Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Pelatihan Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kearifan Lokal di Lingkungan Lahan Basah Surya Haryandi; Mustika Wati; Misbah Misbah; Andy Azhari; Muhammad Irfan Maulana; Nur Afifah Azzahra; Muhammad Riduan Fitri
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i4.10188

Abstract

Pengintegrasian kearifan lokal ke dalam pembelajaran IPA sangat diperlukan karena banyak terdapat konsep-konsep IPA di dalamnya. Faktanya pengintegrasian kearifan lokal ke dalam proses pembelajaran khususnya IPA sangat jarang, hal ini serupa berdasarkan hasil diperoleh bahwa: (1) 47,2% guru cukup memahami penyusunan modul ajar IPA; (2) 47,2% guru cukup memahami tentang pengintegrasian kearifan lokal dalam pembelajaran IPA; dan (3) 52,8% guru cukup memahami tentang penyusunan modul berbasis kearifan lokal. Berdasarkan hasil temuan/permasalahan yang dihadapi oleh mitra, maka tim PDWA perlu mengadakan pelatihan modul ajar IPA berbasis kearifan lokal. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para guru dalam membuat modul ajar IPA berbasis kearifan lokal. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, evaluasi, dan refleksi. Adapun kegiatan ini dilakukan secara hybrid dengan 3 kali pertemuan dihadiri oleh 11 guru MGMP IPA bertempat di SMPN 2 Alalak. Kegiatan pertama dilaksanakan secara daring via Zoom pada tanggal 21 Juli 2023. Pertemuan kedua dan ketiga dilaksanakan secara luring pada tanggal 29 Juli dan 5 Agustus 2023. Berdasarkan hasil kegiatan disiumpulkan bahwa guru MGMP IPA dapat membuat modul berbasis kearifan lokal dengan baik dan termasuk kategori paham memperoleh nilai sebesar 72,36%. Melalui pelatihan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan para guru dalam membuat modul ajar IPA berbasis kearifan lokal dalam rangka menguatkan implementasi Kurikulum Merdeka.Integrating local wisdom into science learning is very necessary because there are many science concepts in it. Integrating local wisdom into the learning process, especially science, is very rare. This is similar based on the results obtained that: (1) 47.2% of teachers entirely understand the preparation of science teaching modules; (2) 47.2% of teachers understand enough about integrating local wisdom in science learning; and (3) 52.8% of teachers understand enough about preparing local wisdom-based modules. Based on the findings/problems partners face, the PDWA team needs to hold "Strengthening the Implementation of the Independent Curriculum through training in science teaching modules based on local wisdom in wetland environments." This activity aims to increase teachers' understanding and skills in creating science teaching modules based on local wisdom to strengthen the implementation of the Independent Curriculum. This activity is carried out through planning, action, observation, evaluation, and reflection. This activity was carried out hybridly with three meetings attended by 11 MGMP Science teachers at SMPN 2 Alalak. The first activity was held online via Zoom on July 21, 2023. The second and third meetings were offline on July 29 and August 5, 2023. Based on the activity results, it was concluded that MGMP science teachers could create local wisdom-based modules well and were included in the category of understanding and gaining knowledge. Value of 72.36%. Through training, teachers can improve their understanding and skills in creating science teaching modules based on local wisdom to strengthen the implementation of the Independent Curriculum.
Pengembangan Media E-Book Berbasis Aplikasi Office Sway pada Bahan Ajar Modul Bahasa Indonesia Kelas X SMA Sari, Indah; Sukri Syamsuri, Andi; Nasir
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 2 (2022): July - December 2022
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jpdp.v2i2.171

Abstract

This study aims to describe the use, design and results of office sway-based media development in class X Indonesian teaching materials that are valid and practical. This type of research is Research and Development. Media research and development procedures use the Borg & Gall development model, namely: surveys and data collection, planning, development of product drafts, expert validation tests, design revisions and product trials. This research was conducted at SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar with Class X research objects totaling 24 students and 1 Indonesian teacher. Research data collection techniques were obtained through observation, interviews, product validation to experts, student and teacher response questionnaires, as well as post-test and pre-test scores. The results of the data were analyzed quantitatively and qualitatively. The results of the study show that the developed media is classified as feasible, as can be seen from the validation of material experts with an average percentage of 78.33% and the validation of media experts with an average percentage of 86%. The Indonesian teacher's response stated that the media was good with an average percentage of 82.10% and the student response questionnaire met practical criteria, the completeness score of student learning outcomes was more than 7.5%, which was 8.45%. Based on this, comparison and analysis can be interpreted that the learning product developed in the form of an E-book based on the Office Sway application in the teaching materials of this module can be declared valid and practical to use as an Indonesian language learning medium.
Pelatihan Pengembangan Modul dan Media Ajar Berbasis Interactive Untuk Tenaga Pengajar Di SMA N 11 Muaro Jambi Sofyan, Sofyan; Sadikin, Ali
Jurnal JUPEMA Vol. 2 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jupema.v2i1.28624

Abstract

Bahan ajar atau sering disebut dengan bahan pembelajaran merupakan bagian terpenting dalam proses pembelajaran, materi pelajaran merupakan inti dari kegiatan pembelajaran. Guru dalam melaksanakan proses pembelajaran diperlukan suatu bahan ajar karena digunakan untuk membantu guru dalam mengajar dan kegiatan pembelajaran di kelas. Salah satu permasalahan penting yang dihadapi dosen dalam kegiatan pembelajaran adalah memilih atau menentukan bahan ajar atau bahan pembelajaran yang tepat guna membantu mahasiswa mencapai kompetensi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA N 11 Muaro Jambi. Dengan melakukan pelatihan pengembangan bahan ajar dan media ajar berbasis media interaktif kepada para guru di SMA N 11 Muaro Jambi diharapkan para guru tersebut dapat menjadi a) guru yang berkompeten sesuai bidang ilmunya, b) guru diharapkan mempunyai kemampuan untuk mengembangkan bahan ajar dan media pengajaran secara tepat sesuai dengan kebutuhan siswa. Beberapa pertemuan diadakan untuk menyajikan materi yang lebih tepat kepada guru. Sehingga para guru akan mempunyai kemampuan untuk memahami apa yang dibutuhkan oleh siswanya terutama setelah mereka lulus dari SMA N 11 Muaro Jambi.
Pengembangan Bahan Ajar Modul Menulis Puisi Berbasis Pendekatan Saintifik Untuk Siswa Kelas VIII SMPN 5 Kota Bengkulu Miftahul Jannah; Heny Friantary; Feny Martina
JPI : Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v2i1.422

Abstract

Sering sekali keterampilan menulis dianggap sebagai sebuah keterampilan yang sulit dipelajari dan diajarkan oleh guru, karena keterampilan menulis banyak membutuhkan sebuah proses yang panjang serta pemikiran yang komplek. Pada dasarnya, mata pelajaran bahasa Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman siswa dalam mempelajari ilmu bahasa dan ilmu sastra. Keterapilan menulis puisi merupakan salah satu keterampilan yang harus dicapai oleh peserta didik dalam mempelajari sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan pembelajaran dan keefektivitasan modul pembelajaran menulis puisi. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (research and development). Prosedur pengembangan meliputi 5 langkah yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi.Populasi dan sumber yang digunakan dalam penelitan ini adalah guru dan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan data primer yang didapat dari penyebaran angket kuisioner kepada responden. Penelitian ini memperoleh bukti bahwa guru dan siswa membutuhkan bahan ajar berbentuk modul pembelajaran yang mampu menarik minat siswa untuk menulis puisi karyanya sendiri sesuai dengan unsur serta langkah yang ada dan bisa menambah referensi bahan ajar bagi guru serta referensi pembelajaran bagi siswa. Dari hasil perhitungan didapat rata-rata kebutuhan siswa dan guru terhadap pembelajar menulis puisi adalah sebesar 85,95% sehingga termasuk dalam kategori setuju. Serta penelitan ini juga memperoleh bukti bahwa modul pembelajaran menulis puisi efektif meningkatkan kemempuan menulis puisi siswa SMP Negeri 5 Kota Bengkulu ditemukan bahwa rata-rata tingkat efektivitas modul pembelajaran mencapai angka 88,125 % termasuk kedalam kategori sangat efektif.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBENTUK E-MODUL BERBANTUAN SIGIL SOFTWARE PADA POKOK BAHASAN MATRIKS UNTUK PESERTA DIDIK KELAS XI Jannati, Nurul
Jurnal Edukasi dan Penelitian Matematika Vol 12, No 1 (2023): Maret
Publisher : Departemen Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pmat.v12i1.14367

Abstract

E-modules are presentations of material in electronic form with links to each lesson, complete with videos, animations and audio presentations for a learning experience. The purpose of this study is to describe teaching materials in the form of e-modules in a valid and practical manner and to describe the effectiveness of teaching materials in the form of e-modules on learning outcomes. This type of research is development research with the ADDIE model which consists of the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The data for this research are needs analysis data, validation data, performance data, and effectiveness data. The survey instruments were the Student Characteristics Questionnaire, Self-Assessment Analysis Questionnaire, Youth Module Validation Matrix Questionnaire, One-to-One Evaluation Interview Questionnaire, and Youth Module Matrix Practice Questionnaire. As a result, we find that the material shape of the modular matrix has very good categorical effect sizes (based on validation by two mathematicians). The material format of Young's Matrix coefficients is research based on the resuIts of surveys and interviews and has great practical relevance. The resuIts of the validity evaluation show that the material in the form of a matrix module can improve student learning outcomes.Keywords – e-module, ADDIE Model, Matrix, sigil software
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah Kelas 2 SD/MI Siti Nurhalisa; Jumrotul Aeni; Erlina Laily Nur Afifa; Muh Syauqi Malik Malik
Tadzkirah : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 1 (2023): Tadzkirah : Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : LPPM Institut Al-Ma`arif Way Kanan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55510/tadzkirah.v6i1.209

Abstract

Pendidikan matematika memiliki peran yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses suatu pengembangan yang dilakukan perlu memperhatikan bahan ajar. Bahan ajar merupakan kegiatan akademik yang dapat dilakukan sendiri oleh para guru. Tugas utama guru adalah menyampaikan bahan pelajaran kepada siswa dengan harapan siswa dapat menerima dan memahami bahan pelajaran dengan mudah. Salah satu permasalahan yang terjadi adanya ketertinggalan pemahaman siswa pada materi bilangan cacah. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan siswa memahami materi bilangan cacah berupa bahan ajar modul yang diharapkan siswa dapat meningkatkan minat baca pada materi tersebut. Metode yang penulis gunakan ialah menggunakan metode pustaka dengan menjadikan buku dan jurnal sebagai bahan acuan. Hasil dari penelitian dinyatakan bahwa pengembangan bahan ajar sangat penting untuk kegiatan belajar di kelas, karena dari pengembangan bahan ajar mampu membuat siswa lebih mudah paham dalam mengerti materi dan lebih aktif untuk lebih tau materi yang sedang diajarkan
Pengembangan Bahan Ajar Konsep Sistem Koordinasi Pada Manusia Di SMA Berbentuk E-Modul Berbasis Aplikasi Android Eka Wati; Noorhidayati Noorhidayati; Aminuddin Prahatama Putra
Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia Vol 2 No 2 (2023): JUPENJI: Jurnal Pendidikan Jompa Indonesia
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupenji.Vol2.Iss2.623

Abstract

Pada era digital 4.0 berbagai informasi mudah didapatkan melalui internet yang bisa diakses melalui Smartphone. Informasi dan ilmu pengetahuan bisa dimanfaatkan peserta didik untuk memudahkan dalam pembelajaran secara efektif dan efisien. Guru sebagai pengajar dan penyedia sumberObelajar bisa mengakses berbagai jenis sumberObelajar. Bagian dari bahan ajar yang bisa mengubah pilihan yaitu E-modul. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian, kelayakan, keterbacaan, dan respon peserta didik terhadap hasil pengembangan Bahan Ajar Konsep Sistem Koordinasi Pada Manusia di SMA Berbentuk E-modul Berbasis Aplikasi Android. Penelitian ini yakni penelitian dan pengembangan model 4D yang dilakukan dalam 4 tahapan yaitu, 1) Define, 2) Design, 3) Develop, dan 4) Disseminate, dengan tahap pelaksanaan sampai disseminate secara terbatas. Subjek penelitian yaitu 3 ahli dan 3 peserta didik kelas XII MIA SMAN 1 Alalak. Instrumen penelitian berupa angket (kesesuaian, kelayakan, keterbacaan, dan respon peserta didik). Hasil penelitian menunjukkan maka Bahan Ajar Konsep Sistem Koordinasi Pada Manusia di SMA berbentuk E-modul berbasis aplikasi android yang diinovasikan memperoleh nilai kesesuaian sebesar 4,43 yang tergolong “sangat sesuai”, nilai kelayakan sebesar 4,35 yang tergolong “sangat layak”, nilai keterbacaan sebesar 4,79 yang tergolong “sangat baik” dan nilai respon peserta didik sebesar 4,70 yang tergolong “sangat positif”. Pengembangan bahan pembelajaran konsep Sistem Koordinasi pada Manusia berbentuk E-modul berbasis aplikasi android sebaiknya bisa diakses dari berbagai platform IT.
Pengembangan Modul Keanekaragaman Pohon Sialang (Koompassia Excelsa) Untuk Bahan Ajar Materi Keanekaragaman Tumbuhan Di Kelas X SMAN Kabupaten Pelalawan Riau Leni Agustina; Ibnu Hajar
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 2 No 2 (2024): April : Jurnal Pendidikan Berkarakter
Publisher : LPPM Politeknik Pratama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/pendekar.v2i2.655

Abstract

This research aims to produce a teaching material module on the diversity of Siang trees in Pelalawan Regency, Riau for biology subjects in class X SMAN. This research is a type of development research (Research and Development) with the development of the Plomp 2013 method. The subjects of this research are the people of Pelalawan Regency, Riau and the subjects of the teaching materials are class X students at SMAN Bandar Petalangan, SMAN Bunut, and SMAN Pangkalan Kuras. Research data was obtained from validation sheets assessed by material experts, learning experts, learning media experts, and biology teachers, as well as response questionnaires obtained from the results of limited trials from students. The results of this research show that the quality of the validity of the teaching material module based on validation results by material experts is in the very valid category with an average percentage of 87.69% (very valid), the validation results from learning experts get an average percentage of 91.76% (very valid), validation results from learning media experts got an average percentage of 94% (very valid), and validation results by three biology teachers got an average of 90.44% (very valid), and test results on students got an average of The average percentage is 90.11% (very practical), based on these several categories, it can be concluded that the learning media developed is very valid and can be used as teaching material that can help students' learning process.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL BERMUATAN NATURE OF SCIENCE PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA KELAS VIII SMP N 2 MLATI Yonanda, Ide Engga; Widodo, Eko; Anjarsari, Putri
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui kelayakan bahan ajar modul IPA bermuatan Nature of Science (NOS) pada materi sistem pernapasan untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas VIII SMP N 2 Mlati dan (2) mengetahui peningkatan literasi sains siswa SMP N 2 Mlati kelas VIII setelah menggunakan bahan ajar modul bermuatan NOS pada materi sistem pernapasan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan 4D dari Thiagarajan. Teknik pengambilan data menggunakan quasi experimen. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi: (1) lembar validasi bahan ajar modul IPA, (2) lembar observasi keterlaksanaan langkah pembelajaran dengan muatan NOS, (3) angket respon siswa, dan (4) soal literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bahan ajar modul IPA bermuatan NOS dinyatakan layak dengan hasil sangat baik (A), (2) modul IPA bermuatan NOS pada materi sistem pernapasan dapat meningkatkan literasi sains siswa SMP N 2 Mlati secara signifikan dengan katerori peningkatan sedang.Kata kunci: bahan ajar, literasi sains, modul, nature of scienceThe purpose of this research is to find out (1) the eligible of science module teaching materials containing Nature of Science (NOS) on respiratory system materials to improve scientific literacy of grade VIII SMP N 2 Mlati students and (2) increase scientific literacy of SMP N 2 Mlati grade VIII students after use teaching materials module containing NOS on respiratory system materials.. This research is categorized as Research and Development (R D) with 4D models from Thiagarajan. Data collection techniques used quasi experimental design. Data collection instruments used in this research include: (1) validation science module sheet, (2) learning observation sheet, (3) questionnaire response students, (4) scientific literacy test. The results showed that the science module containing NOS are (1) eligible to be used by students based on the results of the validation expert lecturers and science teachers with excellent results of qualitative data (A), (2) science module containing NOS can increasing scientific literacy according to significant in a category modest rate.Keywords: modules, nature of science, scientific literacy, teaching materials. 
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Sistem Reproduksi Manusia Menggunakan Aplikasi Flip PDF Corporate Sugianto, Sugianto; Liunokas, Angreni Beaktris; Listari, Nening; Dewi, Ni Putu Yuni Astriani; Rasyid, Abdur; Chaidir, Diki Muahamad
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 12 (2023): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i12.4573

Abstract

This research focuses on developing and implementing e-module teaching materials for the human reproductive system using the Flip PDF Corporate application. Following the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), the study begins with an analysis of student and teacher needs, along with an examination of the human reproductive system's basic competencies. The resulting e-module structure includes sections such as Introduction, Human Reproductive System overview, and Closing, among others. Expert validation, involving biologists and digital media experts, contributes to the development process. The study's implementation results indicate positive outcomes, with an average test score of 79.50, surpassing the KKM standard, and a good classification value. All students passed, with 53% achieving a good grade and 47% reaching a very good grade. Student responses also highlight the favorable material and technical quality aspects of the Flip PDF Corporate application. Overall, the research successfully demonstrates the effectiveness of the designed teaching materials for the human reproductive system.

Page 30 of 90 | Total Record : 896