Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Modul Ajar Fisika Berbasis Alur Merdeka untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika di MAN 1 Buton Selatan Nursyahitna; Helmi; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 11 (2024): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i11.8797

Abstract

This research is a type of Research and Development (R&D) study utilizing the 4D model development method (Define, Design, Development, and Dissemination). The study was conducted at MAN 1 Buton Selatan with the aim of designing and analyzing a valid, practical, and effective Merdeka flow-based physics teaching module that can improve student learning outcomes. The developed Merdeka flow-based physics teaching module was then tested on 25 students of class X-1 and evaluated by 10 practitioners or physics teachers from Siompu District and West Siompu District, Buton Selatan. The instruments used in this study included a validation sheet for the physics teaching module, practitioner assessment questionnaires, and a validated student learning outcomes test. The results showed that the Merdeka flow-based physics teaching module at MAN 1 Buton Selatan was valid, with an Aiken's V value of 0.74, practical, with a practitioner response score of 92.44%, and effective, with 80% of students showing a high category improvement in physics learning outcomes based on the N-gain calculation. Based on the results, the Merdeka Flow-based physics teaching module is overall considered valid, practical, and effective for use in the physics learning process.
Pengembangan Modul Ajar Terintegrasi Pendekatan TaRL Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi Yantoro; Muhammad Sholeh; Hendra Budiono; Eka Sastrawati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9166

Abstract

This research focuses on the issue of students failing to achieve learning goals due to not learning at their ability level. Educators must have pedagogical competence, including the ability to develop good and creative learning tools to create an active and interesting learning atmosphere. The TaRL approach, developed in elementary schools using differentiated learning, The TaRL approach is designed in line with student achievement, abilities, and needs. Developing a differentiation-based TaRL approach will create an active learning atmosphere and provide learning opportunities according to student needs. Educators must realize that each student is unique and has different qualities from birth. Of course, we need to fulfill their educational needs as best as possible to adapt education to student's needs and skill levels, ensuring they meet the required learning outcomes. The research uses mixed methods, including research and development, validity, and practicality. Data was collected through practice angle and validity instruments, with quantitative and qualitative data used to assess the effectiveness of TaRL modules. The high validity category of product validation showed a high validation rate of 92%, with 96% media validity, 97.16% material validation, and 89.43% language validation. The study also included teachers' and students' opinions on the differentiation-based efficacy of TaRL modules.
Pengembangan Modul Ajar Gambar Teknik Manufaktur Program Keahlian Teknik Mesin SMKN 7 Kota Serang Jamilah Mardiah; Gina Agustien; Enok Warni; Ananda Yhuto Wibisono Putra; Ita Novita Sari; Triyo Susanto
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1219

Abstract

Salah satu strategi untuk mempermudah proses pembelajaran maka sangat dibutuhkan sebuah acuan berupa modul ajar yang berisi capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, kompetensi yang ingin dicapai, sampai sarana prasarana dan instrumen penilaian yang akan digunakan. Penelitian pengembangan ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan modul ajar Gambar Teknik Manufaktur dari sisi materi dan media. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan dalah model 4D, akan tetapi pada pelaksanaannya hanya dibatasi sampai ke tahap pengembangan (develop) saja. Menurut validator ahli materi, modul ajar yang dikembangkan mendapatkan kategori layak dengan persentase 88,04%. Sedangkan menurut validator ahli medi modul ajar yang dikembangkan mendapatkan kategori layak dengan persentasi 71,88%. Atas hal tersebut, hasil dari penelitian ini merupakan modul ajar Gambar Teknik Manufaktur yang layak tetapi perlu perbaikan terlebih dahulu sebelum disebar luaskan.   Kata Kunci: Modul ajar, pengembangan, model 4D
Pengembangan Modul Hypercontent Teks Narasi Untuk Bahan Ajar Literasi Pada Implementasi Kurikulum Merdeka Siti Raihan
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 6 No. 3 (2024): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v6i3.1538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul hypercontent teks narasi, serta untuk mengetahui kelayakan modul hyppercontent teks narasi. Penelitian ini mengembangkan produk yang berdasarkan pada permasalahan yang telah ditemukan dengan menggunakan jenis penelitian research and Development (R&D), sedangkan dalam proses pembuatan produknya menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari atas lima tahap yaitu analysis (analisis), Design (Desain), Devolepment (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Penelitian ini melibatkan dua validator yaitu validator media dan validator materi. Selain itu juga melibatkan guru dan siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Tidung II Kota Makassar sebagai responden. Validasasi ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan modul hypercontent tek narasi yang dikembangkan. Penelitian ini mengembangkan modul hypercontent tek narasi menggunakan model ADDIE serta menghasilkan, hasil validasi media dan validasi materi dengan memperoleh kategori sangat layak. Pada respon guru kelas IV dikategorikan sangat layak. Pada respon siswa dalam uji kelompok kecil dan uji kelompok besar dikategorikan sangat layak sehingga modul hypercontent tek narasi untuk siswa kelas IV UPT SPF SD Inpres Tidung II Kota Makassar dapat dipergunakan sebagai salah satu media belajar.
Pengembangan Modul Ajar Biologi Berbasis Project Based Learning (PJBL) pada Materi Ekosistem Fadli, Ahmad; Ekaningtias, Maya; Jannah, Siti Wardatul; Listari, Nening
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 17 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v17i1.4155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar Biologi berbasis proyek bagi siswa kelas X SMA Tahfiz Al-Batthawi NWDI Kerongkong. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang meliputi empat tahap: pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Produk modul hasil pengembangan divalidasi oleh validator serta diujicobakan secara terbatas kepada 10 siswa kelas X SMA Tahfiz Al-Batthawi NWDI Kerongkong. Instrumen penelitian berupa angket respon siswa dan analisis data dilakukan menggunakan skala Likert dengan menghitung rata-rata setiap aspek. Hasil validasi ahli materi menunjukkan bahwa setelah perbaikan, modul memperoleh rata-rata persentase penilaian sebesar 85%, dengan rincian: aspek kelayakan isi 85% (sangat layak), aspek penyajian 87% (sangat layak), dan aspek kelayakan bahasa 83% (sangat layak). Hasil validasi menunjukkan bahwa semua kriteria memperoleh skor sangat valid, dengan persentase skor sebagai berikut: ukuran modul dan desain sampul masing-masing 95%, dan desain isi 90%. Rata-rata kelayakan modul mencapai 97%, dengan kriteria sangat layak Hasil uji coba terbatas 10 iswa kelas X SMA Tahfiz Al-Batthawi NWDI Kerongkong menunjukkan bahwa rata-rata persentase kelayakan bahan ajar modul berbasis proyek adalah 85%, dengan kriteria sangat layak.
A PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS PBL UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VII Anggaraini, Dila; Suanto, Elfis; Yuanita, Putri
Jurnal Gantang Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Gantang
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jg.v9i2.7507

Abstract

This study aims to develop a product in the form of a mathematics teaching module based on the Problem-Based Learning (PBL) model to enhance students' mathematical communication skills in the context of linear equations and inequalities with one variable for Grade VII students in junior high schools (SMP/MTs). The study evaluates the teaching module's validity, practicality, and effectiveness. Additionally, the findings of this research can serve as a reference for teachers in designing teaching modules that improve communication skills in other mathematical topics and as a resource for students to practice and enhance their communication skills. This research is based on the importance of mathematical communication skills for students. According to the Ministry of National Education, one of the objectives of mathematics learning is to enable students to communicate their ideas through symbols, tables, diagrams, or other representations. However, field observations show that the reality is quite the opposite. The mathematical communication skills of Grade VII students (Phase D) in junior high schools are still relatively low, particularly in linear equations and inequalities with one variable. One of the indicators of this issue is that students do not create mathematical symbols accurately when solving problems. While they can solve problems presented in a format like the teacher's examples, they struggle with different problem formats, especially word problems, which are confusing. The data collection instruments used in this study include validation and practicality instruments. The data collection techniques involve interviews, questionnaires, and mathematical communication skill tests. The data analysis techniques employed are both quantitative and qualitative analyses. The development of the teaching module in this research follows the 4-D model (Four-D Model), which consists of four stages: defining, designing, developing, and disseminating.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Materi Matriks Nursantriana, Nursantriana; Rusli, Rusli; Hamda, Hamda
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Sains Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i1.5247

Abstract

This study aims to describe the development process, show specifications, assess the quality, and determine the effectiveness of teaching modules based on differentiated learning on matrix material. The type of research used is Research and Development which refers to the ADDIE model which consists of five stages namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects of this trial were students of class XI SMA Negeri 21 Makassar. The results showed that the assessment by validators on teaching modules and research instruments received an average score of 4,31 with valid criteria. The results of the data analysis of the students' response questionnaire to the teaching module showed very positive criteria in trial I with a percentage of 87,9 and trial II with a percentage of 91,9%, the teacher's response questionnaire to the teaching module showed very positive criteria in trial I with a percentage of 86,1% and trial II with a percentage of 94,4%, and the learning implementation observation sheet showed the criteria were fully implemented in trial I with a percentage of 1,8 and trial II with a percentage of 1,9 so that the teaching module was declared practical. The results of data analysis of student activity sheets showed very active criteria in trial I with a percentage of 85,2% and trial II with a percentage of 87,2%, the learning outcomes test reached 80% in trial I and 100% in trial II, so that the teaching module was declared effective. Referring to the results of the analysis, it can be concluded that the teaching module based on a differentiated learning on matrix material can be used in learning activities.
Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis Nilai-Nilai Budaya Bugis Terintegrasi Dimensi Profil Pelajar Pancasila Fitriani A Fitriani A; Muhammad Rusli Baharuddin; Rosmalah Yanti; Erni Erni
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 1 (2024): January - April 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.1.2024.5283

Abstract

The very urgent problems facing the world of education are (a) the availability of teaching modules that maintain a balance between intellectual intelligence and character, (b) the fragmentation of local cultural values ​​with foreign culture which has the impact of eliminating the culture of good manners or etiquette, and (c) The results of the education report evaluation show that national education goals have not been achieved. This research approach uses Development Research (R&D) with research implementation stages following the Four D Model (4D) which consists of four development stages, namely: Define, Design, Develop, and Disseminate. The Define stage includes literature study activities and field surveys for the purposes of problem identification and need analysis, the Design stage includes initial product design activities, the Develop stage includes expert validation activities, product revisions, one-on-one and small group trials, and the Disseminate stage includes socialization activities fieldwork and final product revisions. The novelty offered in this research is a teaching module that integrates the cultural values ​​of the Bugis tribe (Sipakatau, Sipakalebbi, and Sipakainge) with the goals of national education or the dimensions of the Pancasila student profile.
PKM workshop pengembangan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kepercayaan diri guru SMP di Makassar Maruf; Dewi, Anita Candra
Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jckkn.v3i1.4753

Abstract

Tujuan utama dari kegiatan pengabdian ini adalah melaksanakan kegiatan workshop untuk guru-guru SMP di Sulawesi Selatan dalam mengembangkan modul ajar Kurikulum Merdeka. Adapun Metode pelaksanaan kegiatan berupa workshop guru-guru Tingkat SMP di Kota Makassar. Adapun tahapan dalam kegiatan workshop pengembangan modul ajar digital, mulai dari penyusunan TP dan ATP, langkah-langkah atau aktivitas pembelajaran, asesmen pembelajaran, kegiatan aksi nyata, refleksi dan tindak lanjut, serta evaluasi kegiatan. Workshop diselenggarakan oleh tim yang terdiri dari 2 dosen yang merupakan fasilitator sekolah penggerak di Sulawesi Selatan. Adapun pesertanya terdiri dari 10 guru, 5 Kepala Sekolah, dan 3 Pengawas Sekolah. Workshop dilakukan secara luring. Melalui kegiatan ini, guru-guru mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang prinsip-prinsip pembelajaran aktif, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta penyusunan asesmen yang autentik. Selain itu, workshop juga memfasilitasi guru untuk saling berbagi pengalaman dan berkolaborasi dalam mengembangkan perangkat pembelajaran yang inovatif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan workshop pengembangan modul ajar berbasis kurikulum Merdeka dapat meningkatkan kepercayaan diri guru-guru SMP di Kota Makassar terutama dalam menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang telah dipelajari dan mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Pengembangan E-Modul Pembelajaran IPA Berbasis TPACK dan Phet Simulation Sebagai Alternatif Bahan Ajar Masa Pandemi Covid-19 Fitriyawany; Ida Meutiawati; Hafiz Rizky
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 12 No. 4 Nopember (2023): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1928

Abstract

Sistem pembelajaran disekolah beberapa tahun ini mengalami perubahan yang signifikan. Perubahan dari konvensional ke basis teknologi menjadi solusi utama. Pendidikan berbasis blended learning menjadi perhatian penting dalam pembelajaran masa pandemi Covid 19 dan new normal. Kolaborasi sistem pendidikan menuntut semua elemen pendidikan peka terhadap teknologi pembelajaran terutama penggunaan e-modul dan laboratorium virtual interaktif pada pembelajaran IPA yang bersifat abstrak. Penggunaan laboratorium virtual interaktif membantu siswa dalam memahami secara mandiri materi serta meningkatkan keterampilan proses sains siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul berbasis TPACK dan PhET Simulation pada materi listrik dinamis dan melakukan uji kelayakan Ahli Media dan Ahli Materi. produk yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah e-modul berbasis TPACK dan PhET simulation dengan kriteria kelayakan dikatagorikan dalam kiteria sangat layak ditinjau dari hasil validasi oleh ahli. Hasil Penilaian Ahli Media secara keseluruhan penilaian rata rata nilai kelayakan sebesar 3,55 dengan prosentase kelayakan 88,75%. Berdasarkan keseluruhan penilaian pada aspek Materi mendapat rata rata penilaian berada pada kriteria yang layak yaitu sebesar 3.42 (85,66%). Sehingga modul yang dikembangkan dinyatakan dapat dijadikan alternatif solusi bahan ajar masa pandemic dan layak digunakan sebagai media pembelajaran masa new normal.

Page 53 of 90 | Total Record : 896