cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengembangan Teknlogi Informasi dan Ilmu Komputer (J-PTIIK) Universitas Brawijaya merupakan jurnal keilmuan dibidang komputer yang memuat tulisan ilmiah hasil dari penelitian mahasiswa-mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Jurnal ini diharapkan dapat mengembangkan penelitian dan memberikan kontribusi yang berarti untuk meningkatkan sumber daya penelitian dalam Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 6,923 Documents
Analisis Faktor – Faktor yang Memengaruhi Penggunaan Generative Chatbot AI Pada Mahasiswa Universitas XYZ Zaratrusha, Theressa; Sianturi, Riswan Septriayadi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini akan diterbitkan di Asia Pacific Journal of Information System and Digital Transformation
Implementasi Sistem Pengenalan Perintah Suara Berbasis CRNN pada Smart Home Menggunakan Raspberry Pi 5 Rinaldi, Muhammad Faqiih Alghiffari; Setia Budi, Agung
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah ini akan diterbitkan di Recent Innovations in Mechatronics
Sistem Deteksi Kesadaran Berbasis EEG Satu Kanal Menggunakan Metode K-Nearest Neighbors (KNN) dengan Fitur Relative Gamma Band Power, Sample Entropy, dan Beta/Theta Ratio Fauzi, Muhammad Aqil; Widasari, Edita Rosana
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian tingkat kesadaran pasien di unit perawatan intensif (ICU) penting untuk keputusan klinis, namun penilaian berbasis respons perilaku seperti Glasgow Coma Scale (GCS) dan Coma Recovery Scale-Revised (CRS-R) berpotensi menghasilkan kesalahan diagnosis. Penelitian ini merancang sistem deteksi kesadaran berbasis sinyal EEG satu kanal yang praktis dan hemat biaya menggunakan NeuroSky MindWave Mobile 2 pada posisi elektroda Fp1 dengan laju sampling 512 Hz. Pemrosesan dilakukan di MATLAB melalui antarmuka GUI, meliputi pra-pemrosesan, dekomposisi Discrete Wavelet Transform (DWT), isolasi pita gamma melalui penyaringan 30–45 Hz, serta ekstraksi fitur Relative Gamma Band Power (RGBP), Sample Entropy (SampEn) pita gamma, dan Beta/Theta Ratio (BTR). Klasifikasi kondisi sadar dan tidak sadar dilakukan menggunakan K-Nearest Neighbors (KNN) dengan standardisasi fitur. Evaluasi prototipe dilakukan pada 25 sampel data uji, terdiri atas 20 sampel sadar yang berasal dari empat subjek (masing-masing 5 sampel) serta 5 sampel tidak sadar yang diambil dari satu rekaman pasien Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) berdurasi 5 menit. Hasil pengujian menunjukkan akurasi 96% dengan satu sampel tidak sadar diprediksi sebagai sadar, serta rata-rata waktu komputasi 0,465 detik per pengujian.
Analisis Pengalaman Pengguna pada Chatbot AI dengan Metode User Experience Questionnaire (UEQ) untuk Rekomendasi Pemilihan Chatbot Sesuai Kebutuhan Mahasiswa Alrum, Chaizhar Zaky; Hanggara, Buce Trias; Kurnianingtyas, Diva
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendorong pemanfaatan chatbot sebagai alat bantu akademik di kalangan mahasiswa. Dua chatbot AI yang banyak digunakan saat ini adalah ChatGPT dan Perplexity, yang memiliki fungsi serupa namun berbeda dalam penyajian informasi dan pola interaksi. Perbedaan tersebut berpotensi menghasilkan pengalaman pengguna yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pengalaman pengguna ChatGPT dan Perplexity di kalangan mahasiswa Universitas Brawijaya menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ), serta memberikan rekomendasi pemilihan chatbot sesuai kebutuhan akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 mahasiswa S1 Universitas Brawijaya yang pernah menggunakan kedua chatbot. Data dikumpulkan melalui kuesioner UEQ yang mencakup enam variabel, yaitu attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, dan novelty. Analisis data dilakukan menggunakan UEQ Data Analysis Tool yang meliputi benchmarking dan uji statistik Two Sample T-Test.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT memperoleh nilai mean lebih tinggi dibandingkan Perplexity pada setiap variabelnya. Namun, perbedaan signifikan hanya terdapat pada variabel attractiveness dan perspicuity. Berdasarkan hasil tersebut, ChatGPT direkomendasikan untuk kebutuhan pembelajaran dan pendamping akademik, sementara Perplexity lebih mendukung kebutuhan pencarian informasi dan referensi akademik.
Analisis Perbandingan Konsumsi Daya dan Kompleksitas Implementasi Antara Reactive Programming dan Pendekatan Impperatif Pada Aplikasi Wear OS Pradayana, Wayan Christian; Kharisma, Agi Putra; Al Huda, Fais
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan aplikasi pada perangkat wearable, khususnya yang berbasis Android Wear OS, menghadapi tantangan utama berupa keterbatasan sumber daya energi. Fitur pemantauan kesehatan yang berjalan secara real-time, seperti sensor detak jantung, diketahui mengonsumsi daya baterai secara signifikan. Pemilihan paradigma pemrograman, yakni antara Pemrograman Imperatif Pemrograman Reaktif, diduga memiliki dampak terhadap efisiensi energi dan kualitas kode yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif antara kedua paradigma tersebut guna mengetahui dampaknya terhadap konsumsi daya dan metrik kompleksitas perangkat lunak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan mengembangkan dua prototipe aplikasi identik pada perangkat Fossil Gen 5 Carlyle. Pengujian daya dilakukan menggunakan dumpsys batterystats dengan 30 sampel uji berdurasi 15 menit, sedangkan kompleksitas kode diukur menggunakan SonarQube. Hasil analisis menunjukkan bahwa paradigma Imperatif memiliki rata-rata konsumsi daya yang sedikit lebih efisien (34.63 mAh) dibandingkan paradigma Reaktif (37.20 mAh). Namun, hasil uji statistik t-test membuktikan bahwa perbedaan tersebut tidak signifikan (p-value = 0.142). Di sisi lain, paradigma Reaktif terbukti jauh lebih unggul dalam menyederhanakan struktur kode, ditunjukkan dengan nilai Cyclomatic Complexity sebesar 4 dibandingkan Imperatif yang bernilai 7. Penelitian ini menyimpulkan bahwa paradigma Reaktif direkomendasikan untuk pengembangan jangka panjang karena meningkatkan maintainability tanpa mengorbankan daya baterai secara drastis.
Analisis Perbandingan Load Balancing Metode Round Robin Pada Protokol HTTP/2 dan Protokol HTTP/3 Berbasis Nginx Khaira Utami, Nesha; Primananda, Rakhmadhany; Shaffan, Nur Hazbiy
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kebutuhan layanan web menuntut sistem yang mampu menangani banyak permintaan secara efisien dan andal. Load balancing menjadi solusi untuk meningkatkan kinerja dan ketersediaan layanan web. Di sisi lain, perkembangan protokol HTTP dari HTTP/2 berbasis TCP ke HTTP/3 berbasis QUIC menghadirkan perbedaan karakteristik transport layer yang berpotensi memengaruhi kinerja sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja load balancing metode Round Robin pada protokol HTTP/2 dan HTTP/3 berbasis Nginx. Pengujian dilakukan menggunakan beberapa skenario beban dan kondisi jaringan dengan parameter latency, request per second (RPS), throughput, dan error rate. Hasil pengujian menunjukkan bahwa HTTP/3 memiliki keunggulan pada kondisi jaringan dengan delay dan packet loss, sedangkan HTTP/2 menunjukkan performa yang lebih stabil pada kondisi jaringan normal.
Analisis Karakteristik Spectrogram dan Mel-Spectrogram dalam Merepresentasikan Fitur Akustik untuk Klasifikasi Emosi Berbasis Suara Fadhilah, Muhammad Aldy Naufal; Adinugroho, Sigit; Sari, Irawati Nurmala
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh representasi fitur audio terhadap performa sistem Speech Emotion Recognition (SER) dengan menggunakan arsitektur ConvNeXt. Dua jenis representasi fitur yang dibandingkan adalah spectrogram linear dan Mel-spectrogram, yang dievaluasi pada berbagai skenario pengujian. Dataset utama yang digunakan adalah RAVDESS sebagai data pelatihan, sedangkan pengujian dilakukan pada data bersih, data dengan gangguan noise, dan data audio berbahasa Indonesia. Pengujian noise dirancang dalam dua skenario, yaitu noise sebagai latar sepanjang durasi audio dan noise yang ditambahkan hanya pada saat ucapan berlangsung. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa Mel-spectrogram memberikan performa yang lebih stabil pada kondisi data bersih, sedangkan spectrogram linear menunjukkan kinerja yang relatif lebih baik pada skenario noise yang berinteraksi langsung dengan ucapan. Namun, pada kondisi noise latar kontinu, performa kedua representasi mengalami penurunan yang signifikan. Selain itu, pengujian pada data audio berbahasa Indonesia menunjukkan penurunan performa yang tajam akibat perbedaan bahasa dan kondisi perekaman dibandingkan data pelatihan. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa perbedaan struktur visual spectrogram, termasuk keberadaan artefak black gap dan dominasi noise, berpengaruh terhadap kemampuan generalisasi model. Temuan ini menegaskan pentingnya kesesuaian kondisi data pelatihan dan pengujian dalam pengembangan sistem SER yang robust.
Analisis Pengalaman Pengguna Aplikasi Website Pencatatan Hasil Panen dan Keuangan Usahatani Padi Menggunakan Metode Design Thinking dan Participatory Design Srigiardita, Callysta Salsa Bila; Agi Putra Kharisma; Fais Al Huda
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian di Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, masih menghadapi kendala dalam manajemen pencatatan usaha tani yang bersifat manual, sehingga berisiko terhadap kehilangan data dan ketidakteraturan laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi berbasis website bernama "IniTani" sebagai solusi digital untuk pencatatan hasil panen dan pengelolaan keuangan petani padi secara terstruktur dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah Design Thinking dengan tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test, yang diperkuat dengan pendekatan Participatory Design untuk melibatkan petani secara langsung dalam proses perancangan. Evaluasi antarmuka dilakukan melalui Usability Testing dengan mengukur aspek efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pada 5 responden petani melalui 7 skenario tugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek efektivitas, aplikasi mencapai tingkat keberhasilan (Success Rate) sebesar 97,14% dengan 34 dari 35 percobaan tugas berhasil diselesaikan dengan sempurna. Pada aspek efisiensi, pengukuran Time on Task menggunakan geometric mean menghasilkan total rata-rata waktu pengerjaan sebesar 1.038,07 detik. Sementara itu, pengujian aspek kepuasan menggunakan instrumen System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 81. Berdasarkan standar penilaian SUS, skor tersebut menempatkan aplikasi IniTani pada kategori "Excellent" dengan tingkat penerimaan Acceptable (Grade A). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perancangan aplikasi IniTani telah memenuhi kebutuhan pengguna dan layak untuk diimplementasikan guna meningkatkan efisiensi manajemen usaha tani padi bagi para petani.
Analisis Performa Model TimeMixer terhadap Eskalasi Dimensi Data dan Studi Komparatif pada Prediksi Data Time Series Galih Wicaksana Putra, Achmad; Yudistira, Novanto; Andy Soebroto, Arief
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan dimensionalitas dalam analisis time series memicu curse of dimensionality yang mengaburkan informasi esensial akibat redundansi dan noise. Penelitian ini mengevaluasi model TimeMixer, arsitektur berbasis Multi-Layer Perceptron (MLP) dengan pendekatan multiscale-mixing, dalam menangani eskalasi dimensi data dibandingkan model state-of-the-art lainnya. Metodologi mencakup evaluasi multivariate long-term forecasting pada empat dataset benchmark utama: ETTh1, ETTh2, Weather, dan Traffic. TimeMixer memanfaatkan mekanisme Past-Decomposable-Mixing (PDM) serta Future-Multipredictor-Mixing (FMM) guna menangkap dependensi temporal secara komprehensif. Hasil eksperimen menunjukkan skalabilitas unggul; pada dataset Traffic (862 variabel), penggunaan sequence length 336 berhasil mereduksi MAE secara signifikan menjadi 0,2570. Secara komparatif, TimeMixer mengungguli model TimesNet dengan rata-rata peningkatan MSE hingga 23,71% pada dataset Traffic, serta menunjukkan selisih galat sangat kontras hingga 3,1 kali lipat dibandingkan Transformer dan LSTM. Meskipun integrasi Retrieval Augmented Forecasting (RAF) efektif pada data reguler, hasilnya marginal pada data kompleks akibat dimensionality bottleneck. Disimpulkan bahwa TimeMixer merupakan model yang tangguh, efisien secara komputasi, dan sangat adaptif terhadap berbagai skala dimensi data time series.
Analisis Efektivitas OWASP ZAP dalam Mendeteksi Kerentanan Terhadap Serangan SQL Injection Fernanda, Rizky; Data, Mahendra; Andri Bakhtiar, Fariz
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SQL Injection (SQLi) masih menjadi ancaman utama pada aplikasi web. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan OWASP ZAP dalam mendeteksi kerentanan SQLi pada OWASP Juice Shop dan DVWA, serta menilai efektivitas deteksinya secara kuantitatif. Permasalahan yang diangkat meliputi jenis-jenis SQLi yang dapat terdeteksi oleh ZAP dan seberapa efektif ZAP mengidentifikasi serta memvalidasi serangan tersebut. Metode yang digunakan adalah eksperimen terkontrol dengan SQLMap sebagai pengirim payload empat varian (Error-Based, Union-Based, Boolean-Based Blind, Time-Based Blind). Seluruh request dan response diproksi melalui ZAP (passive/active scan). Validasi manual diterapkan untuk menetapkan ground truth per varian antara lain melalui indikator HTTP 500 disertai pesan error basis data, kemunculan marker UNION pada respons, perbedaan konten TRUE/FALSE, atau ΔRTT yang signifikan. Efektivitas ZAP dievaluasi menggunakan confusion matrix (TP, FP, FN, TN) dan metrik precision, recall, serta F1-score. Hasil menunjukkan ZAP unggul pada varian yang menimbulkan indikasi eksplisit terutama Error-Based ditandai respons 500 dan pesan error SQL; sebagian payload Union-Based juga terangkat karena pola respons serupa. Sebaliknya, pada Boolean-Based dan Time-Based, deteksi otomatis ZAP terbatas dan memerlukan analisis manual, sehingga berpotensi menimbulkan false negative. Disimpulkan bahwa ZAP efektif sebagai detektor awal kerentanan SQLi, namun konfirmasi akhir sebaiknya dikombinasikan dengan SQLMap dan validasi manual agar penilaian lebih akurat dan komprehensif.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026 Vol 10 No 01 (2026): Januari 2026 Vol 10 No 4 (2026): April 2026 Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026 Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026 Vol 9 No 13 (2025): Publikasi Khusus Tahun 2025 Vol 9 No 12 (2025): Desember 2025 Vol 9 No 11 (2025): November 2025 Vol 9 No 10 (2025): Oktober 2025 Vol 9 No 9 (2025): September 2025 Vol 9 No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 9 No 7 (2025): Juli 2025 Vol 9 No 6 (2025): Juni 2025 Vol 9 No 5 (2025): Mei 2025 Vol 9 No 4 (2025): April 2025 Vol 9 No 3 (2025): Maret 2025 Vol 9 No 2 (2025): Februari 2025 Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025 Vol 8 No 13 (2024): Publikasi Khusus Tahun 2024 Vol 8 No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 8 No 9 (2024): September 2024 Vol 8 No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 8 No 7 (2024): Juli 2024 Vol 8 No 6 (2024): Juni 2024 Vol 8 No 5 (2024): Mei 2024 Vol 8 No 4 (2024): April 2024 Vol 8 No 3 (2024): Maret 2024 Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024 Vol 8 No 1 (2024): Januari 2024 Vol 7 No 13 (2023): Publikasi Khusus Tahun 2023 Vol 7 No 9 (2023): September 2023 Vol 7 No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 7 No 7 (2023): Juli 2023 Vol 7 No 6 (2023): Juni 2023 Vol 7 No 5 (2023): Mei 2023 Vol 7 No 4 (2023): April 2023 Vol 7 No 3 (2023): Maret 2023 Vol 7 No 2 (2023): Februari 2023 Vol 7 No 1 (2023): Januari 2023 Vol 7 No 14 (2023): Antrian Publikasi Vol 6 No 13 (2022): Publikasi Khusus Tahun 2022 Vol 6 No 12 (2022): Desember 2022 Vol 6 No 11 (2022): November 2022 Vol 6 No 10 (2022): Oktober 2022 Vol 6 No 9 (2022): September 2022 Vol 6 No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 6 No 7 (2022): Juli 2022 Vol 6 No 6 (2022): Juni 2022 Vol 6 No 5 (2022): Mei 2022 Vol 6 No 4 (2022): April 2022 Vol 6 No 3 (2022): Mei 2022 Vol 6 No 2 (2022): Februari 2022 Vol 6 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 5 No 13 (2021): Publikasi Khusus Tahun 2021 Vol 5 No 12 (2021): Desember 2021 Vol 5 No 11 (2021): November 2021 Vol 5 No 10 (2021): Oktober 2021 Vol 5 No 9 (2021): September 2021 Vol 5 No 8 (2021): Agustus 2021 Vol 5 No 7 (2021): Juli 2021 Vol 5 No 6 (2021): Juni 2021 Vol 5 No 5 (2021): Mei 2021 Vol 5 No 4 (2021): April 2021 Vol 5 No 3 (2021): Maret 2021 Vol 5 No 2 (2021): Februari 2021 Vol 5 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 5 No 13 (2021) Vol 4 No 13 (2020): Publikasi Khusus Tahun 2020 Vol 4 No 12 (2020): Desember 2020 Vol 4 No 11 (2020): November 2020 Vol 4 No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 4 No 9 (2020): September 2020 Vol 4 No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 4 No 7 (2020): Juli 2020 Vol 4 No 6 (2020): Juni 2020 Vol 4 No 5 (2020): Mei 2020 Vol 4 No 4 (2020): April 2020 Vol 4 No 3 (2020): Maret 2020 Vol 4 No 2 (2020): Februari 2020 Vol 4 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 3 No 12 (2019): Desember 2019 Vol 3 No 11 (2019): November 2019 Vol 3 No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 3 No 9 (2019): September 2019 Vol 3 No 8 (2019): Agustus 2019 Vol 3 No 7 (2019): Juli 2019 Vol 3 No 6 (2019): Juni 2019 Vol 3 No 5 (2019): Mei 2019 Vol 3 No 4 (2019): April 2019 Vol 3 No 3 (2019): Maret 2019 Vol 3 No 2 (2019): Februari 2019 Vol 3 No 1 (2019): Januari 2019 Vol 2 No 12 (2018): Desember 2018 Vol 2 No 11 (2018): November 2018 Vol 2 No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 2 No 9 (2018): September 2018 Vol 2 No 8 (2018): Agustus 2018 Vol 2 No 7 (2018): Juli 2018 Vol 2 No 6 (2018): Juni 2018 Vol 2 No 5 (2018): Mei 2018 Vol 2 No 4 (2018): April 2018 Vol 2 No 3 (2018): Maret 2018 Vol 2 No 2 (2018): Februari 2018 Vol 2 No 1 (2018): Januari 2018 Vol 2 No 8 (2018) Vol 2 No 6 (2018) Vol 1 No 12 (2017): Desember 2017 Vol 1 No 11 (2017): November 2017 Vol 1 No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 1 No 9 (2017): September 2017 Vol 1 No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 1 No 7 (2017): Juli 2017 Vol 1 No 6 (2017): Juni 2017 Vol 1 No 5 (2017): Mei 2017 Vol 1 No 4 (2017): April 2017 Vol 1 No 3 (2017): Maret 2017 Vol 1 No 2 (2017): Februari 2017 Vol 1 No 1 (2017): Januari 2017 More Issue