Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qodiri Jember. Jurnal ini memuat kajian-kajian pendidikan, Sosial dan Keagamaan. Terbit dua kali dalam setahun pada bulan April dan Agustus.
Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi memasukkan artikel ilmiahnya yang belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Naskah diketik dengan spasi 1,5 cm pada kertas ukuran A4 dengan panjang tulisan antara 20-25 halaman, 7000-9000 kata. Naskah yang masuk dievaluasi oleh dewan redaksi dan mitra bestari.
Articles
516 Documents
Penggunaan Media WhatshApp pada Pembelajaran Maharah Kalam Bahasa Arab pada Mahasiswa PBA IAI Al-Qodiri Jember
Ainul Yaqin, Muhammad
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 2 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2022.20.2.318-326
Online Arabic classes, including maharah kalam, are available. This circumstance prevents pupils from meeting offline and makes it tough for them to hold an Arabic conversation. One of these is to use the simple Whatsapp messaging service, which everyone has on their phones. This is a qualitative descriptive research. The goal of this study is to define WhatsApp as a learning media maharah kalam. Interviews, observation, and documentation were used to gather information. The findings of this study show that learning mahrah kalam via WhatsApp during this online period might improve communication between instructors and students, as well as amongst students who are conversing in Arabic. Furthermore, various tools present in the WhatsApp medium, particularly the voice note and video call functions, assist in learning Maharah Kalam. Keywords: Learning Media; Whatsapp; Maharah Kalam.
Pertanggungjawaban Hukum Pengelola Pondok Pesantren Atas Bangunan Pondok Pesantren Di Kawasan Rawan Bencana Iii
Stephanie Putri, Angelica Michelle;
Lanny Kusumawati;
Erly Aristo
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.343-354
Spatial planning is a system of spatial planning processes, space utilization and space utilization control. Spatial planning is carried out to be able to realize spatial order and provide welfare for the entire community. However, often there are many violations of the use of space committed by the community. O ne of them is the violation of space utilization by the Islamic Boarding School Manager for the existence of a boarding school building in the form of a special flat located in Purwobinangun Village, Pakem District, Sleman Regency without being equipped with a permit. The location is included in the Disaster-Prons Area III, where this area is very dangerous because of its location very close to the volcano. Through the Jurifical Normative Research method by conducting a literature study on legal materials, the results obtained that the management can be charged with legal responbility in the form of imposing administrative sanctions relatrd to violations of space use because it was built in Disaster Prone Area III. Keywords: Violation of space utilization; Disaster Prone Area III; Legal Liability.
Tanggung Gugat Nominee Atas Penjualan Tanah Yang Mengakibatkan Pembatalan Jual Beli
Hartawan;
Sriwati;
Irta Windra Syahrial
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.355-372
Jurnal ini mengangkat kasus mengenai pembuatan dan pelaksanaan suatu perjanjian jual beli antara INS dan FS dengan objek tanah yang tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan yaitu Pasal 1320 angka 4 dan Pasal 1338 ayat (3) KUHPer jo Pasal 21 ayat (1) dan Pasal 26 ayat (2) UUPA, sehingga mengakibatkan batalnya perjanjian jual beli. Tidak memenuhinya ketentuan perundang-undangan dikarenakan tanah yang menjadi objek perjanjian jual beli antara INS dan FS dilatarbelakangi dengan adanya perjanjian pinjam nama (nominee agreement) antara INS dan SEM selaku Warga Negara Asing yang melanggar Pasal 26 ayat (2) UUPA, sehingga secara de facto kepemilikan tanah yang menjadi objek jual beli adalah kepemilikan SEM selaku Warga Negara Asing. Sehingga daripada perjanjian jual beli yang dibuat antara INS dan FS telah melanggar syarat sahnya perjanjian yaitu “suatu sebab yang halal†yang mana akibatnya adalah perjanjian jual beli tersebut batal demi hukum. Perbuatan INS dalam membuat dan melaksanakan perjanjian jual beli yang melanggar ketentuan perundang-undangan dapat dikatakan sebagai suatu perbuatan melawan hukum sesuai Pasal 1365 KUHPer, dimana daripada seluruh unsur Perbuatan Melawan Hukum telah terpenuhi. Sehingga berdasarkan Pasal 1365 KUHPer, maka INS selaku penjual wajib bertanggung gugat atas suatu perbuatan melawan hukum yang dilakukannya yang membawa kerugian bagi FS selaku pembeli. Kata kunci: Perjanjian Pinjam Nama, Perjanjian Jual Beli, Perbuatan Melawan Hukum, Tanggung Gugat
Pertanggungjawaban Hukum Yang Dibebankan Kepada PT X Akibat Limbah Yang Dihasilkan Dari Kegiatan Usaha Batu Bara Yang Mencemari Sungai Malinau Di Kalimantan Utara
Stella Roselyn;
Sriwati;
Wafia Silvi Dhesinta Rini
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.373-385
Sumber daya alam yang memberikan manfaat kepada manusia tentunya erat kaitannya dengan pemenuhan kebutuhan manusia. Namun, seringkali kegiatan manusia mengancam kelestarian dan kestabilan lingkungan. Sebagaimana terjadi pencemaran pada Sungai Malinau, Kalimantan Utara yang memiliki dampak yang luas dan merugikan masyarakat sekitar. Pencemaran tersebut akibat jebolnya kolam limbah batu bara yang dihasilkan dari kegiatan usaha PT X. Melalui metode Penelitian Yuridis Normatif dengan melakukan studi kepustakaan terhadap bahan-bahan hukum, maka diperoleh hasil bahwa pencemaran yang terjadi di Sungai Malinau harus segera diatasi oleh PT X. Hasil dari diadakannya penelitian ini penting untuk dipahami bahwa PT X dapat dibebankan pertanggungjawaban hukum terkait kegiatan usahanya yang menyebabkan pencemaran Sungai Malinau Kalimantan Utara. Kata kunci: Sumber Daya Alam, Pencemaran Sungai, Pertanggungjawaban Hukum
Eksistensi Notaris Pengganti Dalam Prespektif Stufenbauw Theorie (Studi Pasal 33 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 2 tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris)
Burhan Adlansyah;
Nabbilah Amir
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.386-401
Notaries are required to always have accuracy, thoroughness, honesty, caution and excellent body condition. Notaries in carrying out their duties can obtain leave rights. If a Notary is on leave, he is required to appoint a substitute Notary. However, the provisions that apply to the Substitute Notary Public have limitations that only apply to 4 (four) Article provisions, this is contained in the provisions of Article 33 paragraph (2) UUJN. These provisions are considered to be very detrimental to justice and legal uncertainty for Substitute Notaries. The purpose of this research is to examine the existence of the Substitute Notary in the provisions of Article 33 paragraph (2) UUJN. The research method used is normative juridical. The results of the study show that the existence of a substitute notary exists and is needed not only for the benefit of a substitute notary or for a notary who is taking leave, but especially for the benefit of the public who is using the services of a substitute notary The provisions in Article 33 paragraph (2) UUJN do not work effectively and are not in accordance with the legal system in Indonesia which adheres to the tiered ladder theory (stufenbauw theory) from Hans Nawiasky because it is not in accordance with the ideal foundation of Pancasila and is not in accordance with the constitutional mandate that a Substitute Notary is duly to be given the enforcement of the same provisions as the Notary as stipulated in the UUJN because every human being has the right to equal recognition and treatment before the law and so that the provisions in the UUJN can have the effectiveness and nature of legal purposes. Keywords: Notary; Substitute Notary; Existence
Efektivitas Model Pembelajaran Guided Inquiry Pada Materi IPA Tema 1 Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Di SDN 18 Sungai Rotan
Prasetya, Ali Topan;
Arief Kuswidyanarko;
Patricia H.M Lubis
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.402-406
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran guided inquiry pada materi IPA tema 1 terhadap hasil belajar siswa kelas V di SDN 18 Sungai Rotan. Sampel pada penelitian ini yaitu siswa kelas V sebagai kelas eksperimen. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 17 siswa pada kelas V. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan teknik pengambilan data yang dilakukan dengan melakukan tes, observasi dan dokumentasi. Instrument tes yang digunakan dalam tes hasil belajar IPA berbentuk uraian. Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan uji-t. Hasil uji hipotesis dapat dilihat pada bagian “Equal variances assumed†diketahui nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 atau dapat juga dilihat dari nilai= 0,000 < = 1,166980 maka disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen dikelas V. Dan juga dilihat dari nilai “Mean difference†adalah sebesar 14.88235. Nilai ini menunjukan selisih antara rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen (-14.88235)– (-14.88235) = -14.88235 dan selisih perbedaan tersebut adalah -20.63229 sampai -9.13242 disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signitifikan antara rata-rata keefektivan model pembelajaran guided inquiryterhadap hasil belajar belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 18 Sungai Rotan. Keyword: Guided Inquiry, Hasil Belajar IPA
Tinjauan Yuridis Pengalihfungsian Sebagian Apartemen-Mall X Menjadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19
Jasmine, Geraldine Graviela;
Sriwati;
Nabbilah Amir
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.407-420
The number of Covid-19 cases in Jakarta is increasing every day. This resulted in Covid-19 referral hospital being so full that they were no longer able to accommodate any more patients. The government responded by converting unused buildings into Covid-19 referral hospitals. An entrepreneur, Manager L, the owner of Mall-Apartment X, offered to change the function of one of his buildings. However, he didn't ask for the resident's approval. The method used for this research is the normative juridical method by conducting a literature study on legislation as primary legal materials and literature as secondary legal materials. The action of Manager L can't be justified because the manager didn't ask for the approval of the occupants. Thus the decision to convert the building didn't accommodate the health and comfort aspects of the building. The residents should make complaints so the government can follow up on violations committed by the manager. The manager should be responsible for returning the function of the apartment to its original function. Keywords: Conversion, Apartment, Apartment Manager, Hospital
Metode Dan Motivasi Menghafal Al-Qur’an Di Lokasi Yayasan Karantina Tahfizh Al-Qur’an Nasional Cabang Kalimantan Selatan
Umar Mukhtar
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 2 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2022.20.2.327-341
Yayasan Karantina Tahfidz Nasional (YKTN) Cabang Kalimantan Selatan merupakan suatu lembaga yang tercetus bergerak dibidang percepatan menghafal al-Qur’an, Yayasan karantina tahfidz bisa menghasilkan para hafidz yang mampu menghafalkan ribuan ayat al-Qur’an dalam kurun waktu 30 hari. Para peserta berasal dari berbagai usia, mulai di bawah 10 tahun hingga orang dewasa yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, ibu rumah tangga, guru hingga pengusaha. Pentingnya menghafal al-Qur’an menjadi tanda kemajuan Pendidikan bahkan kebudayaan Islam, karena al-Qur’an adalah sumber utama ajaran Islam yang harus dipelajari dan dipahami. Dalam penelitian ini meggunakan kualitatif dengan berdasarkan Library Research. Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan suatu metode yang tepat dalam menghafal al-Qur’an sehingga tujuan yang diinginkan dapat tercapai. Salah satu metode yang digunakan untuk menghafal al-Qur’an adalah metode Yadain. Metode Yadain merupakan salah satu metode menghafal al-Qur’an yang dirancang untuk mengoptimalkan seluruh potensi panca indera manusia. Dari hasil observasi awal peneliti menemukan kejanggalan mengenai metode apa yang digunakan, karena saat itu peneliti melihat proses menghafal al-Qur’an tidak murni menggunakan metode yadain, namun berdasakan fakta pada angkatan 9 (offline) dan 10 (online) ada yang menyelesaikan hafalannya 30 juz dalam kurun waktu 30 hari, di mana metode Yadain menjadi standarisi menghafal al-Qur’an di Lokasi Yayasan Karantina Tahfidz Nasional (YKTN) Cabang Kalimantan Selatan. Hal inilah yang menjadikan peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam lagi mengenai metode dalam menghafal al-Qur’an di Lokasi Yayasan Karantina Tahfidz Nasional (YKTN) Cabang Kalimantan Selatan. Kata Kunci : Motivasi ; Metode Yadain ; Tahfidz; Yayasan Karantina
Pendidikan Literasi Terintegrasi Keislaman Menggunakan Pendekatan High Order Thinking Skill (HOTS) Dalam Menumbuhkan Kemandirian Belajar
Santi Laura Pelenusa;
Darni;
La Ode Bangungsi Ali
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.421-430
Literacy is currently being researched in the world of education. Islamic integrated literacy education makes students able to understand literacy correctly according to the socio-cultural and religious context. Literacy is an activity that involves HOTS. Literacy also has a close relationship with independent learning. This research is a descriptive qualitative research that aims to describe integrated Islamic literacy education using the HOTS approach in fostering independent learning. The subjects in this study were 17 students of the Ambon IAIN Mathematics Education Study Program. This research was conducted at the Mathematics Education Study Program at IAIN Ambon for 2 weeks. Data collection techniques used are tests and questionnaires. The test given to students aims to find out how students' literacy skills are after obtaining reading literacy education and Islamic integrated numeracy literacy. Questionnaires are given to determine student learning independence. The instruments in this study were test questions and questionnaires through the Google Form facility. The test carried out was a multiple choice test which contained 10 questions on integrated Islamic reading literacy and 10 questions on integrated Islamic numeracy literacy. The questionnaire contains questions about learning independence which consists of aspects of self-confidence, discipline, initiative, motivation, and responsibility. The test data analysis technique is giving a score ranging from 0 to 100. The questionnaire data analysis technique is analyzing the percentage of student responses consisting of strongly agree, agree, disagree, and strongly disagree. The results of the study show that the ability to integrate Islamic literacy using the HOTS approach to students is very good. The reading literacy ability of students is higher than the numeracy literacy ability. The independence of student learning through integrated Islamic literacy education using the HOTS approach is very good. Most students strongly agree that their learning independence can be grown through integrated Islamic literacy education using the HOTS approach. Keywords: Literacy; Literacy Education; Islamic Integrated Education; HOTS; Independent Learning.
Memanfaatkan Multimedia Sebagai Sarana Pendidikan Islami Pada Era Digitalisasi Di SDN 09 Panai Tengah
Mila Rosdiana Sianipar
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 20 No. 3 (2022): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53515/qodiri.2023.20.3.431-441
Based on IDM data (Development Village Index) Panai Tengah sub-district which is part of Labuhan Batu Regency is categorized as a disadvantaged area. This is the reason for carrying out research at that location. It was found that the availability of multimedia at the school was only 1, so that schools did not make use of multimedia in their learning activities. In this case, the author's goal of using multimedia in teaching activities is to help students understand the subject matter because they can feel both audio and visual simultaneously by looking at the screens displayed at school. Another goal to be achieved is to find out the response of students regarding the teaching activities that have been carried out. The problem experienced by schools is the lack of utilization of multimedia in teaching, even though currently technology has experienced rapid progress and needs to be pursued, including in teaching activities so that teaching activities using multimedia are made by the author in the hope that the implementation of teaching activities will not be monotonous in lecture activities. With the use of multimedia, students can express their understanding from the video that is broadcast freely as they can understand from the video. The results obtained from teaching activities are that students can easily understand the material presented because besides seeing directly they can also hear the display presented on the screen. In addition, they enthusiastically participated in teaching activities because the duration of the videos played was not long so students did not feel bored with teaching activities. Keywords: multimedia; means; digitization.