Claim Missing Document
Check
Articles

MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI POLI UMUM PUSKESMAS SIAK HULU II KABUPATEN KAMPAR, 2017 Widodo, Muhammad Dedi; Renaldi, Reno
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 2 (2018): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.5 KB)

Abstract

ABSTRACT   Patient satisfaction is a feeling level patients, who arise as a result of the healthcare performance it gained after the patient compares it to what he expects. Based on the beginning survey according to the patient Service in Polyclinic of  Siak Hulu  II Public health center is quite good But not satisfied overall, Lack of facilities and infrastructure and speed in providing services. The purpose of this study is to Analyze the quality of service to patient satisfaction Associated with tangible, Reliability and Responsiveness. This research is a descriptive qualitative research, which aims to obtain information by interview and field observation method where this research was conducted at general polyclinic Public health center Siak Hulu II Kampar Regency in May - June 2017. The  subjects of this study were 6 informants 1 including head of community health clinic and 5 patients of  Polyclinic. Variables in this research are tangible, reliability and responsiveness. The results showed  from 3 variables 2 of them Still not in accordance with the wishes of the patient, Seen from the physical evidence, is still lack of  facilities and infrastructure such as waiting chairs, reading corner and health equipment, In view of the absence of the place so the patient must wait for the examination. Community health clinic should provide sanctions to health workers who are not disciplined And complete the facilities and infrastructure that are still lacking in Polyclinic Public health center Siak Hulu II.
MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT DI PUSKESMAS LIMAPULUH KOTA PEKANBARU TAHUN 2017 Dwipi Nanda, Reno Renaldi
Menara Ilmu Vol 11, No 78 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 78, November 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i78.433

Abstract

Pengelolaan obat merupakan rangkaian kegiatan yang menyangkut aspek perencanaan,pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pemusnahan, pengendalian, pencatatan dan pelaporanobat yang dikelola secara optimal untuk menjamin tercapainya ketepatan jumlah dan jenisperbekalan farmasidalam upaya mencapai tujuan yang ditetapkan diberbagai tingkat unit kerja.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Manajemen Pengelolaan Obat diPuskesmas Limapuluh Kota Pekan baru tahun 2017. Penilitian ini merupakan penelitiankualitatif dengan metode penelitian deskriptif evaluation study yang dilakukan untuk menelitisuatu program yang sedang atau sudah dilakukan dengan melibatkan 7 Informen yaitu KepalaTata Usaha Instalasi Farmasi dan Logistik Kesehatan, Kepala Puskesmas Limapuluh,Penanggung jawab Gudang Obat Puskesmas/Apotik, Petugas Pembantu Penanggung jawabGudang Obat Puskesmas/Apotik, Kepala Pustu dan Pasien. Pengumpulan data dilakukandengan wawancara mendalam menggunakan rekaman handphone, kamera, pena, kertas danpedoman observasi. Hasil penelitian didapat bahwa: Perencanaan obat berdasarkan LaporanPemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO) rutin sekali setahun dan Perencanaanberkala pertriwulan. Perhitungan obat berdasarkan metode konsumsi dan campuran.Penyimpanan obat Puskesmas Lima puluh belum sepenuhnya optimal. Distribusi obatdilakukan oleh Instalasi Farmasi dan Logistik Kesehatan (IFLK) ke gudang obat Puskesmasdengan berita acara penyerahan obat, dari gudang obat Puskesmas kemudian diantarkan ke unitpelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas.Diharapkan agar Puskesmas lebih meningkatkan koordinasi antara petugas penanggungjawabgudang dengan petugas poli dan mengoptimalkan pencatatan, pelaporan dan penyimpanan obatagar Manajemen Pengelolaan Obat sesuai dengan apa yang diharapkan kedepannya.DaftarPustaka : 24 (2004-2016)Kata Kunci : Perencanaan,Penyimpanan dan Pendistribusian Obat, Puskesmas Limapuluh
PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS BALITA USIA 3-4 TAHUN DI PAUD SE- KECAMATAN RENGAT BARAT warlenda, sherly vermita; Marlina, Hastuti; Renaldi, Reno
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 14, No 02 (2019): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v14i02.406

Abstract

ABSTRAKPerkembangan motorik halus adalah berkembangnya unsur kematangan dan keterampilan yang menggunakan otot-otot halus pada anak balita (usia 3-4 tahun) yang membutuhkan kecermatan dan koordinasi mata tangan secara progresif. Penelitian ini bertujuan untuk perkembangan  motorik halus balita usia 3-4 tahun di PAUD se- Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2017. Metode yang digunakan adalah analitik kuantitatif yang bersifat cross sectional. Sampel berjumlah 76 orang anak usia 3-4 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional sampling. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan chi-square, status gizi berdasarkan BB/TB serta perkembangan motorik halus digunakan Denver Development Screening Test II. Hasil penelitian diketahui enam variabel independen yang mempunyai hubungan bermakna dengan perkembangan motorik halus balita usia 3-4 tahun yaitu status gizi, berat badan lahir, riwayat ASI eksklusif, lama di PAUD, pola asuh orang tua di rumah dan jenis permainan yang dimiliki di rumah dengan nilai p value α (0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa perkembangan motorik halus balita usia 3-4 tahun di PAUD se- Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2017 telah sesuai dengan usia.
Faktor yang Berhubungan dengan Kinerja Tenaga Kesehatan di UPTD Puskesmas Kuok Kabupaten Kampar Yanthi, Dami; Renaldi, Reno; Widodo, M. Dedi; Anggraini, Citra Widia
Jurnal Kesehatan Global Vol 4, No 1 (2021): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v4i1.4775

Abstract

Tenaga kerja menjadi salah satu unsur yang sangat menentukan mutu pelayanan kesehatan di Puskesmas. Kualitas pelayanan tenaga kerja yang baik akan meningkatkan pelayanan kesehatan di Puskesmas. Tenaga Kesehatan UPTD Puskesmas Kuok tahun 2019 terlihat masih rendahnya semangat kerja pegawai. Sikap yang masih kurang ramah dan acuh tak acuh kepada pasien dan tidak menegakkan prinsip 3S (Senyum, Sapa dan Salam). Kepemimpinan yang kurang juga terlihat dari pemimpin yang tidak selalu berada di tempat. Dan kompensasi tenaga kesehatan PTT dan pegawai TBK yang telat dibayarkan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja tenaga kesehatan di UPTD Puskesmas Kuok Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar Tahun 2019. Metode penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional  yang dilaksanakan pada bulan Maret-Juli 2019 di UPTD Puskesmas Kuok. Jumlah sampel 89 orang yang terdiri dari seluruh jumlah populasi. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah Total Sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner, analisis data untuk univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara motivasi p value 0,008, sikap p value 0,016, kepemimpinan p value 0,028, kompensasi p value 0,009 dengan kinerja tenaga kesehatan. Semua variabel independen berhubungan dengan variabel dependen. Diharapkan  tenaga kesehatan agar tetap meningkatkan motivasi, sikap, kepemimpinan, dan kepada pemimpin Puskesmas Kuok memberikan kompensasi dalam rangka peningkatan kinerja.
Analisis Sistem Perencanaan Logistik Obat di Puskesmas Simpang Tiga Kota Pekanbaru Tahun 2018 Muhammad Dedi Widodo; Reno Renaldi; Oppi Selvia Andaresta
Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Center for Health Policy and Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.369 KB) | DOI: 10.22146/jkki.43531

Abstract

Perencanaan adalah tahap terpenting dalam pemenuhan kebutuhan obat-obatan di pelayanan kesehatan. Di Puskesmas Rawat Inap Simpang Tiga masih ditemukan terjadi kekosongan dan kelebihan obat untuk beberapa item obat tertentu. Perencanaan kebutuhan obat yang baik di puskesmas terdiri dari tahap pemilihan obat, kompilasi pemakaian obat, perhitungan kebutuhan obat, dan proyeksi kebutuhan obat. Perencanaan obat yang kurang baik akan menyebabkan terjadinya kelebihan dan kekurangan obat. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya sistem perencanaan logistik obat di Puskesmas Rawat Inap Simpang Tiga Kota Pekanbaru Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah deskriptif evaluation study dengan metode kualitatif, yang dilaksanakan di Puskesmas Rawat Inap Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Subjek penelitian yaitu Kepala Puskesmas, Penanggung Jawab Gudang Obat, Petugas Apoteker/Asisten apoteker, dan Dokter. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, penelusuran dokumen dan observasi. Analisis data dilakukan dengan proses analisis isi dan analisis data dilakukan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemilihan obat di Puskesmas Rawat Inap Simpang Tiga Kota Pekanbaru berdasarkan data dari LPLPO dan rekapan resep obat, obat paling banyak dipakai, pola penyakit. Kompilasi pemakaian obat dapat dilihat dari data LPLPO, laporan obat, stok obat, kertas resep harian dari data ini dapat diketahui berapa jumlah sisa stok, jumlah pemakaian, dan jumlah pengeluaran. Metode perhitungan kebutuhan obat yang digunakan Puskesmas Rawat Inap Simpang Tiga Kota Pekanbaru adalah metode konsumsi. Proyeksi kebutuhan obat kebutuhan obat belum tepat karena masih terdapat obat yang kosong dan berlebih. Diharapkan agar dapat meningkatkan proses perencanaan kebutuhan obat di Puskesmas Rawat Inap Simpang Tiga dan diharapkan agar dapat mengevaluasi masalah pembagian kerja dalam pemilihan obat, meningkatkan kerja team, seminimal mungkin melengkapi data yang diperlukan untuk kegiatan proyeksi dan membuat laporan obat yang kurang, dengan menetapkan suatu kebijakan atau SOP kerja, sehingga mudah dalam menentukan obat yang tepat jenis dan jumlahnya sesuai dengan kebutuhan.
PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS BALITA USIA 3-4 TAHUN DI PAUD SE- KECAMATAN RENGAT BARAT sherly vermita warlenda; Hastuti Marlina; Reno Renaldi
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 14 No. 02 (2019): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v14i02.406

Abstract

ABSTRAKPerkembangan motorik halus adalah berkembangnya unsur kematangan dan keterampilan yang menggunakan otot-otot halus pada anak balita (usia 3-4 tahun) yang membutuhkan kecermatan dan koordinasi mata tangan secara progresif. Penelitian ini bertujuan untuk perkembangan  motorik halus balita usia 3-4 tahun di PAUD se- Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2017. Metode yang digunakan adalah analitik kuantitatif yang bersifat cross sectional. Sampel berjumlah 76 orang anak usia 3-4 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional sampling. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan chi-square, status gizi berdasarkan BB/TB serta perkembangan motorik halus digunakan Denver Development Screening Test II. Hasil penelitian diketahui enam variabel independen yang mempunyai hubungan bermakna dengan perkembangan motorik halus balita usia 3-4 tahun yaitu status gizi, berat badan lahir, riwayat ASI eksklusif, lama di PAUD, pola asuh orang tua di rumah dan jenis permainan yang dimiliki di rumah dengan nilai p value < α (0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa perkembangan motorik halus balita usia 3-4 tahun di PAUD se- Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu tahun 2017 telah sesuai dengan usia.
Mengukur Pemahaman konsep dan karakter Mahasiswa Kesmas dengan pengembangan LMS (Learning Management System) Berbasis WEB Reno Renaldi; Mohd. Rinaldi Amartha; Yogi Yunefri; Rizer Fahlepi
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 5 No 1 (2022): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v5i1.3449

Abstract

Di masa Revolusi Industri 4.0 sekarang perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dalam bidang pendidikan dengan adanya e-learning. Apalagi dimasa pandemic E-learning sangat membantu dosen dalam meningkatkan keaktifan mahasiswa baik dalam memberikan materi dan penugasan, forum diskusi maupun aktivitas lain, sehingga karakter mahasiswa dapat terbentuk dengan sendirinya melalui e-learning. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan Software Learning Management System (LMS) untuk kegiatan pembelajaran online, program pembelajaran elektronik dan mudah dimengerti. Selain itu, penelitian ini juga untuk melihat respon dari mahasiswa dengan penggunaan LMS serta menguji keefektifannya dalam meningkatkan pemahaman konsep dan mengembangkan karakter mahasiswa Kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Uji produk menggunakan Pre Experimental Design dengan jenis Pretest and Posttest One Group Design. Instrumen penelitian berupa angket uji ahli, angket tanggapan, tes tertulis dan angket observasi karakter. Analisis data uji kefektifan menggunakan uji gain. Hasil tanggapan mahasiswa kesehatan masyarakat untuk keseluruhan aspek dengan hasil 87,4% dengan kategori sangat baik. Hasil uji gain pemahaman konsep sebesar 0,60 dengan kategori sedang, artinya LMS efektif meningkatkan pemahaman konsep seorang mahasiswa. Sedangkan uji gain karakter 0,16 kategori rendah, artinya belum efektif mengembangkan karakter mahasiswa.
Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) pada Mahasiswa di Lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru Reno Renaldi
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 2 No 5 (2014): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.057 KB) | DOI: 10.25311/keskom.Vol2.Iss5.82

Abstract

College of Health Sciences ( STIKes ) Hang Tuah Pekanbaru as the implementation of the learning process for students at the same workplace for its employees , which should be a place where the Smoking Area based health legislation . Therefore since 2011 STIKes Hang Tuah has issued a policy in the form of a circular by the number of letters No. / 09 / STIKes - HTP / IX / 2011/289 / on Smoking Area in STIKes environment Hang Tuah Pekanbaru. This study was conducted to determine No Smoking Area Policy Implementation (KTR) On Student In High School Environmental Health Sciences Hang Tuah Pekanbaru in 2013 .Metode research with cross sectional design was conducted in June-July 2013. Number of samples 350 students. The sampling procedure by using of Proporsional, data collection using of questionnaires and analysis of data conducted by univariate, bivariate chi-square test and multivariate multiple logistic regression. The results showed that do not comply with policies KTR 236 people (67.4%), variables related to the implementation of policies KTR are knowledge policies KTR (OR: 15.594, 95% CI: 7.530 to 32.292) and social environment (OR: 17.118; 95% CI :9,455-30, 992), a variable that is not related to policy implementation KTR is knowledge on the dangers of smoking and these variables are not counfounding. It is expected that Hang Tuah STIKes Pekanbaru with each study program is in STIKes Hang Tuah Pekanbaru to do reviews and socialization about No Smoking Area to students who still smoke in the environment STIKes HangTuah Pekanbaru
Analisis Kebijakan, Sarana Prasarana dan Sumber Daya Manusia Dalam Persiapan Re-Akreditasi Riri Julianti; Sumengen Sutomo; Aldiga Rienarti Abidin; Jasrida Yunita; Reno Renaldi
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 7 No 3 (2021): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol7.Iss3.655

Abstract

Accreditation is an acknowledgment of the public health center agency, by an independent accreditation agency set by the Minister of Health after meeting the first level health facility service standards to improve the quality of services on an ongoing basis. Puskesmas Bagansiapapi is a middle-accredited puskesmas that will go through a re-accreditation process scheduled for 2020 and is planned to be a pilot health center in Rokan Hilir district. Based on the results of initial interview with Head and Staff of Public Health center, there are some recommendations from surveyors for 2020’s re-accreditation preparation such as policies, infrastructure and human resources. Downstream 2020.This type of research is qualitative descriptive exploratory research with in-depth interviews, observation and document review with the respondents of the quality head, an admin’s leader, an UKM’s Leader, the head of UKP, the Head of Public Health Center and the Internal Health Staff. The results showed that the preparatory policies for accreditation had been implemented well. The facilities and infrastructure in preparation for accreditation have not met Permenkes 43 of 2019 and have not met the needs of the community. Judging from the adequacy of human resources has not met the standard Permenkes No. 43 of 2019 in the form of environmental sanitation workers, health information system personnel, financial administration staff, administrative staff and those needed by medical record health centers and information technology workers.Preparation for Puskesmas Bagansiapiapi accreditation in policy has been well implemented, infrastructure and human resources do not meet standards.
Analisis Mutu Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan Kesehatan Oleh UPT Bapelkes Dinas Kesehatan Provinsi Riau Islamiyah Islamiyah; Irwan Muryanto; Abdurrahman Hamid; Jasrida Yunita; Reno Renaldi
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol7.Iss1.859

Abstract

The ability of the UPT health training center for Riau Provincial Health Office in providing education and health training was faced with several problems. The objective of the research was to analyze the implementation of health education and training by the UPT Bapelkes Riau province. The design of this research is qualitative. The tringulations that used were source tringulation, method and data. The results showed that the tangible dimensions for facilities and infrastructure were still not good enough, the human resources and staff appearance were quite good. Reliability was good enough. Responsiveness was good enough. Assurances were good and empathy was good. Suggestion for UPT Bapelkes Riau province to complete facilities and infrastructure as well as carried out quality safety and quality assurance.
Co-Authors Abdurrahman Hamid Agus Alamsyah Ahmad Hanafi Ahmad Hanafi Hanafi Ahmad Satria Efendi, Ahmad Satria Aldiga Rienarti Abidin Alhidayati, Alhidayati Anggraini, Citra Widia Anusirwan Arsyad, Nasrullah Ayu Zahra Benny Yulianto Beny Yulianto Berliana Ayu Budi Hartono Budi Hartono Dahlia Eka Okta Dami Yanthi Darus, Yena BT Desyanti Desyanti Devis, Yesica Egawati, Egawati Ela Safitri Safitri Elisawati, Elisawati Ema Yurida Faras Yuniba Anggraini Fitri Verawati Gumayesty, Yeyen Guzlan Hijrul Febrizal Hadi Asnal, Hadi Hadian Ariayani Hafizah Maulia Hamid, Abdurrahman Haryanto Haryanto Hasnor Khotimah Hayana Hayana Herianto - Herlina Susmaneli Herniwanti Herniwanti Hetty Ismainar Igha Viorela Br Karo Sekali Ilma Ramadhani Putri Intan Sari Intan Sari Irwan Muryanto Islamiyah Islamiyah Ismunandar Jasrida Jasrida Jeanny Susana Magretta Jenni Rafflesia Jepisah, Doni Kamali Zaman Kiswanto Kiswanto Kurniawan, Bambang Kursani, Elmia Leonita, Emy Lita Lusiana, Novita makomulamin amin Marisa Sandika Marlina, Hastuti Melnia Anisya Mentari, Tyas Asih Mesran, Mesran Mitra Mitra Mitra Mitra Mitrin, Abdullah Mohd Rinaldi Amartha Muhaimin, Abdi Muhamad Dedi Widodo Muhammad Dahlan Muhammad Luthfi Hamzah Muhardi Muhardi Mulyani, Indah Sri Nawi, Syahruddin NILA PUSPITA SARI Nizma Khairunissa Novendra, Rizki Novita Rany Novita, Yuliana Nurfarahin Nurfarahin Nurhadi Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Oppi Selvia Andaresta Priwahyuni, Yuyun Priwahyuni Rahayu, Endang Purnawati Rahma, Aditya Nur Rahmaddeni Rahmaddeni Rahwana T Raviola Raviola Refni Wahyuni Reni Novita Rhomadhon Maghfiroh Rienarti Abidin, Aldiga Riri Julianti Rizer Fahlepi Rometdo Muzawi Rosalina, Linda Rustam, Musfardi Saputra, Haris Tri Satria Efendi, Ahmad Selvi Damaiyanti Sherly Vermita Warlenda Sinaga, Rotua Novita Sri Desfita, Sri Sri Wardani Suci Badriyana Sulistina Sulistina Sumengen Sutomo Syafrani Syafrani SYAFRANI, SYAFRANI Syukaisih Syukaisih, Syukaisih Tasya Mayangsari Theisya Kumala Kumala warlenda, sherly vermita Welly Sando Widagdo, Fatoni Widodo, M. Dedi Widodo, Muhammad Dedi Wisye Sita Agtria Yansen Paul Yanthi, Dami Yanwir Kamal Yessi Harnani Yogi Yunefri, Yogi Yuda Irawan Yuliana Yuliana Yulisman, Yulisman Yunita, Jasrida Zainal Abidin Zainal Abidin Zainal Abidin Zul Akbar Zupri Henra Hartomi