Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF BERBASIS CANVA SEBAGAI BAHAN AJAR MEMBACA DAN MEMIRSA PUISI KELAS VIII SMP IT INSAN MULIA MANOKWARI Elfina, Heni; Malawat, Insum; Mandowen, Kartika
BISAI: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/bisai.v4i2.923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan penggunaan E-Module interaktif berbasis Canva untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menyimak puisi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode R&D (penelitian dan pengembangan) model 4D (Define, Design, Develop And Disseminate). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, lembar validasi dan angket siswa. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Hasil penelitian menunjukkan kevalidan dan kepraktisan media dan materi yang dikembangkan diperoleh dari hasil validasi tahap akhir dengan presentase validasi media untuk kualitas media sebesar 90,6% dan pemanfaatan media sebesar 92,8% dimana validasi ini berkategori sangat valid. Validasi materi sendiri untuk aspek kualitas isi sebesar 88,8% dan untuk aspek pemanfaatan materi sebesar 91,6% dimana aspek ini berkategori sangat valid. Kepraktisan E-Module ini dapat dilihat dari hasil respon siswa dimana respon tertinggi sebesar 83% dengan kategori sangat praktis dan respon terendah sebesar 72% dengan kategori praktis.
Pengembangan Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Berbasis Karakter Bangsa Nilai Komunikatif Zuhriyyah, Fajrul Laili; Zulfah, Machnunah Ani; Fodhil, Muhammad; Chotimah, Chusnul
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LP3M STIT Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v5i2.2395

Abstract

This research focuses on the development and testing of a character-based Islamic Religious Education (PAI) teaching module, particularly on communicative values ??through social media etiquette. The background is the importance of instilling religious values ??and character in the digital era, where social media is massively used by students. The goal is to equip students with digital communication ethics, prevent the spread of negative content, and foster polite and responsible attitudes, in line with strengthening the nation's religious and cultural character. The method used is Research and Development (R&D) with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The subjects of this study were PAI teachers and 11th-grade students of SMAN 1 Jombang. The results showed that this teaching module was very suitable for use based on the assessment of expert validators. This is evidenced by the N-Gain value of 0.77, which is included in the high category. In addition, the effectiveness of the pre-test also showed a figure of 77.2%, which indicates that this module is effective. In conclusion, this teaching module is an innovative solution to shape strong and responsible student characters amidst the rapid development of information technology.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Peserta didik Fadillah, Masrianti; Maimunah, Maimunah; Hutapea, Nahor Murani
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i3.34203

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kemampuan penalaran matematis peserta didik, namun belum dapat dikembangkan pada pembelajaran matematika dikarenakan perangkat ajar dan proses pembelajaran yang kurang mendukung kemampuan penalaran matematis peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keefektifan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik pada materi Barisan dan Deret. Pegembangan modul ajar menggunakan tahapan model 4D dengan subjek penelitian adalah peserta didik fase E MA Al-Ihsan Boarding School. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, tes dan nontes. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validitas, angket respon guru, dan lembar tes kemampuan penalaran matematis. Analisis data terdiri dari uji statistik, analisis validitas, praktikalitas, dan efektifitas. Hasil validitas oleh 3 dosen matematika menggunakan lembar validasi mendapati bahwa modul ajar berkategori sangat valid, hasil praktikalitas berdasarkan penilaian respon guru memperlihatkan bahwa modul ajar berkategori sangat praktis, dan hasil efektifitas melalui penelitian eksperimen memperlihatkan bahwa modul ajar memberikan dampak positif yaitu efektif dengan kategori sedang dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa modul ajar berbasis PBL memiliki kriteria valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik
Penguatan Pembelajaran Anak Migran Melalui Pengembangan Modul Ajar BSE di PKBM PNF Kuala Lumpur Afidah, Layyinatul Afidah; Wijayanti, Berly; Maisyaroh, Irma; Azzudy, Saifuddin; Mahsun, Moch; Idris, Haidar; A'yun, Qurroti; Zahro, Aminatuz; Darwis, Mohammad
Kontibusi: Jurnal Kontribusi Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): July, Science Contribution to Society Journal
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/h6cyqq05

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat pembelajaran anak-anak migran Indonesia yang bersekolah di PKBM PNF KBRI Kuala Lumpur. Selama ini, modul ajar berbasis Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya digunakan guru sebagai pegangan mengajar sehingga siswa kurang terlibat dalam belajar mandiri. Melalui kegiatan ini, pengabdi memperkenalkan pemanfaatan modul ajar BSE yang dapat diakses langsung oleh peserta didik. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendampingan belajar, observasi dalam kegiatan pembelajaran, pengembangan materi ajar, serta wawancara dengan guru dan siswa untuk menggali kebutuhan belajar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa merasa lebih terbantu karena dapat belajar secara mandiri, sedangkan guru merasakan proses pembelajaran menjadi lebih efektif. Dampak yang terlihat adalah meningkatnya keterlibatan peserta didik di luar kelas serta terjalinnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan komunitas migran dalam memperluas akses sumber belajar.
Penguatan Kapasitas Kompetensi Guru Kimia dalam Pengembangan Modul Ajar Terintegrasi Isu Lingkungan Kusumaningtyas, Pintaka; Iya’ Setyasih; Ramaulvi Muhammad Akhyar; Egi Syahrah Anggraeni; Sumarni; Siti Maimunah
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i1.2648

Abstract

Isu kerusakan lingkungan di kawasan Delta Mahakam yang berada di wilayah kabupaten Kutai Kartanegara telah berada dalam kondisi kritis akibat deforestrasi hutan mangrove secara massive. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru kimia di kabupaten Kutai Kartanegara dalam mengembangkan modul ajar terintegrasi isu lingkungan di kawasan Delta Mahakam. Tahapan pengabdian terdiri dari tiga tahap, yaitu: tahap persiapan, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan guru tentang isu lingkungan yang terdapat di kawasan Delta Mahakam berdasarkan hasil pretest dan posttest, dan peningkatan keterampilan guru dalam menyusun modul ajar terintegrasi isu lingkungan.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERDIFERENSIASI BERORIENTASI PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP BAGI SISWA SMA Susanti, Widya; Jamiah, Yulis; Rif'at, Mohamad
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i3.11059

Abstract

Kurangnya modul pembelajaran yang menyesuaikan kebutuhan individual siswa dan minimnya integrasi pendidikan kecakapan hidup dalam pembelajaran matematika menjadi tantangan dalam proses pembelajaran di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan modul ajar matematika dengan pendekatan diferensiasi dan berorientasi pada pendidikan kecakapan hidup untuk siswa SMA Muhammadiyah 2 Pontianak. Modul ini dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan pembelajaran individual dan meningkatkan keterampilan praktis yang relevan dengan kehidupan siswa, mengikuti model DDD-E (Decide, Design, Develop, Evaluate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan modul ajar matematika yang berfokus pada materi barisan dan deret efektif dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa serta mempersiapkan mereka dengan keterampilan penting untuk kehidupan dan karier. Validasi dari tiga pakar memberikan penilaian sangat baik dengan skor keseluruhan 85,67%, mencakup aspek kelayakan isi, penyajian, bahasa, metode, dan kegrafikan. Analisis pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan, dengan banyak siswa yang awalnya berada dalam kategori Kurang dan Cukup naik ke kategori Baik dan Sangat Baik. Dua siswa menunjukkan peningkatan dari kategori Kurang ke Cukup atau Baik, menegaskan efektivitas materi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Hasil analisis uji t menunjukkan nilai pre-test memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil post-test, dengan setiap peningkatan satu unit pada nilai pre-test berkontribusi pada peningkatan sebesar 0,555 unit pada nilai post-test. Pendekatan pengajaran yang fleksibel dan relevan ini efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa, serta mempersiapkan mereka untuk tantangan masa depan. The lack of instructional modules that address individual student needs and the limited integration of life skills education into mathematics instruction pose significant challenges in high school learning processes. This study aims to develop and implement a mathematics teaching module using a differentiated approach oriented toward life skills education for students at SMA Muhammadiyah 2 Pontianak. The module is designed to accommodate individual learning needs and enhance practical skills relevant to students' lives, following the DDD-E model (Decide, Design, Develop, Evaluate). The research findings indicate that the use of a mathematics teaching module focused on arithmetic and geometric sequences is effective in improving students’ mathematical understanding while equipping them with essential skills for life and career readiness. Validation by three experts resulted in an excellent rating, with an overall score of 85.67%, covering aspects such as content feasibility, presentation, language, methodology, and visual design. Pre-test and post-test analyses showed significant improvement, with many students initially categorized as Poor and Fair advancing to Good and Excellent categories. Two students demonstrated progress from the Poor to Fair or Good categories, affirming the effectiveness of materials tailored to students' needs. The t-test analysis revealed that pre-test scores significantly influenced post-test outcomes, with each one-unit increase in the pre-test score contributing to a 0.555-unit increase in the post-test score. This flexible and relevant teaching approach effectively enhances the quality of learning and student achievement, while preparing them for future challenges.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis PBL Dengan Berbantuan Kahoot Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Ritonga, Rismaika Azwi; Ramadhana, Raden Sri Ayu; Ritonga, Mesra Wati
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i3.21777

Abstract

Hal yang melatarbelakangi penelitian ini ialah siswa mengalami kesulitan dalam menganalisis persoalan di dalam pembelajaran matematika dan guru belum mampu mengembangkan modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Tujuan dari pe$ne$litian ini adalah untuk me$nge$tahui pe$nge$mbangan modul ajar be$rbasis Proble$m Base$d Le$arning de$ngan be$rbantuan aplikasi Kahoot untuk me$ningkatkan ke$mampuan be$rpikir kritis mate$matis siswa di MTsS Roudhotul Islamiyah Ke$bun dan PKS Sisumut de$ngan mode$l ADDIE$. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah melalui tes dan angket. Teknik analisis data yang digunakan ialah melalui tes kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Hasil pe$ne$litian me$nunjukkan kevalidan yang dilihat dari uji valid modul ajar oleh validator dengan rata-rata nilai 4,54 (kate$gori sangat valid). Kepraktisan dapat dilihat dari penilian validator layak digunakan, partisipasi siswa yang tinggi de$ngan skor obse$rvasi aktivitas antara 4,0 hingga 4,8, se$rta tanggapan siswa te$rhadap angke$t yang me$ncapai skor rata-rata 45,4 dari 50 (90,8%) juga dalam kate$gori sangat positif. Keefektifan dilihat dari pe$ningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang signifikan te$rlihat dari ke$naikan skor pre$te$st 54,96 me$njadi 85,5 pada postte$st, de$ngan N-Gain se$be$sar 0,71 yang te$rgolong tinggi, me$mbuktikan bahwa pe$nde$katan ini mampu me$ningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa se$cara nyata.
Pengembangan Modul Ajar Dengan Menggunakan Model PMR Berbasis Etnomatematika Budaya Toba Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Nun, Nur Ainun; Ramadhana, Raden Sri Ayu; Ritonga, Mesra Wati
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i3.21902

Abstract

Pentingnya peningkatan pemahaman konsep matematika siswa melalui pembelajaran matematika realistik berbasis etnomatematika dan modul ajar kontekstual guna mengatasi rendahnya hasil belajar dan keterlibatan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul ajar yang efektif dan kontekstual guna meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMP melalui pendekatan PMR berbasis budaya Toba dengan materi Bangun Ruang Sisi Datar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Research and Development (R&D) yang bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kevalidan modul ajar berbasis etnomatematika budaya Toba, dengan menggunakan model pengembangan Analyze$, De$sign, De$ve$lopme$nt, Imple$me$ntation, E$valu$ation. Hasil penelitian menunjukkan Pengembangan modul ajar berbasis PMR dengan pendekatan etnomatematika budaya Toba terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor pre-test dan post-test sebesar 26,96 poin dengan signifikansi 0,000. Validitas modul mencapai skor rata-rata 4,62 dan aktivitas siswa selama pembelajaran berada pada persentase tinggi sebesar 89,76%, mencerminkan keterlibatan yang sangat baik.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS DIGITAL MATERI ATURAN DI LINGKUNGAN KELUARGA DAN SEKOLAH DENGAN MODEL PBL UNTUK KELAS II SEKOLAH DASAR Shinta Nurani, Anastasia; Sumarah , Ignatia Esti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.2994

Abstract

Pendidikan Indonesia saat ini tentu perlu untuk mengikuti arus perkembangan keterampilan abad 21, khususnya dalam penggunaan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk modul ajar berbasis digital materi aturan di lingkungan keluarga dan sekolah untuk kelas II SD serta mengetahui kualitas modul ajar tersebut. Proses pengembangan modul menggunakan model ADDIE dengan langkah berikut: 1) Analyze, adalah proses dari penyelidikan permasalahan melalui penyebaran kuesioner analisis kebutuhan pada guru dan peserta didik di kelas II. (2) Design, merancang strategi untuk pengembangan produk modul ajar yang disesuaikan dengan data yang diperoleh sebelumnya. (3) Develop, pengujian produk modul ajar berbasis digital menggunakan instrumen validasi. (4) Implement, merupakan tahap uji coba produk pada peserta didik. (5) Evaluate, mengevaluasi hasil posttest dari kedua pertemuan yang sudah dilaksanakan. Peneliti memperoleh skor validasi produk dari 4 validator yang terdiri dari dosen dengan skor 3,68, guru kelas II dengan skor 3,81, ahli bahasa dengan skor 3,75 dan ahli TIK dengan skor 3,25. Dari data tersebut, peneliti memperoleh rata-rata skor 3,62 dengan kategori sangat baik dan dinyatakan layak diuji coba setelah revisi. Kualitas modul ajar menurut data rerata posttest pertemuan 2 dan 3 mengalami peningkatan dari 75% menjadi 91% dengan rata-rata kenaikan sebesar 16%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa modul ajar berbasis digital layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan belajar peserta didik.
Pengembangan Modul Ajar berbasis Tri Hita Karana dalam Pendidikan Profesi Guru: Integrasi Nilai Kearifan Lokal dan Alur MERDEKA Nurjaya, I Gede; Christiawan, Putu Indra; Sarmita, Made; Resmawan, Kade Gita Satya
Media Komunikasi FPIPS Vol. 24 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v24i2.103527

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar berbasis filosofi Tri Hita Karana (THK) yang kontekstual dan aplikatif untuk program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Modul ini dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan ke dalam Alur MERDEKA, sebagai upaya memperkuat karakter dan spiritualitas calon guru profesional. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model Plomp, melalui tahapan: preliminary investigation, design, construction, testing-evaluation-revision, dan implementation. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, refleksi, dan pretest-posttest, yang dianalisis secara tematik dan statistik deskriptif serta inferensial. Hasil menunjukkan modul memiliki validitas isi tinggi (S-CVI/Ave = 0,94), kepraktisan sangat tinggi (86,5%), dan efektivitas sedang menuju tinggi (N-Gain = 0,68). Modul ini juga mendapatkan respons positif dari mahasiswa PPG yang merasa nilai-nilai THK memperkaya makna pembelajaran dan memperkuat etika profesi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi THK ke dalam modul ajar mendukung pendidikan karakter yang relevan secara lokal namun universal secara etis.

Page 69 of 90 | Total Record : 896