Claim Missing Document
Check
Articles

Penguatan Kapasitas Desa Melalui Penyusunan Masterplan Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Suning Suning; Linda Dwi Rohmadiani; Siti Nuurlaily Rukmana; Moch. Shofwan; Annisa B Tribhuwaneswari
SNHRP Vol. 4 (2022): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 4 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyusunan Masterplan Desa Bligo sebagai pedoman dalam penyusunan pembangunan desa yang mencakup seluruh kebutuhan pembangunan dan penataan ruang desa mengacu pada orientasi masa depan desa. Produk Masterplan desa yang diharapkan berupa Profil Desa peta dan data spasial, Desain tata desa, Program desa, Branding dan Festival, Peraturan Desa, Gambar kerja desa dan juga E – desa. Penyusunan masterplan desa melalui pendekatan penentuan tujuan yang akan dicapai dan menetapkan tahapan yang akan dilakukan sehingga dengan begitu dapat memilih arah terbaik dan langkah terbaik dalam memajukan desa. Proses penyusunan masterplan desa di mulai dengan survey dan verifikasi kondisi kewilayahan desa dengan berbagai pengambilan data, Penyusunan rencana strategis pembangunan desa, koridor desa, potensi desa dan visi misi dari masterplan serta rembug desa melalui musyawarah dengan masyarakat desa
Dampak Relokasi Terhadap Keberlanjutan Pasar Bobou Bajawa Moch Shofwan
Jurnal Plano Buana Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Plano Buana (Edisi Oktober 2020)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/jpb.v1i1.2666

Abstract

Abstrak Relokasi Pasar Bobou di lakukan sejak dikeluarkannya Surat Keputusan Bupati tentang Pemindahan Lokasi Pasar dan Pembentukan Tim Penataan Lokasi Pasar. Relokasi dilakukan dengan alasan keterbatasan daya tampung pedagang dan dukungan fasilitas serta sarana prasarana yang kurang. Keberlanjutan suatu pasar tradisional dapat dilihat dari harga barang, kualitas pelayanan, lokasi, serta varian produk pada pasar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan pasar bobou bajawa pasca relokasi. Pada Penelitinan ini penulis menggunakan Metode penelitian dengan teknik analisis SWOT dengan Pengumpulan data dilakukan melaluli observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan keberlanjutan pasar sulit di terapkan hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu tingkat pendapatan pedagang yang menurun, aksesbilitas seperti angkutan umum yang tidak beroperasi lagi dan jarak lokasi pasar yang jauh dari pusat kota. Kata Kunci : Keberlanjutan, relokasi, pasar.
Kondisi Kawasan Rawan Bencana Tsunami Di Kecamatan Muncar Moch. Shofwan; Yoga Pratama
Jurnal Plano Buana Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Plano Buana (Edisi Oktober 2021)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/jpb.v2i1.3971

Abstract

Abstrak Kecamatan Muncar merupakan kawasan pesisir yang masuk dalam zona inti pengembangan Kawasan Minapolitan dan memiliki jumlah penduduk terbesar kedua di Kabupaten Banyuwangi, serta merupakan Kawasan Rawan Bencana Tsunami. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi karakterisitik penggunaan lahan dan menganilisis tingkat risiko zona kawasan rawan bencana tsunami serta menganalisis pengaruh kawasan rawan bencana tsunami terhadap penggunaan lahan di Kecamatan Muncar. Metode pengumpulan data menggunakan observasi lapangan dan studi literatur serta menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase dan overlay union. Kata Kunci : penggunaan lahan, tsunami, zona rawan tsunami
MITIGASI BENCANA PADA MASYARAKAT TRADISIONAL KAMPUNG AIR KELURAHAN MANTUIL KOTA BANJARMASIN Moch. Shofwan; Arif Rahman Nugroho; Yogi Prasakti; Nazwa Noor Fitria; Laila Azmi
Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah) Vol 2, No 2 (2021): GEOGRAFIKA
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jgp.v2i2.5011

Abstract

Pesatnya pertumbuhan penduduk dan ekonomi di perkotaan memicu urbanisasi. Seiring dengan kebutuhan hunian, orang cenderung menggunakan sempadan sungai sebagai tempat tinggal. Salah satu kawasan permukiman sempadan sungai di Kota Banjarmasin yang berkembang yaitu sempadan sungai Martapura Kelurahan Mantuil. Ditinjau dari aspek geologis, geografis, dan morfologis, Kalimantan Selatan merupakan provinsi yang rawan banjir, hampir setiap tahun banjir terjadi termasuk di Kota Banjarmasin. Dampaknya, banyak masyarakat sempadan sungai menjadi korban. Masyarakat yang menjadi korban banjir tersebut, tetap memilih bertahan. Oleh karena itu untuk mengetahui kondisi eksisting permukiman, preferensi bermukim, dan bentuk mitigasi bencana banjir pemukim, penelitian ini dilakukan. Penelitian didesain menggunakan mixed method. Teknik sampling yang digunakan Purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui Survey, Indepth - Interview, dan FGD dengan jenis analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pola permukiman mengelompok dengan lahan yang tidak sesuai dengan peruntukannya, kondisi ekonomi dan sosial rendah, serta ketersediaan sarana pasarana belum memadai.Pemukim memutuskan untuk tetap bertahan karena aksesbilitas menuju tempat kerja, kedekatan dengan keluarga, lingkungan aman. Bentuk bentuk mitigasi yang dilakukan seperti cara masyarakat meletakan bangunan, membangun infrastruktur, dan pola ruang.
Potensi Risiko Wilayah Dalam Perspektif Indeks Desa Tangguh Bencana Moch. Shofwan; Farida Nur’Aini
SNHRP Vol. 2 (2019): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.534 KB)

Abstract

Desa Tangguh Bencana (Destana) merupakan salah satu parameter yang dibuat oleh Pemerintah untuk mengkategorikan desa/wilayah dalam indeks perencanaan pembangunan. Desa Tangguh Bencana menjadi indikator pemerintah terkait penganggaran, pelaksanaan, serta evaluasi tingkat risiko tiap-tiap desa di kabupaten/kota. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengidentifikasi karakteristik potensi risiko bencana terkait Desa Tangguh Bencana, (2) menganalisis sebaran indeks parameter Desa Tangguh Bencana. Metode analisis yang digunakan dibagi menjadi dua tahapan yaitu (1) analisis deskriptif berdasarkan kondisi potensi risiko bencana terkait Desa Tangguh Bencana, dan (2) deskriptif kuantitatif dan eksploratif berdasarkan sebaran indeks parameter Desa Tangguh Bencana. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Karakteristik potensi risiko bencana terkait desa tangguh bencana dapat diketahui berdasarkan sejarah kejadian bencana yang pernah terjadi dan di analisis menggunakan pendekatan keruangan dan kewilayahan dapat diketahui potensi risiko bencana terkait desa tangguh bencana memiliki potensi yaitu Banjir, Puting beliung, dan Kebakaran. Sedangkan sebaran indeks parameter desa tangguh bencana di semua desa yang ada di wilayah administratif Kabupaten Sidoarjo masuk kategori zona hijau, kuning, dan merah. Kata kunci: Desa Tangguh Bencana, Perencanaan Wilayah, Indeks Parameter.
PENERAPAN BUDIKDAMBER DALAM UPAYA KETAHANAN PANGAN KELUARGA DI ERA PANDEMI COVID –19 Anak Agung Sagung Alit Widyastuti; suning suning; linda Dwi Rohmadiani; Siti Nuurlaily Rukmana; Moch. Shofwan; Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 01 (2022): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i01.a5348

Abstract

Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mengurangi penularan virus Covid – 19 mempengaruhi kegiatan perekonomian masyarakat. Penetapan kebijakan berupa pengurangan kegiatan masyarakat menimbulkan beberapa kekhawatiran, yaitu kelangkaan bahan pangan dan harga pangan yang tinggi. Kelurahan Dukuh Menanggal, salah satu kelurahan di kota Surabaya yang berdampak dengan adanya PSBB. Sebagian besar jenis mata pencaharian masyarakat kelurahan adalah dibidang jasa yaitu membuka rumah kost – kostan (untuk mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dan warung makanan serta minuman. Program Work from Home (WFH) dan Study From Home (SFH) menyebabkan banyak mahasiswa yang tidak lagi kost sehingga pendapatan masyarakat turun secara signifikan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah dengan penerapan Budikdamber (Budidaya Ikan Dalam Ember) dalam upaya ketahanan pangan keluarga di era Pandemi Covid – 19. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan sempitnya lahan pekarang setiap rumah yang ada di kelurahan Dukuh Menangga. Terdapat beberapa permasalahan dihadapi terkait penerapan Budikdamber, yaitu sebagian besar masyarakat belum mengerti tentang pembuatan budikdamber dan proses penerapan Budikdamber. Metode pelaksanaan pengabdian ini berupa sosialisasi, pelatihan dan pendampingan terhadap perwakilan masyarakat sebagai pilot project pengabdian. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian Kepada Masyarakat adalah masyarakat di Kelurahan Dukuh Menanggal bisa mandiri dalam pemenuhan kebutuhan akan pangan sehingga terbentuk ketahanan pangan di masa Pandemi Covid 19
Pemanfaatan Sistem Informasi Spasial untuk Pengelolaan Aset di Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Moch. Shofwan; Anak Agung Sagung Alit Widyastuty; Linda Dwi Rohmadiani; Suning Suning; Siti Nuurlaily Rukmana; Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 2, No 4 (2022): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v2i4.239

Abstract

Bligo Village is a village located in Candi District, Sidoarjo Regency. Utilization of the village spatial information system is highly expected for the realization of village asset data collection that is able to support the Bligo Village Government which is good governance and competitive. The purpose of this study is to provide training on Village Spatial Information Systems for Village Asset Management. The method used is divided into two stages of data collection, namely primary data collection consisting of observation and documentation. Subsequent data collection is carried out on a secondary basis by being obliged to fill in the data that has been distributed into the questionnaire. As a result, it is known that the SWOT value in this analysis is located in quadrant I, meaning that it is able to improve the quality of human resources in village officials regarding the use of spatial information systems for asset management in Bligo Village, Candi District, Sidoarjo Regency.
Karakteristik Sub Daerah Aliran Sungai Silo di Kecamatan Dompu Moch. Shofwan; Wiwin Angriani; Pungut
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v10i2.44610

Abstract

Sub Daerah Aliran Sungai Silo sering terjadi luapan air saat musim hujan, yang menyebabkan terjadinya banjir dibeberapa kelurahan di Kecamatan Dompu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yaitu dengan cara pengukuran secara terrestrial dilapangan dibagi menjadi dua tahapan pengumpulan data, yakni pengumpulan data secara primer terdiri dari kegiatan observasi, dan dokumentasi, sedangkan untuk menganalisis karakteristik Sub DAS membutuhkan data berupa data curah hujan, luas DAS, bentuk Sub DAS, tingkat kecabangan, kerapatan aliran, pola aliran, panjang sungai, jenis tanah, topografi, dan penggunaan lahan. Tujuan penelitian mengidentifikasi karakteristik di Kecamatan Dompu yang terdiri dari Meteorologi, Morfologi dan Morfometri.  Hasil analisis karakteristik Sub DAS Silo adalah curah hujan selama setahun rata-rata 267,4 mm dan rata-rata hari hujan 17 hari. Ketinggian daerah 100 – 500 seluas 107,815 ha memiliki kemiringan landai seluas 73,349 ha Penggunaan lahan di Kecamatan Dompu terbesar yaitu lahan pertanian pertanian seluas 7.462 ha (33%) dan kerapatan aliran 0,62 masuk kelas sedang. Bentuk sub DAS mempengaruhi pola aliran sungai mempengaruhi pola aliran sungai dan ketajaman puncak dapat mengakibatkan terjadinya banjir besar, alur sungai sub DAS Silo terdapat 2 orde yaitu orde 1 (14 alur) dan orde 2 (1 alur). Pola aliran sungai Silo pola dendritik, panjang sungai Silo 9.810 km dari hulu sungai sampai hilir. Maka implikasinya dapat diketahui karakteristik secara fisiologi Sub Daerah Aliran Sungai Silo di Kecamatan Dompu.
Rancangan Taman Rekreasi Dan Olahraga Di Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo Siti Nuurlaily Rukmana Rukmana; Moch. Shofwan; Anak Agung Sagung Alit Widyastuti; Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari1; Suning Suning; linda Dwi Rohmadiani
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 6 No 02 (2023): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v6.i02.a6029

Abstract

Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo diketahui bahwa fasilitas umum berupa ruang publik/taman kota belum dimiliki oleh desa Bligo. Namun untuk lapangan olahraga telah dituliskan sebesar 2,94 Ha dan keberadaannya saat ini juga belum optimal. Hal ini tentu menjadi tugas Bersama baik aparatur desa dan masyarakat untuk membangung ruang public yang ada di desa tersebut. Sesuai dengan peraturan PU No 5 Tahun 2008 fasilitas umum berupa taman rekreasi dan olahraga bagian dari RTH yang harus dimiliki di perkotaan dengan presentase 20% ruang terbuka publik dan 10% ruang terbuka privat. Tujuan dari PKM ini adalah pembuatan rancangan siteplan taman rekriasi dan olahraga di desa Bligo. Solusi yang ditawarkan adalah sosialisasi perancangan siteplan taman rekreasi dan olahraga di Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Hasil yang dicapai dari PkM ini adalah tersedianya gambar rancangan siteplan Taman Rekreasi dan Olahraga di Desa Bligo. Pemahaman masyarakat dan apparat Desa juga meningkat khususnya pentingnya keberadaan RTH serta metode pembuatan rancangan siteplan taman rekreasi dan olahraga di desa Bligo, yaitu dari 30% menjadi 70% Kata Kunci: Desain, Ruang Terbuka Hijau, Taman Olahraga Bligo Village, Candi District, Sidoarjo Regency has not had public facilities in the form of public spaces/city parks. However, this village has a sports field of 2.94 hectares and its current existence is also not optimal. This is of course the duty of the village apparatus and the community to build public spaces in the village. Under PU regulation No. 5 of 2008, public facilities in the form of recreation and sports parks are part of the green open space that must be owned in urban areas with a percentage of 20% public open space and 10% private open space. This PKM aims to design a recreational and sports park site plan in Bligo village. The solution offered is the socialization of the design of the recreation and sports park site plan in Bligo Village, Candi District, Sidoarjo Regency. The results achieved from this PKM are the availability of a design drawing of the Recreation and Sports Park site plan in Bligo Village. The understanding of the community and village officials has also increased, especially the importance of the existence of green open space and the method of designing a recreation and sports park site plan in Bligo village, from 30% to 70%. Keywords: Design, Public space, Sport Parks
Inovasi Snack Bergizi Tanaman Toga dalam Peningkatan Ekonomi Masa New Normal Suhud Wahyudi; Sentot Didik Surjanto; Muslichah Erma Widiana; Moch. Shofwan; Mahmudah Enny Widyaningrum
Sewagati Vol 6 No 5 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.254 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i5.411

Abstract

Industrialisasi harus mengutamakan efisiensi, nilai tambah yang memiliki daya saing pasar, serta terus dikembangkan sebanyak mungkin masyarakat yang berperan serta dalam kegiatan industri didaerah-daerah sampai tingkat pedesaan. Paguyupan Sejahtera Mandiri Tembok Dukuh Surabaya selama ini memproduksi snack sehat yaitu menggoreng keripik yang terbuat dari bahan baku tanaman toga memakai cara konvensional dengan menggunakan wajan sehingga hasil snack dari tanaman toga masih mengandung minyak sehingga tidak sehat karena dapat memicu kolesterol dan mudah berubah aroma, dalam proses kegiatan tersebut belum menerapkan pengetahuan yang berkaitan dengan manajemen. Dengan melihat permasalahan maka perlu adanya penyuluhan pemberdayaan produksi dengan pengetahuan manajemen dan penggunaan teknologi tepat guna dalam berproduksi agar terciptanya kreatifitas dalam olahan pangan untuk mewujudkan peningkatan ekonomi dan ketahanan pangan dengan produksi snack/camilan yang sehat pencegah covid-19 Tembok Dukuh Surabaya Jawa-Timur. Alat yang digunakan adalah alat peniris minyak diantaranya mesin spinner dengan kapasitas 5 kg, bahan peniris stainless stell, dimensi total 41x41x64cm, diameter tabung luar 39 cm, diameter saringan 34 cm, tinggi saringan 23cm, daya listrik 135w 220v. Adapun pelatihan yang diberikan tentang pendampingan pengetahuan konsep, pemahaman fungsi manajemen, fungsi operasional manajemen serta pelatihan ekonomi kreatif, inovasi pembuatan produk dari bahan tanaman toga yang dapat dilakukan dengan lahan terbatas penanaman secara hidroponik. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian ini produksi dapat berjalan dengan penjualan secara online dengan system made by order dan menjembatani mitra untuk bergabung dengan asosiasi UKM mendunia.
Co-Authors A.A. Sagung Alit Widyastuty Achmad Fariq Rohman Addin Albariki, Muhammad Aini, Farida Nur Akbar Sujiwa Alit W, Anak Agung Sagung Anak Agung Gede kamajaya Waisnawayadnya Anak Agung Sagung Alit Widyastuti Anak Agung Sagung Alit Widyastuty Anak Agung Sagung Alit Widyastuty Anang Ma’ruf Angriani, Wiwin Annisa Bhudiyani Tribhuwaneswari Annisa Budhiyani T Annisa Budhiyani T Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari Annisa Budhiyani Tribhuwaneswari1 Arif Darmawan Arif Rahman Nugroho Denianto, Mochamad Enny Widyaningrum, Mahmudah Farida Nur Aini Farida Nur’Aini Farida Nur’Aini Fariq Rohman, Achmad Febrianto, Muhammad Akbar Fintarto, Wahyu Dwi Guruh Mahardika Purnama Putra Hafid Syaifudin, Wawan Handoko, V. Rudy Hanifah Mahat Hilmi Zain Muafi Indah Nurhayati Indah Nurhayati Jelita Citrawati Jihan Khoirul Bariyah, Diah Laila Azmi M. Nushron Ali Mukhtar Mahmudah Enny Widyaningrum Majid, Dian Malthuf, Muhammad Mochamad Denianto Muhammad Al Kholif Muhammad Asyroful Mujib Mulyanie, Erni Muslichah Erma Widiana Nasobi Niki Suma Nazwa Noor Fitria NUGROHO HARI PURNOMO Nur Hamid Nur’Aini, Farida Nushron Ali Mukhtar , M. Oktafiana Wahyu P Olandina De Rosari Lede Pake, Pius Prima Vera Harung, Eugnestia Pungut Raditya Anindyajati Ratnawati, Rhenny Rizky Darmadi Rohmadiani, Linda Dwi Sagung Alit Widyastuti Sentot Didik Surjanto Siti Nuurlaily Rukmana, Siti Nuurlaily Slamet Budiono Soehardjoepri Soehardjoepri Soehardjoepri, Soehardjoepri Suhud Wahyudi Suning, Suning Tribhuwaneswari, Annisa Bhudiyani Tribhuwaneswari, Annisa Budhiyani Wahyu Dwi Fintarto Wahyu Gerhana, Sony Eka Wawan Hafid Syaifudin Widyastuti, Sagung Alit Widyastuty, A.A. Sagung Alit Wiwin Angriani Yoga Pratama Yogi Prasakti