cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 35803786     EISSN : 25803786     DOI : -
Core Subject : Education,
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang agrokompleks, medikal, teknosains, dan sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PELATIHAN PENYULUH KESEHATAN BAGI KADER KESEHATAN DESA BUGANGAN KABUPATEN PEKALONGAN Jumaroh; Hana Nafi'ah
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.21737

Abstract

As mandated by the Law of the Republic of Indonesia, public health services must be carried out by the government and/or the community, one of which is health cadres. In carrying out this role, cadres must have adequate knowledge and skills, one of which is delivering health promotion. This training aimed to provide basic knowledge and skills for health cadres to prepare and conduct health promotion to the community. The training consisted of three main sessions: presentation of material, training in preparing learning media, and simulation of health promotion by the participants. This program was evaluated by making use of participant worksheets and practical assessments. Based on the evaluation process results, it can be concluded that all participants could understand, plan, and present health education well.   ---   Seperti yang diamanatkan oleh Undang-Undang Republik Indonesia, upaya penyelenggaraan Kesehatan dilakukan oleh pemerintah dan/atau masyarakat, satu di antaranya adalah kader kesehatan. Kader kesehatan adalah tenaga yang dipilih dari dan oleh masyarakat untuk secara sukarela menjadi promotor kesehatan masyarakat dan membantu kelancaran program dan pelayanan kesehatan. Untuk dapat menjalankan peranannya, kader kesehatan harus dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan, salah satunya dalam menjalankan program kerja kesehatan melalui penyuluhan kesehatan. Tujuan dari pelatihan penyuluh kesehatan ini adalah untuk membekali kader kesehatan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mempersiapkan dan melakukan penyuluhan kesehatan kepada masya-rakat. Pelatihan terdiri dari tiga sesi utama: pemaparan materi, pelatihan penyiapan media penyuluhan kesehatan, dan simulasi penyuluhan kesehatan oleh peserta. Kegiatan divaluasi dengan instrumen lembar kerja peserta dan penilaian praktik berupa simulasi penyuluhan kesehatan. Berdasarkan hasil proses evaluasi, dapat disimpulkan bahwa seluruh peserta dapat memahami, merencanakan, serta menyajikan penyuluhan kesehatan dengan baik.
PENGEMBANGAN FILLET IKAN PATIN MENJADI BAKSO UNTUK MEMBERDAYAKAN PEMBUDIDAYA IKAN PATIN KECAMATAN KARANG INTAN KABUPATEN BANJAR Muhammad Ahsin Rifa'i; Candra; Muzdalifah; Siti Aisyah; Hadiratul Kudsiah; M. Sauqi Mubaroq
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.21968

Abstract

One of the production centers of aquacultured catfish in South Kalimantan Province is Banjar Regency, so Banjar Regency has the potential as a significant supplier of raw materials for various processed catfish such as sausages and fish balls. Catfish have a high protein and moderate fat content, namely protein reaching 16.1%, and fat, reaching 5.7%. Fish meatballs are various preparations made from fish meat, which are crushed and mixed with other ingredients, formed into spheres or desired shapes, and then boiled. The service activity was transferring technology for processing catfish meatballs and packaging with counseling and mentoring methods. The service results show that the target audience has increased their knowledge and skills in processing catfish-based meatballs and how to package them. --- Salah satu pusat produksi ikan patin hasil budidaya di Provinsi Kalimantan Selatan adalah Kabupaten Banjar sehingga Kabupaten Banjar berpotensi sebagai pemasok utama bahan baku aneka olahan ikan patin seperti sosis dan bakso ikan. Ikan patin memiliki kandungan kandungan protein yang tinggi dan kandungan lemak yang sedang, yaitu protein mencapai 16,1% dan lemak mencapai 5,7%. Bakso ikan adalah aneka olahan berbahan utama daging ikan yang dilumatkan dan dicampur bahan lain, kemudian dibentuk menjadi bulatan atau bentuk lainya yang diinginkan, dan selanjutnya direbus. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan adalah alih teknologi pengolahan bakso ikan patin dan pengemasannya dengan metode penyuluhan dan pendampingan. Hasil pengabdian menunjukkan khalayak sasaran telah meningkat pengetahuan dan keterampilannya dalam mengolah bakso berbahan dasar ikan patin dan cara mengemasnya.
IMPLEMENTASI BUDIKDAMBER PADA LAHAN SEMPIT DENGAN AKUAPONIK DI KELURAHAN BANJAR AGUNG KECAMATAN CIPOCOK JAYA KOTA SERANG Holilah; Rizky Andaresa; Nur Fadhilah Al Hadiana; Lina Herlina; Adelia Tri Oktaviani; Adelia Masnapita; Andi Santoso; Yeyet Kurniasih
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.17629

Abstract

The level of population density in Banjar Agung Village, Cipocok Jaya District, Serang City is 1,369.47 People/Km2. The problem of narrow land is a problem that is often experienced by residents in residential areas, including in the Banjar Agung village, especially in the village of Bogeg RW 02 which is a partner in this community service. During the Covid-19 pandemic, food and economic security issues are serious issues that need attention. Seeing these phenomena and problems, the purpose of this activity is to get a fish cultivation system in small media and does not require large land, it is economical, the media is easy to obtain and the technology can be done by everyone. This activity is expected to be a solution to overcome the problem of narrow land but can support food security and the community's economy. The method used is the delivery of materials, the practice of making budikdamber, and evaluation of training activities. The results of the implementation of this activity are catfish farming in 60 liter buckets with maintenance for 30 days producing SR 40-67% harvested biomass reaching 2420gr with an average weight per head of 68.74gr, kale produced as many as 30 bunches and residents of Bogeg RW village 02 is very enthusiastic in budikdamber activities with aquaponics so that it helps in maintaining food security and improving the economy during the pandemic.  ---  Tingkat kepadatan penduduk di Kelurahan Banjar Agung kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang sebesar 1.369,47 Jiwa/Km2. Permasalahan lahan sempit merupakan permasalahan yang seringkali dialami oleh warga di pemukiman penduduk tak terkecuali di kelurahan Banjar Agung, khususnya di kampung Bogeg RW 02 yang merupakan mitra dalam pengabdian masyarakat ini. Di masa pandemi Covid-19 ini, masalah ketahanan pangan dan ekonomi menjadi masalah serius yang perlu diperhatikan. Melihat fenomena dan permasalahan tersebut tujuan dari kegiatan ini untuk mendapatkan sistem budidaya ikan dalam media kecil dan tidak memerlukan lahan yang luas, ekonomis, medianya mudah didapatkan dan teknologi yang bisa dilakukan oleh semua orang. kegiatan ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan lahan sempit tetapi dapat mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi, praktik pembuatan budikdamber, serta evaluasi kegiatan pelatihan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini adalah budidaya ikan lele dalam ember 60 liter dengan pemeliharaan selama 30 hari menghasilkan SR 40-67% biomassa panen mencapai 2420gr dengan berat rata-rata per ekor 68,74gr, kangkung yang dihasilkan sebanyak 30 tandan dan warga kampung Bogeg RW 02 sangat antusias dalam kegiatan budikdamber dengan akuaponik sehingga membantu dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian dimasa pandemik.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENATAUSAHAAN DAN PELAPORAN BAGI APARAT PENGELOLA KEUANGAN PUSKESMAS DI KABUPATEN ENREKANG Syamsuddin; Rahmawati HS; Hermita Arief; Ade Ikhlas
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.18609

Abstract

Local Government financial statement is prepared to provide relevant information regarding the financial position and all transactions carried out during one reporting period. It provides information that is useful for users in assessing accountability as well as making economic, social and political decisions. To be able to carry out sound financial administration and reporting in accordance with laws and regulations, especially the applicable Government Accounting Standards (Standar Akuntansi Pemerintahan – SAP)), it is necessary for the local government to be supported by various aspects such as qualified human resources (HR), relevant regulation system and up-to-date infrastructure. The majority of staffs in charge for financial administration and reporting at the public health center (Puskesmas) in Enrekang do not possess accounting education background so they are facing difficulty in preparing financial statement or other accountability reports. It raised an urgency to provide relevant trainings for the staffs. The purpose of the training was to improve the understanding and insight of the responsible staffs at Puskesmas of Enrekang Regency regarding financial management in particular financial administration and reporting according to the Government Accounting Standards (SAP). The training was conducted on July 23, 2021 in Departement of Health at Enrekang Regency. It involved technical guidance employing lecture, discussion, and case exercise method. The results showed that, after the training, there was an increase in the understanding and ability of the staffs in carrying out financial administration and reporting which were their main duties and functions.  ---  Laporan keuangan untuk pemerintah daerah dibuat untuk memberikan rincian yang relevan tentang situasi keuangan dan semua transaksi yang dilakukan dalam satu periode pelaporan. Untuk menilai tanggung jawab dan membuat keputusan pada tingkat ekonomi, sosial, dan politik, Konsumen laporan dapat memperoleh manfaat dari informasi yang diberikan oleh pelaporan keuangan pemerintah daerah.Untuk dapat melaksanakan penatausahaan dan  pelaporan keuangan yang baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan khususnya Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang berlaku, perlu ditunjang oleh berbagai aspek yang perlu dimiliki oleh Pemerintah Daerah sebagai penunjang pelaksana. Aspek-aspek tersebut diantaranya adalah sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, paket regulasi yang relevan dan infrastruktur yang uptodate. Mayoritas pelaksana penatausahaan dan pelaporan keuangan di puskesmas di Enrekang tidak berlatar belakang pendidikan akuntansi sehingga mengalami kesulitan dalam membuat pertanggungjawaban atau laporan keuangan. Oleh karena itu menjadi suatu hal yang penting untk melakukan upaya pelatihan bagi mereka. Tujuan kegiatan pelatihan yang dilakukan adalah dalam rangka meningkatkan pemahaman dan wawasan aparat pengelola keuangan Puskesmas di Kabupaten Enrekang mengenai pengelolaan keuangan khususnya penatausahaan dan pelaporan keuangan yang sesuai dengan SAP. Kegiatan bimbingan teknis memanfaatkan teknik penyampaian materi, diskusi dan studi kasus untuk menyelesaikan kasus-kasus pengelolaan keuangan. Pada tanggal 23 Juli 2021, kegiatan dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan dan kemampuan pengelola keuangan Puskesmas dalam mengelola dan melaporkan aktivitas keuangan yang merupakan tanggung jawab utama mereka, telah meningkat. 
SOSIALISASI MANAJEMEN KESEHATAN TERNAK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DI DESA TANGAN BARU KECAMATAN LIMBORO, POLEWALI MANDAR Hendro Sukoco; Irma Susanti; Marsudi; Sitti Nuraliah; Agustina; Muhammad Irfan; Eni Susanti
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.20333

Abstract

Tangan Baru Village is one of the villages in Limboro District, Polewali Mandar. Most of the people in the village work as cattle and goat breeders. Results Based on the problems with the Village Head, it was found that there was a lack of knowledge of the breeders in Tangan Baru Village regarding livestock health management. So it is necessary to socialize about cattle and goat diseases and their prevention in Tangan Baru Village, Limboro District, Polewali Mandar. This activity was held on February 19, 2022, in the New Hand Village Office Hall. The method used in this activity is lecture and question and answer. The target of this activity is the farmers in the village of Tangan Baru. The purpose of this activity is to provide insight to farmers in Tangan Baru Village, Limboro District, Polewali Mandar regarding livestock health management as an effort to improve food security. The results of the interview after showing that there is an increase in the knowledge of farmers in Tangan Baru Village, Limboro District, Polewali Mandar on livestock health management as an effort to increase food security. In addition, all participants also stated that this socialization activity was very useful and increased their knowledge. So it can be said that this activity received a positive response and went according to purpose.  ---  Desa Tangan Baru merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Limboro, Polewali Mandar. Sebagian besar masyarakat di desa tersebut berprofesi sebagai peternak sapi dan kambing. Berdasarkan hasil identifikasi permasalahan bersama dengan Kepala Desa setempat diperoleh bahwa minimnya pengetahuan para peternak di Desa Tangan Baru terkait manajemen kesehatan ternak. Sehingga perlu dilakukan sosialisasi mengenai penyakit pada sapi dan kambing serta pencegahannya di Desa Tangan Baru Kecamatan Limboro, Polewali Mandar. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2022 di Aula Kantor Desa Tangan Baru. Adapun metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah ceramah dan tanya jawab. Sasaran dari kegiatan ini adalah peternak yang ada di Desa Tangan Baru. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan kepada para peternak di Di Desa Tangan Baru, Kecamatan Limboro, Polewali Mandar mengenai manajemen kesehatan ternak sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan. Hasil wawancara setelah kegiatan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan peternak di Desa Tangan Baru, Kecamatan Limboro, Polewali Mandar mengenai manajemen kesehatan ternak sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan. Selain itu seluruh peserta juga menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan ini memperoleh respon positif dan berjalan sesuai tujuan.
SOSIALISASI BAHAYA NARKOTIKA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DI KALANGAN MAHASISWA Muthia Aryuni; Yuli Fitriana; Muhammad Ardi Munir; Gabriella Bamba Ratih Lintin
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.24271

Abstract

Based on the results of a survey by the National Narcotics Agency of the Republic of Indonesia and LIPI in 2019, the province of Central Sulawesi is one of the largest contributors to drug abuse and ranks fourth in Indonesia (Rafii, 2020a). Adolescence and early adulthood are a period of searching for identity and acknowledging the truth. The desire to seek satisfaction and fulfillment of the vulnerable ego makes them face various problems. This can have a negative impact if the environment does not get attention from adults because it can lead to negative things such as free sex, and drug abuse. This community service activity aims to provide knowledge about the dangers of narcotics to students using the socialization method. The target of this activity was student representatives from the Student Executive Board (BEM) of each faculty at Tadulako University (UNTAD) Palu, with a total of 30 socialization participants. The activities were carried out using the lecture and discussion method for two days in the new Hall of the UNTAD Faculty of Medicine. Result: there is an increase in the average value (mean) of 81.90 and the NGain score of 77% which is included in the effective category in increasing knowledge about the dangers of narcotics in students before and after being given socialization.  ---  Berdasarkan hasil survey BNN RI dan LIPI pada tahun 2019 lalu, provinsi Sulawesi Tengah menjadi salah satu daerah penyumbang terbesar penyalahgunaan narkoba dan berada pada urutan keempat se-Indonesia (Rafii, 2020a). Masa remaja dan dewasa awal pada dasarnya merupakan masa pencarian jati diri serta pengakuan akan kebenaran. Keinginan mencari kepuasan dan pemenuhan ego rentan membuat mereka dihadapi dengan berbagai permasalahan. Hal ini dapat berdampak negatif bila lingkungan tersebut tidak mendapakan perhatian dari orang dewasa karena dapat menjurus kearah yang negatif seperti seks bebas, penyalahgunaan narkotika. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya narkotika kepada mahasiswa dengan metode sosialisasi. Sasaran kegiatan ini adalah perwakilan mahasiswa pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) setiap fakultas di Universitas Tadulako (UNTAD) Palu, dengan jumlah total peserta sosialisasi sebanyak 30 orang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi selama dua hari di Aula baru Fakultas Kedokteran UNTAD. Hasil: terdapat peningkatan nilai rata-rata (mean) sebesar 81,90 dan NGain score sebesar 77% yang termasuk dalam kategori efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang bahaya narkotika pada mahasiswa sebelum dan setelah diberikan sosialiasasi.
APLIKASI ALAT PABRIK MINI KASCING UNTUK KELOMPOK PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK Aviv Yuniar Rahman; Feddy Wanditya Setiawan; April Lia Hananto
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Panrita Abdi - April 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i2.18521

Abstract

A mini vermicompost fertilizer factory that can produce vermicompost and worm fertilizers independently will be distributed to the organic waste utilization group. This mini vermicompost factory tool is made so that members of the organic waste utilization group can harvest fresh vermicompost and worm fertilizers. The benefits of making this tool are reducing organic waste in the group environment, improving group members' economy, and harvesting vermicompost and fresh worms. In its application to the community, it uses the method of identifying needs, making tool designs, making tool realizations, testing or demonstrations of tools, and training and assistance on procedures for using mini vermicompost fertilizer plants. The result of this activity is that members of the organic waste utilization group can independently harvest fresh vermicompost and worm fertilizers. This significantly increases the quantity of fresh vermicompost and worm fertilizer products. This activity positively impacts the environment and the community's economy by reducing organic waste and increasing the income of group members, indirectly improving rural communities' economies.  ---  Alat pabrik mini pupuk kascing yang dapat memproduksi pupuk kascing dan cacing secara mandiri yang akan disebar ke kelompok pemanfaatan limbah organik. Alat pabrik mini kascing ini dibuat agar masyarakat yang tergabung dalam kelompok pemanfaatan limbah organik dapat panen pupuk kascing dan cacing segar. Manfaat dalam membuat alat ini yaitu untuk mengurangi limbah organik dilingkungan kelompok, meningkatkan ekonomi anggota kelompok, panen pupuk kascing dan cacing segar. Dalam penerapan kepada masyarakat ini menggunakan metode Identifikasi kebutuhan, membuat desain alat, membuat realisasi alat, uji coba atau demonstrasi alat dan Pelatihan dan Pendampingan Tatacara Pemakaian Alat Pabrik Mini Pupuk Kascing. Hasil dari kegiatan ini adalah anggota kelompok pemanfaatan limbah organik mampu memanen pupuk kascing dan cacing segar secara mandiri. Hal ini menambah kuantitas produk pupuk kascing dan cacing segar secara signifikan. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat, yaitu mengurangi limbah organik dan meningkatkan pendapatan anggota kelompok yang secara tidak langsung juga meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
PENERAPAN MODEL AGROFORESTRI PADA KELOMPOK TANI HUTAN FETOMONE DI DESA SILLU KECAMATAN FATULEU KABUPATEN KUPANG Meilyn Reny Pathibang; Fransiskus Xaverius Dako; Ni Kade Ayu Dewi Aryani; Laurentius D. Wisnu Wardhana; Jeriels Matatula; Fabianus Ranta; Adrin; Flora Evalina Ina Kleruk; Ika Kristinawanti; Ramses Viktor Elim
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Panrita Abdi - April 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i2.18070

Abstract

The Government of Eastern Nusa Tenggara province is currently facing the problem of an increasing size of critical land as well as decreasing availability of clean water which occurs in most of the landscape of Timor island. The increasing size of critical lands resulted from biophysical conditions, socio-economic and cultural situations which related to land use as the main factor for production, as well as the policy implementation that did not consider sustainability. One of the largest critical land can be found in Sillu village which is located in Fatuleu District in Kupang Regency. To overcome this critical land problem, an appropriate Agroforestry model is set to be developed and implemented. This community service aims to overcome the critical area in Sillu village and to increase the community’s well being through the implementation of an Agroforestry model specifically for the Fetomone Forest-Farmer group. Following methods were used: (1) site survey and family approach towards local community through head of the village, head of hamlets, and chair of Fetomone Forest-Farmer group; (2) Focus Group Discussion were conducted with head of the village and chair of Fetomone Forest-Farmer group to developed an activity plan including modelling design that will be used; (3) Community sensitization regarding socio, ecology and economic benefit of agroforestry system through lecture and discussion; and (4) Training in making agroforestry’s plot. Focus Group Discussion resulting in modelling design of Agrosilvopastural with alley cropping pattern. 53 local communities participated in community sensitization resulting in 96.2% understanding the socio, ecology and economic benefit of agroforestry system. 37 participants from Forest-Farmer group were included in the agroforestry’s plot making trainiing. Our 3 months post planting monitoring showed that 86.48% of them have been implemented the design on their own agricultural land.  ---  Permasalahan yang dihadapi pemerintah NTT adalah peningkatan  luas lahan kritis dan ketersedian air bersih yang terjadi pada sebagian besar daerah yang berada pada bentangan Pulau Timor. Peningkatan luas lahan kritis merupakan kesatuan yang bersifat simultan antara kondisi biofisik, sosial ekonomi dan budaya yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan sebagai faktor produksi utama, serta penerapan kebijakan yang kurang mempertimbangkan kelestarian. Salah satu  daerah yang memiliki lahan kritis yang cukup luas adalah Desa Sillu yang berada di Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim pengabdian menerapkan model agroforestri. Tujuan pengabdian adalah untuk mengatasi lahan kritis di Desa Sillu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penerapan model agroforestri di Kelompok Tani Hutan Fetomone. Metode  yang digunakan adalah 1) survei lokasi dan metode pendekatan kekeluargaan dengan masyarakat lokal melalui Kepala Desa, Kepala Dusun, dan Ketua Kelompok Tani Fetomone, 2) Metode Focus Group Discusion (FGD) dengan Kepala Desa dan Ketua Kelompok Tani Fetomeno untuk menyusun perencanaan kegiatan termasuk rancangan desain model yang akan digunakan, 3) Penyuluhan kepada masyarakat tentang manfaat sosial, ekologis, dan produktif (ekonomi) dari sistem agroforestri  dengan metode ceramah dan diskusi, 4) Pelatihan pembuatan demplot agroforestri. FGD menghasilkan desain model agosilvopastural dengan pola tanam alley cropping. Penyuluhan melibatkan 53 masyarakat dan  hasilnya 96,2% memahami manfaat sosial, ekologis, dan produktif (ekonomi) dari sistem agroforestri. Pelatihan pembuatan demplot melibatkan 37 anggota KTH dan hasil monitoring setelah 3 bulan kegiatan menunjukkan bahwa 86,48% sudah menerapkan model tersebut di lahan milik pribadi.
PELATIHAN KETERAMPILAN DASAR DALAM MENULIS KARYA ILMIAH Nadya Fadillah Fidhyallah; Aditya Pratama; Dewi Agustin
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Panrita Abdi - April 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i2.18085

Abstract

Research in Indonesia is indicated to be of low quality because of the many cases of plagiarism and research jockeys which are currently still a problem in the world of writing in Indonesia. Researchers are required to always prioritize originality of ideas, be able to use research support tools and master the skills that support research activities. Based on this, through PPM activities in the form of basic research skills training, we hope that lecturers and researchers can have the ability to maximize applications to support scientific writing. This activity is intended for non-UNJ lecturers with the aim of providing basic research skills to assist lecturers in writing scientific articles to be published in international journals. This activity has three achievement targets, namely the ability of partners to increase in terms of applying Mendeley software, avoiding plagiarism using paraphrase and using the Grammarly application. This activity is carried out in the form of training through the Zoom application and Whatsapp Group as a means of supporting information.  ---  Penelitian di Indonesia terindikasi belum berkualitas karena banyaknya kasus plagiasi maupun joki penelitian yang saat ini masih menjadi permasalahan dalam dunia karya tulis di Indonesia. Peneliti dituntut untuk selalu mengedepankan orisinalitas ide, mampu menggunakan perangkat penunjang penelitian dan menguasai keterampilan-keterampilan yang menunjang aktivitas peneltian. Berdasarkan hal tersebut, melalui kegiatan PPM berupa pelatihan keterampilan dasar penelitian ini kami berharap dosen maupun para peneliti dapat memiliki kemampuan dalam memaksimalkan aplikasi-aplikasi penunjang penulisan karya ilmiah. Kegiatan ini ditujukan untuk para dosen non-UNJ dengan tujuan memberikan keterampilan dasar penelitian untuk membantu para dosen dalam melakukan penulisan artikel ilmiah yang akan diterbitkan di jurnal internasional. Kegiatan ini memiliki tiga target capaian yaitu kemampuan mitra bertambah dalam hal pengaplikasian software Mendeley, menghindari plagiasi menggunakan Paraphrase dan menggunakan aplikasi Grammarly. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan melalui aplikasi zoom dan Whatsapp Group sebagai sarana informasi pendukung.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG ISOLASI MANDIRI PADA PERAWAT DI JAKARTA Sondang Ratnauli Sianturi; Andri Karmunianto; Natalius Regi; Rufina Haryani; Christine Wahyuningsih; Novelita Saragih; Monica Regina Halim; Rupianta
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i3.18265

Abstract

The COVID-19 pandemic had an impact on all societies. The outbreak of this disease has shaken the world community so much that almost 200 countries have been infected by this virus, including Indonesia. With the increase in daily positive cases of COVID-19, the hospital’s capacity to treat positive confirmed cases is decreasing. During the treatment, patients are reminded to adhere to health protocols, eat nutritious food, practice a clean and healthy lifestyle, not stress, get enough rest, and routinely do physical activities by maintaining a healthy diet, exercise, and adequate rest. This activity aims to increase the understanding of nurses and families about self-isolation. This activity was carried out by providing materials and demonstrations on nasal irrigation. Before and after education, participants were given an evaluation of knowledge about COVID-19 and Self-Isolation. This community education showed that 86-100% of nurses knew the signs and symptoms, management of covid, and what to do during self-isolation. ---  Pandemi COVID-19 berdampak pada semua masyarakat yang ada. Wabah penyakit ini begitu sangat mengguncang masyarakat dunia, hingga hampir 200 Negara di Dunia terjangkit oleh virus ini termasuk Indonesia. Dengan meningkatnya kasus harian postif COVID-19  maka daya tampung rumah sakit untuk perawatan kasus terkonfirmasi positif  semakin berkurang. Selama masa perawatan, pasien diingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, melakukan pola hidup bersih dan sehat, tidak stres, istirahat cukup, serta rutin aktivitas fisik.Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan menjaga pola makan, berolahraga dan istirahat yang cukup. Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman perawat dan keluarga mengenai isolasi mandiri. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pemberian materi dan demostrasi mengenai irigasi hidung. Pada sebelum dan setelah dilakukan edukasi, peserta diberikan evaluasi mengenai pengetahuan tentang covid dan isolasi mandiri. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini didapatkan bahwa 86-100% perawat mengetahui tanda gejala, penatalaksanaan dari covid dan apa yang perlu dilakukan selama isolasi mandiri.

Filter by Year

2017 2025