Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN TEKNOLOGI SUMUR RESAPAN GUNA MENINGKATKAN KETERSEDIAAN AIR TANAH Ratnawati, Rhenny; nurhayati, indah; Kholif, Muhammad Al; Shofwan, Mochammad
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 2 No 2 (2019): Januari
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v2.i2.a1763

Abstract

The purpose of the KKN-PPM activity is to make people aware of the importance of environmental conservation through groundwater conservation and empowering the people of Kalanganyar Village to build rainwater infiltration wells to help optimize water absorption. The output targets of the products produced in this program are: 1. Establishment of environmental cadres in the division of groundwater conservation as an effort to sustain the program, 2. Establishment of infiltration wells, and 3. Skills in maintaining infiltration wells. The method of implementation carried out is the preparation, debriefing and departure of KKN-PPM students, the development of appropriate technology (TTG), the implementation phase, and the assistance of environmentalcadres in the division of groundwater conservation. Conclusions from the KKN-PPM activities on groundwater conservation using infiltration wells in Kalanganyar Village, Sedati District, Sidoarjo Regency, East Java Province are: 1. The people of Kalanganyar Village have not used rainwater in the rainy season which caused rainwater runoff to flood and have limited water during the dry season, 2. Increasing knowledge of the people of Kalanganyar Village about environmental preservation and groundwater conservation using infiltration wells, 3. KKN-PPM Kalanganyar Village Sedati District Sidoarjo Regency provides a pilot in the form of infiltration wells in Kalanganyar Village to be used as a pilot for groundwater conservation in the village Kalanganyar.
Inovasi Pengrajin Racikan Biji Kopi “REMPAH” Healthy Herbal Dan Berdaya Saing Tinggi Berbasis Santripreneur Shofwan, Moch; Soehardjoepri, Soehardjoepri; Erma Widiana, Muslichah; Wahyudi, Suhud; Hafid Syaifudin, Wawan; Enny Widyaningrum, Mahmudah
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v4.i2.a2744

Abstract

Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Dua varietas pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu Kopi Robusta (Coffea canephora) dan Kopi Arabika (Coffea arabica). Salah satu binaan PBI yang merintis bisnis melalui pengolahan biji kopi dan membuat kafe kopi “Antara Kita Coffee Everything” keistimewaannya owner adalah alumni ITS dari beberapa angkatan dan pondok pesantren. Karena masih skala kecil untuk permodalan masih menggunakan modal pribadi, Untuk pengenalan produk melalui pameran baik yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun asosiasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu dilaksanakannya serah terima mesin grinder kepada mitra, dengan tujuan meningkatnya omset serta menambah gerai, karyawan, dan jejaring.
KARAKTERISTIK PENILAIAN INDEKS MAPPING RISIKO RENCANA PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH Shofwan, Moch; Malthuf, Muhammad
WAKTU Vol 18 No 2 (2020): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v18i2.3136

Abstract

Badan Nasional Penanggulangan Bencana selalu merilis indeks mapping nilai perkembangan risiko kebencanaan kabupaten/kota di Indonesia. Indeks mapping risiko tersebut digunakan Pemerintah Daerah sebagai salah satu dasar dalam perencanaan kabupaten/kota dengan tujuan tercapainya pembangunan yang optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengidentifikasi indeks mapping risiko daerah, (2) menganalisis sebaran indeks risiko daerah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua tahapan yaitu (1) analisis deskriptif matematis berdasarkan indeks mapping risiko daerah, dan (2) deskriptif eksploratif berdasarkan sebaran indeks risiko daerah. Berdasarkan hasil penelitian bahwa karakteristik nilai indeks risiko daerah dapat diketahui berdasarkan kejadian bencana kemudian dilakukan perhitungan secara matematis berdasarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana sehingga diketemukan penggolongan tiap wilayah dan tiap jenis bencana. Sebaran keruangan indeks risiko daerah di semua kecamatan yang ada di wilayah administratif Kabupaten Tuban masuk kategori zona hijau, kuning, dan merah.
KAJIAN EKONOMI LOKAL MASYARAKAT DI KAWASAN RAWAN BENCANA DESA BUMIAJI KECAMATAN BUMIAJI KOTA BATU Addin Albariki, Muhammad; Shofwan, Moch
WAKTU Vol 19 No 01 (2021): Waktu: Jurnal Teknik UNIPA
Publisher : Fakultas Teknik , Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/waktu.v19i01.3639

Abstract

Desa Bumiaji sebagai kawasan permukiman dengan tingkat rawan bencana yang cukup tinggi yaitu banjir dan tanah longsor. Peneliti bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik ekonomi lokal, dan potensi dan permasalahan pengembangan ekonomi lokal masyarakat di Kawasan Rawan Bencana. Metode penelitihan mengunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan SWOT IFAS EFAS. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam dokumentsi dan survei instansi. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Mata pencaharian di Desa Bumiaji didominasi pada sektor jasa dengan jumlah 2.801 jiwa atau 38% dari total keseluruhan masyarakat Desa Bumiaji. Produksi pertanian Desa Bumiaji cenderung tidak stabil. Jumlah UMKM yang terletak di Desa Bumiaji adalah sebanyak 33 unit. Hasil produksi dipasarkan ke Pasar Batu, Pasar Karangploso, Pasar Pujon dan terkadang ada yang dibawa ke luar kota, antara lain Pasar Gadang, Pasar Dinoyo, Pasar Blimbing, Kediri, Tulungagung dan bahkan ada yang dikirimkan ke luar jawa. Pengembangan UMKM di Desa Bumiaji sudah ditangani secara khusus. Peran dan dukungan kelembagaan penunjang sebagai sarana pengembangan usaha bagi petani seperti kelompok usaha tani, serta peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), dan koperasi seperti KUD. 2) Arahan strategi pengembangan potensi ekonomi lokal Desa Bumiaji berada pada kuadran II, sehingga strategi yang digunakan dalam arahan ini berupa strategi progresif (Streghts-Threats) yang berarti terus memperbesar pertumbuhan serta kemajuan secara maksimal.
Dampak Relokasi Terhadap Keberlanjutan Pasar Bobou Bajawa Shofwan, Moch
Jurnal Plano Buana Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Plano Buana (Edisi Oktober 2020)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.992 KB) | DOI: 10.36456/jpb.v1i1.2666

Abstract

Abstrak Relokasi Pasar Bobou di lakukan sejak dikeluarkannya Surat Keputusan Bupati tentang Pemindahan Lokasi Pasar dan Pembentukan Tim Penataan Lokasi Pasar. Relokasi dilakukan dengan alasan keterbatasan daya tampung pedagang dan dukungan fasilitas serta sarana prasarana yang kurang. Keberlanjutan suatu pasar tradisional dapat dilihat dari harga barang, kualitas pelayanan, lokasi, serta varian produk pada pasar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan pasar bobou bajawa pasca relokasi. Pada Penelitinan ini penulis menggunakan Metode penelitian dengan teknik analisis SWOT dengan Pengumpulan data dilakukan melaluli observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan keberlanjutan pasar sulit di terapkan hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu tingkat pendapatan pedagang yang menurun, aksesbilitas seperti angkutan umum yang tidak beroperasi lagi dan jarak lokasi pasar yang jauh dari pusat kota. Kata Kunci : Keberlanjutan, relokasi, pasar.
Kondisi Kawasan Rawan Bencana Tsunami Di Kecamatan Muncar Moch. Shofwan; Yoga Pratama
Jurnal Plano Buana Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Plano Buana (Edisi Oktober 2021)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.7 KB) | DOI: 10.36456/jpb.v2i1.3971

Abstract

Abstrak Kecamatan Muncar merupakan kawasan pesisir yang masuk dalam zona inti pengembangan Kawasan Minapolitan dan memiliki jumlah penduduk terbesar kedua di Kabupaten Banyuwangi, serta merupakan Kawasan Rawan Bencana Tsunami. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi karakterisitik penggunaan lahan dan menganilisis tingkat risiko zona kawasan rawan bencana tsunami serta menganalisis pengaruh kawasan rawan bencana tsunami terhadap penggunaan lahan di Kecamatan Muncar. Metode pengumpulan data menggunakan observasi lapangan dan studi literatur serta menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase dan overlay union. Kata Kunci : penggunaan lahan, tsunami, zona rawan tsunami
Sosialisasi Pemanfaatan Industri Kreatif Guna Peningkatan Perekonomian Masyarakat Di Kelurahan Dukuh Menanggal Kota Surabaya Rukmana, Siti Nuurlaily; Moch.Shofwan; Suning; Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Linda Dwi Rohmadiani; Annisa Budhiyani T
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 5 No 02 (2022): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol5.no02.a3923

Abstract

Kelurahan Dukuh Menanggal memiliki penggunaan lahan yang variatif seperti sarana pendidikan, perkantoran, perdagangan dan jasa. Lahan yang variative seperti ini memicu masyarakat masyarakat membuka usaha salah satunya di sektor industri kreatif seperti kuliner, feshen, dan lainnya. Namun masyarakat lokal tidak mengetahui bahwa usaha yang ditekuni termasuk pada sektor industri kreatif. Selain itu permasalahan yang terjadi yaitu terjadinya penurunan penjualan yang disebabkan pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) . Sehingga berdasarkan isu ini, maka dibutuhkan sosialisasi industri kreatif guna mengenalkan ke masyarakat di luar Kelurahan Dukuh Menanggal. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu cara sosialisasi terhadap masyarakat yang kemudian disebarkan kuesioner pasca sosialisasi. Hasil yang diperoleh yaitu sebelum sosialisasi 90% tidak mengetahui tentang industri kreatif dengan sebanyak 70% masyarakat yang tidak mengenal macam-macam jenis kegiatan industri kreatif. Namun, pasca adanya pelatihan pengetahuan masyarakat tentang industri kreatif meningkat sebesar 90% dengan pengetahuan jenis kegiatannya adalah 70%. Setelah mengetahui macam-macam jenis industri kreatif, masyarakat diminta untuk menggambarkan lokasi industri kreatif di wilayah studi yang kemudian dilanjutkan oleh pelaksana program untuk membuatkan peta pemanfaatan industri kreatif di Kelurahan Dukuh Menanggal.
PENERAPAN UTILITAS SOLAR CELL SEBAGAI PENDUKUNG KONSEP SMART CITY DI KELURAHAN DUKUH MENANGGAL KOTA SURABAYA Shofwan, Moch; Tribhuwaneswari, Annisa Budhiyani; Suning, Suning; Widyastuty, A.A. Sagung Alit; Rohmadiani, Linda Dwi; Rukmana, Siti Nuurlaily
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 5 No 02 (2022): Jurnal Penamas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/penamas.vol5.no02.a4184

Abstract

Kelurahan Dukuh Menanggal merupakan sebuah wilayah yang memiliki posisi perbatasan antara Kota Surabya dengan Sidoarjo ini menjadi destinasi favorit para masyarakat desa yang ingin memperbaiki kehidupannya dari segi ekonomi, pendidikan maupun sosial. Berbagai fasilitas pendukung tentunya juga disiapkan untuk menunjang kondisi perkembangan kawasan perkotaan tersebut. Sehingga berdasarkan isu ini, maka dibutuhkan penerapan utilitas solar cell sebagai pendukung konsep smart city di Kelurahan Dukuh Menanggal Kota Surabaya. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan program PKM ini adalah melakukan sosialisasi terkait penerapan utilitas solar cell sebagai pendukung konsep smart city di Kelurahan Dukuh Menanggal Kota Surabaya. Hasil dari kegiatan PKM ini yaitu ada pengetahuan yang meningkat bagi masyarakat terhadap pengetahuannya mengenai utilitas solar cell khususnya terkait pertanyaan pengenalan solar cell, fungsi solar cell, dan manfaat solar cell yaitu meningkat sebesar 50 %, namun pada pertanyaan kebijakan pemerintah dan sosialisasi dari instansi lain hasilnya stagnan tidak ada perubahan atau peningkatan persentase jawaban dari responden.
Kajian Ketersediaan Saluran Drainase Dan Kejadian Genangan Air Di Kecamatan Bubutan Kota Surabaya Shofwan, Moch; Widyastuti, Sagung Alit; Denianto, Mochamad
WAHANA Vol 65 No 2 (2015)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v65i2.268

Abstract

Surabaya sebagai salah satu kota besar di Indonesia memiliki banyak permasalahan termasuk kejadian banjir atau genangan. Banjir atau genangan merupakan masalah serius yang perlu segera diantisipasi upaya pencegahannya.Kecamatan Bubutan termasuk dalam kawasan rawan genangan, hal ini berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Dinas Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, dimana tercatat terjadi genangan air di beberapa lokasi di Kecamatan Bubutan.Genangan air yang terjadi di Kecamatan Bubutan hampir tiap tahun berulang, kondisi ini diakibatkan oleh topografi atau letak wilayah Kecamatan Bubutan yang rendah yaitu 4 meter diatas permukaan laut, sehingga menyebabkan genangan air di beberapa jalan protokol dan permukiman mulai dari ketinggian 10 sampai 17 cm.Jenis penelitian yang akan digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan analisis spasialdan analisis skoring, dalam penelitian ini metode kuantitatif lebih menekankan kepada data-data yang diperoleh dari variabel-variabel yang telah ditentukan pada penelitian ini, adapun variabel yang menggunakan metode ini adalah saluran drainase dan genangan banjir.Berdasarkan hasil analisis bahwa pada tahun 2015 total keseluruhan hasil skoring keseluruhan 5 saluran drainase diketahui jenis sekunder sebesar 1.380 dengan kategori baik berdasarkan penilaian skoring interval 751-1500, sedangkan hasil analisis nilai total skoring Kecamatan Bubutan tahun 2015 didapatkan nilai sebesar 26,25 dengan kategori genangan air rendah berdasarkan skoring interval 0-46,67.
SEBARAN KERUANGAN TINGKAT PERKEMBANGAN WILAYAH DAN KEBIJAKAN PENATAAN RUANG DI KAWASAN BENCANA LUMPUR LAPINDO Shofwan, Moch.
WAHANA Vol 63 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wahana.v63i2.1144

Abstract

Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur pada tanggal 29 Mei 2006 mempunyai sejarah penting karena peristiwa keluarnya gas dan lumpur panas dengan suhu 100°C yang telah menggenangi beberapa desa di Kabupaten Sidoarjo. Semburan lumpur lapindo berada di daerah pemukiman padat penduduk, bahkan di beberapa titik merupakan kawasan perumahan (residence), diperkirakan volume lumpur yang menggenangi lebih dari 27 juta m3. Penelitian ini bertujuan menilai tingkat dan pola spasial perkembangan wilayah; dan kebijakan penataan ruang disekitar kawasan bencana lumpur Lapindo. Dalam penelitian ini metode yang digunakan terkait pengukuran tingkat perkembangan wilayah menggunakan metode scalling. Langkah selanjutnya Hasil dari penilaian tersebut adalah berbentuk informasi keruangan (spatial information) yang disajikan dalam bentuk peta dan digunakan sebagai acuan dalam kebijakan penataan ruang di kawasan bencana lumpur Lapindo. Berdasarkan hasil penilaian tingkat perkembangan wilayah diketahui bahwa fenomena tingkat perkembangan wilayah tinggi sebagian besar berada pada posisi strategis. Kondisi dilapangan berdasarkan hasil observasi ditemukan bahwa lokasi-lokasi strategis seperti jalan raya, jalan tol, pasar, pusat pemerintahan, rel kereta api, dan pabrik sebagian besar berada di dekat kawasan bencana lumpur Lapindo. Kebijakan yang dapat dilakukan yaitu membuat produk hukum dalam bentuk perundang-undangan yang dapat mengakomodir peraturan pemerintah, stakeholder, swasta, dan masyarakat korban, diantaranya yaitu membuat keb ijakan yang prosedural terkait pendirian kawasan terbangun khususnya di zone 1 yang posisinya sangat strategis namun secara geografis dekat dengan pusat luapan lumpur Lapindo Deskripsi Alternatif :Sidoarjo regency east java on May 29, 2006 has important historical events discharge of gas and mud with temperatures of 100 ° C who have inundating several villages in Sidoarjo. Lapindo mudflow in the area is dense population, even at some point is the area housing, estimated volume of mud flooded that are more than 27 million m3. The research aims to assess the level and spatial pattern of regional growth; And arrangement of space policy around the Lapindo mud disaster area. In Research methods used subscribe level measurement progress using scaling method. The next step results from the assessment is shaped spatial information presented forms of maps and used as reference structuring space policy in the area of Lapindo mud disaster. Based on the findings rate developments region known that the phenomenon of high-leveld development region partly at big strategic position. Field conditions based on the findings of observation found that the strategic locations such as roads, highways, markets, government centers, railway tracks, and most of the big factory is located in the nearby area Lap indo mud disaster. Policies that can be done make law product forms legislation can accommodate government regulations, stakeholders, private sector, and community victim, including maked policies the procedural subscribe establishment of woke regions especially in zone 1 (first) that its position is very strategic, but however geographically near the center of the Lapindo mudflow
Co-Authors A.A. Sagung Alit Widyastuty Achmad Fariq Rohman Addin Albariki, Muhammad Aini, Farida Nur Akbar Sujiwa Alit W, Anak Agung Sagung Anak Agung Gede kamajaya Waisnawayadnya Anak Agung Sagung Alit Widyastuti Anak Agung Sagung Alit Widyastuty Anak Agung Sagung Alit Widyastuty Anang Ma’ruf Angriani, Wiwin Annisa Bhudiyani Tribhuwaneswari Annisa Budhiyani T Annisa Budhiyani T Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari1 Arif Darmawan Arif Rahman Nugroho Denianto, Mochamad Enny Widyaningrum, Mahmudah Farida Nur Aini Farida Nur’Aini Farida Nur’Aini Fariq Rohman, Achmad Febrianto, Muhammad Akbar Fintarto, Wahyu Dwi Guruh Mahardika Purnama Putra Hafid Syaifudin, Wawan Hanifah Mahat Hilmi Zain Muafi Indah Nurhayati Indah Nurhayati Jelita Citrawati Jihan Khoirul Bariyah, Diah Laila Azmi M. Nushron Ali Mukhtar Mahmudah Enny Widyaningrum Majid, Dian Mochamad Denianto Muhammad Al Kholif Muhammad Asyroful Mujib Mulyanie, Erni Muslichah Erma Widiana Nasobi Niki Suma Nazwa Noor Fitria NUGROHO HARI PURNOMO Nur Hamid Nur’Aini, Farida Oktafiana Wahyu P Olandina De Rosari Lede Pake, Pius Prima Vera Harung, Eugnestia Pungut Raditya Anindyajati Ratnawati, Rhenny Rizky Darmadi Rohmadiani, Linda Dwi Rudy Handoko Sagung Alit Widyastuti Sentot Didik Surjanto Siti Nuurlaily Rukmana, Siti Nuurlaily Slamet Budiono Soehardjoepri Soehardjoepri Soehardjoepri, Soehardjoepri Suhud Wahyudi Suning, Suning Tribhuwaneswari, Annisa Bhudiyani Tribhuwaneswari, Annisa Budhiyani Wahyu Dwi Fintarto Wahyu Gerhana, Sony Eka Wawan Hafid Syaifudin Widyastuti, Sagung Alit Widyastuty, A.A. Sagung Alit Wiwin Angriani Yoga Pratama Yogi Prasakti