cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 35803786     EISSN : 25803786     DOI : -
Core Subject : Education,
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin. Jurnal ini berisi hasil-hasil penghiliran penelitian pada bidang agrokompleks, medikal, teknosains, dan sosbudkum dan diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
PELATIHAN WA BISNIS DAN FOTO PRODUK BAGI BALAI PENYULUHAN PUSAT PELAYANAN KELUARGA SEJAHTERA (PPKS) BERSAHAJA DI KOTA YOGYAKARTA Wiji Nurastuti; Yusuf Amri Amrullah
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.18938

Abstract

The Counseling Center for the Family Welfare Service Center (PPKS) Bersahaja is the only counseling center in Yogyakarta. This center is tasked with bringing the National Family Planning Population Agency (BKKBN) program closer to Yogyakarta's Family Planning Agency program. The counseling center consists of mothers of productive age with various educations about contraception, population control, maternal care during pregnancy, when the child is born, stunting prevention programs until the child grows up to be a teenager, and forming a prosperous family by improving the family economy. This activity is in line with the program owned by PPKS Bersahaja, especially related to the program to increase prosperous families, which will focus on business WhatsApp training and product photos. The service method is carried out by training and mentoring, training for product photos and business WhatsApp, and assisting in implementing these activities. As a result of this activity, participants could take simple product photos and have a WhatsApp business to improve their business. ---  Balai Penyuluhan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) Bersahaja adalah satu-satunya balai penyuluhan yang ada di Kota Yogyakarta yang bertugas mendekatkan Program Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat ke program Dinas KB di kota Yogyakarta. Binaan Balai Penyuluhan terdiri dari sejak para Ibu usia produktif dengan berbagai edukasi tentang kontrasepsi, pengendalian penduduk, perawatan Ibu di usia kehamilan, saat anak lahir dilanjutkan program pencegahan stunting hingga anak tumbuh remaja, dan membentuk keluarga yang sejahtera dengan meningkatkan perekonomian keluarga. Kegiatan ini selaras dengan program yang dimiliki oleh PPKS Bersahaja terutama terkait program peningkatan keluarga sejahtera yang akan berfokus pada pelatihan whatsapp bisnis dan foto produk. Metode pengabdian yang dilakukan dengan pelatihan dan pendampingan, pelatihan untuk foto produk dan whatsapp bisnis, dan pendampingan untuk implementasi pada kegiatan tersebut. Hasil dari kegiatan ini, para peserta dapat melakukan foto produk sederhana dan memiliki whatsapp bisnis untuk meningkatkan usaha yang dijalankannya.
PENGELOLAAN TANAMAN PADI SAWAH RAMAH LINGKUNGAN DENGAN PEMANFAATAN TRICHODERMA SP SEBAGAI BIOFERTILIZER DAN BIOPESTISIDA DI DESA BOMBA KABUPATEN SIGI Ratnawati; Sri Sudewi; Kasman Jaya; Sayani
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.19060

Abstract

This Community Service Program (PKM) is in partnership with the Sukamaju Farmers Group, Bomba Village, Marawola District, Sigi Regency, approximately ± 12 km from Palu City. The main problems partners face in increasing rice production are the high cost of production to buy synthetic fertilizers and the attack of Plant Pest Organisms (OPT). This activity aims to increase the understanding and skills of farmers about Trichoderma biofertilizers and biopesticides as an alternative to reduce the use of synthetic fertilizers and chemical pesticides. Partner problems were overcome by several technological solutions with training methods and technical guidance, as well as making demonstration plots to improve skills in making Trichoderma formulations. Lectures, discussions, questions, and answers for basic materials on sustainable agriculture and pests and diseases of rice plants. This activity applies the culture of Trichoderma asperellum strain TR3 isolate, a local microbe found by Ratnawati (2019) on shallot plantations in Sigi Regency, Central Sulawesi. --- Program Pengabdian Pada Masyarakat (PKM) ini bermitra dengan Kelompok Tani Sukamaju Desa Bomba Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi dengan jarak tempuh ± 12 km dari Kota Palu. Permasalahan utama yang dihadapi mitra dalam peningkatan produksi tanaman padi adalah mahalnya biaya produksi untuk membeli pupuk sintetis dan adanya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kecakapan petani tentang biofertilizer dan biopestisida Trichoderma sebagai alternatif mengurangi penggunaan pupuk sintetis dan pestisida kimia. Permasalahan mitra diatasi dengan beberapa pemecahan teknologi dengan metode penataran dan edukasi mengenai persiapan lahan sebagai demplot untuk meningkatkan keterampilan membuat formulasi Trichoderma. Ceramah, diskusi, tanya jawab untuk materi dasar tentang pertanian berkelanjutan serta hama dan penyakit tanaman padi. Kegiatan ini merupakan penerapan mikroba lokal temuan Ratnawati (2019) hasil kultur isolat Trichoderma asperellum strain TR3 dari pertanaman bawang merah.
PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DALAM KELUARGA DI PERUMAHAN TAMPAN PERMAI PANAM PEKANBARU Denai Wahyuni; Henny Maria Ulfa; Risa Amalia; Wulan Sari
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.19145

Abstract

Basically, this community service activity focuses on providing knowledge to the community about preventing the transmission of COVID-19 in the family. The activity was in the form of education about health programs through counseling, which was attended by 20 people. The method of counseling is in the form of lectures and direct demonstrations face-to-face. Participants who participated in this activity focused only on PKK women in Tampan Permai Panam Housing. Educational materials for the introduction of COVID-19, communication within the family, the first action to prevent family clusters, protection and application of health protocols in the family and consuming nutritious food to increase body immunity. The media used are videos, posters and brochures. The knowledge assessment process is carried out by pretest and post-test in pre and post extension activities. The results of the pre test showed that the average knowledge was low (50.5%), moderate (30.8%) and high (18.3%). Meanwhile, the post-test results showed a significant increase. Knowledge is low (8.3%), medium (15%) and high (75.8%). This health education program through counseling is considered effective as a preventive measure for the transmission of COVID-19 in the family. --- Pada dasarnya kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai  pencegahan penularan COVID-19 di dalam keluarga. Kegiatan berupa edukasi tentang program kesehatan melalui penyuluhan, yang dihadiri 20 orang. Metoda penyuluhan berupa ceramah dan demontrasi secara langsung dengan tatap muka. Peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini berfokus hanya pada ibu- ibu PKK di Perumahan Tampan Permai Panam. Materi edukasi pengenalan COVID-19, komunikasi di dalam keluarga, tindakan pertama pencegahan klaster keluarga, perlindungan dan penerapan protocol kesehatan di dalam keluarga serta mengkonsumsi makanan yang bergizi meningkatkan imunitas tubuh. Media yang digunakan berupa video, poster dan brosur. Proses penilaian pengetahuan dilakukan dengan pretest dan post-test pada pra dan pasca aktivitas penyuluhan. Hasil pre test menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan rendah (50,5%),  sedang (30,8 %) dan tinggi (18,3 %). Sedangkan hasil post-test terjadi peningkatan yang signifikan. Pengetahuan rendah (8,3%), sedang (15%) dan tinggi (75,8%). Program edukasi kesehatan melalui penyuluhan ini dinilai efektif sebagai tindakan preventif penularan COVID-19 di dalam keluarga.
PEMBINAAN EDUKASI FINANSIAL MELALUI BUDAYA MENABUNG SEJAK DINI DI PAUD UMI FATIMAH KABUPATEN REMBANG Nurma Gupita Dewi; Hetty Muniroh; Siti Alliyah
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.19258

Abstract

Children grow up in an increasingly complex world and must take responsibility for their financial future. It is important to teach financial literacy to children as early as possible. Financial literacy for children is about ensuring that they are educated to manage their finances. This Community Service Program aims to provide guidance related to financial education and the culture of saving for children at PAUD Umi Fatimah, Kabongan Kidul Village, Rembang Regency. This activity is carried out with an interactive and communicative method of delivering material so that children are more interested in listening to the socialization provided. In addition to giving the material, this activity is accompanied by making crafts in the form of a piggy bank which will later be used to save the children. The results of this community service activity are that children can add insight into financial literacy, foster an interest in saving from an early age and educate children to be wiser in using money.  ---  Semakin kompleksnya perkembangan dunia sekarang ini menuntut anak-anak harus mulai bertanggungjawab atas masa depan keuangannya. Penting untuk mengajarkan literasi keuangan sejak dini. Literasi keuangan bertujuan untuk memastikan bahwa anak mampu mengelola keuangannya dengan baik. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pembinaan terkait edukasi finansial dan budaya menabung sebagai upaya untuk peningkatan literasi keuangan pada anak-anak di PAUD Umi Fatimah Desa Kabongan Kidul Kabupaten Rembang. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode penyampaian materi yang interaktif dan komunikatif sehingga anak-anak menjadi lebih tertarik dalam mendengarkan sosialisasi yang diberikan dan mampu memahami materi yang diberikan. Kegiatan ini juga disertai kegiatan membuat hasta karya berupa celengan yang nantinya digu-nakan sebagai sarana menabung anak-anak. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah anak-anak dapat menambah wawasan mengenai literasi keuangan, menumbuhkan minat menabung sejak dini serta mendidik anak-anak untuk lebih bijak dalam menggunakan uang.
IMPLEMENTASI ALAT PEMANTAUAN AKTIVITAS DAN PELACAKAN LOKASI JATUH (E-CARE) UNTUK LANSIA DI DAERAH CIKUTRA KOTA BANDUNG Istiqomah; Hesty Susanti; Husneni Mukhtar; Willy Anugrah Cahyadi; Bambang Setia Nugroho; Suto Setiyadi; Nicola Akmal Afrinaldi; Nadia Husnul; Fikri Ardian
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.19312

Abstract

Indonesia has a percentage of an elderly population of as much as 9.03%, so it can be stated that Indonesia is a country with an old structure. This makes Indonesia pay attention to the health, activity, and productivity of the elderly. Changes in physical condition can affect the activities of the elderly significantly and increase the risk of falling. Therefore, a monitoring tool for elderly activities and location points for elderly falls was developed called e-care for the elderly. E-care Elderly is designed to be able to monitor the position of the elderly via GPS and detect if the elderly have fallen. This tool is connected to the application installed on the smartphone. In addition, this elderly E-care is equipped with a camera that can monitor the situation around the elderly. This service will be given to 10 elderly in Cikutra Village, Cibeunying Kidul District, Bandung City. There will be several preparations, implementation, and assistance activities for E-care for the Elderly. According to a survey of respondents who took part in this community service, more than 80% felt the tool had a performance that followed the needs, and 100% thought it was appropriate and very suitable for this activity with the goals and conditions of the community and it was hoped that the continuity of this activity. The survey results illustrate that the community understands all community service activities and how to use and benefit from E-Care tools.  ---  Indonesia memiliki persentase penduduk lansia sebanyak 9,03%, sehingga dapat dinyatakan indonesia merupakan negara berstruktur tua. Hal tersebut membuat Indonesia harus memperhatikan  kesehatan, keaktifan, dan produktivitas dari lansia. Perubahan kondisi fisik dapat mempengaruhi aktivitas lansia terutama dan menambah resiko jatuh. Oleh karena itu dikembakan alat pemantau aktivitas lansia dan titik lokasi jatuh lansia yang dimamakan e-care lansia. E-care Lansia dirancang agar dapat memantau posisi lansia melalui GPS dan mendeteksi jika lansia terjatuh. Alat ini terhubung ke aplikasi yang terpasang pada telepon pintar. Selain itu, E-care lansia ini dilengkapi dengan kamera yang dapat memantau keadaan di sekitar lansia. Pada abdimas ini akan diberikan kepada 10 lansia di Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung.  Akan ada beberapa kegiatan persiapan, pengimplementasian dan pendampingan penggunaan E-care Lansia. Menurut survei responden yang mengikuti kegiatan abdimas lebih dari 80 % merasa alat memiliki kinerja yang sesuai dengan kebutuhan dan 100 % merasa sesuai dan sangat sesuai kegiatan ini dengan tujuan dan kebutuhan masyarakat dan diharapkan keberlangsungan kegiatan ini. Dari hasil survei tersebut juga bisa menggambarkan bahwa masyarakat sasar paham tentang seluruh kegiatan abdimas dan paham cara penggunaan dan manfaat dari alat E-Care.
PENGEMBANGAN LITERASI PENDIDIKAN BAGI ANAK- ANAK GAMPONG LANCONG KECAMATAN SUNGAI MAS KABUPATEN ACEH BARAT Marzuki; Saiful Azmi; Husaidi; Safrida
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.19805

Abstract

Lancong village is one of the villages located in Sungai Mas District, West Aceh Regency. the condition of children's educational literacy in Lancong village is not yet in accordance with the mandate of the Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 2003 concerning the National Education System. Therefore, strategic and appropriate steps are needed to help children improve their literacy. Educational literacy development activities are offered as a solution to the problem of the low literacy level of children in the Lancong village. The objectives of the implementation of this service are: 1) the creation of increased literacy for lancong village children, 2) educating parents and youth in responding to the importance of mentoring learning for children 3) the realization of literacy infrastructure in the form of: libraries and wall magazines. The learning methods applied in the implementation of this service are: Delivering material, sharing sessions, providing infrastructure and learning while playing. Each learning method has its own sub-stages of learning, all of which include: initial socialization, morning motivation, mini library, wall magazine activation, reading every day, writing every day, competitions, rewards, and evaluations. The results of the service show that educational literacy development activities are very useful in supporting educational knowledge for the target audience. --- Desa lancong merupakan salah desa yang terletak di Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat. kondisi literasi pendidikan anak di desa Lancong belum sesuai dengan amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis dan tepat untuk membantu anak meningkatkan literasinya. Kegiatan pengembangan literasi pendidikan ditawarkan sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan rendahnya tingkat literasi anak di desa lancong. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini adalah: 1) terciptanya peningkatan literasi bagi anak-anak desa lancong, 2) teredukasinya orang tua dan remaja dalam menyikapi pentingnya pendampingan pembelajaran terhadap anak 3) terwujudnya infrastruktur literasi berupa: perpustakaan dan mading. Metode pembelajaran yang diaplikasikan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah Deliver material, sharing session, infrastructure devision serta learn while playing. Pada setiap metode pembelajaran tersebut mempunyai sub tahapan pembelajaran tersendiri yang keseluruhannya meliputi: sosialisasi awal, morning motivation, mini library, aktivasi mading, reading everyday, writing everyday, lomba, reward serta evaluasi. Hasil pelaksanaan pengabdian   menunjukkan   bahwa   kegiatan   pengembangan  literasi  pendidikan  sangat bermanfaat dalam penunjangan pengetahuan pendidikan bagi khalayak sasaran.
PENGUATAN UPAYA TESTING DAN TRACING DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID 19 DENGAN PELAYANAN PEMERIKSAAN PCR SARS COV 2 UNTUK MASYARAKAT KOTA CIMAHI Anita Liliana Susanti; Fusvita Merdekawati; Rohayati; Entuy Kurniawan; Susanti Ratunanda; Rini Roslaeni; Anastasia Y. Triningtyas; Sayu P.Y. Paryati; Asep Iin; Nisrina Ghaisa; Siti Hapsah; Cecep Mulyana
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.20026

Abstract

The Covid-19 pandemic has spread all over the world. Covid-19 can be transmitted through frequent contact with one's body or other people. One of the easy and effective steps recommended by the World Health Organization to prevent the spread of Covid-19 is hand washing with soap (CTPS) using airflow. The purpose of this activity is to increase the knowledge of 80% of students regarding Hand Washing with Soap (CTPS). This outreach activity was carried out at SDN No. 129 Inpres Bontoloe, Galesong District, Takalar Regency, and was attended by 15 students. The method used is a lecture coupled with playing games and singing the steps of Washing Hands with Soap (CTPS). The results of the pre-test and post-test showed that there was an increase in the average knowledge from 8.93 to 9.93. The results of the Wilcoxon test analysis showed that the p-value was 0.002 <0.05, which means that there was a change in the respondents' level of knowledge before and before counseling on Hand Washing with Soap (CTPS). It certainly has an impact on improving better CTPS practices. In addition, the school is expected to be able to improve facilities and infrastructure to support the application of hand washing with soap to prevent Covid-19 effectively.  ---   Pandemi Covid 19 yang melanda dunia, dirasakan juga dampaknya di Kota Cimahi. Penguatan upaya testing dan tracing merupakan upaya strategis  untuk mengatasi penyebaran penyakit di masyarakat.  Kota Cimahi belum memiliki laboratorium biomolekuler untuk pemeriksaan PCR SARS COV 2,  pada awal terjadinya pandemi. Kegiatan pemeriksaan PCR yang merupakan pemeriksaan baku emas untuk penegakan diagnosis menjadi terhambat. Melihat kondisi tersebut institusi pendidikan yang berada di wilayah Kota Cimahi, dengan difasilitasi oleh Dinkes Kota Cimahi melakukan kerjasama untuk mengadakan pemeriksaan PCR SARS COV 2  bagi masyarakat Kota Cimahi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelayanan pemeriksaan PCR SARS COV 2 yang bermutu sehingga dapat memperkuat upaya testing dan tracing bagi masyarakat kota Cimahi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melalui kolaborasi interprofesi diantara institusi Pendidikan di wilayah kota Cimahi. Profesional  dalam disiplin ilmu yang terkait mengamalkan ilmu dan keterampilan untuk membantu upaya testing dan tracing bagi Kota Cimahi. Kegiatan yang dilaksanakan dalam pengabdian masyarakat ini antara lain membangun alur pemeriksaan, melakukan validasi metode dan optimasi pemeriksaan, memberikan  pelayanan laboratorium biologi molekuler berupa pemeriksaan PCR SARS COV 2, melakukan verifikasi harian untuk hasil pemeriksaan dan melaksanakan pelaporan harian kedalam system pelaporan Nasional. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terlaksananya pemeriksaan PCR SARS COV 2 yang berkualitas untuk masyarakat kota Cimahi. Pemeriksaan yang dilaksanakan telah diawasi proses pelaksanaannya sejak pengiriman sampel, proses pemeriksaan hingga pelaporan hasil.  Jumlah pemeriksaan yang telah dilakukan selama periode kegiatan ini adalah 43.408 pemeriksaan. Kualitas hasil pemeriksaan semakin membaik sepanjang periode pengabdian, hal ini ditunjukkan dengan semakin menurunnya jumlah hasil pemeriksaan invalid dan inkonklusif.
RANCANG BANGUN ALAT HAND SANITIZER OTOMATIS UNTUK SEKOLAH TARAKANITA GADING SERPONG Marten Darmawan; Arka Dwinanda Soewono; Christiand; Kornelia Agnes Juliati
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.20135

Abstract

As part of Covid-19 safety measures, the government requires public facilities such as schools to provide hand sanitizers. Therefore, the primary purposes of this social outreach program are to design an automatic hand sanitizer dispenser that can reduce the potential for spreading the Covid-19 virus in the Tarakanita Gading Serpong High School and provide education on the proper procedure to use hand sanitizer. The dispenser is designed to be operated without direct contact to minimize the chance of transmission of the Covid-19 virus. It is created using a steel frame, a container for holding the sanitizer, a faucet, and a control system. The control system employs an Arduino microcontroller, batteries, and an infrared sensor. The Arduino will automatically adjust the faucet to dispense the optimal amount of sanitizer when the sensor detects the user's hand. After the completion of the design process, the training session for the representatives of teachers and staff of SMA Tarakanita Gading Serpong was carried out. The materials provided during the event included how to properly use hand sanitizers, the dangers of alcohol-based hand sanitizers, and a manual on how to operate and maintain the automatic hand sanitizer dispenser correctly. The evaluation results related to the design aspects of the automated hand sanitizer showed that the device performs its functions as intended, has an attractive appearance, and is comfortable to use. Positive comments were also given by participants of the training event, where information on the proper method for using hand sanitizers was considered very useful during this pandemic. Hopefully, the presence of the automatic hand sanitizer can encourage teachers, employees, and students of Tarakanita Gading Serpong High School to use hand sanitizer regularly and with a proper procedure to prevent the spread of Covid-19. Dalam rangka menanggulangi pandemi Covid-19, pemerintah mewajibkan fasilitas publik seperti sekolah untuk menyediakan hand sanitizer. Oleh sebab itu, tujuan utama dari kegiatan pengabdian ini adalah mengembangkan dan membuat alat hand sanitizer otomatis yang dapat mengurangi potensi penyebaran virus Covid-19 di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA)Tarakanita Gading Serpong serta melakukan penyuluhan tentang tata cara pemakaian hand sanitizer yang benar. Alat tersebut dirancang agar dapat dioperasikan tanpa kontak secara lansung sehingga peluang terjadinya penularan virus melalui kontak barang dapat diminimalkan. Alat hand sanitizer otomatis ini dirancang menggunakan rangka bermaterial baja, container untuk cairan sanitizer, kran, dan sistem kontrol mekatronika. Sistem kotrol dirancang dengan menggunakan Arduino, baterai, dan sensor inframerah. Sistem kontrol akan mengatur kran untuk mengeluarkan cairan hand sanitizer dengan jumlah yang optimal secara otomatis pada saat sensor mendeteksi ada tangan yang mendekat. Setelah proses pembuatan alat selesai, proses sosialisasi dan pelatihan dilaksanakan dan dihadiri oleh perwakilan guru dan staf SMA Tarakanita Gading Serpong. Materi sosialisasi yang diberikan termasuk cara penggunaan hand sanitizer yang benar, bahaya dari hand sanitizer berbasis alkohol dan pelatihan cara pengoperasian alat hand sanitizer otomatis. Hasil survei evaluasi terkait aspek-aspek desain dari alat hand sanitizer otomatis menunjukan bahwa purwarupa hand sanitizer otomatis dinilai dapat berfungsi dengan baik, memiliki tampilan yang menarik dan nyaman untuk digunakan. Komentar positif juga diberikan oleh peserta acara pelatihan di mana informasi terkait prosedur penggunaan hand sanitizer dinilai sangat bermanfaat di masa pandemi ini. Diharapkan keberadaan alat hand sanitizer otomatis dapat mendorong guru, karyawan dan siswa SMA Tarakanita Gading Serpong untuk menjaga kebersihan tangan secara rutin dengan menggunakan hand sanitizer dengan metode yang benar sehingga dapat mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.
PENGENALAN SAINS SEDERHANA MELALUI INSTALASI MUSIK BERBAHAN DASAR LOKAL BAGI PEMUDA DI KAMPUNG EKOWISATA KERANGGAN Refranisa; Intan Findanavy Ridzqo
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i1.20166

Abstract

The simple sciences we have studied so far are often not realized by today's society. However, it can inspire the development of an idea to create products and innovations. In this case, the team makes a product using simple technology, installing musical instruments based on used materials or materials that can be purchased easily, especially PVC pipes. The community service in Keranggan Village aims to provide education about simple science by installing musical instruments that anyone can make. This, of course, also affects the condition of Kampung Keranggan as an Ecotourism Village, which tourists often visit to learn about nature. The method used in this community service activity is making a design model for installing musical instruments and workshops on assembling them. The resulting indicator of success is in the form of the community's increased knowledge that the science we have learned so far can be applied to musical instruments. And the public can make simple musical instrument installations using materials that are easy to find and can be commercialized. --- Ilmu sains sederhana yang selama ini kita pelajari kerap kali tidak disadari oleh kalangan masyarakat saat ini. Padahal hal tersebut dapat menjadi inspirasi mengembangkan suatu ide untuk menciptakan produk dan inovasi. Dalam hal ini tim membuat produk berupa teknologi sederhana berupa instalasi alat musik berbahan dasar material bekas pakai atau bahan yang dapat dibeli dengan mudah, khususnya pipa PVC. Pengabdian masyarakat yang dilakukan pada Kampung Keranggan bertujuan untuk memberikan edukasi tentang ilmu sains sederhana melalui sebuah instalasi alat musik yang dapat dibuat oleh siapapun. Hal ini tentunya berpengaruh juga terhadap kondisi Kampung Keranggan sebagai Kampung Ekowisata yang kerap dikunjungi oleh wisatawan untuk belajar tetang alam. Metode yang dilakaukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan pembuatan model desain instalasi alat musik serta workshop tentang cara tata perakitan. Indikator keberhasilan yang dihasilkan berupa pengingkatan pengetahuan oleh masyakarat bahwa ilmu sains yang selama ini kita pelajari dapat diterpakan pada alat musik. Serta masyarakat dapat  membuat instalasi alat musik sederhana dapat menggunakan material yang mudah ditemukan dan bisa dikomersialkan.
BIMBINGAN TEKNIS FASILITAS PELAYANAN FARMASI (FASYANFAR) DINAS KESEHATAN KABUPATEN KAUR Dian Handayani; Riana Versita; Petri Siti Khodijah; Eni Kurniati; Mifta Violina Aniza; Feby Rizky Angkasa PA
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.20193

Abstract

They were increasing the capacity of health workers in terms of skills in performing pharmaceutical services (Pharmaceutical Care) is one of the goals to improve health services and the quality of life of patients in each health care facility. This activity aims to improve health workers' knowledge and skills in providing pharmaceutical services in health facilities. This community service activity involves pharmacists, pharmaceutical technical personnel, midwives, and nurses who carry out pharmaceutical work at health service facilities in Kaur District. The methods used include 1) Counseling related to Pharmaceutical Care used in carrying out services in health facilities, 2) Discussion and question and answer. There is an increase in participant's knowledge about pharmaceutical care by 7.3%, understanding of the activities carried out in pharmaceutical care services by 32.7%, understanding of how the role of health workers in pharmaceutical care services by 21.4%, the level of confidence of health worker in applying the pharmaceutical care concept by 24.8%. Technical guidance activities for pharmaceutical service facilities are beneficial, easy to follow, and provide new experiences for health workers in implementing the pharmaceutical care concept in health facilities. --- Peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam hal keterampilan melakukan asuhan kefarmasian (Pharmaceutical Care) merupakan salah satu tujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan kualitas hidup pasien di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kefarmasian di fasilitas kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada nasyarakat ini melibatkan tenaga kesehatan yang terdiri dari apoteker, tenaga teknis kefarmasian, bidan, dan perawat yang melakukan pekerjaan kefarmasian di fasilitas pelayanan kesehatan Kabupaten Kaur. Metode yang digunakan diantaranya 1) Penyuluhan berupa sharing pengetahuan terkait dengan Pharmaceutical Care yang digunakan dalam melaksanakan pelayanan di fasilitas kesehatan, 2) Diskusi dan tanya jawab. Hasilnya terdapat peningkatan pengetahuan peserta mengenai konsep Pharmaceutical Care sebesar 7,3%, pemahaman tentang kegiatan yang dilakukan dalam pelayanan Pharmaceutical Care sebesar 32,7%, pemahaman mengenai bagaimana peran tenaga kesehatan dalam pelayanan Pharmaceutical Care sebesar 21,4%, dan tingkat kepercayaan diri tenaga kesehatan dalam mengaplikasikan konsep Pharmaceutical Care sebesar 24,8%. Kegiatan bimbingan teknis fasilitas pelayanan kefarmasian sangat bermanfaat, mudah diikuti, dan memberikan pengalaman baru bagi tenaga kesehatan dalam menerapkan konsep Pharmaceutical Care di fasilitas kesehatan.

Filter by Year

2017 2025