cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 35803786     EISSN : 25803786     DOI : -
Core Subject : Education,
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang agrokompleks, medikal, teknosains, dan sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
UPAYA KEBERLANJUTAN SUMBER DAYA PERIKANAN TERHADAP ANCAMAN SAMPAH LAUT PLASTIK DI PESISIR KELURAHAN KEDUNGCOWEK - SURABAYA Dina Sunyowati; Intan Inayatun; A Indah Camelia
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i3.17876

Abstract

The Kedung Cowek Fisherman is the largest fish supplier for Surabaya. However, microplastics in the surrounding waters are approximately 1.95 -5.98 ppm, whereas the plastic debris comes from land-based and tidal waste. Consequently, it potentially endangers human health if consumed. The descriptive-analytic methods were used to examine the study. The legal basis for ocean plastic waste management in the intended area is found in Law No. 18 of 2008 concerning Waste Management, Presidential Regulation No. 83 of 2018 concerning Marine Waste Management, and Surabaya Local Regulation No. 5 of 2014 concerning Waste Management and Hygiene. However, the law and regulations have not comprehensively reduced plastic waste on the coast of Kedung Cowek.  Therefore, active community participation by establishing a constructive 'bottom up' idea, action, and critics could contribute to the policy-making process to reduce marine litter and preserve fisheries resources effectively. --- Ancaman sampah plastik di kawasan pesisir pantai Kedung Cowek (mitra) berasal dari sampah darat (land-based) dan sampah yang berasal dari laut (pasang-surut). Berdasarkan hasil temuan,  kadar microplastik di perairan sekitar wilayah pengabdian adalah 1,95 -5,98 ppm. Sehingga, potensi mikroplastik yang tertelan oleh ikan disekitar pesisir Kedung Cowek berpotensi membahayakan Kesehatan apabila dikonsumsi, Padahal kawasan ini adalah penghasil ikan terbesar di Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah deskriptif-analitif dalam bidang hukum lingkungan laut dan perikanan. Sumber hukum utama pengelolaan sampah laut dikawasan mitra adalah Undang-Undang no 18 tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Peraturan Presiden No 83 tahun 2018 tentang Penanganan Sampah Laut, serta Peraturan Daerah Kota Surabaya No.5 tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah Dan Kebersihan. Namun aturan tersebut belum secara komprehensif dapat mengendalikan dan mengurangi sampah plastik di Kawasan mitra. Partisipasi masyarakat dalam bentuk proposal yang berisikan ide, saran, kegiatan adan kritik yang konstruktif dan bersifat botom up dapat menjadi masukan bagi pembuatan kebijakan daerah untuk menanggulangi sampah laut khususnya sampah plastik serta menjaga kelestarian sumber daya perikanan laut.
PELATIHAN GOOGLE WORKSPACE FOR EDUCATION MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BAGI GURU SMP Tara Mustikaning Palupi; Ellis Tamela
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i3.17968

Abstract

One of the innovations initiated by the Ministry of Education, Culture, Research and Technology is Akun Pembelajaran which can be accessed through www.belajar.id and can be utilized by students, educators, and education staff. Akun Pembelajaran is in the form of a Google Account with the @belajar.id domain. Since the use of technology and mastery of digital literacy are essential to be mastered by teachers considering that a number of learning materials are currently available in the internet. This training aimed to assist English teachers, especially in Kabupaten Mimika, Papua in accessing the features available in Google Workspace for Education. It is hoped that teachers can maximize the online learning process of students during the distance learning. In addition, teachers were also trained to implement project-based learning activities by creating English materials for grades 7, 8, or 9 using Google Workspace. This workshop was held for junior high school teachers using one of the Google Workspace for Education features, namely Google Meet, three times. Each meeting was for approximately 3 hours. Based on the result from the questionnaire, all teachers are satisfied with the performance of the committee and in terms of content activities. In addition, the teachers have produced their English materials by applying the features of Google Workspace for Education which result can be accessed in the link https://sites.google.com/view/p2mpspbingunj2021/ beranda?authuser=0. --- Salah satu terobosan yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi adalah peluncuran Akun Pembelajaran yang dapat diakses melalui www.belajar.id. Akun tersebut dapat digunakan oleh peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan untuk mengakses layanan pembelajaran berbasis elektronik. Akun Pembelajaran dibuat dalam bentuk Akun Google dengan domain @belajar.id. Pemanfaatan teknologi dan penguasaan literasi digital menjadi penting dikuasai guru mengingat bahan pembelajaran pada saat ini banyak yang bersumber dan diakses dari internet. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu para guru Bahasa Inggris di Kabupaten Mimika, Papua dalam mengakses fitur-fitur yang ada di Google Workspace for Education, sehingga diharapkan para guru dapat memaksimalkan proses pembelajaran siswa secara daring selama pelaksanaan pembelajaran jarak jauh. Selain itu, para guru juga dilatih untuk menerapkan kegiatan pembelajaran berbasis proyek dengan cara membuat materi Bahasa Inggris untuk kelas 7, 8, atau 9 dengan memanfaatkan fitur-fitur tersebut. Pelatihan ini diadakan bagi guru tingkat SMP dengan menggunakan salah satu fitur Google Workspace for Education yaitu Google Meet sebanyak tiga kali dengan masing-masing pertemuan selama kurang lebih 3 jam. Hasil pelatihan berdasarkan analisa kuesioner, yaitu peserta puas dengan kerja panitia dalam hal penyelenggaraan acara serta dalam konten kegiatan. Selain itu, para peserta juga sudah terampil menciptakan materi pembelajaran Bahasa Inggris dengan memanfaatkan fitur-fitur pada Google Workspace, yang hasilnya dapat diakses melalui tautan https://sites.google.com/view/p2mpspbingunj2021/ beranda?authuser=0.
PELATIHAN KURSUS DASAR PERKOPERASIAN BAGI ANGGOTA KOPERASI KREDIT RUKUN KOTA PALEMBANG Yohanes Susanto; Nelly Khairani Daulay
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i3.18020

Abstract

Economic actors tend to be faced with intense competition. One of the economic actors in the cooperative movement, every aspect of the cooperative is an important thing that must be understood by every member of the joint so that it can be adequately developed; one of the credit cooperatives in the city of Palembang whose existence is running very well is a harmonious credit cooperative, with the number of members in 2020 as many as 12,555 people. One of the work programs in fostering its members is the provision of basic course materials for new members. This is the basis for the implementation of service, which aims to increase the knowledge and understanding of cooperative members so that they know their rights and obligations as members of harmonious credit cooperatives. The method used in this service is the lecture method directly to the trainees, and by providing material to cooperative members in the form of knowledge of the rights and obligations as members of cooperatives and the legal basis for managing cooperatives, then an evaluation is carried out after the provision of material is completed based on the review. The results of this service show significant differences in members' knowledge before and after training. This is following the set output by increasing and understanding cooperative members about their rights and obligations. It is hoped that by contributing to the Palembang City Cooperative Credit Cooperatives, they will be able to improve the welfare of these members and their families.--- Pelaku ekonomi  dihadapkan pada kompetisi yang sengit dalam persaingan global. salah satu pelaku ekonomi itu merupakan koperasi tiap pandangan dalam koperasi ialah perihal yang berarti yang wajib dipahami oleh setiap anggota koperasi agar dapat dikembangkan dengan baik, salah satu koperasi kredit di kota palembang yang eksistensinya  berjalan sangat baik adalah koperasi kredit rukun, dengan jumlah anggota  tahun 2020 sebanyak 12.555 orang dan salah satu program kerja dalam pembinaan anggotanya adalah pemberian materi kursus dasar bagi anggota baru. Perihal inilah yang jadi bawah penerapan dedikasi yang bermaksud buat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota koperasi agar mengetahui hak dan kewajiban sebagai anggota koperasi kredit rukun. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan metode ceramah dan  diskusi  secara langsung pada peserta pelatihan dan dengan memberi materi kepada anggota koperasi berupa pengetahuan  hak dan kewajban  sebagai anggota koperasi serta dasar hukum pengelolaan koperasi,  kemudian dilakukan evaluasi setelah pemberian materi selesai berdasarkan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini  ada perbandingan wawasan yang penting pada badan saat sebelum serta setelah pelatihan. Perihal ini cocok dengan terget luaran yang detetapkan berbentuk kenaikan dan pemahaman anggota koperasi terhadap hak dan kewajibannya dan diharapkan dengan berkontribusi terhadap koperasi kredit rukun kota palembang mampu meningkatkan kesejahteraan anggota tersebut berserta keluarganya.
TRANSFER ILMU PENGETAHUAN PEMANFAATAN LIMBAH KAYU PINUS MENJADI PRODUK HAND SANITIZER BERBAHAN DASAR CUKA KAYU DI KAWASAN HUTAN PINUS BATULAPISI KABUPATEN GOWA Andi Detti Yunianti; Rika Faradhillah; Asmaul Husna
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i3.18102

Abstract

Hand sanitizer is a product that is currently needed by the community, especially during the pandemic. Since the number of Covid-19 cases in South Sulawesi Province has increased, hand sanitizers have become one of the items sought by the public, making them rare and expensive. Therefore, the service activities carried out by Fahutan students provide education on manufacturing hand sanitizers. Hand sanitizer from wood vinegar is a primary ingredient by utilizing harvesting waste. Pine tree waste in the Batulapisi Environment, Malino, Gowa Regency has not been handled and appropriately utilized by the surrounding community. Pine tree waste is only left scattered, so this service activity is expected to provide added value for the surrounding community. The implementation method carried out in this activity is in the form of knowledge transfer and training on making hand sanitizer from pine tree harvesting waste using the PDCA (Plan-Do-Check-Action) method. The results obtained through this method are expected that the community can make their hand sanitizer and can increase the added value of pine tree harvesting waste that has not been maximized. ---  Cairan pembersih tangan (hand sanitizer) merupakan produk yang saat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya selama masa pandemi. Semenjak kasus Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan jumlah yang semakin meningkat, hand sanitizer menjadi langka dan mahal karena termasuk barang yang banyak dicari oleh masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa fahutan adalah memberikan edukasi pembuatan hand sanitizer. Hand sanitizer tersebut berbahan dasar cuka kayu dengan memanfaatkan limbah pemanenan. Limbah pohon pinus di Lingkungan Batulapisi, Malino, Kabupaten Gowa belum ditangani dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sekitar. Limbah pohon pinus hanya dibiarkan berserakan, sehingga kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini yang berupa transfer ilmu pengetahuan dan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari limbah pemanenan pohon pinus menggunakan metode PDCA (Plan-Do-Check-Action). Hasil yang diperoleh melalui metode ini diharapkan masyarakat mampu membuat hand sanitizer secara mandiri dan dapat meningkatkan nilai tambah dari limbah pemanenan pohon pinus yang penggunaannya belum dimaksimalkan.
PEMBINAAN STRATEGI GENERIK PORTER DAN BALANCE SCORECARD PADA INDUSTRI TAHU DI BATAM Elva Susanti; Citra Indah Asmarawati; Tukino
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i3.18288

Abstract

Community service for tofu and tempeh SMEs provides knowledge and direction in formulating strategies for facing competition and being able to anticipate various conditions. The goal is that the business to be run has a competitive advantage, creates and maintains superior performance, and knows competitors' strengths; we should be aware of internal and external conditions. The method carried out through the balanced scorecard strategy will look at business performance from various perspectives: financial (financial), customer strategy, process, learning, and growth strategies. This strategy is made in the form of a SPACE matrix with several variables in the evaluation matrix of internal factors such as financial strength and competitiveness while evaluating external factors such as environmental stability and industrial strength. So that we can find out what types exist in SMEs, whether they are aggressive, conservative, defensive, or competitive, this is the first step for SMEs to determine a long-term strategy. This step is made as a process to generate alternative strategies, choosing what strategy to do so that the goals of SMEs know this is going well. His research on tofu and tempeh SMEs have made conditions for external and internal factors so that 2.6 is obtained for the EFE matrix while the IFE matrix is 2.53. Furthermore, the internal is in moderate condition. --- Pengabdian masyarakat terhadap UKM tahu tempe memberikan ilmu pengetahuan dan arahan menyusun strategi dalam menghadapi persaingan dan mampu mengantisipasi dalam berbagai kondisi. Tujuannya diharapkan usaha yang akan dijalankan memiliki keunggulan kompetitif, menciptakan dan mempertahankan kinerja unggul, dan mengetahui apa kekuatan pesaing, hendaknya kita menyadari kondisi internal maupun kondisi eksternal Metode yang dilakukan  melalui strategi balance scorecard akan melihat kinerja usaha berbagai perspektif Keuangan (finansial), strategi Pelanggan, proses, selanjutnya strategi pembelajaran dan pertumbuhan. Strategi ini dibuat dalam bentuk yang matrik SPACE dengan beberapa variabel  yang  ada  pada  matrik evaluasi faktor internal seperti kekuatan finansial, kompetitif sedangkan evaluasi faktor eksternal seperti  stabilitas  lingkungan  dan kekuatan industri. Sehingga kita bisa mengetahui tipe apa yang ada pada UKM tahu tersebut apakah termasuk agresif, konservatif, devensif ataupun Kompetitif. Ini merupakan langkah awal UKM untuk menentukan strategi jangka panjang, langkah ini dibuat sebagai proses untuk menghasilkan strategi alternatif, memilih strategi apa yang akan dilakukan sehingga tujuan dari UKM tahu ini berjalan dengan baik.  Pelaksanaan pengabdian pada UKM tahu tempe ini sudah dibuatkan kondisi faktor eksternal maupun internalnya sehingga diperoleh 2,6 untuk matrik EFE sedangkan pada matrik IFE diperoleh 2,53 dapat dilihat kondisi ini terletak pada kuadran V yaitu sedang yang artinya bahwa respon UKM tahu dan tempe terhadap factor eksternal maupun internal ini dalam kondisi sedang.
PARTISIPASI MILENIAL DALAM PENGELOLAAN LIMBAH BUDIDAYA JAMUR TIRAM (PEMBUATAN MEDIA TANAM SAYUR ORGANIK DI CV EEP JAMUR-BANJARBARU-KALIMANTAN SELATAN) Anang Kadarsah; Gunawan; Krisdianto; Aminuddin Prahatama Putra; Sunardi; Eko Suhartono
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i3.18796

Abstract

Facing various life challenges, including the impact of land conversion and climate change that is increasingly felt, millennials need to continue to prepare their abilities, including through the management of oyster mushroom cultivation waste. The purpose of this activity is to increase the millennial generation's insight and skills in utilizing oyster mushroom cultivation waste for organic vegetable growing media. This activity was carried out for two months (September - October 2021) at CV Eep Mushroom - Golf Village - Landasan Ulin District - Banjarbaru City - South Kalimantan. The three main activities include: 1) extracting information on business prospects for oyster mushroom cultivation and problems surrounding oyster mushroom waste, 2) technical guidance on composting, and 3) technical guidance on making planting media from mushroom baglog waste. The results of the activity show that 78% of the participants in this activity (millennials) are under 20 years old, there are more women (88%) than men, and Banjarbaru City is the place of origin for the most participants (66%). Participants stated that they got additional knowledge in the business potential of oyster mushrooms, how to cultivate mushrooms, how to make fertilizer, and how to make planting media from baglog waste. A total of 55.6% of participants claimed to know how to process oyster mushroom baglog waste. Meanwhile, from the skill aspect, 66.7% of participants stated that they had additional skills in the form of processing oyster mushroom baglog waste into fertilizer and planting media. ---  Menghadapi berbagai tantangan kehidupan termasuk dampak alih fungsi lahan dan perubahan iklim yang semakin terasa, milenial perlu terus mempersiapkan kemampuannya diantaranya melalui pengelolaan limbah budidaya jamur tiram. Tujuan kegiatan ini meningkatkan wawasan dan keterampilan generasi milenial dalam pemanfaatan limbah budidaya jamur tiram untuk media tanam sayur organik. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua bulan (September – Oktober 2021) di CV Eep Jamur – Kelurahan Golf – Kecamatan Landasan Ulin – Kota Banjarbaru – Kalimantan Selatan.  Tiga kegiatan utama yang dilaksanakan meliputi: 1) penggalian informasi prospek bisnis budidaya jamur tiram dan permasalahan seputar limbah jamur tiram, 2) bimbingan teknis pembuatan pupuk kompos dan 3) bimbingan teknis pembuatan media tanam dari limbah baglog jamur. Hasil kegiatan menunjukkan: peserta kegiatan (milenial) ini sekitar 78% berumur di bawah 20 tahun, jenis kelamin perempuan lebih banyak (88%) daripada lelaki, dan Kota Banjarbaru menjadi tempat asal peserta terbanyak  (66%). Peserta menyatakan dapat pengetahuan tambahan dalam potensi bisnis jamur tiram, cara budidaya jamur, cara membuat pupuk serta cara membuat media tanam dari limbah baglog. Sebanyak 55,6% peserta mengaku mendapatkan pengetahuan cara mengolah limbah baglog jamur tiram. Sedangkan dari aspek keterampilan 66,7% peserta menyatakan mendapatkan keterampilan tambahan berupa cara mengolah limbah baglog jamur tiram menjadi pupuk dan media tanam.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN MASYARAKAT MENGHADAPI BERITA HOAKS MASA PANDEMI COVID -19 Chita Widia; Anih Kurnia; Eli Kueniasih
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.17796

Abstract

Coronavirus (Covid-19) has become a worldwide pandemic. The spread of false news or hoax information is also difficult to contain in the midst of this condition. An individual will be judged to have good literacy about Covid-19 if he is able to behave and act positively regarding the spread of Covid-19 hoaxes. The purpose of carrying out this activity is to increase public knowledge related to matters related to Covid-19, starting from the causes, procedures for preventing the spread and introducing and improving a good and correct literacy culture as an effort to respond to news hoaxes that are widely circulated. The method implemented is Lectures and training of cadres, leaders, and the public on the application of the Covid-19 protocol. Lectures and discussions on techniques for dealing with hoax news and knowing the truth of information. The target audience for this activity is the women of the Posyandu Cadre of Sukahurip and Mulyasari Villages as many as 16 people. Evaluation method To find out whether the program to be implemented has a positive impact or the extent to which this program is implemented, of course, an evaluation is made which includes pre and post-tests, the practice of implementing the 5M protocol. As a result of this activity, the cadres have increased knowledge regarding the application of good and correct health protocols, and how to sort and select reliable information related to Covid-19. --- Corona virus (Covid-19) menjadi pandemi di seluruh dunia. Penyebaran informasi berita bohong atau hoaks juga sulit di bendung di tengah kondisi ini. Seorang individu akan dinilai memiliki literasi yang baik tentang Covid-19,jika mampu bersikap dan bertindak secara positif terkait penyebaran hoaks Covid-19. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan Covid-19, dimulai dari penyebab, tata laksana pencegahan penyebaran dan memperkenalkan serta meningkatkan budaya literasi yang baik dan benar sebagai upaya mensikapi beritahoaks yang beredar luas. Metode yang dilaksanakan adalah Ceramah dan melatih kader, tokoh dan masyarakat tentang penerapan protokol Covid-19 Ceramah dan diskusi tentang teknik menghadapi berita hoaks dan mengetahui kebenaran informasi. Khalayak yang dijadikan sasaran kegiataninia dalah para ibu-ibu Kader Posyandudi Kelurahan Sukahurip dan Mulyasari sebanyak 16 orang. Metode evaluasi Untuk mengetahui apakah program yang akan dilaksanakan ini berdampak positif atau sejauh mana program ini terlaksana,sudah barang tentu dibuat suatu evaluasi yang meliputi dilakukannya pre dan post test, praktek pelaksanaan protocol 5M. Hasil kegiatan ini para kader memiliki peningkatan pengetahuan mengenai penerapan protokol kesehatan yang baik dan benar, dan bagaimana cara memilah serta memilih iformasi yang dapat dipercaya terkait dengan Covid-19.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI KONSERVASI AIR TANAH DAN PENJERNIHAN AIR DI KELURAHAN BUNTU SUGI KECAMATAN ALLA KABUPATEN ENREKANG Muhammad Hamzah Syahruddin; Amiruddin; Halmar Halide; Sakka; Paharuddin; Samsu Arif
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.9453

Abstract

Ground water is stored in layers called aquifers. These aquifers can be found in coastal plains, foothills, inter-mountain valleys, alluvial plains and karst topographic areas. The village of Buntu sugi, located in the foothill area in the form of alluvial plains and a little karst topography in the north. Buntu Sugi Village has four ground water sources in the form of springs. The four springs are Bubun Salle, Bubu Sudu, Bubun Matua, and Wailandan. All these springs are used by the community for daily living needs for cooking and for drinking water and used for agriculture. The condition of water resources in Buntu Sugi Urban Village is decreasing quantity and quantity is smaller flow rates in the dry season and a higher turbidity level in the rainy season. The efforts made in this community service are to educate the community on how to conserve springs or ground water and how to process polluted ground water so that it is suitable for use. Furthermore, training will be given to the appropriate technology community that can be used in the process of processing and purifying polluted water. The training on making Biopori Infiltration Holes and making water purification equipment has given the ability for participants. ---  Air tanah tersimpan dalam lapisan yang disebut akuifer. Akuifer tersebut dapat dijumpai pada dataran pantai, daerah kaki gunung, lembah antar pegunungan, dataran aluvial dan daerah topografi karst. Kelurahan Buntu sugi yang berada di daerah kaki gunung berupa dataran alluvial dan sedikit topografi karst di bagian utara. Wilayah Kelurahan Buntu Sugi terdapat empat sumber air tanah berupa mata air yaitu Bubun Salle, Bubun Sudu, Bubun Matua, dan Wailandan. Seluruh mata air tersebut digunakan masyarakat untuk keperluan hidup sehari-hari untuk memasak, untuk air minum dan kebutuhan pertanian. Penurunan kuantitas dan kuantitas ditandai dengan debit aliran yang semakin kecil pada musim kemarau dan melimpah pada musim hujan dengan tingkat kekeruhan yang semakin tinggi. Upaya yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah melakukan penyuluhan kepada masyarakat bagaimana melestarikan mata air atau air tanah dan bagaimana memproses air tanah yang tercemar sehingga layak digunakan. Tujuan pengabdian untuk melakukan edukasi kepada masyarakat pentingnya konservasi air tanah dan bagaimana teknologi konservasi air tanah dan pelatihan kepada masyarakat teknologi tepat guna (TTG) yang dapat digunakan dalam proses pengolahan dan penjernihan air yang tercemar.  Pelatihan pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) dan pembuatan alat penjernihan air telah memberikan keterampilan kepada peserta untuk membuat resapan air dan alat penjernihan air.
WISATA AGRIBISNIS SEBAGAI PRODUK PENGEMBANGAN USAHA INTELEKTUAL KAMPUS Hartati; Ahmad Muhlis Nuryadi; Herdianto Husein
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.10758

Abstract

Agribusiness Tourism is a business managed by maximizing tourism-based culinary business activities. The main objective of these community activities is to accelerate the process of developing entrepreneurship oriented to local culinary products. This effort involves students of the Agribusiness Study Program Faculty of Agriculture and Management Study Program, Faculty of Economics and Islamic Business (FEBI). This activity provides experience and job opportunities for students open employment opportunities for the community and provide culinary needs in the form of traditional foods of Southeast Sulawesi (sinonggi) and healthy, fresh and delicious seafood for customers. The method of carrying out the activities consists of socializing, training, providing infrastructure and facilities, promotion, and marketing. This activity is carried out in the area of ​​embankments that were previously less productive with relatively low income. The location is in the Poasia District of Kendari, Southeast Sulawesi. To accelerate the process of developing entrepreneurship, the activity is designed by changing a traditional embankment into an agribusiness tourism specific to local culinary tourism by designing a gazebo building as a place to enjoy culinary menu orders. The location has its characteristics with the design of the place based on agribusiness decorated with ornamental plants, pollution-absorbing plants, hydroponic plants, and organic vegetable plants. Visitors can enjoy the natural scenery through the embankment garden design in the form of selfie spots for visitors. The results of the implementation of the activity are in the form of a business unit "Culinary Tourism" based on culinary tourism has been opened since June 2019 by providing sinonggi menu packages and various seafood products.  ---  Wisata Agribisnis merupakan usaha yang dikelola dengan memaksimalkan kegiatan bisnis kuliner berbasis wisata. Tujuan utama pelaksanaan kegiatan masyarakat ini adalah mempercepat proses pengembangan kewirausahaan yang berorientasi pada produk kuliner lokal. Usaha ini melibatkan mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Kegiatan ini  memberi pengalaman dan kesempatan kerja bagi mahasiswa, membuka lapangan kerja bagi masyarakat serta menyediakan kebutuhan kuliner berupa makanan tradional khas Sulawesi Tenggara  (sinonggi) dan sea food yang sehat, segar dan nikmat bagi pelanggan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari sosialisasi, pelatihan dan penyediaan prasarana dan sarana, promosi serta pemasaran. Kegiatan ini dilaksanakan di areal tambak yang sebelum nya kurang produktif dengan pendapatan yang relatif rendah. Lokasi berada di Kecamatan Poasia Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Hasil pelaksanaan kegiatan ditujukan untuk percepatan proses pengembangan kewirausahaan. Kegiatan di desain dengan mengubah tambak tradisional menjadi sebuah wisata agribisnis spesifik wisata kuliner lokal. Lokasi mempunyai ciri khas tersendiri dengan desain bangunan gasebo berbasis agribisnis dengan dihiasi tanaman hias, tanaman penyerap polusi, tanaman hidroponik dan tanaman sayuran organik. Pengunjung dapat menikmati pemandangan alam melalui desain taman tambak berupa spot selfi bagi pengunjung. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terbentuk satu unit usaha ”Wisata Agibisnis” berbasis wisata kuliner yang telah resmi dibuka  sejak juni 2019 sampai sekarang dengan menyediakan produk paket menu sinonggi dan aneka sea food.
PENINGKATAN KUALITAS TEMPAT MINUMAN SARABBA SEBAGAI BAGIAN DARI DAYA TARIK WISATAWAN KAMBO DI KOTA PALOPO Moh. Sutrisno; Muhammad Chaidar Febriansyah; Andi Tenrisanna Syam; Rahmiani Rahim; Mayyadah Syuaib; Suci Q. Ramadhani
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.12899

Abstract

Kambo area is a strategic area geographically located in the highland area of Palopo City. The natural conditions of Kambo are fertile, and the distance from Palopo city is quite close. On the other hand, the limited land for residents and the location of buildings on hillsides prone to landslides are problems that need mediation. This activity aims to provide input to residents about the importance of protecting the natural environment, increasing awareness of landslide disasters, and optimizing the place as a tourist area with the characteristic of Sarabba drink. Sarabba is a typical drink from South Sulawesi. Sarabba drink is made from ginger and brown sugar as ingredients. The community service used the lecture method in the counseling process and placemaking to identify problems and potential within the community. The results of service community activities positively impact the development of more quality and modern building facades. The idea of optimizing the potential of Kambo's natural wealth with the characteristics of a more comfortable and contemporary Sarabba drink can be accepted by residents without leaving the rules of local wisdom. The emergence of a business place with a modern concept, both in terms of form and building materials. The youth community made markers to enter the Kambo village, marking the peaks of nests to enter natural tourist areas. The uniqueness of Kambo is increasingly known through social media. --- Kawasan Kambo termasuk wilayah strategis yang secara geografis terletak di kawasan dataran tinggi Kota Palopo. Tidak hanya kondisi alam Kambo yang subur tetapi juga jarak dengan kota Palopo yang cukup dekat. Dilain sisi, keterbatasan lahan warga, letak bangunan di lereng-lereng bukit yang rawan terjadinya longsor menjadi permasalahan yang perlu dilakukan mediasi. Kegiatan ini bertujuan memberikan masukan kepada warga tentang pentingnya menjaga lingkungan alam sekitar, meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana longsor, serta optimalisasi tempat sebagai kawasan wisata dengan ciri khas minuman Sarabba. Sarabba adalah minuman khas Sulawesi Selatan. Minuman Sarabba terbuat dari bahan baku Jahe dan gula merah. Pengabdian menggunakan metode ceramah dalam proses penyuluhan, dan placemaking dalam mengidentifikasi permasalahan dan potensi yang ada bersama-sama masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian berdampak positif kepada perkembangan fasad bangunan yang lebih berkualitas dan modern. Gagasan mengoptimalkan potensi kekayaan alam Kambo dengan ciri khas minuman Sarabba lebih nyaman dan modern dapat diterima oleh warga tanpa meninggalkan kaidah-kaidah kearifan lokal. Munculnya tempat usaha dengan konsep modern, baik dari segi bentuk maupun material bangunan. Komunitas pemuda membuat penanda untuk masuk ke dalam kelurahan Kambo, penanda puncak sarang-sarang untuk masuk ke area wisata alami. Keunikan Kambo semakin dikenal melalui media sosial.

Filter by Year

2017 2025