Articles
47 Documents
Search results for
, issue
"Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)"
:
47 Documents
clear
Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Autis melalui Media pembelajaran
Alita, Widiya;
Erlani, Lalan;
Taboer, Mohammad Arif
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um031v11i22025p244-248
Studi ini bertujuan menemukan prinsip dari berbagai media pembelajaran yang dapat memberikan dukungan pada berkembangnya kemampuan berhitung pada anak dengan autis. Studi ini diselenggarakan dengan menggunakan perspektif studi literatur. Dalam studi literatur ini dilakukan beberapa tahapan dalam mendeskripsikan data yaitu melalui pengumpulam-pengumpulan artikel penelitian terkait, melalui penelusuran google scholar yang berhubungan dengan meningkatkan kemampuan berhitung anak autis dengan media pembelajaran. Berdasarkan artikel yang ditemukan terdapat 100 artikel yang berhubungan dengan peningkatan kemampuan berhitung namun demikian terdapat 6 artikel terkait dengan artikel bertemakan meningkatkan kemampuan berhitung anak autis dengan media pembelajaran. Hasil analisis studi ditemukan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada kemampuan berhitung setelah menggunakan media dalam belajar berhitung bagi anak dengan autis. Adapun prinsip-prinsip yang ditemukan adalah bahwa media tersebut 1) bersifat multisensoris, 2) memiliki instruksi yang jelas dalam penggunaan dan tugas-tugas yang harus dikerjakan, dan 3) memiliki daya tarik media berupa warna, dan bentuk.
The Effectiveness of Peer Tutoring in Overcoming Early Reading Difficulties at Ibnu Sina Elementary School in Bandung
Hermawan, Budi;
Romadlon, Aksan;
Ratnawati, Andayani;
Dahliyana, Asep
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um031v11i22025p457-463
This study aims to assess the effectiveness of peer tutoring in enhancing early reading skills among second-grade students with reading difficulties at Ibnu Sina Islamic Elementary School, Bandung. Employing a Classroom Action Research (CAR) design, adapted from Kemmis & McTaggart, and conducted in two cycles, this investigation used a mixed-method approach to ensure a comprehensive picture regarding the intervention's impact on early literacy competencies and the social dynamics of learning. Data collection was made through a pre-test-post-test, structured observation, and reflective interviews. Statistical analysis showed that the average rise in reading scores reached 55%, and the results of the paired t-test indicated that this increase was significant (p < 0.05). Qualitative data show that the increasing engagement, self-confidence, and quality of the interaction between tutors and tutees are in tune with the latest literature, which highlights that peer tutoring is an effective practice to enhance academic achievement, self-regulation, and social-emotional support within elementary education settings. This study concludes that peer tutoring can serve as a low-cost and highly relevant instructional strategy for addressing early reading difficulties in elementary school settings, and it recommends strengthening tutor training and improving the quality of teacher scaffolding for program sustainability.
Analysis of Early Reading Learning in Children with Intellectual Disabilities
Pratiwi, Tri Sedya Silo;
Widyawati, Arista;
Rofiāah, Khofidotur
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um031v11i22025p191-195
This study is based on the fact that early reading learning is very important for children from an early age, including children with mild mental retardation. Children with mild mental retardation are those who experience intellectual disabilities that cannot be distinguished from children with severe mental retardation. Early reading learning must be carried out properly so that children with intellectual disabilities can follow the lessons well too. The purpose of this study was to determine how the process of early reading learning is carried out on children with mild mental retardation and whether the approach used is effective. Because children with mental retardation must be taught with methods that are appropriate to their conditions. This study is a descriptive study using a literature study method. The use of this method is in accordance with the objectives of the previous study. The results of the study indicate that several approaches and strategies can be used to help children with mild mental retardation learn to read early.
Pengembangan Aplikasi Augmentative and Alternative Communication (AAC) untuk Meningkatkan Komunikasi Ekspresif Anak dengan Autisme Berbasis Etnopedagogi
Al'azmi, Nilna Uffi;
Wijiastuti, Asri;
Wagino, Wagino
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um031v11i22025p397-401
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi Augmentative and Alternative Communication (AAC) berbasis etnopedaogi guna meningkatkan kemampuan komunikasi ekspresif pada anak autis non-verbal. Pendekatan etnopedaogi mengintegrasikan elemen budaya lokal seperti simbol batik, wayang, dan bahasa Jawa untuk membuat aplikasi lebih relevan secara kultural. Metode penelitian menggunakan desain pengembangan (research and development) dengan model ADDIE, melibatkan enam anak autis di SLB Negeri Gedangan, Surabaya. Instrumen pengukuran meliputi Communication Matrix untuk komunikasi ekspresif, kuesioner kepuasan pengguna (skala Likert 1-5), observasi, dan wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada skor Communication Matrix (rata-rata peningkatan 7,5 poin, p < 0,001 berdasarkan Wilcoxon Signed-Rank Test) dan tingkat kepuasan tinggi (rata-rata 4,2-4,5). Temuan kualitatif mengonfirmasi bahwa simbol budaya lokal meningkatkan keterlibatan anak. Diskusi menyoroti peran etnopedaogi sebagai katalis pembelajaran, sejalan dengan teori identitas budaya. Kesimpulan menyatakan bahwa aplikasi ini efektif dan dapat direplikasi di konteks pendidikan khusus Indonesia.
Pelaksanaan Strategi Peer Tutor bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Sidoarjo
Tyas, Renny Setyaneng;
Hastuti, Wiwik Dwi;
Ummah, Umi Safiul;
Novianti, Ranti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um031v11i22025p333-337
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan peer tutor dalam mendukung proses belajar serta mendeskripsikan pengaruh strategi peer tutor dalam meningkatkan pembelajaran dan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus (ABK) di Sekolah Dasar Negeri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan prinsip inklusi dengan menerima siswa ABK tanpa diskriminasi. Tantangan yang dihadapi sekolah adalah ketiadaan guru pendamping khusus, kurangnya pelatihan bagi guru, serta tidak adanya kurikulum yang disesuaikan untuk ABK. Inovasi yang dilakukan sekolah agar dapat memberikan layanan pendidikan meskipun dengan hambatan tersebut adalah dengan menggunakan strategi peer tutor dalam pembelajaran di kelas. Teman dekat ABK difungsikan sebagai tutor sebaya untuk dapat membantu ABK memahami pelajaran. Strategi ini terbukti efektif karena anak cenderung lebih nyaman untuk bertanya kepada teman daripada gurunya. Tutor yang mumpuni juga menjadi faktor keberhasilan strategi ini. Tantangannya adalah ketika ABK tantrum dan karena ketiadaan guru pembimbing khusus, maka guru melakukan kolaborasi dengan orang tua agar berperan sebagai GPK dan mendampingi ABK.
Dampak Self-Efficacy Guru terhadap Praktik Pembelajaran Inklusif : Systematic Literature Review
Restuti, Muthya Firagil;
Hastuti, Wiwik Dwi;
Susilawati, Sinta Yuni
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um031v11i22025p281-287
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis literatur terkait peran self-efficacy guru dalam pembelajaran inklusif. Self-efficacy dipahami sebagai keyakinan guru terhadap kemampuannya mengelola pembelajaran secara efektif, terutama saat mengajar siswa berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelusuri artikel dari lima database terkemuka. Dari 700 artikel yang teridentifikasi, tujuh artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa self-efficacy guru memengaruhi berbagai aspek implementasi pendidikan inklusif, seperti perencanaan pembelajaran, manajemen kelas, kolaborasi, dan keterlibatan profesional. Guru dengan self-efficacy tinggi lebih siap menghadapi tantangan, memiliki kualitas pengajaran lebih baik, serta komitmen lebih tinggi terhadap siswa berkebutuhan khusus. Faktor-faktor seperti pengalaman prajabatan, pelatihan, jenjang mengajar, dan keterlibatan langsung turut berkontribusi terhadap peningkatan self-efficacy. Temuan ini memiliki implikasi teoritis dan praktis bagi pengembangan kebijakan serta pelatihan guru dalam konteks inklusif.
The Effect of Using Illustrated Crossword Media to Improve the English Reading Ability of Intellectually Disabled Students
Kartika, Kartika;
Pamuji, Pamuji;
Wijiastuti, Asri
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um031v11i22025p217-225
The ability possessed by mentally retarded students in reading English is still in the low category compared to students in general. In their learning, mentally retarded students need help in the form of media to make it easier for students to understand the material explained by the teacher. One of the media that can be used in learning is a pictorial crossword puzzle. Besides being able to facilitate understanding, crossword puzzles can also make learning activities more fun. This study aims to determine the reading ability of mentally retarded students in learning English before and after the application of pictorial crossword puzzles. This study uses a research method in the form of a quantitative method using a Pre Experimental Design approach in the form of One Group Pretest-Posttest Design. For the data collection process using a test instrument in the form of questions. This research was conducted using the subject of students with mental retardation class VII SMPLB . The results showed that with the use of pictorial crossword puzzles, students' English reading skills increased based on the difference in scores obtained at the pretest and posttest. The value obtained during the posttest is greater than the value obtained at the pretest. The conclusion in this study is that the use of crossword puzzles has an influence in improving students' English reading skills. This can be seen through the results of the Wilcoxon test which shows that Asymp. Sig. (2-tailed) < 0.05.
Evaluasi Aksesibilitas Sarana dan Prasarana Kampus bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas di Universitas Sebelas Maret
Kurniawan, Sandra Bayu;
Umar, Fadilah;
Mustaqimah, Ummul;
Cahyani, Leni Ambar;
Yusuf, Munawir
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um031v11i22025p423-427
Pendidikan inklusi tidak hanya dilaksanakan pada tingkat pendidikan dasar dan menengah, namun juga pada jenjang pendidikan tinggi. Di perguruan tinggi, pendidikan inklusif menjadi isu penting dalam menciptakan ruang belajar yang setara bagi seluruh mahasiswa, termasuk mereka yang memiliki disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sarana dan prasarana di UNS yang digunakan oleh mahasiswa penyandang disabilitas, serta melihat sejauh mana fasilitas tersebut sudah aksesibel. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan subjek penelitian 20 mahasiswa disabilitas yang terdiri dari mahasiswa dengan hambatan penglihatan, pendengaran, dan hambatan fisik motorik. Data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam aksesibilitas baik digital maupun fisik. Rekomendasi perbaikan mencakup peningkatan sistem digital yang ramah disabilitas serta perbaikan fasilitas fisik yang lebih inklusif.
Perkembangan Kemampuan Membaca Permulaan pada Siswa dengan Hambatan Intelektual
Taboer, Mohammad Arif;
Bahrudin, Bahrudin;
Jaya, Indra;
Amani, Dwi Aisyah;
Balqis, Ratu;
Irwan, Wafa Hafshah;
Ramadhanti, Novia;
Sahaja, Muhammad Lukman
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um031v11i22025p8-14
Perkembangan cara pandang terhadap siswa dengan hambatan intelektual memberikan kesempatan berkembangnya kemampuan akademik siswa dengan hambatan intelektual. Salah satu perkembangan akademik yang menjadi focus adalah pengembangan keterampilan membaca permulaan. Banyak studi yang membuktikan bahwa siswa dengan hambatan intelektual dapat mengembangkan keterampilan membaca permulaan namun demikian jika dihubungan dengan pemahaman global delayed maka seberapa jauh perbedaan berkembangnya keterampilan membaca permulaan siswa dengan hambatan intelektual dengan sebayanya. Studi ini dikembangkan dalam rangka mendapatkan deskripsi perkembangan kemampuan membaca permulaan yang terjadi pada siswa dengan hambatan intelektual yang kemudian dapat memberikan informasi mengenai prediksi siswa dengan hambatan intelektual dapat mengembangkan keterampilan membaca permulaan. Studi ini dilakukan pada delapan belas orang siswa dengan hambatan intelektual yang belajar pada kelas IV sampai dengan VI jenjang sekolah dasar. Semua siswa diberikan tes perkembangan membaca permulaan. Hasil studi menunjukan bahwa pada tahap perkembangan kesadaran linguistic seluruh siswa memiliki kemampuan yang baik dalam memahami kosa kata dan kalimat sederhana.. Pada tahap perkembangan kesadaran fonologi ditemukan sebanyak 8 orang belum mencapai perkembangan kesadaran fonologi secara paripurna. Pada tahap perkembangan decoding ditemukan sebanyak 4 orang siswa mengalami persoalan dalam membaca huruf vocal, seabayak 7 orang siswa mengalami persoalan dalam membaca huruf konsonan, keseluruhan siswa mengalami kesulitan dalam membaca suku kata dan kata. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa selama tiga tahun siswa dengan hambatan intelektual mengembangkan kesadaran linguistic dan memasuki tahun ke empat sekolah, siswa mulai mengembangkan kesadaran fonologi dan beberapa siswa dapat mengembangkan keterampilan decoding pada tahun ke lima di sekolah.
Analisis Penggunaan Media Digital Berbasis Flipbook pada Keterampilan Teknik Celup Shibori bagi Mahasiswa Autis
Wirawan, Bilal Wegig;
Sari, Novita;
Chrisdina, Chrisdina
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 11, No 2 (2025): November (On Progress)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um031v11i22025p358-365
Tantangan terbesar bagi pendidik saat ini adalah kemampuan menguasai keterampilan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) untuk menciptakan suasana belajar yang adaptif, kondusif, dan optimal bagi peserta didik, khususnya penyandang disabilitas. Lembaga Pelatihan Keterampilan (LPK) London School Beyond Academy (LSBA) merupakan lembaga yang menerima remaja disabilitas guna mengembangkan keterampilan mereka. Di LSBA, terdapat peserta didik dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) yang menunjukkan hasil belajar di bawah capaian pembelajaran akibat penggunaan strategi dan media pembelajaran yang masih konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media digital berbasis flipbook dalam meningkatkan keterampilan teknik celup Shibori bagi mahasiswa autis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan satu pengajar dan 30 peserta didik ASD di LSBA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan flipbook membantu meningkatkan pemahaman, kemandirian, dan kreativitas peserta didik. Berdasarkan hasil analisis, aspek tampilan dan aksesibilitas memperoleh 70% sangat setuju, aspek pemahaman dan pembelajaran 80%, aspek interaktivitas dan kemandirian 60%, serta aspek motorik dan kreativitas 70%. Selain itu, 60% responden menilai media sangat efektif, 90% menyatakan mudah digunakan, dan 92% menyatakan keinginan untuk terus menggunakan flipbook pada pembelajaran teknik Shibori lainnya.