Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

Formula Materi Ajar Tata Bunyi dan Kosakata BIPA Level 1 dengan Menggunakan Media Audio Visual Astari, Nadia Puti; Yusuf, Cahyo; Wahyono, Hari
Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran) Vol 7 No 2 (2024): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kibasp.v7i2.9372

Abstract

BIPA menjadi salah satu usaha untuk menginternasionalkan bahasa Indonesia dapat terselenggarakan dengan baik didukung materi ajar yang tepat. Penelitian ini bertujuan memformula materi ajar tata bunyi dan kosakata BIPA Level 1 dengan menggunakan media audio visual. Metode analisis dalam penelitian ini ialah metode hubung. Data dianalisis dengan menggunakan metode hubung, yaitu menghubungkan isi inti-materi ajar denganSKL dan Kurikulum Kursus dan Pelatihan BIPA. Teknik analisis data dalam penelitian ini ialah jabar, yaitu konstruk materi ajar dijabarkan menjadi bahan dasar untuk membuat media pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan: (1) hasil materi ajar tata bunyi dan kosakata BIPA Level 1 berhasil disusun sesuai acuan SKL dan Kurikulum BIPA serta di triangulasi oleh beberapa pakar BIPA; (2) materi ajar dikemas dalam media audio visual setelah dikonsultasikan dengan pakar media; (3) mencobakan materi ajar kepada pelajar BIPA pemula memperoleh hasil yang baik saat membaca kosakata sederhana bahasa Indonesia. Beberapa pelajar BIPA pemula yang bisa lebih baik membaca bahasa Indonesia dengan tepat yaitu Joanna dari Vietnam dan Louis dari Vietnam. Diharapkan dengan adanya penelitian BIPA Level 1 terkhusus mengenai tata bunyi dan kosakata ini dapat memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan pada para pelajar BIPA pemula. Kata Kunci: Kosakata, Materi Ajar, SKL dan Kurikulum BIPA, Tata Bunyi
Strategi Pengajaran Jarak Jauh (PJJ) BIPA di Kazakstan dan Tajikistan Syah, Saprudin Padlil; Setiadi, Syamsi; Rohman, Saifur
JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 9, No 1 (2024): VOLUME 9 NUMBER 1 MARCH 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jp-bsi.v9i1.5355

Abstract

Salah satu skema yang dikembangkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) pada 2020 adalah Pengajaran Jarak Jauh BIPA (PJJ BIPA). Melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Nur Sultan, Badan Bahasa memberikan fasilitasi PJJ BIPA untuk Kazakstan dan Tajikistan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan strategi yang dilakukan oleh pengajar BIPA pada program PJJ BIPA di Kazakstan dan Tajikistan. Sumber data dari penelitian ini adalah rekaman PJJ BIPA di Kazakstan dan Tajikistan pada 24 April—31 Juli 2021, laporan pengajar, dan pengajarnya sendiri. Pengumpulan data dari penelitian ini dilakukan dengan mengombinasikan metode observasi, teknik catat, dan wawancara. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif. Berdasarkan analisis diketahui bahwa strategi yang digunakan pengajar dalam PJJ BIPA di Kazakstan dan Tajikistan meliputi beberapa hal berikut 1) pendekatan yang digunakan pengajar adalah pendekatan berbasis teks. 2) Tahapan yang digunakan pengajarannya meliputi building knowledge of the field, modelling, joint construction, dan independent construction. 3) Metode yang digunakan adalah metode terjemahan, metode langsung, dan metode komunikatif. 4) PJJ BIPA dilaksanakan secara sinkronus dan asinkronus. 5) Media yang digunakan berupa media berbasis TIK seperti Padlet, Wordwall, LearningApps, Wheelofnames, dan Schoology serta permainan berbasis TIK. 6) Bahan ajar yang digunakan adalah Buku Sahabatku Indonesia tahun 2019 serta bahan ajar video dan audio.
Syntaxis Language Transfer on Beginner BIPA Learner Septiana, Hespi; Ardiyanti, Warsita Noer; Yulianto, Bambang; Tjahjono, Tengsoe; Shodiq, Syamsul
KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2023): JURNAL KREDO VOLUME 7 NO 1 TAHUN 2023
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/kredo.v7i1.11599

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu, 1) menemukan pola transfer berbahasa secara sintaksis pemelajar BIPA level dasar, 2) mendeskripsikan kesalahan transfer bahasa secara sintaksis dalam pembelajaran BIPA, dan 3) faktor yang memengaruhi kesalahan transfer bahasa pada pemelajar BIPA level dasar. Metode penelitian yang dipergunakan merupakan deskriptif kualitatif. Sumber data dari hasil tugas pemelajar BIPA Unesa dalam mata kuliah keterampilan menulis. Teknik pengumpulan data dengan cara 1) mencermati dan menganalisis hasil tugas mahasiswa berdasarkan aspek sintaksis, 2) melakukan wawancara, dan pengambilan simpulan Hasil penelitian menemukan kesalahan-kesalahan sintaksis 1) pemelajar BIPA mengalami kesulitan dalam menuliskan kelengkapan tanda baca, 2) pemelajar BIPA belum bisa menuliskan huruf kapitan dengan tepat dan konsisten, 3) ditemukan kesalahan penulisan konjungsi di dalam kalimat, 4) penulisan kalimat yang tidak lengkap, tidak ada subjek kalimat.dan 5) kesalahan penggunakan kata “adalah”, 6) masih belum bisa membedakan penggunakan kata “tidak” dan “belum”, dan 7) penggunaan konjungsi di awal kalimat. Faktor penyebab terjadi kesalahan transfer bahasa yakni dari aspek intralingual dan interlingual. Intralingual karena faktor dari bahasa target B2 yang terlalu sulit untuk dipahami, bhakan bagi penutur jati dan faktor interlingual yakni pengaruh bahasa pertama yang terlalu jauh dengan bahasa target B2. Akibatnya, preposisi yang tidak tepat, organisasi tidak lengkap, penggunaan elemen yang berlebihan, penggunaan bentuk superlatif yang berlebihan, pluralisasi jamak, dan penggunaan bentuk timbal balik yang tidak tepat digunakan. The objectives of this research are: 1) to identify language transfer patterns in syntax among basic-level BIPA learners, 2) to describe syntactic transfer errors in BIPA learning, and 3) to examine the factors influencing language transfer errors in basic-level BIPA learners. This study assigned qualitative descriptive. The data source is from the writing assignments of BIPA learners at Universitas Negeri Surabaya (Unesa) in the subject of writing skills. The research results reveal the following syntactic errors: 1) BIPA learners face difficulties in using punctuation marks correctly, 2) they have not mastered the accurate and consistent usage of capital letters, 3) errors are found in the use of conjunctions within sentences, 4) incomplete sentence construction with missing subjects, 5) mistakes in using the word "adalah" (is/are), 6) confusion between the usage of "tidak" (not) and "belum" (not yet), and 7) improper usage of conjunctions at the beginning of sentences. The factors contributing to these language transfer errors can be categorized as intralingual and interlingual aspects. Intralingual factors relate to the difficulty in understanding the B2, even for native speakers, while interlingual factors stem from the considerable linguistic distance between the first language and the target language. Thus, incorrect prepositions, incomplete sentence organization, excessive use of elements, exaggerated superlative forms, pluralization errors, and improper reciprocal forms are used
Gending Sriwijaya Dance Training For Bipa Students At Thammasat University Thailand Triana, Dinny Devi; Oktarini, Selly; Soewardjo, Kristiono; Nisa, Putri Faridatun
Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2023): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v5i2.5944

Abstract

This Community Service activity aims to introduce Indonesian culture, especially those that have similarities to traditional Thai dances. The dance that was introduced and taught in this activity was the Gending Sriwijaya dance which originates from Palembang. Dance material is given in the BIPA class at the Faculty of Liberal Arts, University of Thailand. The training method is carried out in two ways, the first is online with additional video tutorials, for 5x meetings, then it is carried out offline for 2x face-to-face. Methods the training method uses modifications developed by Louis Genci (1966), Otto and Glaser (1970), namely 1) analyzing the initial abilities of the trainees, 2) formulating objectives, 3) determining methods and media that suit the characteristics of the trainees, 4) demonstrating and practicing skills, 5) evaluating training results. This method is very relevant to use as a long-distance dance training strategy involving foreign students. The success of this activity can be seen from the results of the questionnaire, where 90% of students were happy and wanted to learn other Indonesian dances. At the end of the training, there was a performance featuring 8 Thai students who focused on learning the Sriwijawa Gending Dance. 
INTRODUCING INDONESIAN LANGUAGE TO THE WORLD THROUGH CULTURE-ENRICHED BIPA LEARNING Wirawan, Abdul Karim; Nakti, Esa Kharisma Muhammad
ISLLAC : Journal of Intensive Studies on Language, Literature, Art, and Culture Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Jurusan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um006v7i22023p219-232

Abstract

This study aims to introduce the Indonesian language and culture to the world through cultural-based BIPA (Indonesian Language for Foreign Speakers) learning. The method used is content analysis to identify the cultural-based materials in BIPA learning related to Indonesian culture such as customs, arts, music, dance, and culinary. The results of the study show that cultural-based BIPA learning can effectively introduce the Indonesian language and culture to the world. The cultural-based materials in BIPA learning can increase the interest and understanding of the world towards the Indonesian language and culture. Therefore, cultural-based BIPA learning needs to be developed and disseminated widely to introduce the Indonesian language and culture to the world.
Unsur Kebudayaan dalam Novel Misteri Pantai Mutiara Karya Erlita Pratiwi dan Implikasinya Terhadap Media Pembelajaran BIPA Cahyo, Anggoro Abiyyu Ristio; Suyatno, Suyatno; Mulyono, Mulyono
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12: Special Issue No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i0.9396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur kebudayaan yang terdapat dalam novel Misteri Pantai Mutiara karya Erlita Pratiwi dan implikasinya terhadap media pembelajaran BIPA. Penelitian ini berakar dari pentingnya integrasi unsur kebudayaan dalam pembelajaran BIPA. Hal tersebut untuk mengurangi risiko keterkejutan budaya yang dialami oleh pemelajar saat berinteraksi langsung dengan keragaman tradisi dan sosial masyarakat Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data pembacaan berulang dan pencatatan. Temuan utama dari penelitian menunjukkan bahwa novel Misteri Pantai Mutiara karya Erlita Pratiwi mengandung 7 unsur kebudayaan dari Koentjaraningrat. 7 unsur kebudayaan yang ditemukan dalam novel Misteri Pantai Mutiara karya Erlita Pratiwi berfungsi sebagai media pembelajaran pengenalan kebudayaan yang efektif bagi pembelajar BIPA. Penelitian ini menegaskan bahwa pengajaran unsur kebudayaan melalui media pembelajaran dapat mendukung pemahaman kebudayanaan dan berbahasa pemelajar BIPA.
TELAAH HAMBATAN DAN SOLUSI PEMBELAJARAN MENULIS PADA MAHASISWA BIPA Anshor, Muhamad Hambalie; Suyatno, Suyatno; Efendri, Yunis
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v7i2.4477

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hambatan pembelajaran menulis dan solusi untuk menghadapi hambatan dalam pembelajaran menulis BIPA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Peneliti melakukan observasi untuk mengetahui proses pembelajaran menulis mahasiswa BIPA, lalu untuk mengetahui dalam pembelajaran menulis mahasiswa BIPA apakah memiliki hambatan yang membuat mahasiswa BIPA sulit untuk mengikuti proses pembelajaran menulis dengan baik.  Peneliti melakukan wawancara untuk mengetahui lebih lanjut apa hambatan yang memang dihadapi seorang dosen BIPA dalam mengajarkan pembelajaran menulis dan apa solusi yang dilakukan untuk menghadapi hambatan yang dialami oleh dosen BIPA dalam pembelajaran menulis. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah Dosen BIPA yang bernama Afwin selaku Dosen pembelajaran menulis mahasiswa BIPA dan kelas BIPA yang terdiri dari mahasiswa BIPA yang berjumlah 5 orang yang bernama Elene yang berasal dari Rusia, Chit yang berasal dari Myanmar, Nouval yang berasal dari Arab, Boto yang berasal dari China, dan Yoon yang berasal dari Korea Selatan. Hasil penelitian yang dihasilkan dari observasi dan wawancara memperlihatkan bahwa ada hambatan yang terjadi dalam pembelajaran menulis mahasiswa BIPA. Hambatan tersebut berupa kosa kata bahasa Indonesia yang belum lengkap, kemudian faktor belum fasihnya mahasiswa BIPA dalam menggunakan bahasa Indonesia, lalu faktor ejaan dan aksara yang berbeda Negara asal masing-masing dengan bahasa Indonesia. Kemudian dari observasi dan wawancara itulah terdapat solusi bahwa dalam penggunaan bahasa yang belum fasih dosen BIPA yaitu Bu Afwin menerapkan dua langkah yaitu menggunakan bahasa Inggris dalam menggantikan kata dan kalimat bahasa Indonesia yang masih belum dikuasai dengan baik oleh mahasiswa BIPA, dan menggunakan peragaan untuk menggambarkan kata dan kalimat yang belum dipahami oleh mahasiswa BIPA.Kata Kunci: hambatan, solusi, pembelajaran menulis, mahasiswa BIPA 
Media Pembelajaran Visual Gambar dalam Pengenalan Kuliner Indonesia bagi Mahasiswa BIPA Anggraini, Suhesti
Jurnal Komposisi Vol 9, No 1 (2024): JURNAL KOMPOSISI
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/jk.v9i1.2362

Abstract

Melalui media seperti gambar poster kuliner, penelitian ini berupaya mengedukasi mahasiswa BIPA akan kelezatan masakan Indonesia. Menyadari bagaimana media yang digunakan mempengaruhi pembelajaran BIPA. Materi pembelajaran BIPA bergambar poster menjadi subjek penelitian ini. Kita akan memiliki banyak topik untuk didiskusikan setelah kita menyelesaikan topik makan. Makanan juga lebih dari sekedar rasa. Namun, makanan lebih dari sekedar metafora atau symbol makanan adalah sebuah ideologi. Pilihan makanan seseorang tentu dipengaruhi oleh nilai-nilai kehidupannya selain selera. Untuk memudahkan penyampaian bahan ajar kepada siswa, media pendidikan berfungsi sebagai mediator antara guru dengan pesan atau informasi yang harus dikomunikasikan selama kegiatan belajar mengajar. Anda dapat menemukan media pendidikan dimana saja. Wawancara mendalam, observasi cermat, dan studi dokumentasi digunakan dalam proses pengumpulan data. Untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang guru dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi hasil pembelajaran BIPA, dilakukan wawancara dan observasi. Tujuan kegiatan studi dokumentasi adalah untuk menelaah catatan milik guru yang berupa catatan materi. Siswa BIPA memberikan respon yang cukup baik terhadap media visual berupa gambar poster; mereka merasa mudah untuk menyerap dan memahami informasi yang disajikan. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik dengan media gambar poster, semangat belajarnya lebih besar, mudah mengulangi istilah-istilah yang ada di media, dan dapat menggunakan media tersebut untuk mengikuti kegiatan pembelajaran BIPA. Sejauh ini semuanya berjalan lancar dengan penggunaan gambar poster untuk pembelajaran. Selama proses pembelajaran, pembelajaran BIPA berlangsung menyenangkan.
Development of BIPA Teaching Materials Based on Cross-Cultural Business Communication Using a Contextual Approach Isro'iyah, Latifatul; Ima Herminingsih, Dwi
International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Vol. 3 No. 2 (2024): June
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sj.v3i2.336

Abstract

The general aim of this research is the Development of BIPA Teaching Materials Based on Cross-Cultural Business Communication Using a Contextual Approach.This study used descriptive qualitative method. Descriptive research is research that describes the situations and events that occur. The research method uses literature study. Literature study is a research method in the form of searching for books, journal articles, literature, notes, reports and literary works related to the problem topic. The data analysis technique used in this research is qualitative data analysis. The research results of the communicative-contextual approach can be applied in BIPA learning. This can be realized in BIPA learning by paying attention to the five principles of the communicative-contextual approach, namely [1] communicative interaction, [2] authentic texts, [3] language learning and learning management, [4] personal experience, and [5] language relationships in the classroom and outside the classroom. The problem of the availability of teaching materials is an issue that continues to grow from year to year. This stems from the fact that existing teaching materials cannot be accessed easily and that existing teaching materials do not meet the needs of teachers and learners, especially in terms of intercultural competence. Therefore, this research develops culture-based teaching materials using a contextual-communicative approach.
Peluang Pengembangan Lembaga Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) di Institut Agama Islam Negeri Kediri Marwan, Iwan; Muhyidin, Mohammad; Poernomo, Kharisma Novia; Satnawati, Resti Agnes
Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2024): Hortatori: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jh.v8i1.2799

Abstract

Pengembangan Lembaga Bahasa Indonesia Penutur Asing (BIPA) sangat diperlukan oleh IAIN Kediri, karena selain mendukung instrument akreditasi terkait mahasiswa asing juga mendukung visi institut yakni unggul bertaraf internasional. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif, di mana peneliti  berperan sebagai alat utama. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan beberapa peluang pengembangan Lembaga BIPA di IAIN Kediri, yaitu ketersediaan sumber daya manusia yang berkompeten, ketercukupan sarana dan prasarana yang memadai dan referesentatif, posisi wilayah yang strategis dan mudah diakses dari luar kota Kediri serta lingkungan yang kondusif dalam mendukung pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian permulaan dalam mengembangkan Lembaga BIPA di IAIN Kediri. Dengan demikian hal tersebut menjadi peluang peneliti selanjutnya agar pengembangan Lembaga BIPA dapat terwujud dengan baik dan menunjang visi misi institusi.Kata Kunci: Manajemen; Pengembangan; BIPA.

Page 77 of 118 | Total Record : 1176