cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 35803786     EISSN : 25803786     DOI : -
Core Subject : Education,
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang agrokompleks, medikal, teknosains, dan sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PEMBERDAYAAN IBU-IBU DASA WISMA SUKUN DALAM PEMBUATAN BATIK DENGAN TEKNIK ECOPRINT Nikasius Jonet Sinangjoyo; Happy Elda Murdiana; Yosua Adi Kristariyanto; Monika Sofi Nandini; Nisa Isneni Hanifa
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Panrita Abdi - April 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i2.13863

Abstract

Indonesia's large variety of natural ingredients makes Indonesia rich in a culture based on natural ingredients. Batik in Indonesia is an ancestral heritage that has existed from the time of the Hindu kingdom until now. The development of batik is increasing rapidly because market demand is always high. Natural fabric coloring with the ecoprint technique is an alternative to environmentally friendly raw materials and enhances the development of Indonesian batik. Ecoprint is a technique of natural dyeing in the form of flowers, leaves, stems, and bark on natural fibrous fabrics with the help of chemicals to bind natural colors into the fabric. The ecoprint technique is in the form of an iron blanket and a punch. This activity aims to provide knowledge and train the skills ecoprinting techniques of housewife communities in Dasa Wisma Sukun, Jetis, Wedomartani for batik production. The stages of this activity include the presentation of ecoprint, training and practice of making batik using ecoprint techniques, and monitoring and evaluating activities. The results from this activity are that partners have knowledge of ecoprint techniques and can implement ecoprint techniques in the production of batik cloth. In addition, partners are also more creative in using other natural ingredients such as natural dyes in the ecoprint technique. --- Beraneka ragamnya bahan alam di Indonesia menjadikan Indonesia kaya akan budaya berbasis bahan alam. Batik di Indonesia merupakan warisan leluhur yang sudah ada dari jaman kerajaan Hindu hingga sekarang. Perkembangan batik semakin pesat dikarenakan tingkat permintaan pasar yang selalu tinggi. Pewarnaan kain alami dengan teknik ecoprint menjadi salah satu alternatif pemanfaatan bahan alam yang ramah lingkungan dan meningkatkan perkembangan batik Indonesia. Ecoprint merupakan pengembangan pewarnaan kain dengan pewarna alami berupa bunga, daun, batang, kulit kayu pada kain berserat alami dengan bantuan zat kimia untuk mengikat warna alami ke dalam kain. Teknik ecoprint dibedakan menjadi 2 macam yaitu iron blanket dan pounding. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan melatih keterampilan ibu-ibu dasa wisma Sukun, Jetis, Wedomartani dalam teknik ecoprinting untuk produksi kain batik. Tahapan kegiatan ini antara lain pemaparan materi tentang ecoprint, pelatihan dan praktik pembuatan batik dengan teknik ecoprint, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini yaitu dari mitra memiliki pengetahuan tentang teknik ecoprint dan dapat mengimplementasikan teknik ecoprint dalam produksi kain batik. Selain itu, mitra juga menjadi lebih kreatif dalam menggunakan bahan alam lain sebagai pewarna alami dalam teknik ecoprint.
PELATIHAN DESAIN GRAFIS MENGGUNAKAN MICROSOFT POWERPOINT BAGI PELAJAR Wira Bharata; Arwin Sanjaya; Stefany Komala; Juwita Z; Setya Maulana Pratama; Muhammad Izharul Laily Salam; Kurnia Himawan Sandy
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Panrita Abdi - April 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i2.13943

Abstract

Design science is still relatively rare or common knowledge because some people still think studying graphic design is complicated. The fact is that design science is a skill requirement that is needed in various activities, formal to non-formal. This community service program aims to improve students' soft skills, especially related to design using technology, namely the Microsoft Powerpoint application. We are trying to change society's stigma towards design activities that can be done quickly without the need for complicated tools. The activity method is carried out by seminars and providing material, followed by direct practice. Training participants can feel the benefits immediately after participating in this activity. It can be concluded that this activity went smoothly and received a positive response from the participants. --- Ilmu desain masih tergolong jarang atau awam diketahui. Hal ini disebabkan karena beberapa orang masih menganggap mempelajari ilmu desain grafis adalah sebuah kegiatan yang rumit. Faktanya ilmu desain adalah sebuah kebutuhan skill yang dibutuhkan di berbagai kegiatan, formal hingga non-formal. Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan soft skill pelajar, khususnya terkait desain dengan menggunakan teknologi yaitu aplikasi Microsoft Powerpoint. Kami berupaya untuk merubah stigma masyarakat terhadap kegiatan desain yang dapat dilakukan dengan mudah tanpa membutuhkan perangkat yang rumit. Metode kegiatan dilakukan dengan seminar dan pemberian materi, kemudian dilanjutkan dengan praktek langsung. Peserta pelatihan dapat merasakan manfaat langsung setelah mengikuti kegiatan ini. Dapat disimpulkan, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memperoleh respon yang positif dari para peserta.
IMPLEMENTASI ALAT PENGENDALI SUHU DAN KELEMBAPAN KUMBUNG JAMUR PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA JAMUR JEJAMURAN TETEH SRI Nur Arminarahmah; Desy Ika Puspitasari; Arafat; Ibrahim; Mokhamad Ramdhani Raharjo
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i3.13973

Abstract

Entering the 4.0 era, which is the era of technology-based agriculture to optimize yields and efficient use of resources in agriculture, this community service program implements Arduino and IoT (internet of things) based Arduino mushroom-based temperature and humidity controllers. The kumbung temperature and humidity control system works in real-time. The ESP8266 module and the DHT22 sensor are used to read humidity values ​​that can water and maintain the humidity of the kumbung. This community service program aims to overcome the temperature and humidity control of mushroom kumbung and produce good mushrooms. This service program was carried out at the mushroom kumbung partner Jejamuran Teteh Sri from May to June 2021. This activity consisted of controlling the temperature and humidity of the mushroom kumbung and counseling on using tools for mushroom cultivators in North Ulin Platform, Liang Anggang, Banjarbaru. Results Statistical analysis of the questionnaire given to participants, namely the questions with the highest (total) scores of 69 and 68, showed that the training provided was beneficial for participants and interested participants to re-participate during retraining if this tool was developed with additional features. While the lowest score with a total of 58 is whether the training is easy to practice, it is because the practice provided is in various sets so that training is needed for participants to understand the background of tools for independent practice. --- Memasuki era pertanian 4.0 yaitu era pertanian berbasis teknologi untuk melakukan optimasi hasil dan efisiensi penggunaan sumberdaya di bidang pertanian, maka program pengabdian kepada masyarakat ini mengimplementasi alat pengendali suhu dan kelembapan kumbung jamur berbasis arduino dan IoT (internet of things). Sistem pengendalian suhu dan kelembapan kumbung bekerja secara realtime. Modul ESP8266 dan sensor DHT22 untuk membaca nilai kelembapan yang dapat melakukan penyiramaan dan menjaga kelembapan kumbung. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan pengendalian suhu dan kelembapan kumbung jamur serta menghasilkan jamur yang baik. Program pengabdian ini dilaksanakan di kumbung jamur mitra Jejamuran Teteh Sri pada bulan Mei sampai Juni 2021. Kegiatan ini terdiri dari: membuat alat pengendalian suhu dan kelembapan kumbung jamur serta penyuluhan/pelatihan penggunaan alat pada pembudidaya jamur di Landasan Ulin Utara, Liang Anggang, Banjarbaru. Hasil analisa statistik dari kuisioner yang diberikan pada peserta, yaitu pertanyaan dengan skor nilai (total) tertinggi dengan jumlah 69 dan 68, menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan bermanfaat bagi peserta dan peminatan peserta untuk berpartisipasi kembali saat diadakan pelatihan kembali jika alat ini dikembangkan dengan fitur tambahan. Sedangkan skor terendah dengan jumlah 58 yaitu apakah pelatihan mudah dipraktekkan, hal itu dikarenakan praktek yang diberikan ada beragam rangkaian sehingga diperlukan latihan bagi para peserta untuk dapat memahami rangkaian alat tersebut untuk praktek mandiri.
OPTIMALISASI INTERNET MARKETING UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING USAHA MIKRO HANDICRAFT DI DESA SEBATU Ni Putu Ayu Wulan Purnama Dewi; Luh Putu Mahyuni
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Panrita Abdi - April 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i2.14006

Abstract

Sebatu Village, Tegallalang District, is one of the central areas for wood craftsmen in Gianyar. Almost all residents have a profession as wood craftsmen. The products produced are wooden piggy banks, wooden calendars, wall hangings, souvenirs, etc. However, currently, the woodcraft business in Sebatu Village is decreasing. As a result, woodcraft business actors are required to increase their competitiveness. This community service activity aims to provide understanding and training in the application of internet marketing to increase the competitiveness of the micro handicraft business in Sebatu Village. The method of carrying out this activity is problem identification through observation and interviews, providing knowledge and practice in an internet marketing application, namely by using a marketplace. This activity can explain internet marketing and skills to use the marketplace, Tokopedia, and Shopee, as platforms for selling products online. The following community service activities and articles are expected to cover a broader range of micro-enterprises that will sell their products online. --- Desa Sebatu, Kec. Tegallalang merupakan salah satu daerah sentral pengrajin kayu di Gianyar. Hampir semua penduduk memiliki profesi sebagai pengrajin kayu. Produk yang dihasilkan berupa celengan kayu, kalender kayu, hiasan dinding, souvenir dan lain sebagainya. Namun saat ini usaha kerajinan kayu di Desa Sebatu semakin menurun. Sehingga mengakibatkan pelaku usaha kerajinan kayu dituntut untuk dapat meningkatkan daya saingnya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pelatihan pengaplikasian internet marketing guna meningktakan daya saing usaha mikro handicraft di Desa Sebatu. Metode pelaksaan kegiatan ini adalah identifikasi masalah melalui observasi dan wawancara, pemberian pemahaman dan praktik pengaplikasian internet marketing, yaitu dengan menggunakan marketplace. Kegiatan ini mampu memberikan pemahaman tentang internet marketing dan keterampilan untuk menggunakan marketplace yaitu Tokopedia dan Shopee sebagai platform penjualan produk secara online. Kegiatan dan artikel pengabdian kepada masyarakat berikutnya diharapkan dapat mencakup lebih luas lagi usaha mikro yang akan menjual produknya secara online.
PELATIHAN BUDI DAYA IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) BAGI PEMUDA PESISIR PANTAI HOLTEKAM DI KOTA JAYAPURA Ade Kurniawan; Mohammad Aldrin Akbar; Muhdi B. Hi. Ibrahim; Andri Irawan; Sitti Nur Alam; Septyana Prasetianingrum; Yaya Sonjaya
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Panrita Abdi - April 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i2.14129

Abstract

Muara Tami Jayapura City is a District that has great fishery potential. This is also supported by the area of ​​land that can be managed. Empowerment of coastal communities is an absolute thing that must be pursued to increase the community's economic income. Training is one of the efforts that can be done to achieve these efforts. Besides increasing people's income, training can also increase knowledge and encourage people to be more empowered and economically independent. For this reason, training on milkfish cultivation is carried out for coastal youth to be more economically empowered. This training was held in Holtekam, Muara Tami District, Jayapura City, using lectures and practical methods. This method is expected to increase the knowledge and skills of coastal youth in the field of milkfish cultivation. From the results of the implementation of the activities, it is known that the understanding of the community increased by 65% ​​compared to before participating in the training activities. This was obtained from the results of the pre-test assessment before participating in the training and the post-test after participating in the training. After attending the training, participants have a better understanding of milkfish cultivation. They can prepare the land from the hatchery, rearing, preparing good feed to harvest, and marketing it. --- Muara Tami Kota Jayapura merupakan District yang memiliki potensi perikanan yang besar. Hal tersebut ditunjang pula dengan luasnya lahan yang dapat dikelola. Pemberdayaan masyarakat pesisir merupakan hal mutlak yang harus diupayakan dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Pelatihan merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam pencapaian upaya tersebut. Selain bertujuan meningkatkan penghasilan masyarakat, pelatihan juga mampu meningkatkan pengetahuan, dan mendorong masyarakat agar lebih berdaya dan merdeka secara ekonomi. Untuk itu maka dilaksanakan pelatihan budidaya ikan bandeng untuk pemuda pesisir pantai sehingga dapat lebih berdaya secara ekonomi. Pelatihan ini dilaksanakan di Holtekam Distrik Muara Tami Kota Jayapura, dengan dengan menggunakan metode ceramah dan praktek. Dengan metode ini diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemuda pesisir dalam bidang budidaya ikan bandeng. Dari hasil pelaksanaan kegiatan diketahui pengetahuan masyarakat meningkat sebesar 65% dibandingkan sebelum mengikuti kegiatan pelatihan, hal ini diperoleh dari hasil penilaian pre-test sebelum mengikuti pelatihan dan post-test setelah mengikuti pelatihan. Setelah mengikuti pelatihan, peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai budidaya ikan bandeng, mampu menyiapkan lahan mulai dari lahan pembenihan, pembesaran, penyiapan pakan yang baik sampai dengan panen dan pemasarannya.
PENINGKATAN KEWASPADAAN COVID 19 MELALUI EDUKASI DAN BERBAGI PENGALAMAN Dyan Fitri Nugraha; Tuti Alawiyah
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Panrita Abdi - April 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i2.14238

Abstract

The increase in covid-19 cases in the community, especially in South Kalimantan, attacks all age groups, including teenagers. The penetration of the health protocol campaign is still lacking in increasing public awareness so that they could take an active role in implementing health protocols for themselves and everyone around. Therefore, there is a need for another approach in a more flexible format for the community, especially teenagers, in sharing experiences from covid-19 survivors, as well as the need for a comprehensive understanding of the impact of covid-19 on individuals and families. The campaign must continue to be innovative and consistent. Teenagers become objects of community service due to the high intensity of internet use in social media so that they can provide positive information to their surroundings. This program aims to increase awareness of covid 19 through education and sharing experiences from covid-19 survivors in a format adapted to the character of partners. The method used is a survey of partner conditions, implementation of activities, and evaluation of activities. This activity results in a significant increase in partner knowledge regarding covid-19. --- Peningkatan kasus Covid-19 di masyarakat, terutama Kalimantan Selatan menyerang semua lini usia, termasuk remaja. Penetrasi kampanye protokol kesehatan dirasa masih kurang meningkatkan kepedulian masyarakat agar berperan aktif dalam menerapkan protokol kesehatan bagi diri dan orang sekitarnya. Oleh karena itu perlu adanya pendekatan lain dalam format yang lebih santai kepada masyarakat terutama remaja dalam berbagi pengalaman dari penyintas Covid-19, serta butuhnya pemahaman komprehensif mengenai dampak penyakit Covid-19 bagi pribadi ataupun keluarga. Kampanye harus terus dilakukan secara inovatif dan konsisten. Remaja menjadi objek pengabdian kepada masyarakat dikarenakan tingginya intensitas penggunaan internet dalam bermedia sosial, sehingga dapat memberikan informasi positif kepada sekitarnya. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kewaspadaan Covid-19 melalui edukasi dan berbagi pengalaman dari penyintas Covid-19 dengan format yang disesuaikan dengan karakter mitra. Metode yang digunakan adalah survei kondisi mitra, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatkan pengetahuan mitra terkait Covid-19 secara signifikan.
PELATIHAN PEMBUATAN BISKUIT RUMPUT LAUT KEPADA MASYARAKAT PESISIR LHOK BUBON KABUPATEN ACEH BARAT Mohamad Gazali Ali; Zuriat; Afrizal Hendri; Rina Syafitri; Citra Dina Febrina; Hayatun Nufus; Nabil Zurba; Nurhikmah; Dio Hidayat; Muhammad Syafik
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Panrita Abdi - April 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i2.14265

Abstract

Seaweed is one of the fisheries commodities that possesses promising prospects. One of the seaweed species utilized by coastal communities are Sargassum sp and Caulerpa sp. This empowering-based research aims to give training in seaweed biscuit making to coastal communities of Lhok Bubon in the effort to increase the body's immunity to pandemic Covid-19. The stages of empowering-based research include the collecting raw material of seaweed, the try error process, and the training in seaweed making. According to the interview, after the training in seaweed biscuit making, the coastal communities have already obtained new knowledge and skill to create biscuit products that are healthy and safely consumed. Otherwise, the coastal community could increase their income by utilizing sustainability of marine resources with a marketing strategy to make seaweed biscuits have high sales. The coastal community expects the author to empower the coastal communities through seaweed biscuit making to contribute to the coastal community prosperity of Lhok Bubon. --- Rumput laut merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki prospek yang menjanjikan. Salah satu spesies rumput laut yang dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir adalah rumput laut Sargassum sp dan Caulerpa sp. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memuat keterampilan baru (seni) dalam mengolah rumput laut menjadi produk biskuit yang bernilai tambah (value added). Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta pendapatan masyarakat pesisir Lhok Bubon masa pandemi Covid-19 melalui pelatihan dan pendampingan produksi biskuit rumput laut. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian yakni metode sosialisasi dan pendampingan mitra meliputi pengambilan bahan baku rumput laut, proses uji coba pembuatan biskuit rumput laut, dan pelatihan pembuatan biskuit rumput laut. Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan mitra menunjukkan adanya dampak positif bagi masyarakat pesisir yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan baru (seni) dalam menciptakan produk biskuit yang sehat dan aman dikonsumsi. Selain itu, masyarakat pesisir dapat meningkatkan pendapatan mereka dengan memanfatkan potensi sumberdaya laut secara berkelanjutan dengan melakukan strategi pemasaran agar produk biskuit rumput laut memiliki nilai jual yang tinggi pada masa pandemi Covid-19. Masyarakat pesisir berharap kepada penulis untuk memberdayakan masyarakat melalui pembuatan biskuit rumput laut agar dapat memberikan kontribusi besar pada kesejahteraan masyakat pesisir Lhok bubon.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LIMBAH JAGUNG SEBAGAI PRODUK UNGGULAN DESA KEDUKBEMBEM, KECAMATAN MANTUP, LAMONGAN Puji Andayani; Habib Mudhofir Hariri; Afninda Aryuni Widyanti; Nurul Fadhillah Achmad; Nur Efita; Putu Setia; Febri Nur Anggraeni; Novi Putriyani Puspita; Bagastya Asyhari
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Panrita Abdi - April 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i2.14379

Abstract

Kedukbembem village is located in Mantup sub-district, Lamongan district. Corn is one of the most important commodities in Kedukbembem village. People have been selling corn in the form of pritilan corn. Corn hair and cob eventually become waste that cannot be utilized. Through the community service program, UISI provides product innovations from corn waste to corn cob briquettes and corn hair decoction. The corn hair innovation product is further socialized, and product development assistance is provided to the public. This product is expected to be the flagship product of Kedukbembem village. The community will be given socialization on making corn cob briquettes and corn hair tea. Assistance to the Kedukbembem village community includes help in making packaging, labeling, and submitting PIRT. Through this service, it is hoped that it can provide insight into the community, increase the villagers' income, and increase the commodity of Kedukbembem village. --- Desa Kedukbembem berada di Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan. Jagung merupakan salah satu komoditi terbesar desa Kedukbembem. Masyarakat selama ini menjual jagung dalam bentuk jagung pritilan. Rambut jagung dan bonggolnya akhirnya menjadi limbah yang tidak dapat dimanfaatkan. Melalui program pengabdian masyarakat UISI memberikan inovasi produk dari limbah jagung menjadi briket bonggol jagung dan teh rambut jagung. Produk inovasi rambut jagung selanjutnya disosialisasikan dan dilakukan pendampingan pengembangan produk kepada masyarakat. Produk ini diharapkan dapat menjadi produk unggulan desa Kedukbembem. Masyarakat akan diberikan sosialisasi pembuatan briket bonggol jagung dan teh rambut jagung. Pendampingan kepada masyarakat desa Kedukbembem meliputi pendampingan dalam pembuatan kemasan, labeling, dan pengajuan PIRT.  Melalui pengabdian ini diharapkan dapat memberikan insight kepada masyarakat dan meningkatkan penghasilan warga desa, dan menambah komoditi desa Kedukbembem.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF KRITIS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK PEMIKIRAN TULIS PADA MATAKULIAH PUISI Arti Prihatini; Candra Rahma Wijaya Putra; Hari Sunaryo
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Panrita Abdi - April 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i2.14407

Abstract

This program aims to describe the implementation of the critical-cooperative learning model to improve the quality of written thinking products in the Poetry course. This program had an implementation of lesson study in four cycles. The data described the implementation process of the critical cooperative learning model to improve the quality of written thinking products and the results of students' written thinking products. The targets of this program were Indonesian Language Education students at Universitas Muhammadiyah Malang in the Poetry Course. Data collection is held by documentation and observation. Data analysis was carried out in several stages, namely (1) analyzing the learning process, (2) analyzing student activities, and (3) analyzing the results of the implementation of the critical cooperative learning model. This program found that the critical cooperative model successfully improved the quality of written thinking products in the form of popular articles and scientific articles. This result could be identified by the writing process carried out by students and the results of writing that students have revised. Cooperative learning was carried out through peer review and discussion activities. Students also improved their writing and critical thinking skills when compiling ideas in their articles. In the writing process of scientific papers, students also needed to be critical in relating the discussion to the theory and results of previous research. In the writing process of popular articles, students develop logical and critical arguments based on actual and factual phenomena in society. Critical thinking was not only limited to writing papers but also the peer review process. --- Program ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model pembelajaran kooperatif kritis untuk meningkatkan kualitas produk pemikiran tulis pada matakuliah Puisi. Program ini merupakan implementasi lesson study dalam empat siklus. Data berupa deskripsi proses implementasi model pembelajaran kooperatif kritis untuk meningkatkan kualitas produk pemikiran tulis dan hasil produk pemikiran tulis karya mahasiswa. Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Malang pada Matakuliah Puisi. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan observasi. Analisis data dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu (1) menganalisis proses pembelajaran, (2) menganalisis aktivitas peserta didik, (3) menganalisis hasil implementasi model pembelajaran kooperatif kritis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa model kooperatif kritis berhasil dalam meningkatkan kualitas produk pemikiran tulis berupa artikel popular dan artikel ilmiah. Hal itu tampak dari proses penulisan yang dilakukan oleh mahasiswa dan hasil tulisan yang telah melalui revisi. Pembelajaran kooperatif dilaksanakan dalam bentuk kegiatan peer review dan diskusi. Mahasiswa juga  menunjukkan peningkatan keterampilan dalam penulisan dan kemampuan berpikir kritis ketika menyusun gagasan-gagasan dalam artikel yang ditulisnya. Pada penulisan artikel ilmiah, mahasiswa juga perlu kritis dalam mengaitkan pembahasan dengan teori dan hasil penelitian sebelumnya. Pada penulisan artikel popular, mahasiswa mengembangkan argumen logis dan kritis berdasarkan fenomena actual dan faktual yang terjadi di masyarakat. Berpikir kritis tidak hanya terbatas pada penulisan artikel, melainkan juga proses mereview karya mahasiswa lain.
PEMBANGUNAN APLIKASI PEMBELAJARAN DEL-GONG KIDS CORNER APP DI DESA LUMBAN DOLOK – KECAMATAN SILAEN, KABUPATEN TOBA, SUMATERA UTARA Monalisa Pasaribu; Tiurma Lumban Gaol; Togu Novriansyah Turnip
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Panrita Abdi - April 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i2.14425

Abstract

Del-Gong Kids Corner App is a mobile-based app that provides English kids' stories in audio format. The community service project aims to socialize the Del-Gong app to users, especially in Desa Lumban Dolok as the target community, so the community has a better understanding of using the application for learning and communicating in English through the books available in the app. Methods used to conduct this community service project are by developing the materials and the application. The developed application is then checked for its functions and interface before being finalized and released to the public. Socialization impacts the better understanding of the community regarding the app's use for learning, including the available features. During the socialization, participants gave valuable feedback regarding the app and its functions. The feedback is then used for the improvement of the app. The output of the Del-Gong app is an alternative to learning English and to help promote the reading interest of the community, especially children. --- Aplikasi Del-Gong Kids Corner merupakan sebuah aplikasi berbasis mobile. Aplikasi ini menyediakan cerita-cerita anak dalam bahasa Inggris dalam bentuk audio. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan penggunaan aplikasi kepada masyarakat di Desa Lumban Dolok, sehingga peserta memiliki pemahaman yang baik terkait pemanfaatan aplikasi untuk pembelajaran dan peningkatan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris melalui buku-buku cerita yang tersedia yang mudah di akses melalui aplikasi Del-Gong. Metode dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah dengan pembuatan materi aplikasi dan pembangunan aplikasi. Setelah aplikasi dibangun, aplikasi di ujicobakan dan difinalisasi kembali sebelum disosialisasikan ke khalayak sasaran. Hasil dari pelaksanaan sosialisasi aplikasi Del-Gong adalah peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta terkait penggunaan aplikasi Del-Gong, termasuk fitur – fitur yang tersedia pada aplikasi. Respons dari peserta terkait aplikasi utamanya kesesuaikan dalam tampilan aplikasi dan fungsi – fungsi yang tersedia juga diperoleh sebagai hasil dari sosialisasi yang digunakan untuk penyempurnaan aplikasi. Luaran dari aplikasi ini dapat menjadi alternatif dalam pembelajaran bahasa Inggris dan membantu meningkatkan minat membaca anak-anak.

Filter by Year

2017 2025