Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles
121 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 9 No. 6 (2025)"
:
121 Documents
clear
Rekonstruksi Peran Akreditasi dalam Penjaminan Mutu PAUD: Pendekatan Ekosistem dan Refleksi Berkelanjutan
Putri, Habibah Afiyanti;
Munastiwi, Erni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7555
Penelitian ini bertujuan merekonstruksi peran akreditasi sebagai katalis dalam membangun ekosistem mutu pendidikan anak usia dini (PAUD) yang reflektif dan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi kasus pada lima lembaga PAUD terakreditasi di Daerah Istimewa Yogyakarta, terdiri dari tiga lembaga berakreditasi A dan dua lembaga berakreditasi B. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 20 partisipan (kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan), observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akreditasi mendorong transformasi signifikan dalam tiga aspek utama yaitu; pembelajaran mengalami pergeseran dari teacher-centered menuju child-centered dengan penerapan project-based learning dan integrasi nilai lokal, profesionalisme guru meningkat melalui budaya refleksi kolektif, lesson study, seta peningkatan literasi digital; dan tata kelola lembaga bertransformasi dengan pembentukan tim mutu internal dan penerapan siklus Plan Do Check Act. Implikasi praktis penelitian ini menekankan perlunya pendampingan pasca-akreditasi berbasis refleksi dan data, penguatan kapasitas lembaga dalam pemanfaatan hasil akreditasi, serta transformasi kebijakan akreditasi dari orientasi compliance menuju developmental support yang kontekstual dan berkelanjutan.
Implementasi Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal di PAUD-Nonformal: Studi Fenomenologi
Pertiwi, Fitri;
Siregar, Herlina;
Maysara, Siska Resti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7563
Globalisasi mengancam kelestarian kearifan lokal, sementara implementasinya di PAUD Non-Formal seringkali terhambat oleh keterbatasan kapasitas pendidik dan kesenjangan antara kurikulum nasional dengan realitas lokal. Penelitian fenomelogi ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam makna dan esensi pengalaman para pelaku dalam mengimplementasikan pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal di PAUD Non-Formal Kabupaten Serang. Studi ini melibatkan 8 partisipan terdiri dari 2 pengelola dan 6 tutor dari dua lembaga PAUD Non-Formal terakreditasi B yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan teknik analisis tematik model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap struktur esensial pengalaman partisipan yang termanifestasi dalam empat tema inti yaitu peran Guru sebagai Kultural Broker, Kontekstualisasi Mikro-Kurikuler, Embodied Learning, dan Sinergi Ekosistem Budaya. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapannya tentang sebuah model implementasi organik bottom-up yang menggeser paradigma dari pembelajaran tentang budaya menuju pembelajaran yang hidup dalam budaya. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan berbasis ekosistem budaya yang berkelanjutan bagi PAUD Non-Formal, di mana kearifan lokal menjadi jiwa dalam konstruksi pengetahuan, bukan sekadar konten tambahan.
Peran Kepala Sekolah sebagai Manajer dalam Implementasi Budaya Religius di Sekolah Dasar
Fuadi, Shofa;
Wuryandini, Endang;
Muhtarom, Muhtarom
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7617
Budaya religius merupakan hal yang penting dalam membentuk karakter murid. Peran kepala sekolah sebagai manajer sangat berpengaruh dalam implementasi budaya religius di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis peran kepala sekolah sebagai manajer dalam implementasi budaya religius di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskirptif kualitatif dengan teknik pegumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 05 Bojongbata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sebagai manajer dalam implementasi budaya religius memiliki pengaruh yang besar dalam keberhasilan penguatan pendidikan karakter murid. Peran kepala sekolah sebagai manajer meliputi: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Peran kepala sekolah sebagai menajer dalam implementasi budaya religius secara signifikan dapat meningkatkan penguatan pendidikan kaakter di SD Negeri 05 Bojongbata.
Peran Tempat Penitipan Anak terhadap Kemandirian dan Kedisiplinan Anak Usia Dini
Sholiha, Moezenatus;
Mukhlis, Akhmad;
Rahmanto, Kelik Desta;
Huda, Mifathul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.6993
Anak yang mandiri dan disiplin lebih siap beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengikuti aturan, serta mengembangkan keterampilan sosial dan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran daycare terhadap pembentukan kemandirian dan kedisiplinan anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan penggabungan data kuantitatif dan kualitatif. Studi dilakukan di Daycare Bintang Kecil dengan sampel 10 anak usia 2–5 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebagai instrumen utama, dilengkapi observasi dan wawancara sebagai metode pendukung. Analisis data menggunakan uji validitas Gregory untuk memastikan relevansi instrumen. Hasil menunjukkan bahwa daycare berperan sangat positif dalam membentuk kemandirian anak dan kedisiplinan anak. Keberhasilan ini didukung oleh program kegiatan yang terstruktur, pola asuh demokratis, serta interaksi konsisten antara pengasuh, anak, dan orang tua. Penelitian ini mengisi kekosongan studi tentang peran daycare sebagai agen pembentuk karakter di masa prasekolah, yang masih jarang dibahas secara integratif dalam konteks Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa daycare bukan sekadar tempat penitipan, tetapi juga lingkungan strategis yang mampu menanamkan nilai-nilai penting bagi perkembangan anak. Implikasi praktisnya, hasil ini dapat digunakan untuk merancang program pembinaan karakter di TPA yang lebih sistematis dan berbasis pendekatan holistik.
Senam Ritmik dan Pengembangan Keterampilan Motorik Kasar pada Siswa Sekolah Dasar Kelas Dua
Suriani, Irma
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7044
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan keterampilan motorik kasar siswa melalui aktivitas senam irama “Anak Indonesia Hebat” dalam pembelajaran PJOK kelas II sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas II di SD Negeri 04 Sanggeng. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data mengikuti model interaktif Miles & Huberman. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan motorik kasar siswa berkembang secara bertahap melalui aktivitas senam irama, khususnya pada tiga aspek utama: koordinasi gerak, keseimbangan, dan kelenturan. Siswa menunjukkan kemampuan yang meningkat dalam menyelaraskan gerakan tangan dan kaki dengan irama lagu, mempertahankan keseimbangan saat berpindah arah atau berdiri dengan satu kaki, serta fleksibilitas yang makin baik saat melakukan peregangan tubuh. Selain manfaat fisik, juga membentuk karakter positif seperti disiplin, percaya diri, dan kebiasaan hidup sehat. Implikasi penelitian menunjukkan senam irama dapat diintegrasikan rutin dalam pembelajaran PJOK.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Perilaku Peduli Lingkungan Anak Usia Dini di Daerah Istimewa Yogyakarta
Anatasya, Anatasya;
Muthmainah, Muthmainah;
Prayitno, Prayitno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7103
Penelitian ini menganalisis kebutuhan pengembangan perilaku peduli lingkungan pada anak usia dini di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan fokus pada identifikasi kesadaran guru dan implementasi praktik ramah lingkungan di PAUD. Metode survei kuantitatif dengan instrumen kuesioner tertutup, dimana data dikumpulkan dari 109 guru PAUD di lima kabupaten/kota, dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 92,7% guru menyadari urgensi penanaman perilaku peduli lingkungan, namun pada implementasinya terkendala oleh keterbatasan pemahaman anak (35,8%), dan kurangnya dukungan orang tua (24,8%). Sebanyak 82,6% guru menilai pendekatan learning by doing (membuang sampah pada tempatnya, berkebun, dan recycle). Temuan ini mengindikasikan perlunya pengembangan program pelatihan guru, media pembelajaran kontekstual, dan panduan kegiatan yang mendukung internalisasi nilai lingkungan pada anak usia dini. Penelitian ini memperkaya literasi tentang strategi implementasi pendidikan lingkungan di PAUD sebagai upaya tindak lanjut.
Meningkatkan Perkembangan Nilai Agama dan Moral melalui Metode Keteladanan pada Anak Usia Dini
Hernawati, Hernawati;
Sadaruddin, Sadaruddin;
Fitri, Riskal
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7114
Pendidikan karakter yang berlandaskan pada prinsip-prinsip keagamaan dan moralitas sangat penting terhadap karakter anak sejak dini. Namun, banyak anak belum berkembang optimal, terutama dalam ibadah sederhana, hafalan doa, dan perilaku religius. Melalui penelitian ini, diharapkan nilai agama dan moral anak dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode keteladanan dengan pemberian contoh positif secara konsisten. Penelitian ini berbentuk tindakan kelas dua siklus dengan pendekatan partisipatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan lapangan. Temuan penelitian mengungkapkan metode keteladanan berdampak positif pada perilaku anak, mendorong kemandirian ibadah, serta membentuk empati dan sopan santun. Kesimpulan menegaskan bahwa keteladanan merupakan pendekatan instruksional yang efektif dan strategi karakter berkelanjutan. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan pembelajaran yang menekankan internalisasi nilai-nilai agama dan moral dalam pendidikan anak usia dini.
Analisis Bentuk dan Strategi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak dalam Perspektif Sosiologi
Sari, Afna Fitria;
Sukmana, Oman
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7131
Kekerasan terhadap anak masih saja terus terjadi, baik itu diruang publik ataupun privat. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan memaparkan bentuk kekerasan terhadap anak dan strategi yang melibatkan peran orang sekitar untuk mencegah atau menekan angka kekerasan terhadap anak. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian jenis Studi Pustaka melalui Pendekatan kualitatif. Analisa dari perspektif Sosiologi, kekerasan terhadap anak merupakan interaksi sosial yang salah dari pelaku. Berdasarkan Undang-Undang perlindungan anak, perlu adanya fungsi sosial dari Keluarga, Masyarakat, Pemerintah dan Lembaga terkait yang lebih tegas dalam membantu dan melindungi agar tidak terjadi tindakan kekerasan atau dapat memberikan perlindungan terhadap anak korban kekerasan. Seperti pemberdayaan yang memberikan Edukasi kepada masyarakat mengenai bentuk kekerasan terhadap anak yang mampu menembus semua lapisan masyarakat untuk dapat ikut andil sebagai strategi mengurangi tingkat kekerasan terhadap anak.
Implementasi Kurikulum Berbasis OBE oleh Pendidik Pendidikan Anak Usia Dini di Era 4.0
Maharani, Teni Marlina;
Na’imah, Na’imah;
Maharani, Maharani;
Ulfah, Ulfah;
Putri, Habibah Afiyanti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7175
Perkembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) di era 4.0 menjadi salah satu tantangan sekaligus peluang dalam dunia pendidikan. OBE adalah pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai oleh peserta didik, sehingga kurikulum harus dirancang agar sesuai dengan kebutuhan zaman. Di era 4.0, kemajuan teknologi menuntut adanya perubahan dalam metode pembelajaran, penggunaan teknologi digital, serta asesmen berbasis kompetensi. Artikel ini mengkaji perkembangan kurikulum berbasis OBE di era 4.0 dengan metode kualitatif dengan pendekatan kajian literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan OBE semakin berkembang, terutama dalam mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Namun,ada beberapa tantangan yang dihadapi meliputi kesiapan pendidik dan infrastruktur pendidikan. Dengan strategi yang tepat, kurikulum berbasis OBE dapat menjadi solusi untuk menciptakan lulusan yang lebih siap menghadapi persaingan global. Penelitian ini mengisi celah dengan menyoroti implementasi kurikulum OBE oleh pendidik Pendidikan Anak Usia Dini yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam pendidikan di era digital.
Teachers’ Perceptions and Challenges of Inclusion in Early Childhood Education
Ernawati, Eka Apriliya;
Hanurawan, Fattah;
Farida, Ika Andrini;
Alfath, Esa Arsyiatul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7446
Inclusive education in early childhood settings has become a global priority, yet its implementation remains challenging due to teachers’ varying perceptions of children with special needs. This study examines the perceptions of early childhood teachers and evaluates the barriers and opportunities influencing inclusive practices. A systematic literature review of eight peer-reviewed articles was conducted, and data were synthesized through thematic analysis to identify recurring patterns across the studies. Findings indicate that educators typically express positive attitudes toward inclusion; however, lack of professional training, limited resources, and insufficient institutional support often hinder effective practice. The study concludes that strengthening teacher competence, fostering collaboration with families and specialists, and ensuring systemic support are crucial for sustainable inclusive education.