cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Published by IKIP PGRI Pontianak
ISSN : -     EISSN : 24075302     DOI : -
Jurnal ini berisi tentang kajian-kajian hasil pemikiran ataupun hasil penelitian Pendidikan Sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
Analisis Fenomena Kenakalan Remaja pada Komunitas Geng Motor di Kota Jambi Putri, Resmeliyanti; Anderson, Irzal; Hajri, Priazki
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 2 (2024): Sosial Horizon ( Jurnal Pendidikan Sosial)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus geng motor yang diakibatkan oleh ulah anak remaja di kota Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja pada komunitas geng motor dan upaya penanggulangannya. Penelitian dilakukan di Kota Jambi, Provinsi Jambi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini yaitu; Remaja geng motor, Aparat Kepolisian Polresta Kota Jambi, dan Dinas Sosial Kota Jambi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya kenakalan remaja geng motor yaitu karena faktor keluarga, pengaruh teman sebaya, dan lingkungan.  Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa remaja geng motor memiliki rasa kesetiakawanan yang tinggi. Hal tersebut menyebabkan faktor teman sebaya merupakan faktor penyebab yang paling dominan sebagai alasan remaja bergabung dalam komunitas geng motor. Adapun upaya penanggulangan yang dilakukan oleh Polresta Kota Jambi dan Dinas Sosial Kota Jambi yaitu Upaya Preventif (Pencegahan) berupa sosialisasi dan Refresif (Tindakan). 
ANALISIS GAMBAR ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (AUTIS) DALAM KEMAMPUAN EKSPRESI DIRI DI YAYASAN LENTERA HATI KUDUS Puspaningrum, Dita Indah
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 3 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v10i3.6176

Abstract

Autis merupakan salah satu anak berkebutuhan khusus yang mempunyai kelainan pada sistem saraf dan mempunyai kelainan pada perkembangan perilaku sosialnya. Anak penyandang autis memiliki keterbatasan dalam kemampuan komunikasi, kognitif, interaksi sosial, dan bahasa. Anak autis melakukan komunikasi salah satunya adalah melalui kegiatan menggambar. Hasil karya gambar anak autis merupakan wujud mereka dalam mengekspresikan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang proses dan hasil karya gambar oleh subjek penelitian di Yayasan Lentera Hati Kudus. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan dengan empat subjek anak penyandang autis di Yayasan Lentera Hati Kudus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan keabsahan data berdasarkan teknik triangulasi. Triangulasi yang digunakan meliputi triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian yang sudah peneliti lakukan bahwa proses menggambar anak autis melalui tiga tahapan meliputi, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penutup. Hasil karya gambar dari keempat subjek penelitian sudah baik. Rata-rata mereka mengekspresikan diri dalam sebuah gambar sesuai dengan kesukaan atau kegemaran.
KONSTRUKSI SOSIAL DALAM KELOMPOK TERNAK KALURAHAN PATALAN, KAPANEWON JETIS, KABUPATEN BANTUL DIY Raharti, Rini; Kurniawan, Aditya; Ningsih, Aliftianna Widya
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 3 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v10i3.6333

Abstract

Konstruksi sosial merupakan hubungan pengaruh sosial dalam perkembangan pengalaman yang terjadi dan dialami oleh individu. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial untuk melihat fenomena sosial di lapangan. Lokasi penelitian adalah pada kelompok ternak di Kalurahan Patalan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul DIY. Penelitian ini nantinya akan menemukan pola konstruksi sosial pada praktik pemberdayaan masyarakat berkelanjutan di Kalurahan Patalan. Temuan tersebut dapat dikategorikan sebagai temuan yang baru karena secara komperhensif menganalisis dan membahas konsep konstruksi sosial pada praktik pemberdayaan masyarakat berkelanjutan berbasis SDGs. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui proses pembentukan kelompok sosial yang berbasis SDGs dan untuk mengetahui bagaimana proses pembentukan kelompok sosial (ternak) di Kalurahan Patalan secara mendalam dan untuk mengetahui efek kelompok sosial kembali ke individu untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.Metode penelitian yang diterapkan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan konstruksi sosial Peter L. Berger. Pendekatan ini digunakan untuk lebih memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, seperti perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer, yaitu data yang diperoleh peneliti secara langsung dari responden atau lokasi penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa konstruksi sosial tersebut menjadi peran penting dalam membentuk norma, hubungan, serta kolaborasi di dalam kelompok ternak dan memiliki peran yang relevan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), karena tujuan mereka sejalan dengan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian, serta mencapai pembangunan berkelanjutan
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK MENGGUNAKAN TEKNIK WANT DOING EVALUATION PLANNING (WDEP) DALAM MENINGKATKAN SELF-CONTROL SISWA DI MTS NEGERI 2 PONTIANAK Wahyuni, Synta; Yuline, Yuline; Halida, Halida
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 3 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v10i3.6581

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan konseling kelompok menggunakan teknik Want Doing Evaluation Planning (WDEP) dalam meningkatkan self-control peserta didik kelas VIII di MTs Negeri 2 Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif-eksperimen dengan bentuk Pre-Eksperimental Design dengan rancangan Pre-test–Post-test One Group Design. Sampel dalam penelitian ini ialah 6 siswa yang memiliki self-control rendah berdasarkan hasil skor sebaran angket di kelas populasi dengan jumlah 74 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik Non-Probability Sampling dengan jenis Purposive Sampling. Berdasarkan perhitungan, ditemukan rata-rata tingkat self-control siswa sebelum diberikan perlakuan (Pre-test) ialah 79 dan setelah diberikan perlakuan (Post-test) meningkat menjadi 113. Nilai T hitung pada uji Paired Sample T-Test yakni -8.328 dengan nilai Sig. (2 Tailed) 0.00 < 0.05 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi, dapat disimpulkan konseling kelompok menggunakan teknik Want Doing Evaluation Planning (WDEP) efektif dalam meningkatkan self-control siswa kelas VIII di MTs Negeri 2 Pontianak.
MITOLOGI DAN MITOS SUKU DAYAK GOLIK GOA THANG RAYA DI DESA PEMODIS KECAMATAN BEDUAI KABUPATEN SANGGAU (KAJIAN HISTORIOGRAFI TRADISIONAL agustian, teguh
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 3 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v10i3.6665

Abstract

Abstrak Latar belakang penelitian ini adalah mitologi suku Dayak Golik Goa Thang Raya di Desa Pemodis Kecamatan Beduai Kabupaten Sanggau (Studi Historiografi Tradisional). Mitologi adalah kumpulan komponen budaya yang terkait erat dengan mitos yang lazim di masyarakat secara luas. Mitos memainkan peran penting dalam budaya. Akan lebih mudah membedakan antara perbuatan yang sesuai dengan rencana Tuhan dan perbuatan yang dilakukan oleh nenek moyang di masa lalu dan memiliki konsekuensi sampingan, yang bisa berupa hal baik, buruk, atau penanda. Dengan bentuk studi Historiografi Tradisional, akan lebih memperdalam kajian kesejarahan dalam penelitian ini, yang tidak serta merta melepaskan kajian kesejarahan secara mendalam. Suku Dayak umumnya memiliki perasaan yang sangat kuat terhadap mitologi. Hal ini dikarenakan jika dilihat dari kajian sejarah, mitologi akan sangat erat kaitannya dengan mitos, sehingga bagi suku dayak kepercayaan terhadap mitos akan menjadi sugesti. kuat apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan dengan sesuatu atau kebiasaan. Karena mitos merupakan bagian dari budaya masyarakat dan telah bertahan dari generasi ke generasi maka akan terus ada. Literatur yang tercipta dalam kajian historiografi tradisional akan lebih menitikberatkan pada tradisi dan bagaimana sebuah mitos dapat tersebar luas di kalangan masyarakat Dayak Golik, yang secara umum akan memperdalam bagaimana cerita ini muncul dalam masyarakat Dayak Kata Kunci: Historiografi Tradisional, Mitologi, Masyarakat Dayak
PERAN GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR Sahrandi, Sahrandi; Bahri, Saiful
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 1 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v10i1.6712

Abstract

Kurikulum merdeka sangat berfokus pada pencapaian hasil belajar yang dilakukan secara nyata yaitu dengan pencapaian pada pengetahuan perilaku siswa, kemampuan siswa, dan hasil belajar siswa. Kurikulum merdeka memiliki sifat yang luwes dan fleksibel. Perbedaan antara kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka belajar adalah terletak pada amanat pendekatannya. Pada kurikulum 2013 hal tersebut membawa amanat mengenai pendekatan berbasis sains atau pendekatan saintifik. Namun pada kurikulum merdeka akan memberikan amanat pada pendekatan berbasis pada projek. Guru sangat berperan dalam penerapan kebijakan merdeka belajar. Guru dapat berkontribusi secara kolaboratif dan efektif terhadap pengembangan kurikulum yang mengatur dan menyusun materi pembelajaran, buku teks, dan konten. Keterlibatan guru dalam proses pengembangan kurikulum penting dilakukan untuk menyelaraskan isi kurikulum dengan kebutuhan siswa di kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif, yaitu penelitian hanya menggambarkan keadaan objek variabel yang diteliti tanpa perbandingan dan independensi.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research).
PERAN HUMAN CAPITAL DAN SOSIAL CAPITAL SEBAGAI SUMBER STATEGI DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI DESA BERAKAK KECAMATAN TAYAN HULU KABUPATEN SANGGAU Martono, Martono; Bahri, Saiful; Lestari, Emi Tipuk
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 1 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v10i1.6713

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu informasi secara objektif mengenai peran human capital dan sosial capital sebagai sumber stategi dalam peningkatan mutu pendidikan di Desa Berakak Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara, Dokumentasi dan Studi Kepustakaan. Teknik Analisis data dalam penelitian yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam Penelitian adalah Kepala Desa Berakak Kecamatan Tayan Hulu dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sudah sesuai dengan teori Liliweri yaitu strategi Implementasi, strategi pendukung dan strategi integrasi yang mana pada tahapan ini pemerintahan Desa Berakak telah melaksanakan tugas mereka sebagai pelayan masyarakat di Desa, dimana hal ini terlihat dari upaya yang dilakukan oleh pemerintahan Desa Berakak Kecamatan Tayan Hulu. Pemerintahan Desa Berakak Kecamatan Tayan Hulu telah menentukan program yang akan dijalankan, dan kegiatan apa saja yang akan dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan masyarakat, selain itu untuk penyampain informasi atau pesan sendiri telah ditetukan oleh perangkat Desa dan akan di sampaikan kepada masyarakat melalui media seperti brosur, papan informasi, slogan dan lain-lain.
Modal Sosial Dalam Pengelolaan Hutan Adat Imbo Putui Di Desa Petapahan Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar Khairi, Muhammad; Sidiq, Rd. Siti Sofro; Hidir, Achmad; Sugiyanto, Seger
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 3 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v10i3.6721

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis modal sosial dalam pengelolaan hutan Imbo Putui. Metode dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan penentuan subjek secara purposive. Peneliti melakukan wawancara kepada 6 informan dan melakukan analisis data dengan tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa unsur modal sosial dapat memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat adat Desa Petapahan untuk mengelola hutan Imbo Putui. Mereka memiliki rasa percaya yang kuat dengan tokoh adat, tokoh agama serta aparat pemerintah desa. Kepercayaan ini didasarkan pada faktor kesamaan suku dan nenek moyang, serta kemampuan para tokoh memenuhi ekspektasi masyarakat. Sementara norma sosial muncul dari kesadaran menjaga hutan untuk masa depan. Mereka mendasarkan diri pada kepentingan adat serta ajaran agama untuk menjaga segala sesuatu yang ada di bumi sebagai bentuk ibadah. Unsur modal sosial yang ada harus diperkuat dan didukung oleh para pihak secara aktif dalam bentuk penerapan norma maupun pemeliharaan jaringan sosial.
PEWARISAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL DALAM UPACARA GAWAI DAYAK PADA MASYARAKAT SUKU DAYAK BAKATI UNTUK MEINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL SISWA SMP NEGERI 2 BENGKAYANG Marselus, Marsel; Siswandi, Siswandi; Nur, Syafrial
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 2 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v10i2.6770

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran sosial siswa SMP Negeri 2 Bengkayang dengan mendeskripsikan pewarisan nilai-nilai kearifan tradisional dalam ritual Dayak Gawai pada kelompok suku Dayak Bakati. Upacara Dayak Gawai pada Masyarakat Suku Dayak Bakati mempunyai arti penting bagi penulis karena nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya. ritual yang dapat dimanfaatkan dalam pendidikan untuk mempelajari budaya yang diturunkan dari nenek moyang. Pendekatan tinjauan literatur digunakan dalam penelitian semacam ini. Pendekatan tinjauan literatur merupakan suatu cara untuk mengumpulkan informasi mengenai isu-isu relevan dengan melihat melalui berbagai laporan, catatan, dan buku serta sumber perpustakaan lainnya. sumber data. Buku, makalah, dan sumber perpustakaan lainnya digunakan dalam proses tinjauan perpustakaan.
PERAN GURU DALAM MENDORONG INTERAKSI SOSIAL POSITIF DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP NEGERI 1 JANGKANG KABUPATEN SANGGAU Nurlelawati, Martina; Mauludea, Hana; Siswandi, Siswandi
Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 2 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/sosial.v10i2.6771

Abstract

Penelitian ini mencoba untuk memastikan peran yang dimainkan pendidik dalam meningkatkan hubungan sosial yang konstruktif di kalangan siswa yang belajar IPS di SMP Negeri 1 Jangkang. Guru merupakan bagian integral dari proses pendidikan, pengajaran, dan pendampingan karena mereka memberikan teladan bagi siswa untuk menjadi orang yang bermoral tinggi. Pada dasarnya tujuan pendidikan IPS adalah untuk menginformasikan dan membekali siswa dengan keterampilan dasar yang diperlukannya untuk tumbuh menjadi individu yang sesuai dengan lingkungan, bakat, minat, dan kemampuannya. Interaksi sosial yang positif antara pengajar dan siswa akan mempengaruhi perkembangan anak-anak saat ini dan di masa depan, memungkinkan mereka untuk menjadi lebih terintegrasi tidak hanya dalam masyarakat tetapi juga dalam lingkungan yang lebih luas di luar sekolah.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2025): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 3 (2024): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 11 No. 2 (2024): Sosial Horizon ( Jurnal Pendidikan Sosial) Vol. 11 No. 1 (2024): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 3 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 2 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 10 No. 1 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 10, No 1 (2023): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 9 No. 2 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 9, No 1 (2022): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 8, No 2 (2021): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 8, No 1 (2021): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 7, No 2 (2020): SOSIAL HORIZON: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL Vol 7, No 1 (2020): SOSIAL HORIZON: JURNAL PENDIDIKAN SOSIAL Vol 6, No 2 (2019): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 6, No 1 (2019): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 2 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 2 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 4, No 1 (2017): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 2 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 3, No 1 (2016): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 2 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 2, No 1 (2015): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial Vol 1, No 1 (2014): Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial More Issue