cover
Contact Name
Ahmad Madkur
Contact Email
madzkurahmad@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
elementaryjournal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
ISSN : 24771384     EISSN : 25799282     DOI : -
Core Subject : Education,
ournal published by the department of Madrasah Ibtidaiyah (Elementary School) Teacher Education, Faculty of Tarbiya and Teachers Training, State Islamic Institute Metro, Lampung. This is a biannually published journal. It is dedicated for experts, lecturers, teachers, practitioners and researchers to publish their academic works related to elementary education.
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
Feminim -Transformational: Types of Women's Leadership in Adiwiyata School Development at SDN Bhayangkara Yogyakarta Zakiatus Syarifah; Zainal Arifin; Fitria Wulandari
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7 No 2 (2021): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan PGMI FTIK IAIN Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (751.35 KB) | DOI: 10.32332/ejipd.v7i2.3564

Abstract

Abstract Leadership can be carried out by male or female figures based on the suitability of their competencies with the needs of the organization. The benchmark for leadership success is if in the process it directs and moves all members to achieve organizational goals. Through this research, we will discuss the types of women principals' leadership in the development of adiwiyata schools. This research is a qualitative research conducted at SDN Bhayangkara Yogayakarta. The findings of this study are: 1) The leadership type of female principals at SD N Bhayangkara Yogyakarta is feminine-transformational, 2) As an effort to develop adiwiyata schools at SDN Bhayangkara Yogyakarta by the principal, namely the application of four indicators, then exemplary, and involving the active participation of parents in developing adiwiyata schools, 3) The supporting factors are sourced from the leadership, namely the principal competence , school management team, and other human resources such as the community, parents and government, as well as the availability of resources such as adequate land . However, there are inhibiting factors originating from the lack of personal initiative from school residents and also the high level of idealism in the administration of adiwiyata Keywords: feminine-transformational , leadership, women, adiwiyata school Abstrak Kepemimpinan dapat dilakukan oleh tokoh laki-laki atau perempuan berdasarkan kesesuaian kompetensinya dengan kebutuhan organisasi. Tolok ukur keberhasilan kepemimpinan adalah jika dalam prosesnya mengarahkan dan menggerakkan seluruh anggota untuk mencapai tujuan organisasi. Melalui penelitian ini akan dibahas tipe-tipe kepemimpinan kepala sekolah perempuan dalam pengembangan sekolah adiwiyata. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan di SDN Bhayangkara Yogayakarta. Temuan penelitian ini adalah: 1) Tipe kepemimpinan kepala sekolah perempuan di SD N Bhayangkara Yogyakarta adalah feminin-transformasional, 2) Sebagai upaya pengembangan sekolah adiwiyata di SDN Bhayangkara Yogyakarta oleh kepala sekolah yaitu penerapan empat indikator, maka keteladanan, dan melibatkan peran aktif orang tua dalam mengembangkan sekolah adiwiyata, 3) Faktor pendukung bersumber dari kepemimpinan yaitu kompetensi kepala sekolah, tim pengelola sekolah, dan sumber daya manusia lainnya seperti masyarakat, orang tua dan pemerintah, serta ketersediaan sumber daya seperti lahan yang memadai. Namun terdapat faktor penghambat yang berasal dari kurangnya inisiatif pribadi dari warga sekolah dan juga tingginya idealisme dalam penyelenggaraan adiwiyata. Kata kunci: Transformasi feminin, kepemimpinan, perempuan, sekolah adiwiyata
The Effect of Active Learning Approach on Elementary School Students’ Achievement in Mathematics and Science Nurkolis Nurkolis
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7 No 1 (2021): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan PGMI FTIK IAIN Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1071.608 KB) | DOI: 10.32332/ejipd.v7i1.2282

Abstract

The purpose of the study was to find out the effect of active learning on Mathematics and Science learning outcomes, and the effective length of intervention on student learning outcomes. This was a quantitative ex-post facto research conducted in 7 provinces in Indonesia consisting of 50 districts and cities. The number of samples was 368 schools (34%) out of total 1,075 partner and dissemination schools. Data were collected through test on mathematics and natural sciences ability. Test the hypothesis used Mann Whitney average difference test and Manova was used to determine the effectiveness of interventions. The result shows that students’ score in mathematics and science was better in partner schools compared to dissemination school. The Bonferroni test of mathematics scores shows that the best intervention was three years. The Bonferroni test of the science score showed a four-year as good as three-year intervention. The implementation of active learning was proven to improve students learning outcomes.
Identification of Mathematical Anxiety among the Students of Mathematics Department in an Islamic University in Metro Selvi Loviana
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 6 No 2 (2020): Elementary : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan PGMI FTIK IAIN Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.4 KB)

Abstract

In the process of teaching and learning, students usually have an anxiety. One of the anxieties faced by students of Mathematics department IAIN Metro is the pressure of learning. In order to identify this case, the researcher did a case study research. The subject of the research was the 6th semester students of Mathematics department of IAIN Metro, who have been learning Micro Teaching. Data collecting techniques used in this research were questionnaire, interview and observation. Based on the result of the research, the anxiety was caused by the uncomfortable atmosphere of the class, the inappropriate method used by the lecturer, their low confidence, and the teacher’s stressful teaching style, students’ worry toward unsuccessful assignments and their low proficiency. This anxiety decreases the students’ concentration when doing the examination.
A Narrative Inquiry into Indonesian Elementary Students’ Experiences in English Online Learning during Covid-19 Ning Setio Wati; Ahmad Madkur
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7 No 2 (2021): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan PGMI FTIK IAIN Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.284 KB) | DOI: 10.32332/ejipd.v7i2.3718

Abstract

Abstract Despite the extensive research on the issues of online learning in various contexts and at any education level, there is a paucity of exploration on elementary students’ perceptions and experiences in online English learning. This study therefore attempts to fill this gap by drawing on narrative inquiry to allow students to voice and express what they perceive of learning English in online mode. Through shared reflection, the students offer a snapshot of their lived experiences related to English online learning. The findings from this narrative investigation show that the problems faced by elementary school students when English learning online by using digital media are related to individual factors, and differences in students’ family backgrounds to be actively involved in verbal communication. To overcome these challenges, the participants applied direct communication with their classmates in outside of the online class. Face-to-face language learning has a very important influence on the understanding of communication for young learners. In addition, this study suggests the importance of digital literacy for students particularly in time of online learning era. Keywords: Covid-19, elementary students, English online learning, digital media, narrative inquiry Abstrak Meskipun sudah banyak penelitian tentang pembelajaran online dalam berbagai konteks dan tingkat pendidikan, persepsi dan pengalaman siswa sekolah dasar dalam pembelajaran bahasa Inggris online masih belum banyak diteliti. Oleh karena itu penelitian ini mencoba untuk mengisi kesenjangan ini dengan melakukan penelitian inkuiri naratif yang memungkinkan siswa untuk menyuarakan dan mengekspresikan apa yang mereka rasakan dari belajar bahasa Inggris dalam mode online. Melalui refleksi bersama, para siswa menawarkan gambaran tentang pengalaman hidup mereka terkait dengan pembelajaran online bahasa Inggris. Temuan dari investigasi naratif ini menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi siswa sekolah dasar ketika belajar bahasa Inggris online dengan menggunakan media digital adalah faktor individu dan perbedaan latar belakang keluarga siswa untuk terlibat aktif dalam komunikasi verbal. Untuk mengatasi tantangan tersebut, siswa menerapkan komunikasi langsung dengan teman sekelasnya di luar kelas online. Pembelajaran bahasa tatap muka memiliki pengaruh yang sangat penting terhadap pemahaman komunikasi bagi pelajar muda. Selain itu, penelitian ini menyarankan pentingnya literasi digital bagi siswa khususnya di era pembelajaran online. Kata kunci: Covid-19, siswa SD, pembelajaran online bahasa Inggris, media digital, narrative inquiry
Fostering Students’ Reflective Thinking Skill Using Problem Solving-based Student Worksheets in Mathematics Learning Agustan Syamsuddin; Hasdah Haking; Idawati Idawati
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 7 No 1 (2021): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan PGMI FTIK IAIN Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.547 KB) | DOI: 10.32332/ejipd.v7i1.2410

Abstract

Students need to be equipped reflective thinking skill in solving mathematics problem. To achieve it, teaching material such as problem solving-based worksheet in mathematics learning is needed. Therefore, this study aims to increase student’s reflective thinking skill by using problem solving-based worksheet. This research involved 35 fifth grade elementary school students in Pangkep, Makassar. The research design used was pre-experiment with a pretest-posttest control group design. Data were collected through tests of reflective thinking skill and analyzed using descriptive and inferential statistics. The results showed that the students' pretest mean score is 54.30. While the student’s posttest mean score is 81.30. The result of the calculation of the gain index was 0.59 which is in the medium category. This indicates that there was an increase in the score of students' reflective thinking skill. The t-test results obtained by the t-value of 11.58 > t-table of 2.03 with a significant value of 0.000 <0.05. This explains that there was a difference in the mean score before and after using problem solving-based worksheet in learning mathematics. This study concluded that using problem solving-based worksheets can foster students' reflective thinking skill.
Praktik Kewirausahaan di Madrasah Ibtida’iyyah Negeri 1 Kota Bandung Taufikin Taufikin; Nurul Huda; Siti Zuhaidah Alfatonia; Novyana Kurniasari; Mayasari Widianingsih; Leidy Barirothun Ni’mah
Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar Vol 8 No 1 (2022): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.27 KB) | DOI: 10.32332/elementary.v8i1.4590

Abstract

Abstrak Kompetensi kewirausahaan Kepala sekolah harus terwujud secara konkrit. Namun faktanya masih sedikit sekolah dasar yang mempraktikkan kewirausahaan. Padahal kewirausahaan adalah penopang kemandirian sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana praktik kewirausahaan di sekolah dasar dengan megambil lokasi penelitian di MIN 1 Kota Bandung, Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta FGD (Focus Group Discussion). Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik kewirausahaan ini muncul karena adanya peraturan Menteri pendidikan nasional yang mensyaratkan kompetensi kewirausahaan yang harus dimiliki kepala sekolah. Kepala sekolah telah menjadi penggagas, pelaku dan pengontrol langsung program kewirausahaan di MIN 1 Kota Bandung melalui manajemen yaitu dari perencanaan, pelaksanaan dan penilaian yang mendapatkan dukungan dari guru, siswa dan orang tua. Keunikan pelaksanaan kewirausahaan di MIN 1 Kota Bandung terlihat pada program BESEK ENERGI (Bekal Sekolah Enak Begizi) yang dikelola langsung oleh kepala sekolah. Program ini dilaksanakan setiap hari secara bergiliran, mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6, yakni bekal sarapan siswa diganti dengan makan roti seharga Rp. 3.500,- oleh produsen roti bekerjasama dengan MIN 1 Kota Bandung sebagai distributornya. Untuk menghindari kebosanan, produsen roti secara cerdas menyajikan variasi makanan, sedangkan untuk anak kurang mampu mendapatkan subsidi silang agar tetap dapat menikmati roti, yang diambilkan dari dana infaq siswa yang dikelola oleh bendahara masjid madrsasah. Meskipun terlihat sebagai program ringan, ternyata dapat menjadi tambahan gizi siswa. Program ini juga telah memberikan keuntungan berupa sebuah mobil operasional madrasah. Kata kunci: Praktik Kewirausahaan, Madrasah Ibtida’iyyah, dan Islamic Elementary School Abstract The entrepreneurship competence of the principal must be realized concretely. But, there are still few elementary schools that practice entrepreneurship. Though entrepreneurship can support for school independence. The purpose of this research is to describe how entrepreneurial practices in elementary schools, in MIN 1 Bandung City, Indonesia. With a qualitative approach, data is collected through observation, interviews, documentation, and FGD (Focus Group Discussion). The results showed that this entrepreneurial practice arose because of the regulation of the Minister of National Education which requires entrepreneurial competencies that must be owned by the principal. The principal has been the initiator, actor and direct controller of the entrepreneurship program at MIN 1 Bandung City through management, namely planning, implementation and assessment, and got the support from teachers, students and parents. The uniqueness of entrepreneurship implementation in MIN 1 Bandung City is seen in the BESEK ENERGI (Bekal Sekolah Enak Begizi) program which is managed directly by the principal. This program is carried out every day in turn, starting from grade 1 to grade 6, namely students' breakfast provisions are replaced by eating bread for Rp. 3,500, - by bread producers in collaboration with MIN 1 Bandung City as the distributor. To avoid boredom, bread producers intelligently serve a variety of food, while for children less able to get cross subsidies in order to still be able to enjoy bread, which is taken from the student infaq fund managed by the treasurer of madrsasah mosque. Although it looks like a light program, it can be an additional student nutrition. This program has also provided benefits in the form of an operational car for madrasah. Keywords: Entrepreneurial Practices, Madrasah Ibtida'iyyah, and Islamic Elementary School.
Kreativitas Guru Dalam Proses Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi di MIS Jauharotul Mualimin Gayau Sakti Lampung Tengah Andree Tiono Kurniawan; Suhendi Suhendi; Nur Lailatul Badriah; Nindia Yuliwulandana; Anna Fajriyanti
Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar Vol 8 No 1 (2022): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.33 KB) | DOI: 10.32332/elementary.v8i1.4474

Abstract

Kreativitas guru dalam proses pembelajaran daring adalah guru mampu merancang, menyusun, melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Tujuan penelitian, untuk mengetahui bagaimana kreativitas guru dalam proses pembelajaran daring pada masa pamdemi. Jenis penelitian, kualitatif lapangan dan bersifat deskriptif. Sumber penelitian, kepala sekolah, guru, siswa dan orangtua siswa kelas IV. Metode pengumpulan data, wawancara, observasi dan dokumentasi. Pembahasan penelitian ini adalah kreativitas guru dalam penggunaan metode dan media pembelajaran daring. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kreativitas guru dalam proses pembelajaran daring di MIS Jauharotul Mualimin yaitu Guru memanfaatkan media sosial whatsapp dan youtube, guru memberikan video tutorial pembelajaran yang diambil dari youtube kemudian link dikirimkan ke whatsapp group kelas. Kata kunci: Kreativitas guru, pembelajaran daring, dan masa pandemi.
Pendidikan dan Perlindungan Anak di Sekolah: Upaya Perlindungan dan Pencegahan Serta Penanganan di Indonesia Firman Mansir
Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar Vol 8 No 1 (2022): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.881 KB) | DOI: 10.32332/elementary.v8i1.3370

Abstract

Artikel ini bertujuan menjelaskan mengenai cara perlindungan anak di negara dengan menerangkan cara memberikan keamanan dengan melindungi anak dengan pencegahan serta penanganan yang ada melalui berbagai pendekatan humanis. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karenanya dalam mengumpulkan data melalui literatur review terhadap data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak pada level sekolah dasar menjadi tonggak peradaban di suatu negara dan perlu dilindungi dengan segala hak-haknya dengan keselamatannya serta kesehatan mentalnya. Hal ini akan berpengaruh terhadap segala sesuatu yang akan mereka alami serta cara menghadapi tantangan dimasa depan. Keganasan berbagai kejahatan yang terjadi serta mengarahkan anak untuk menjadi korban dari kejahatan itu mendorong negara harus semakin diperketatnya sistem perlindungan terhadap anak. Baik dari segi hukum, pengawasan orang tua dan lain lain. Dengan demikian, pencegahan dan penanganan perlu diperketat dengan pendekatan humanis agar korban kejahatan terhadap anak Indonesia tidak terjadi lagi.Kata kunci: Pendidikan anak, sekolah, dan humanis.This article aims to explain how to protect children in the country by explaining how to provide security by protecting children with existing prevention and handling through various humanist approaches. Therefore, this research method uses a qualitative approach to collecting data through primary and secondary data literature reviews. The results of this study indicate that children at the elementary school level are the pillars of civilization. In a country, and need to be protected with all their rights with their safety and mental health. This will affect everything they will experience and how they will face challenges in the future. The ferocity of the various crimes that occur and directs children to become victims of these crimes encourages the state to tighten the protection system for children. Both in terms of law, parental supervision, and others. Thus, prevention and handling need to be tightened with a humanist approach so that victims of crimes against Indonesian children do not happen again.Keywords: Child education, school, and humanist.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Discovery Learning Untuk Mengoptimalkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta didik SD Muhammad Isro'i Subariyanto; Alben Ambarita; Dwi Yulianti
Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar Vol 8 No 1 (2022): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.399 KB) | DOI: 10.32332/elementary.v8i1.4620

Abstract

Penelitian dan pengembangan E-LKPD berbasis discovery learning ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V SD di Gugus Kartini III Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Way Kanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengembangkan efektivitas E-LKPD berbasis discovery learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan merujuk pada teori model ADDIE. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan lembar angket dan soal tes yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Hasil uji kemenarikan, kemudahan, dan kebermanfaatan berturut-turut memperoleh skor 4,05 (kategori menarik), 4,02 (kategori mudah), dan 4,20 (kategori bermanfaat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis discovery learning efektif mengoptimalkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V SD dengan perolehan nilai N-gain sebesar 0,12 (kategori cukup baik). Kata kunci: E-LKPD, discovery learning, dan berpikir kritis.
Hidden Curiculum Dalam Penerapan Protokol Kesehatan di SD Soekarno Hatta Elizar Elizar; Agung Prihatmojo
Elementary : Jurnal Iilmiah Pendidikan Dasar Vol 8 No 1 (2022): Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.244 KB) | DOI: 10.32332/elementary.v8i1.4742

Abstract

Pemerintah mengambil kebijakan untuk memberlakukan proses pembelajaran tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan. Keberhasilan dalam masa transisi masa pembelajaran tatap muka terbatas tidak terlepas dari bagaimana proses perencanaan, implementasi serta kebijakan di sekolah. Sekolah Dasar (SD) Sukarno Hatta Kotabumi Lampung Utara merupakan sekolah unggul dengan budaya atau kultur sekolah yang sangat baik. Sekolah ini dapat menjadi contoh dalam berbagai hal, tak terkecuali penerapan hidden curirulum dalam penerapan protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka terbatas. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan deskripsi yang menyeluruh tentang implementasi dan implikasi hidden curriculum berbasis karakter dalam penerapan protokol kesehatan di SD Soekarno Hatta. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan tahapan, yaitu tahap pra lapangan, kegiatan lapangan, dan analisis data menggunakan analisis data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa SD Soekarno Hatta mengimplementasikan hidden curiculum pada pembelajaran tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan melalui: 1) hidden curriculum dalam poster himbauan protokol kesehatan di sekolah, 2) hidden curriculum dalam aturan protokol kesehatan di sekolah, 3) hidden curriculum dalam manajemen sekolah selalu sosialisasi dan pembinaan kepada siswa dan orang tua untuk taat protokol kesehatan, 4) hidden curriculum dalam peran guru yang selalu menghimbau protokol kesehatan saat pembelajaran di kelas, 5) hidden curriculum kepada peran orang tua dalam protokol kesehatan, dan 6) hidden curriculum berbentuk reward dan punishment. Kata Kunci : Hidden Curiculum, Protokol Kesehatan, dan Pembelajaran Terbatas.