cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,799 Documents
Resilience in Parenting: Peran Orang tua Single Parent dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia 4–5 Tahun di Tengah Keterbatasan Ekonomi Nur’ainy, Nur’ainy; Marhumah, Marhumah; Wibowo, Sembodo Ardi; Purwanto, Setyoadi; Dewi, Linda Atika
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7543

Abstract

Keluarga merupakan pendidikan informal pertama dan utama bagi anak yang berperan penting dalam membentuk kemandirian sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pengasuhan orang tua tunggal dalam membentuk kemandirian anak usia 4–5 tahun di Kelurahan Santi, Kota Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua tunggal menerapkan pola asuh demokratis dengan komunikasi terbuka, kedekatan emosional, serta pembiasaan tanggung jawab sejak dini. Strategi pengasuhan yang dilakukan meliputi pemberian tanggung jawab kecil, penanaman disiplin melalui rutinitas, dan pemberian penghargaan atas usaha anak. Anak-anak menunjukkan kemandirian tinggi dalam aktivitas sehari-hari, seperti belajar, makan, dan berinteraksi sosial. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pengasuhan tidak ditentukan oleh keutuhan keluarga, tetapi oleh kualitas interaksi dan strategi pengasuhan yang adaptif dan penuh kasih.
Menjadi Orang Tua Bijak di Era Modern: Strategi Gen Z dalam Menguatkan Karakter Sopan Santun dan Toleransi AUD Hijjatin, Siti Nur; Suyadi, Suyadi; Shomiyatun, Shomiyatun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7544

Abstract

Nilai sopan santun dan toleransi pada akhir-akhir ini mulai menurun di kalangan anak-anak sehingga berdampak pada kualitas interaksi sosialnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pengasuhan orang tua generasi Z dalam menanamkan nilai sopan santun dan toleransi pada anak usia dini di era digital. Metode studi kasus digunakan untuk mendalami pola pengasuhan yang diterapkan oleh tiga keluarga di Kelurahan Palupi, Kota Palu, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan yang reflektif dan kolaboratif, yang memadukan nilai tradisional dan literasi digital, efektif dalam membangun karakter empatik dan toleran anak. Orang tua menerapkan rutinitas harian yang bermakna, memanfaatkan media edukatif, dan menanamkan perilaku sopan santun melalui keteladanan serta dialog terbuka. Pola pengasuhan ini mendukung pengembangan karakter moral dan sosial anak di tengah tantangan era digital.
Pola Asuh Keagamaan Responsif Orang Tua Mualaf dalam Pengembangan Nilai Religius Anak Usia Dini Qomariah, Nurul Falah; Rohinah, Rohinah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7549

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pola asuh keagamaan yang responsif pada orang tua mualaf dalam mengembangkan nilai religius anak usia dini di RA Mamba’ul Hikmah. Pola asuh ini mencakup bimbingan, keteladanan, dan perhatian terhadap kebutuhan fisik, emosional, kognitif, dan spiritual anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang divalidasi dengan triangulasi sumber dan teknikHasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mualaf menerapkan pola asuh melalui keteladanan, pembiasaan, nasihat, serta pengawasan. Mereka aktif membimbing anak dalam ibadah, menanamkan akhlak Islami, dan menumbuhkan sikap spiritual melalui doa, shalat, dan kegiatan keagamaan sehari-hari. Kolaborasi antara orang tua dan guru di RA Mamba’ul Hikmah turut memperkuat pembentukan nilai religius anak. Dengan demikian, pola asuh keagamaan yang responsif terbukti efektif menumbuhkan karakter religius, percaya diri, dan disiplin spiritual sejak usia dini
Rekonstruksi Peran Akreditasi dalam Penjaminan Mutu PAUD: Pendekatan Ekosistem dan Refleksi Berkelanjutan Putri, Habibah Afiyanti; Munastiwi, Erni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7555

Abstract

Penelitian ini bertujuan merekonstruksi peran akreditasi sebagai katalis dalam membangun ekosistem mutu pendidikan anak usia dini (PAUD) yang reflektif dan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multi kasus pada lima lembaga PAUD terakreditasi di Daerah Istimewa Yogyakarta, terdiri dari tiga lembaga berakreditasi A dan dua lembaga berakreditasi B. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan 20 partisipan (kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan), observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña dengan tahapan open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akreditasi mendorong transformasi signifikan dalam tiga aspek utama yaitu; pembelajaran mengalami pergeseran dari teacher-centered menuju child-centered dengan penerapan project-based learning dan integrasi nilai lokal, profesionalisme guru meningkat melalui budaya refleksi kolektif, lesson study, seta peningkatan literasi digital; dan tata kelola lembaga bertransformasi dengan pembentukan tim mutu internal dan penerapan siklus Plan Do Check Act. Implikasi praktis penelitian ini menekankan perlunya pendampingan pasca-akreditasi berbasis refleksi dan data, penguatan kapasitas lembaga dalam pemanfaatan hasil akreditasi, serta transformasi kebijakan akreditasi dari orientasi compliance menuju developmental support yang kontekstual dan berkelanjutan.
Implementasi Pembelajaran Kontekstual Berbasis Kearifan Lokal di PAUD-Nonformal: Studi Fenomenologi Pertiwi, Fitri; Siregar, Herlina; Maysara, Siska Resti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7563

Abstract

Globalisasi mengancam kelestarian kearifan lokal, sementara implementasinya di PAUD Non-Formal seringkali terhambat oleh keterbatasan kapasitas pendidik dan kesenjangan antara kurikulum nasional dengan realitas lokal. Penelitian fenomelogi ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam makna dan esensi pengalaman para pelaku dalam mengimplementasikan pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal di PAUD Non-Formal Kabupaten Serang. Studi ini melibatkan 8 partisipan terdiri dari 2 pengelola dan 6 tutor dari dua lembaga PAUD Non-Formal terakreditasi B yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan teknik analisis tematik model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap struktur esensial pengalaman partisipan yang termanifestasi dalam empat tema inti yaitu peran Guru sebagai Kultural Broker, Kontekstualisasi Mikro-Kurikuler, Embodied Learning, dan Sinergi Ekosistem Budaya. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapannya tentang sebuah model implementasi organik bottom-up yang menggeser paradigma dari pembelajaran tentang budaya menuju pembelajaran yang hidup dalam budaya. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan berbasis ekosistem budaya yang berkelanjutan bagi PAUD Non-Formal, di mana kearifan lokal menjadi jiwa dalam konstruksi pengetahuan, bukan sekadar konten tambahan.
Peran Kepala Sekolah sebagai Manajer dalam Implementasi Budaya Religius di Sekolah Dasar Fuadi, Shofa; Wuryandini, Endang; Muhtarom, Muhtarom
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7617

Abstract

Budaya religius merupakan hal yang penting dalam membentuk karakter murid. Peran kepala sekolah sebagai manajer sangat berpengaruh dalam implementasi budaya religius di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis peran kepala sekolah sebagai manajer dalam implementasi budaya religius di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskirptif kualitatif dengan teknik pegumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 05 Bojongbata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sebagai manajer dalam implementasi budaya religius memiliki pengaruh yang besar dalam keberhasilan penguatan pendidikan karakter murid. Peran kepala sekolah sebagai manajer meliputi: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Peran kepala sekolah sebagai menajer dalam implementasi budaya religius secara signifikan dapat meningkatkan penguatan pendidikan kaakter di SD Negeri 05 Bojongbata.
Refleksi Pengembangan Keprofesian Guru PAUD melalui Pendekatan Proyek Rahayu Dwi Utami
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.4569

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana Refleksi Pengembangan Keprofesian Guru PAUD Melalui Pendekatan Proyek. Jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data; observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman guru pembimbing dalam menggunakan pendekatan proyek di kelas TK YPIS Maju Binjai. Anak-anak sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan dengan menggunakan pendekatan proyek. Hal ini sesuai dengan minat anak, sehingga mereka mau melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak ingin mereka lakukan dan bagi anak-anak ini sangat menyenangkan. Peran guru pendamping dalam melaksanakan pendekatan proyek kerja di kelas TK YPIS Maju Binjai. Guru pembimbing merupakan orang yang selalu tetap di kelas, mereka menyatakan keinginan untuk lebih banyak berkomunikasi dengan guru yang ditugaskan di kelas. Manfaat bagi guru menggunakan pendekatan pekerjaan proyek di kelas TK YPIS Maju Binjai yaitu mendapatkan pengalaman berkomunikasi dan berkolaborasi dengan guru pembimbing komunikasi adalah kunci, komunikasi yang terbangun dengan guru pembimbing, anak-anak dan anggota kelompok lain sangat penting untuk selalu mengomunikasikan semua pemikiran.
Geometry Learning Design Through Ethnomathematics of Gandrung Fashion and Accessories Vera Masrurotul Ainia; Neni Mariana; Delia Indrawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5846

Abstract

This study aims to describe students' exploration activities regarding Ethnomathematics using student worksheets with the RME approach. This study is a design study designed through the inherent assumptions of the learning trajectory hypothesis analysis framework (HLT), which is then tested in realistic mathematics education (RME). Gandrung is a traditional dance from Banyuwangi. Through Gandrung clothing and accessories, students can learn basic geometry. The design of this study was carried out in three stages, namely, initial design, experimental learning consisting of 2 cycles, and the third stage of analysis, namely retrospective. This study used a sample of 28 second-grade students in the Surabaya area, comprising six students in Cycle I and 22 in Cycle II. Students conducted the study's results to understand the concept of geometry and show that measurements can trigger the occurrence of a learning trajectory. The impact on students can be seen at the learning stage: observing certain parts of the picture, paying attention to exciting patterns/decorations, and aligning parts of the image. Students can simply conclude the results of the formation of basic concepts of flat plane geometry and its transformations.
Pandangan Perempuan Baduy Tentang Pernikahan dan Cinta dalam Era Globalisasi Chen Die; Chye Retty Isnendes
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i6.5863

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak globalisasi terhadap pandangan perempuan Baduy mengenai pernikahan dan cinta. Masyarakat Baduy terdiri dari Baduy Dalam yang tertutup dan Baduy Luar yang lebih terbuka, menghadirkan perbedaan signifikan dalam menghadapi arus globalisasi. Studi ini menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis lapangan untuk memahami perubahan pandangan perempuan Baduy dan bagaimana mereka menjaga nilai-nilai tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Baduy Dalam tetap memegang teguh adat tradisi tanpa pengaruh luar, sedangkan perempuan Baduy Luar mengalami perubahan pandangan yang lebih fleksibel terhadap pernikahan dan cinta, meskipun masih dalam kerangka adat. Penelitian ini menyarankan pelestarian budaya tradisional sambil menyesuaikan aspek-aspek modernisasi secara seimbang, terutama bagi generasi muda.
Pengembangan Peraga Multimedia Huruf untuk Pengenalan Huruf Anak Usia 4-5 Tahun di PAUD Puji Dwi Rahayu; Seh Turuy; Winda Nifia Husen
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i5.5877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan multimedia dalam kegiatan bermain sambil belajar untuk anak usia 4-5 tahun, khususnya dalam pengenalan huruf. Masalah yang diidentifikasi adalah kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang interaktif, serta penggunaan lembar kerja yang membosankan. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE, yang meliputi analisis kebutuhan, desain produk, pengembangan, implementasi, dan evaluasi multimedia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia peraga huruf dari A hingga Z sangat efektif dan praktis digunakan. Uji kepraktisan menunjukkan skor tinggi, dengan respon anak 93,33% dan guru 95%. Uji efektivitas dengan N-Gain Score sebesar 82% mengkategorikan multimedia sebagai efektif. Uji Paired Samples Test juga menunjukkan bahwa multimedia ini berdampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan pengenalan huruf pada anak di PAUD An-Nisa. Hasil ini menunjukkan bahwa multimedia huruf dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.