cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 182 Documents
Pengaruh Pemberian Reward Dan Punishment Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Sri Sulasteri; Elsa Triningsih; Ulfiani Rahman; Andi Sriyanti
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.187 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pemberian reward dan punishment dengan model pembelajaran kooperatif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 13 Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experimental design dengan desain nonequivalent kontrol group design. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik infrensial. Pengujian hipotesis menggunakan uji Independent Sample t Test dan Mann Whitney Sample U Test. Hasil uji deskriptif menunjukkan besar peningkatan motivasi belajar matematika siswa setelah diberikan perlakuan sebesar Besar peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah diberikan perlakuan sebesar Hasil uji inferensial data motivasi belajar matematika menggunakan uji Mann Whitney Sample U Test, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai peningkatan skor motivasi belajar matematika siswa antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Selanjutnya, hasil uji inferensial data hasil belajar matematika menggunakan uji Mann Whitney Sample U Test, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai peningkatan hasil belajar matematika siswa antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Disimpulkan bahwa penggunaan metode pemberian reward dan punishment dengan model pembelajaran kooperatif berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 13 MakassarPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pemberian reward dan punishment dengan model pembelajaran kooperatif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 13 Makassar.
Etnomatematika : Transaksi Jual Beli Masyarakat Madura Aida Adawia; Tutus Dinantika; Elly Susanti
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.228 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kebudayaan yang diterapkan oleh suku Madura khususnya pada transaksi jual beli. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan pedoman wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa budaya transaksi jual beli pada masyarakat Madura yakni budaya sistem takar yang unik di mana dalam proses penjualan para pedagang masyarakat Madura khususnya masyarakat disekitar pesisir yang umumnya berjualan ikan, yang mana kegiatan penjualan tidak menggunakan alat bantu atau timbangan. Jika dikaitkan dengan matematika sekolah kegiatan yang dilakukan pada masyarakat Madura dapat dikaitkan dengan materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV).
Eksplorasi Etnomatematika dalam Pembelajaran yang bercirikan Realistic Mathematics Education di Madrasah Tsanawiyah Daruttauhid Malang Nur Wiji Sholikin; Siti Badriyahtul; Elly Susanti
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.218 KB)

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah tantangan pembelajaran matematika di madrasah tsanawiyah dalam pesantren, motivasi belajar siswa rendah membuat siswa cenderung mengabaikan materi pelajaran umum, pembelajaran di kelas kurang menarik dan kurang menyenangkan. Tujuan penelitian ini memberikan solusi bagi pendidik, dengan cara mengeksplorasi etnomatematika dalam pembelajaran matematika yang bercirikan realistic mathematics education materi bangun datar segiempat dan segitiga pada siswa kelas VII madrasah tsanawiyah daruttauhid malang. Metode pengumpulan data dengan teknik observasi, dokumentasi, wawancara dengan 5 orang asli lamongan, 3 guru matematika, dan 20 siswa kelas VIIc, analisis teks dan gambar, menyajikan informasi dalam bentuk gambar dan tabel, serta interpretasi pribadi atas temuan-temuan di lapangan. Eksplorasi permainan tradisional das-dasan dalam pembelajaran sebagai sarana untuk memotivasi siswa, dan memberikan inovasi baru bagi pendidik dalam upaya mengoptimalkan pembelajaran yang menarik, menyenangkan dan bermakna.
Pembelajaran Etnomatematika Sunda melalui Permainan Endog-endogan dan Engklek untuk Siswa Sekolah Dasar dalam Materi Pecahan Supriadi Supriadi; Andika Arisetyawan
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.07 KB)

Abstract

Artikel ini menyajikan inovasi pembelajaran matematika menggunakan permainan tradisional budaya sunda, namun dimodifikasi konten permainan engklek dan endog-endogan dengan konsep pecahan. Metode penelitian menggunakan metode didaktik desain research yang di awali oleh refleksi dari 4 orang guru dan tes kesulitan belajar 82 orang siswa kelas 5, desain didaktik awal dilaksanakan pada 25 orang siswa kelas 4a dan revisi desain didaktik awal pada 25 orang siswa kelas 4b. Hasil penelitian bahwa kesulitan belajar siswa dalam memahami konsep pecahan dapat dikurangi dengan situasi didaktik-pedagogik pembelajaran matematika dengan menggunakan aktivitas budaya sunda yang didesain dalam sebuah bahan ajar yang optimal
Pemecahan Masalah Matematika Siswa Ditinjau Dari Tingkat Kecemasan Matematika Nur Anita; Ana Rahmawati; Tafsillatul Mufida Asriningsih
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.001 KB)

Abstract

Mendeskripsikan pemecahan masalah matematika siswa berdasarkan tingkat kecemasan matematika pada siswa di MAU Darul Ulum Jombang merupakan tujuan utama penelitian ini. Subjek yang terpilih ada 3, yaitu subjek kategori tingkat kecemasan matematika sangat tinggi (TKST), subjek kategori tingkat kecemasan tinggi (TKT), dan subjek kategori tingkat kecemasan sedang (TKS). Metode angket, tes, wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data. Dari penelitian ini didapatkan hasil: Pada tahap memahami masalah TKS dan TKT menjelaskan informasi/data apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dengan jelas dan dapat menggambarkan sketsa dengan benar, sedangkan subjek TKST tidak menuliskan informasi/data apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dan sketsanya kurang tepat. Pada tahap merencanakan, ketiga subjek mempunyai rencana dalam rangka menyelesaikan soal tetapi dalam penggunaan rencana subjek TKST kurang baik. Pada tahap melakukan rencana, subjek TKS dan TKT menyelesaikan soal memakai rencana yang telah direncanakan sebelumnya, sedangkan subjek TKST kurang sistematis dalam melakukan rencana yang telah direncanakan. Pada tahap memeriksa kembali pemecahan, subjek TKS dan TKT memeriksa kembali jawabannya mulai dari gambar sketsa, rumus yang digunakan serta operasi perhitungan yang telah dikerjakan sehingga jawaban subjek benar dan sebaliknya subjek TKST tidak memeriksa kembali sehingga jawabannya salah.
Pemecahan Masalah Matematika (Aritmatika Sosial) Menggunakan Tradisi Marosok hurriyatul annisa; Muhammad Hasan Asnawi; Elly Susanti
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.593 KB)

Abstract

Pemecahan masalah merupakan suatu proses kompleks yang menuntut seseorang untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara menentukan masalah, mengurangi bahkan menghilangkan masalah tersebut. Salah satu cara yang digunakan manusia sebagai pemecahan masalah adalah melalui budaya. Budaya lahir dari proses berfikir manusia untuk hidup bermasyarakat. Salah satu bentuk budaya yang masih bertahan adalah Tradisi Marosok yang digunakan masyarakat Minangkabau untuk kegiatan jual beli ternak. Hal ini dilakukan masyarakat Minangkabau sebagai upaya pelestarian budaya yang kian menurun. Dengan upaya tersebut menunjukkan bahwa terlihat fenomena etnomatematika dalam tradisi Marosok. Melalui tradisi Marosok, peneliti ingin memecahkan masalah matematika yang berkaitan dengan materi aritmatika sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dianalisis dengan deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fenomena jual beli ternak melalui tradisi marosok dapat digunakan sebagai contoh pengaplikasian pemecahan masalah matematika tentang aritmatika sosial.
Efektifitas Model Regresi OLS (Ordinary Least Square) dan Geographically Weighted Regression (GWR) pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Jawa Timur Nur Azizah; Henny Pramoedyo
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.163 KB)

Abstract

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator penting untuk menilai keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk). Pembangunan manusia di Jawa Timur mengalami peningkatan selama periode 2011 hingga 2016. Oleh karena itu, peningkatan IPM tersebut perlu dijaga agar IPM di Provinsi Jawa Timur lebih meningkat. Peningkatan IPM berdampak kepada peningkatan kualitas hidup masyarakat di Provinsi Jawa Timur. Guna meningkatkan IPM, faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan IPM perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan IPM di Provinsi Jawa Timur tahun 2016 menggunakan model regresi linier OLS (Ordinary Least Square) dan Geographically Weighted Regression (GWR), mengetahui variabel yang mempengaruhi IPM dan membandingkan efektifitas kedua model tersebut. Hasil penelitian disimpulkan bahwa metode regresi OLS lebih efektif dalam memodelkan IPM dibandingkan dengan model GWR berdasarkan nilai Akaike’s Information Criterion (AIC). Nilai AIC pada regresi OLS (77,78) lebih rendah dibandingkan dengan model GWR (190,5837). Variabel independen yang mempengaruhi nilai IPM berdasarkan regresi OLS yaitu angka partisipasi kasar SMU (X1), jumlah rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan (X2) dan angka kematian bayi (X3) dengan nilai R2 sebesar 78,86%. Hal ini menunjukkan bahwa keragaman yang dapat dijelaskan oleh model regresi OLS pada IPM di Jawa Timur tahun 2016 sebesar 78,86%.
Algoritma Pencarian Kunang-Kunang dengan Reduksi Langkah Acak untuk Optimasi Fungsi Tanpa Kendala Zuraidah Fitriah; Mohamad Handri Tuloli
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.468 KB)

Abstract

Firefly Algorithm (FA) atau algoritma kunang-kunang adalah salah satu algoritma optimasi yang terinspirasi oleh perilaku flashing kunang-kunang. FA memiliki beberapa kelemahan seperti terperangkap ke dalam optimum lokal, parameter FA ditetapkan tanpa perubahan selama iterasi, dan tidak mengingat sejarah setiap situasi di setiap iterasi. Dalam artikel ini, diperkenalkan Firefly Photinus search Algorithm (FPA) yang merupakan variasi baru dari Firefly Algorithm (FA) yang bertujuan untuk mengatasi terjebaknya solusi dalam beberapa optimum lokal dan mempelajari sejarah setiap iterasi selama proses pencarian dengan mengembangkan koefisien reduksi arbsorpsi cahaya dan daftar pasangan (matelist). Dalam FPA ditambahkan parameter baru, yaitu reduksi langkah acak yang bertujuan untuk memaksimalkan kinerja FPA. FPA disimulasikan untuk mengoptimalkan lima fungsi tes dan dibandingkan dengan FA standar dan variasi FA lainnya yaitu Wise Step Strategy for Firefly Algorithm (WSSFA) dan Firefly Algorithm with Random Attraction (RaFA). Hasil simulasi menunjukkan bahwa FPA berhasil mengungguli FA, WSSFA, dan RaFA.
Perbandingan Pembelajaran Student Team Achievement Division Dengan Mind Mapping Dan Concept Mapping Terhadap Hasil Belajar Fitriani Nur; Firdaus Amrullah; Sitti Mania; Andi Halimah
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.691 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan Peta Pikiran (Mind Mapping) dan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan Peta Konsep (Concept Mapping) pada Kelas VII. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen, dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII Mts Guppi Samata pada semester genap tahun ajaran 2017-2018. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas sebanyak 48 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes dan analisis statistik menggunakan uji indpendent simple t-test. Berdasarkan hasil analisis inferensial disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kedua model tersebut dan hasil belajar matematika siswa yang diajar menggunakan model STAD dengan Peta Pikiran (Mind Mapping) lebih signifikan dibandingkan siswa yang diajar menggunakan model STAD dengan Peta Konsep (Concept Mapping).
Strategi Pemecahan Masalah Siswa Matematika Ditinjau dari Gender Dinantika, Tutus; Adawia, Aida; Turmudi, Turmudi
Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai-Nilai Islami) Vol 3 No 1 (2019): Prosiding SI MaNIs (Seminar Nasional Integrasi Matematika dan Nilai Islami)
Publisher : Mathematics Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.636 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pemecahan masalah matematika siswa ditinjau dari gender. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa kelas X APK di SMKM Watulimo Trenggalek. Dua orang siswa dipilih sebagai subjek Yang terdiri dari 1 orang siswa perempuan dan 1 orang siswa laki-laki. Pemelihan subjek dilakukan dengan cara secara metode porposif. Dengan memepertimbangkan seluruh kategori pemecahan masalah berdasarkan penugasan awal pemecahan masalah. Data dikumpulkan melalui wawancara dan memeriksa pekerjaan siswa dari tes tulis pemecahan masalah yang telah diberikan. Data hasil wawanwacara dan pekerjaan siswa dianalisis dengan mengelompokan ke dalam dua aspek, yaitu proses dan hasil pemecahan masalah. Proses pemecahan masalah mengikuti empat tahapan pemecahan masalah polya yaitu memahami, merencanakan, menyelesaikan dan mengoreksi kembali, sedangkan hasil dikategorikan kedalam empat kategori yaitu sangat baik, baik, cukup dan kurang. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa siswa perempuan lebih unggul dalam strategi maupun kemampuan pemecahan masalah dibandingkan siswa laki-laki.