

Dalam sebuah negara, perempuan merupakan salah satu elemen penting sebuah negara yang termasuk dalam anggota masyarakat. Hal tersebut sedikit banyaknya juga terjadi di Enrekang Sulawesi Selatan, tingkat partisipasi politik para perempuan di Kaupaten Enrekang bisa terbilang sangat rendah dalam hal hak dipilih menjadi calon anggota legislatif di Kabupaten Enrekang.Dalam beberapa kontestasi pemilihan anggota legislatif belakangan ini, jumlah perempuan yang ikut mengambil bagian dalam pencalonan diri sebagai calon angggota legislative Kabupaten Enrekang terbilang sangat sedikit. Penelitian ini bertujuan (i) Untuk mengetahui bagaimana strategi partai politik merekrut calon anggota legislatif perempuan. (ii) Untuk mengetahui faktor apa yang memotivasi perempuan menjadi calon anggota legislatif. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel dengan metode Purposive Sampling.Hasil Penelitian ini menunjukkan (i)Strategi partai politik merekrut calon anggota legislatif perempuan adalah proses kaderisasi yang dibuat oleh partai, menyiapkan fasilitas pembekalan bagi calon anggota legeslatif dan memberikan pemahaman tentang ruang politik bagi perempuan. (ii) Faktor yang memotivasi perempuan maju menjadi calon anggota legislative adalah: Motivasi dari keluarga dan kerabat, Pemahaman tentang pentingnya perempuan dalam dunia politik, Partai Politik yang memberikan fasilitas terhadap kader perempuan untuk mampu menyiapkan strategi dalam pemilihan umum, Perempuan ingin membuktikan bahwa di dalam dunia politik mampu bersaing dan menjadi pimpinan dalam dunia politik.
Konflik Mahasiswa Parang Tambung Universitas Negeri Makassar Andi Dodi May Putra Agustang; Hasruddin Nur
Phinisi Integration Review Vol 3, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.698 KB) | DOI: 10.26858/pir.v3i1.13163

Abstract

Konflik yang terjadi dikampus Univeristas Negeri Makassar Parang tambung adalah konflik yang rutin terjadi setiap tahun. Sehingga perlu di kaji dan diadakan penelitian, tentang konflik yang terjadi di kampus Parang Tambung Univeristas Negeri Makassar. Penelitian ini bertujuan: Pertama, untuk mengetahui apa yang melatarbelakangi terjadi konflik mahasiswa Parang Tambung. Kedua, bagaimana konflik yang terjadi di Kampus Parang Tambung. Ketiga, untuk mengetahui upaya apa yang tepat untuk menangani konflik yang terjadi di kampus Parang Tambung Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriftif. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kampus Parang Tambung. Pengumpulan data dilakukan dengan pedoman wawancara, catatan dokumen, alat perekam dan kamera. Objek penelitian ini yaitu: Kampus Parang tambung Universitas Negeri Makassar.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang melatarbelakangi terjadinya konflik di Kampus Parang Tambung Universitas Negeri makassar adalah: pertama, adanya orientasi pada benda (jabatan dan kekuasaan) yang menimbulkan kenginan mendapatkan benda tersebut. Kedua, adanya tekanan mental seperti perasaan dendam. Ketiga, adanya pandangan bahwa konflik merupakan cara untuk mewujudkan kepentingan. Keempat, lemahnya sistem kampus dalam menegakkan peraturan akademik kampus. hasil penelitian juga menujukkan bahwa konflik yang terjadi di Parang Tambung Universitas Negeri Makassar merupakan konflik by desain. Upaya yang tepat dalam mengatasi konflik yang terjadi di Parang Tambung yaitu: pertama, penegakan peraturan akademik dan kemahasiswaan, kedua, memutus mata rantai jaringan antara mahasiswa senior dengan mahasiswa baru, ketiga, menyibukkan mahasiswa dengan kegiatan kurikuler maupun ekstrakulikuler.
Perspektif Sosiologi Organisasi Terhadap Kualitas Pelayanan Sim Sesuai Visi Polri Presisi Adi Sumandiyar; Hasruddin Nur
Phinisi Integration Review Volume 5 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v5i3.37547

Abstract

This article aims to obtain in-depth information about the sociological perspective of the organization on the quality of SIM services in accordance with the Vision of the Precision Police. Using a descriptive qualitative approach and digging up information about the involvement of all SIM service providers carried out by the South Sorong Police, West Papua. The results showed that the quality of the SIM service was in accordance with the Service Operational Standard (SOP) which was supported by the facilities and infrastructure needed by the community, including the availability of queuing machine facilities, waiting rooms, assistive facilities for people with disabilities and humanism services by the personnel of the South Sorong Police Traffic Unit.Adanya fenomena pekerja anak pada sektor informal di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar yang semakin hari semakin banyak jumlahnya menarik perhatian pekerja sosial untuk dapat memberikan pelayanan sosial bagi mereka. Pelayanan sosial yang diberikan tentunya berdasarkan peran yang dimiliki oleh seorang pekerja sosial. Penelitian ini bertujuan untuk I) Mengetahui gambaran peran pekerja sosial dalam pemberdayaan pekerja anak pada sektor informal di Kecamatan Panakkukang Kota Makassar. Di dalam penelitian ini yang menjadi informan adalah 16 orang. Penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: I) Peran pekerja sosial yang terselenggara dalam pemberdayaan pada pekerja anak sektor informal meliputi peran fasilitatif, peran edukasional, peran perwakilan dan peran teknis.
Kapitalisasi Ruang dan Marginalisasi Masyarakat di Sekitar Kawasan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Adi Sumandiyar; Hasruddin Nur
Phinisi Integration Review Vol 3, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pir.v3i2.14903

Abstract

Jenis penelitian adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme, yakni memahami (verstehen) proses makna, dan efek dari kontestasi wacana dalam pola hubungan relasi antara aktor kelompok penguasa dan kelompok pengusaha dalam studi politik atmosfer Maros di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwaPerubahan formasi sosial yang menciptakan ruang secara representasional yang didominasi oleh kapitalisme yang berdampak pada kapitalisasi ruang perkotaan. Ketika itu terjadi maka masyarakat dikelompokkan. Penciptaan ruang secara representational yang menunjukkan keterwakilan kelompok-kelompok tertentu yang menguasai ruang menyebabkan terjadinya pemisahan dari keluarga dan kelompok kerabatnya, sehingga masyarakat lahir dalam bentuk segmentasi (dikelompokkan), sehingga melahirkan kapitalisasi ruang dan marginalisasi masyarakat.
Pergeseran Permainan Tradisional Di Kota Makassar Hasruddin Nur; Muhammad Ferdhy Asdana
Phinisi Integration Review Vol 3, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.547 KB) | DOI: 10.26858/pir.v3i1.13131

Abstract

This study aims to describe the existence of traditional games in Tamalate Sub-District of Makassar City, how the children play life today and the reasons for the community especially children to choose modern games rather than traditional games. The data obtained in this study were analyzed using qualitative description analysis with stages reducing data, displaying data, and drawing conclusions. Data collection techniques used are observation, interviews, and documentation. The results showed that 1) The existence of traditional games in the Tamalate Sub-district of Makassar City was getting eroded, because traditional games as an escape when saturated, the lack of parental supervision and modern games were more interesting. 2) Children's play life in Tamalate Sub-district, Makassar City, which is modern play life with many Smartphones, Children are starting to leave traditional games. 3) The reason people especially children choose modern games, namely the existence of shame and prestige, environmental factors, lack of playing ground for children.
Penguasaan Reproduksi Ruang Di Kawasan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Adi Sumandiyar; Hasruddin Nur
Phinisi Integration Review Vol 2, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.637 KB) | DOI: 10.26858/pir.v2i1.8016

Abstract

Jenis penelitian adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme, yakni memahami (verstehen) proses makna dan efek dari penguasaan reproduksi ruang. Dalam pengumpulan datanya, peneliti mengumpulkan data wawancara dimana peneliti bertindak selaku instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penduduk lokal hampir sebagian besarnya telah mengadopsi trend yang dilakukan oleh penduduk pendatang (warga masyarakat kota). Hal tersebut dapat dilihat dari perkembangan yang terjadi dalam kehidupan warga masyarakat lokal yang cenderung mengalami perubahan. Penguasaan reproduksi ruang tidak hanya berasal dari bagian yang lebih jauh dari lahan kekotaan terbangun saja, namun banyak juga yang datang dari bagian dalam kota. Sebab-sebab tertentu tersebut merupakan kekuatan-kekuatan penentu penyebab terjadinya mobilitas tempat tinggal (residential mobility) dan mobilitas fungsi-fungsi (functional mobility).