Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP MOTIVASI KARYAWAN DI UPTD PUSKESMAS SIAK HULU II KECAMATAN SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR TAHUN 2018 reno renaldi; Hastuti Marlina; Nila Puspita Sari
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 8 No 1 (2019): Al-Tamimi Kesmas : Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.363 KB)

Abstract

Leadership is an activity to influence the behavior the other people, that is individuals and groups towards achievement the goal in leadership activities, it is necessary to think about leadership style, leadership style is a behavior norm which is used by someone when the person tries to influence the behavior of the others people. During his leadership there were still employees who complained about what was he done as the head of Health Center such as still be there of task which conducted by officers who were not in accordance with the field of competence they had and also there were still employees who arrived not on time and go back home early. This research purpose is to knowing the coorrelation of directive leadership, supportive, achievement, and participatory styles toward employees motivation in Siak Hulu II Health Center. This research method is a quantitative research with cross sectional design. This research was conducted in Siak Hulu II Health Center in July. The population of this research were all employees in Health Center with total of 63 respondents and using total sampling techniques. Data collecting are using questionnaire. Data analysis is using univariate and bivariate analysis and chi-squere test with a 95% confidence level. This research results indicate there is correlation among directive leadership style (p value = <0.001), supportive (p value = 0.001), achievement (p value = 0.047) and participative (p value = <0.001) toward motivation of employees in Siak Hulu Health Center II. So it can be concluded that all leadership style variables are related to employee motivation in Siak Hulu Health Center II. It is suggested to the head of Health Center to impose sanctions on employees who arrive late and give awards to employees who have the ability to do a job in accordance with procedures and schedules.
PROGRAM PERBAIKAN GIZI KURANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO KOTA PEKANBARU TAHUN 2020: PROGRAM FOR IMPROVING LESS NUTRITION FOR CHILDREN IN THE WORKING AREA OF PUSKESMAS SIDOMULYO PEKANBARU Rhomadhon Maghfiroh; Reno Renaldi; Yeyen Gumayesty
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 2 (2021): Media Kesmas ( Public Health Media )
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.3 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss2.15

Abstract

Gizi kurang menjadi salah satu masalah gizi utama di Indonesia sehingga Pemerintah menekankan program perbaikan gizi dengan sasaran meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat. Puskesmas Sidomulyo merupakan wilayah dengan angka kejadian gizi kurang pada balita tertinggi di kota pekanbaru dengan jumlah 69 penderita. Penelitian ini bersifat kualitatif analitik yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum mengenai program perbaikan gizi kurang dengan metode wawancara mendalam dan observasi pada program perbaikan gizi kurang di Puskesmas Sidomulyo. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa pelaksanaan program perbaikan gizi kurang sudah berjalan, tetapi belum secara maksimal. Hal ini dipengaruhi kurangnya SDM dalam program perbaikan gizi kurang, menurunnya pemberian PMT, dan pelaksanaan pematauan gizi yang tidak merata. Kesimpulan dari penelitain ini diperoleh masih kurangnya SDM dalam program perbaikan gizi kurang yang mana menyebabkan pemamtauan status gizi dan pemberian PMT tidak merata. Saran dari peneliti ialah bahwa perlunya penambahan SDM dalam program perbaikan gizi kurang, meningkatkan pemberian PMT, dan pemantauan status gizi pada balita. Malnutrition is one of the main nutritional problems in Indonesia so that the Government emphasizes nutrition improvement programs with the aim of increasing the health status and nutritional status of the community. Puskesmas Sidomulyo is an area with the highest incidence of malnutrition in children under five in Pekanbaru city with a total of 69 patients. This research is qualitative analytic which aims to get an overview of the malnutrition improvement program using in-depth interviews and observations on malnutrition improvement programs at Puskesmas Sidomulyo. The result of this research is that the implementation of the malnutrition improvement program has been running, but not maximall. This is influenced by the SDM in the program to improve malnutrition, decreased provision of PMT, and implementation of uneven nutrition monitoring. The conclusion of this research is that there is still a SDM in the undernutrition improvement program which causes the monitoring of nutritional status and the provision of PMT to be uneven. Suggestions from researchers are the need for additional SDM in the program to improve malnutrition, increase PMT provision, and monitoring the nutritional status of children under five.
PELAKSANAAN PROGRAM PENGENDALIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS PERHENTIAN RAJA KABUPATEN KAMPAR : IMPLEMENTATION OF DENGUE HEMORRHAGIC FEVER CONTROL PROGRAM (C2DHF) IN THE WORKING AREA OF THE UPTD PERHENTIAN RAJA PUBLIC HEALTH CENTER KAMPAR Theisya Kumala Kumala; Zainal Abidin; Reno Renaldi
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.921 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.78

Abstract

Pelaksanaan program Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue (P2DBD) adalah proses untuk tercapainya tujuan mengurangi angka kesakitan dengan usaha promotif dan preventif. Seluruh kelurahan di kecamatan Perhentian Raja merupakan endemis DBD dan setiap tahun terjadi peningkatan kasus, tahun 2019 meningkat menjadi 4 kasus. Tujuan penelitian adalah diketahuinya pelaksanaan program Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue (P2DBD) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Perhentian Raja Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan metode penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu Kepala Puskesmas, Koordinator Program P2DBD, Koordinator Promosi Kesehatan, Koordinator Kesehatan Lingkungan, Kader, RT/RW. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, penelusuran dokumen, dan observasi. Analisis data dilakukan dengan proses analisis isi dan data dilakukan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan program P2DBD di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Perhentian Raja terdapat masalah pada kurangnya tenaga dan dana. Berdasarkan peran kepemimpinan dan pendelegasian tugas berjalan dengan baik dan benar sesuai dengan Surat Pemberitahuan Tugas (SPT) dan Standar Operasional Prosedure (SOP) yang ada. Untuk motivasi dari petugas pelaksana sudah baik walaupun memiliki tugas ganda, kader jumantik dan insetif sudah tidak tersedia lagi, kurangnya peran pemimpin/Dinas Kesehatan dalam memotivasi petugas dan masyarakat serta rendahya motivasi Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) menjadi hambatan besar. Selain itu komunikasi dan koordinasi yang lancar maish sebatas pertemuan berkala untuk pelaksanaan di lapangan masih tetap terkendala. Implementation of dengue hemorrhagic fever control program (P2DBD) is a process to achieve the goal of reducing the pain with promotive and preventive. All of village in district of Perhentian Raja it is a DHF endemic and every year there is an increase in cases. In 2019 it increased to 4 cases. The purpose of research is known Implementation of dengue hemorrhagic fever control program (P2DBD) the work area of perhetian raja health kampar 2020. The type of this reseacrh was a qualitative research and descriptive research method. Subject of the reseacrh were Head of Public Health Center, Coordinator of C2DHF program, Coordinator of Health Promotion Program, Coordinator Environmental Health, Cadre, Head NA/CA. Data collection was done in-depth interviews, document tracking, and observation. Data analysis was done by process of content analysis data analysis triangulation data. The results showed the implementation program of C2DHF in the work area of perhentian raja public center there is a problem of lack od manpower and funds. Based on the role of leadership and delegation of tasks that went well and correctly in according with the existing notification of assignment (NOA) and standard operating procedures (SOP) . For the motivtion of the implementing higher officer, the lavk of role of the leader / health department in motivating officers and community and low of society in MBG become a major obstacle. in addtition, community and coordination which was still limited to regular meetings for implementation in the program was still constrained.  
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM UKS DI SMPN 4 TANAH PUTIH DESA SINTONG PUSAKA KECAMATAN TANAH PUTIH KABUPATEN ROKAN HILIR: ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF THE SCHOOL’S HEALTH CLINIC PROGRAM IN SMPN 4 TANAH PUTIH VILLAGE OF SINTONG PUSAKA TANAH PUTIH DISTRICT ROKAN HILIR Ela Safitri Safitri; Ahmad Hanafi Hanafi; M. Dedi Widodo; Welly Sando; Reno Renaldi
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.717 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.86

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) ialah usaha kesehatan masyarakat yang dijalankan di sekolah-sekolah dengan sasaran utama anak-anak sekolah dan lingkungannya. Usaha ini dijalankan mulai dari sekolah dasar (SD) sampai sekolah lanjutan. Permasalahan yang ditemukan di wilayah kerja Puskesmas  Sediginan yaitu tidak terlaksananya pelaksanaan program UKS yang hanya mencapai 30% dimana belum mencapai dari Target Nasional 100%, SMP Negeri 4 Tanah Putih adalah SMP Negeri yang terletak di wilayah kerja Puskesmas tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah Diketahuinya Gambaran Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Di SMPN 4 Tanah Putih Desa Sintong pusaka Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan dilakukan pengolahan data meliputi kegiatan pengumpulan data. Metode pengumpulan data yaitu dengan melakukan wawancara mendalam yang berkaitan dengan pelaksanaan program UKS. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan program UKS di SMP Negeri 4 Tanah Putih kurang berjalan dengan baik. Hal ini di pengaruhi SDM yang tidak pernah mendapatkan pelatihan, dana yang tidak mencukupi, pelayanan yang kurang efektif, pembinaan yang tidak pernah dilakukan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan program UKS di SMP Negeri 4 Tanah Putih yang belum berjalan dengan baik. Saran dari penelitian ini adalah perlunya peningkatan pelatihan-pelatihan SDM, meningkatkan kerjasama dan kemitraan serta meningkatkan dana dan sarana prasarana penunjang Shool’s Health Clinic (SHC) is the public health business which is run in schools with the primary target of students and their environments. This business is run from elementary school (ES) through secondary school. The problem thas has been found in the region of the Public Health Center at Sediginan is that School’s health clinic program is not implemented which only reaches 30% where it has not reaches 100% national target, SMP Negeri 4 Tanah Putih is a State Junior High School located in the Puskesmas working area. The purpose of this study is to know that the image of the implementation of the school’s health clinic program (SHC) at SMPN 4 Tanah Putih, Sintong Pusaka Village, Tanah Putih District, Rokan Hilir Regency in 2020. The study uses qualitative research with descriptive approach and data processing includes data collection activity. The data collection method is by conducting in-depth interviews related to the implementation of the medical program. The result of this study is the administration of the medical program at junior high school. The conclusion of this research is that the implementation of the UKS program at SMP Negeri 4 Tanah Putih has not gone well. Suggestions from this research are the need to increase human resource training, increase cooperation and partnerships, increase funds and support infrastructure
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN IMPLEMENTASI PROGRAM PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA KAMPAR KECAMATAN KAMPAR TIMUR : FACTORS RELATED TO THE IMPLEMENTATION OF A CLEAN AND HEALTHY LIFESTYLE PROGRAM IN THE HOUSEHOLD STRUCTURE IN KAMPAR VILLAGE, KAMPAR TIMUR DISTRICT Faras Yuniba Anggraini; Ahmad Hanafi Hanafi; Reno Renaldi; M. Dedi Widodo; Raviola Raviola
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.868 KB) | DOI: 10.25311/kesmas.Vol1.Iss3.204

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat  adalah perilaku atau sekumpulan perilaku yang dilakukan atas dasar kemauan atau kesadaran  atau hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang serta keluarga mampu menolong dirinya sendiri dibidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat.  Berdasarkan data dari UPTD Puskesmas Kampar Timur, desa kampar Cakupan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat belum mencapai target yaitu 65% yang mana target Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Kabupaten Kampar adalah 75%. Tujuan penelitian mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan implementasi perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga di Desa Kampar Kecamatan Kampar Timur Tahun 2020. Metode penelitian ini adalah pendekatan analitik kuantitatif dan desain penelitian cross sectional dan menggunakan teknik Stratified Random sampling. Sampel penelitian sebanyak 100 ibu rumah tangga yang mempunyai balita. Variable Independen pada penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, faktor ekonomi, peran tenaga kesehatan, dan sarana prasarana. Variable dependen adalah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Dari hasil uji statistic Chi-Square,  Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan hasil uji statistik menunjukkan bahwa p value = 0,018. Terdapat hubungan antara sikap dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan hasil uji statistik menunjukkan bahwa p value = 0,005. Terdapat hubungan antara faktor ekonomi dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan hasil uji statistik menunjukkan bahwa p value = 0,010. Saran diharapkan ibu rumah tangga untuk lebih menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Clean and healthy living behavior that are carried out on thebasis of a willingness or awareness or learning outcomes that make a person and famiy able to help themselves in the health sector and play an active role in realizing public health. Based on data from UPTD Puskesmas Kampar Timur, Kampar Village, the coverage of Clean And Healthy Lifestyle has not reached the target, which is 65%, where the clean and healthy lifestyle target of Kampar Regency is 75%. The purpose of this research is to know the factors related to the implementation of a clean and healthy life behavior program in the household order in kampar village, kampar timur district, 2020. This research method is analytic approach and Cross Sectional research design and uses Stratified Random Sampling technique. The research sample of 100 houewives who have toddlers. The independent variables in this study were knowledge, attitude, economic factors,the role of health workers, and infrastructre. The dependent variable is clean and healthy living behavior. From the results of the Chi-Square satistical test, there is relationship between knowledge with clean and healthy lifestyle with the statistical test results showing that p-value = 0,018. There is relationship between attitude with clean and healthy lifestyle with the statistical test results showing that p-value = 0,005. There is relationship between economic faktors with clean and healthy lifestyle with the statistical test results showing that p-value = 0,010. Suggestions are expected houswives to aplly clean and helathy living behavior in their daily lives.           
IMPLEMENTASI PROMOSI KESEHATAN DALAM PROGRAM STUNTING DI UPT PUSKESMAS PELANGIRAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR TAHUN 2021 Intan Sari; Reno Renaldi; Mitra Mitra; Oktavia Dewi; Hetty Ismainar
Ensiklopedia of Journal Vol 4, No 2 (2022): Vol 4 No. 2 Edisi 2 Januari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.634 KB) | DOI: 10.33559/eoj.v4i3.1047

Abstract

Stunting adalah Kondisi gagal tumbuh pada anak balita berakibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak tersebut lebih pendek sebelum usianya. Jumlah prevalensi kasus Stunting di UPT Puskesmas Pelangiran tahun 2020 terjadi peningkatan yaitu 33,1% dari 27,8% tahun 2019. Tujuannya untuk mengetahui implementasi promosi kesehatan dalam program stunting. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan Rapid Assement Procedure (RAP) dengan pengolahan data mengunakan triangulasi data, triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan analisis isi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan penelusuran dokumen. Subjek penelitian sebanyak 10 orang. Hasil yang diperoleh adanya peraturan bupati KPts-36/PEM-TRJ/IX/2019 tentang pencegahan dan penanggulangan stunting terintegrasi, kurangnya koordinasi dengan lintas sektoral, masih kurang ketersediaan sumber daya manusia dengan 1 orang tenaga kesehatan promosi kesehatan, dan 1 orang  tenaga gizi di puskesmas, ketersediaan sarana dan prasarana terutama pengukur badan dan kurangnya dukungan keluarga pada pelaksanaan program Stunting. Berdasarkan hasil penelitian tentang Implementasi Promosi Kesehatan Dalam Program Stunting belum terlaksana dengan baik, ketersediaan sarana dan prasarana yang kurang, perlunya dukungan dari keluarga agar turunnya prevalensi stunting di UPT Puskesmas Pelangiran. Bagi Puskesmas diharapkan untuk melakukan koordinasi kembali untuk meningkatkan partisipasi perangkat desa dalam upaya program stunting, membuat inovasi pembuatan alat pengukur badan antropometri dengan memanfaatkan bahan yang ada di masyarakat.
Analisis Hambatan Dalam Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (Ppk-Blud) Puskesmas Di Kabupaten Bengkalis Hafizah Maulia; Reno Renaldi; Sri Wardani; M.Dedi Widodo; Welly Sando
Jurnal Olahraga dan Kesehatan (ORKES) Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Badnur Medisa Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.748 KB) | DOI: 10.56466/orkes/Vol1.Iss2.8

Abstract

Provinsi Riau memiliki 237 Puskesmas dari 12 Kabupaten yang telah ditetapkan sebagai puskesmas yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD), namun diantara 12 Kabupaten tersebut terdapat 4 Kabupaten yang belum menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) salah satunya adalah Kabupaten Bengkalis. Permasalahan dalam penelitian ini adalah puskesmas di Kabupaten Bengkalis telah ditetapkan menjadi Puskemas yang sudah layak untuk menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah, tetapi sampai saat ini masih belum diterapkan di Puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hambatan dalam penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) Puskesmas di Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang dilakukan dengan telaah dokumen serta wawancara mendalam kepada 7 orang informan yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Kepala Puskesmas, Bendahara Penerimaan dan Bendahara Pengeluaran. Lokasi Penelitian yaitu di Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Puskesmas Bengkalis dan Puskesmas Selat Baru. Waktu penelitian ini dilaksanakan dari 22 Maret –20 April 2022. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hambatan dalam penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) Puskesmas di Kabupaten Bengkalis dikarenakan tidak tersedianya sumber daya manusia dalam pengelolaan keuangan dan belum disahkan regulasi untuk membentuk SOP mengenai penerapan PPK-BLUD. Saran dari penelitian ini adalah Dinas Kesehatan dan Puskesmas agar tetap aktif berkoordinasi dan mencari solusi untuk dapat segera menerapkan kebijakan tersebut..
The Relationship Between The Physical Condition Of The House And Smoking Habits With The Incidence Of Acute Respiratory Infections In Toddlers In The Work Area Of The Rambah Health Center In 2022: Hubungan Kondisi Fisik Rumah Dan Kebiasaan Merokok Anggota Keluarga Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Kejra Puskesmas Rambah Tahun 2022 Sulistina Sulistina; Kamali Zaman; Sri Desfita; Reno Renaldi; Benny Yulianto
Jurnal Olahraga dan Kesehatan (ORKES) Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Badnur Medisa Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.688 KB) | DOI: 10.56466/orkes/Vol1.Iss2.9

Abstract

Acute respiratory infektion (ARI) Are Infections of the upper and lower respiratory tract caused by viruses, fungi and bacteria. The candition of the home environment that has not met the requirements and the smoking habits of family members in the hous are, factors in the insidence of ARI toddlers in Rambah Tengah Hulu. The purpouse of this studi was to determini the relationship between physical home factors and smoking habits of family member with the insidence of ARI among children under Rambah Tengah Hulu. This type of research is quantitative using a cross sectional study design. Conducting interviews, observation and house measurements, namely house ventilation and house humidity with total sample of 100 respondents using the Purvosif sampling technique. The subjek of this study were monthers of toddlers 0-24 months. The research was conducted in Rambah Tengah Hulu in februare- march 2022. Data analysis was carried out unnivariate and bivariate using the Chi Square test with a 90% degree of confidence. From the results of research and discussion it can be concluded that of the 5 variabels all there is a relationship between the area of house ventilation pvalue = 0,049 ( α 0,05 ), Use of cooking fuel = 0,0013 ( α 0,005), Occupancy density Pvalue= 0,000 ( α 0,05), Smoking habits of family members Pvalue= 0,008 (α 0,05), Use of mosquito coils Pvalue= 0,008 (α 0,05) Whit the incidence of ari in toddlers in Rambah Tengah Hulu in 2022. The results of this study are expected to provide prevention and control for the community and can be used as a reference for knowing physical factors of the house and smoking habits of family members that cause ARI in toddlers.
Implementation Of The Family Planning Program In The Work Area Of Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita, Rumbai District, Pekanbaru City: Implementasi Program Keluarga Berencana Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru Wisye Sita Agtria; Ahmad Hanafi; Reno Renaldi; Yanwir Kamal; M.Dedi Widodo
Jurnal Olahraga dan Kesehatan (ORKES) Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Badnur Medisa Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.533 KB) | DOI: 10.56466/orkes/Vol1.Iss2.10

Abstract

Family planning is an effort to regulate the birth of children, the ideal age range for giving birth, and to regulate pregnancy through the promotion of protection and assistance in accordance with reproductive rights to create a quality family and realize the norms of a happy and prosperous small family. The Karya Wanita Inpatient Community Health Center, Rumbai Subdistrict, Pekanbaru City is an area with the lowest active family planning coverage rate of 34.4%. Problems found in The Community Health Center for Inpatient Karya Wanita for the Family Planning Program is still inadequate in terms of Human Resources, Facilities and Infrastructure and the distribution of information is still uneven. The purpose of this study was to determine the implementation of the Family Planning Program at the Karya Wanita Community Health Center, Rumbai District, Pekanbaru City in 2022. This type of research is a qualitative research and descriptive research method to 6 informants consisting of the head of the community health center, the holder of the maternal and child health/family planning program, the midwife and 3 family planning acceptors. This research was carried out in April 2022 at the Karya Wanita Inpatient Community Health Center, Rumbai District, Pekanbaru City. Data was collected by means of in-depth interviews related to family planning programs at community health centers, document searches, and observations The results of this study indicate that there is still a lack of human resources in the community health center and in the family planning program and the incomplete facilities and infrastructure as well as the lack of distribution of counseling carried out by the community health center which can hinder the implementation of the program in the community health center. Suggestions from this study are the need for additional health workers in the family planning program, complete facilities and infrastructure, and increase counseling about family planning programs that are scheduled and evenly distributed. Keluarga Berencana (KB) adalah upaya mengatur kelahiran anak, jarak usia ideal melahirkan, dan mengatur kehamilan melalui promosi perlindungan dan bantuan sesuai hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga berkualitas serta mewujudkan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru merupakan wilayah dengan angka cakupan KB aktif terendah yaitu sebesar 34,4%. Permasalahan yang ditemukan di Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita untuk Program Keluarga Berencana ialah masih kurang memadai nya Sumber Daya Manusia, Sarana dan Prasarana serta penyuluhan yang masih kurang merata. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pelaksanaan Program Keluarga Berencana di Puskesmas Karya Wanita Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru Tahun 2022. Jenis penelitian ini ialah penelitian kualitatif dan metode penelitian deskriptif kepada 6 orang informan terdiri dari Kepala puskesmas, Pemegang Program KIA/KB, Bidan dan 3 Akseptor KB. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2022 di Puskesmas Rawat Inap Karya Wanita Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam berkaitan dengan program keluarga berencana di puskesmas, penelusuran dokumen, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan masih kurangnya Sumber Daya Manusia di puskesmas serta dalam program Keluarga Berencana dan masih belum lengkapnya tersedianya sarana dan prasarana serta masih kurang merata penyuluhan yang dilakukan oleh pihak puskesmas yang dapat menghambat pelaksanaan program di dalam puskesmas. Saran dari penelitian ini adalah perlunya penambahan Tenaga Kesehatan di dalam Program Keluarga Berencana, melengkapi sarana dan prasarana, dan meningkatkan penyuluhan tentang program KB yang terjadwal dan merata.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN PELAYANAN VAKSINASI COVID-19 DI KABUAPTEN BENGKALIS TAHUN 2022 Ismunandar Ismunandar; Reno Renaldi; Ns. Lita
Jurnal Warta Dharmawangsa Vol 16, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wdw.v16i4.2455

Abstract

Co-Authors Abdurrahman Hamid Agus Alamsyah Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Hanafi Ahmad Satria Efendi, Ahmad Satria Aldiga Rienarti Abidin Alhidayati, Alhidayati Anggraini, Citra Widia Anusirwan Arsyad, Nasrullah Ayu Zahra Benny Yulianto Beny Yulianto Berliana Ayu Budi Hartono Budi Hartono Dahlia Eka Okta Dami Yanthi Darus, Yena BT Desyanti Desyanti Devis, Yesica Egawati, Egawati Ela Safitri Safitri Elisawati, Elisawati Ema Yurida Faras Yuniba Anggraini Fitri Verawati Gumayesty, Yeyen Guzlan Hijrul Febrizal Hadi Asnal, Hadi Hadian Ariayani Hafizah Maulia Hamid, Abdurrahman Haryanto Haryanto Hasnor Khotimah Hayana Hayana Herianto - Herlina Susmaneli Herniwanti Herniwanti Hetty Ismainar Igha Viorela Br Karo Sekali Ilma Ramadhani Putri Intan Sari Intan Sari Irwan Muryanto Islamiyah Islamiyah Ismunandar Jasrida Jasrida Jeanny Susana Magretta Jenni Rafflesia Jepisah, Doni Kamali Zaman Kiswanto Kiswanto Kurniawan, Bambang Kursani, Elmia Leonita, Emy Lita Lusiana, Novita makomulamin amin Marisa Sandika Marlina, Hastuti Melnia Anisya Mentari, Tyas Asih Mesran, Mesran Mitra Mitra Mitra Mitra Mitrin, Abdullah Mohd Rinaldi Amartha Muhaimin, Abdi Muhamad Dedi Widodo Muhammad Dahlan Muhammad Luthfi Hamzah Muhardi Muhardi Mulyani, Indah Sri Nawi, Syahruddin NILA PUSPITA SARI Nizma Khairunissa Novendra, Rizki Novita Rany Novita, Yuliana Nurfarahin Nurfarahin Nurhadi Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Oppi Selvia Andaresta Priwahyuni, Yuyun Priwahyuni Rahayu, Endang Purnawati Rahma, Aditya Nur Rahmaddeni Rahmaddeni Rahwana T Raviola Raviola Refni Wahyuni Reni Novita Rhomadhon Maghfiroh Rienarti Abidin, Aldiga Riri Julianti Rizer Fahlepi Rometdo Muzawi Rosalina, Linda Rustam, Musfardi Saputra, Haris Tri Satria Efendi, Ahmad Selvi Damaiyanti Sherly Vermita Warlenda Sinaga, Rotua Novita Sri Desfita, Sri Sri Wardani Suci Badriyana Sulistina Sulistina Sumengen Sutomo Syafrani Syafrani SYAFRANI, SYAFRANI Syukaisih Syukaisih, Syukaisih Tasya Mayangsari Theisya Kumala Kumala warlenda, sherly vermita Welly Sando Widagdo, Fatoni Widodo, M. Dedi Widodo, Muhammad Dedi Wisye Sita Agtria Yansen Paul Yanthi, Dami Yanwir Kamal Yessi Harnani Yogi Yunefri, Yogi Yuda Irawan Yuliana Yuliana Yulisman, Yulisman Yunita, Jasrida Zainal Abidin Zainal Abidin Zainal Abidin Zul Akbar Zupri Henra Hartomi