cover
Contact Name
Rudy Agung Nugroho
Contact Email
rudyagung.nugroho@fmipa.unmul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bioprospekjurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
BIOPROSPEK
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 18297226     EISSN : 26155435     DOI : -
Bioprospek: Jurnal Ilmiah Biologi invites the researchers and practitioners in the field biology, zoology, botany, microbiology, environmental sciences, biotechnology, and applied science that related to biology and its prospect either research paper or reviews.
Arjuna Subject : -
Articles 83 Documents
Kondisi Kerja Optimum Lipase Bakteri Endofit dari Daun Macaranga hullettii King ex Hook.f.
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 15 No 1 (2023): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bp.v15i1.1097

Abstract

Lipase ekstraseluler telah berhasil diisolasi dari bakteri endofit daun Macaranga hullettii King ex hook f.. Skrining lipase ekstraseluler menggunakan media nutrien agar yang mengandung minyak zaitun dan rodhamin B. Hasil skriining menunjukkan terdapat 6 isolat bakteri endofit yang menghasilkan lipase ekstraseluler. Selanjutnya, lipase dari salah satu dari 6 isolat dikarakterisasi. Lipase diproduksi selama 72 jam. Karakterisasi kondisi kerja optimal lipase berada pada suhu 40oC, pH 8 dan konsentrasi minyak zaitun optimal 1,5%. Lipase diaktivasi oleh ion Ca2+, K+ , Mg2+ dan dihambat oleh ion Ba2+. Lipase stabil dalam pelarut etanol dan terganggu stabilitasnya pada pelarut eter dan n-heksana.
Prevalensi dan Intensitas Telur Cacing Parasit pada Feses Sapi Bali (Bos javanicus domesticus) di Peternakan Desa Kertabuana Kec. Tenggarong Seberang dan Desa Muang Lempake Kec. Samarinda Utara Wesley, Sitohang; Trimurti, Sus; Fadhila, Fasya; Patang, Fatmawati; Hariani, Nova
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 15 No 1 (2023): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bp.v15i1.1107

Abstract

The research was conducted from May to August 2015. The purposes of the research are to determine the prevalence and intensity of gastrointestinal worm infection in bali cattle, to know wether there is difference in the number of gastrointestinal worm eggs that are found in of male and female bali cattle, to find out if there is a difference in the prevalence and intensity of gastrointestinal worm infection of bali cattle in kertabuana and Muang village. The total number of faecal samples were collected from bali cattle at 2 ranches with are repetition. The results showed that there are 13 spesies of worm eggs found in the feces, which are Ascaris lumbricoides, Bunostomum phlebotomum, Dicrocoelium dendriticum, Echinicoccus granulosus, Fasciola hepatica, F. gigantica, Haemonchus contortus, Hymenolepis nana, H. diminuta, Ostertagia ostertagi, Paramphistomum cervi, Schistosoma bovis, Trichuiris globulosa. Fasciola hepatica worm eggs have the highest prevalence, infecting bali cattle in both ranches with a percentage of 56,67% in Muang village and 83,33% in Kertabuana village. Ascaris lumbricoides also has the second highest intensity after F. hepatica worm eggs in both ranches with 200 eggs/gram of feces in Muang village and 300 eggs/gram of feces in Kertabuana village.
KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN MAMALIA KECIL NON-VOLANT DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DESA SETABU PULAU SEBATIK, KALIMANTAN UTARA Ulandari, Rika; Jusmaldi, Jusmaldi; Rukmi, Dijan Sunar
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 16 No 1 (2024): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bp.v16i1.1292

Abstract

Mamalia kecil mempunyai peran yang sangat penting di dalam ekosistem hutan yaitu sebagai penyerbuk, pemencar biji, dan sebagai agen dalam regenerasi hutan, sehingga keberadaannya sangat penting untuk dilestarikan. Adanya alih fungsi penggunaan lahan dikhawatirkan dapat mempengaruhi keberadaan mamalia kecil, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan mamalia kecil non-volant di perkebunan kelapa sawit Desa Setabu Pulau Sebatik, Kalimantan Utara. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret hingga April 2023. Dalam penelitian ini digunakan metode perangkap (Trapping), dengan memasang 40 buah perangkap selama 30 hari pengamatan, Umpan yang digunakan adalah nanas, pisang, kelapa bakar, dan ikan asin. Data yang diperoleh dianalisa secara kuantitatif dan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 7 jenis mamalia kecil yang termasuk ke dalam ordo Rodentia (famili Sciuridae dan Muridae), dengan total tangkapan sebanyak 18 individu. Jenis yang tertangkap yaitu: Callosciurus prevostii, Callosciurus notatus, Chiropodomys major, Rattus tanezumi, Rattus argentiventer, Rattus tiomanicus, dan Sundasciurus lowii. Hasil analisa menunjukkan bahwa keanekaragaman di wilayah ini termasuk ke dalam kategori sedang, dengan kelimpahan individu tiap jenis tersebar merata (sama), serta tidak ada jenis yang dominan.
DIVERSITAS DAN DISTRIBUSI TAKSA GASTROPODA (MOLUSKA) DI TEGAKAN BAKAU PANTAI BAMA TAMAN NASIONAL BALURAN, JAWA TIMUR Agustin, Delima Dwi; Susintowati, Susintowati; Prasetiyo, Totok Hari
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 15 No 2 (2023): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bp.v15i2.1223

Abstract

Taman Nasional Baluran memiliki banyak tipe hutan, salah satunya mangrove. Gastropoda merupakan kelas Moluska terbesar dan terdistribusi luas, termasuk mangrove. Tujuan penelitian adalah mengetahui keanekaragaman jenis dan pola distribusi taksa Gastropoda pada tegakan tanaman bakau di mangrove Pantai Bama Taman Nasional Baluran. Pengambilan data dilakukan saat air surut terendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode purposive sampling dengan garis transek. Pengambilan sampel menggunakan plot kuadrat ukuran 2x2 m, jarak antar plot 2 m, dengan menggunakan 5 garis transek dan jarak antara transek 20 m. Hasil penelitian menunjukkan terdapat: 9 ordo, 11 famili, 11 genus dan 15 spesies. Ada 7 spesies yang tidak masuk dalam kuadrat plot namun ditemui di lokasi penelitian. Nilai indeks keanekaragaman menggunakan indeks Shannon-Wiener. Nilai indeks keanekaragaman di tegakan bakau pantai Bama stasiun I adalah 1,547; stasiun II 1,062 dan stasiun III 0,829. Nilai indeks keanekaragaman tertinggi terdapat pada stasiun I. Genus Nerita ditemui memiliki jumlah jenis tertinggi yaitu 4 spesies: Nerita planospira, Nerita litterata, Nerita signata dan Nerita striata. Pola distribusi taksa Gastropoda dianalisis menggunakan Indeks Morisita dan hasilnya terdeteksi pola berkelompok dan teratur. Pola distribusi Gastropoda sehubungan dengan faktor lingkungan terpola berdasar Redundancy Analysis (RDA) menggunakan software Canoco for Windows 4.5 menunjukkan bahwa distribusi taksa spesies Gastropoda di pantai Bama tidak terpaut faktor lingkungan karena rata-rata faktor lingkungan yang terukur memiliki nilai kisaran yang sama di tiga stasiun pengamatan.
MEKANISME PEMBERIAN PAKAN GAJAH SUMATERA (Elephas maximus sumateranus) JINAK DI PUSAT LATIHAN GAJAH TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS Setiawan, Muhammad Fajar; Fitriana, Yulia Rahma; Krismurniati, Elisabeth Devi; Winarno, Gunardi Djoko
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 16 No 1 (2024): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bp.v16i1.1227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pemberian pakan gajah jinak di PLG TNWK dalam memenuhi kebutuhan pakannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi secara langsung selama satu bulan dengan menggunakan Teknik sampling yaitu purposive sampling dimana sampel gajah jinak yang dipilih adalah 6 ekor gajah dewasa dan 6 ekor gajah anak/remaja. Hasil observasi menunjukkan bahwa gajah jinak yang terdapat di PLG memiliki dua sumber pakan utama yaitu pakan alami ketika gajah digembalakan dan pakan drop in setelah gajah digembalakan. Pakan alami diperoleh dengan dilakukan penggembalaan di kawasan PLG TNWK yang terdiri dari beberapa tipe ekosistem yaitu ekosistem padang rumput, ekosistem rawa dan ekosistem hutan sekunder. Pakan drop in dihasilkan dari hasil panen ladang pakan yang ada di PLG TNWK. Pakan tambahan yang diberikan berupa bubur suplemen, sayuran dan buah-buahan seperti tebu, pisang dan nanas. Penelitian ini menghasilkan data dasar dalam pengelolaan gajah jinak yang berperan dalam ketersediaan pakan satwa.
PERTUMBUHAN Aglonema sp. VARIETAS RED BORJU SECARA IN VITRO DENGAN PENAMBAHAN BAHAN ORGANIK BAWANG MERAH (Allium cepa) DAN TAOGE (Phaseolus radiatus) Asmarani, Sherly; Sari, Yanti Puspita; Astuti, Puji
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 16 No 1 (2024): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bp.v16i1.1298

Abstract

Aglonema merupakan tanaman hias yang memiliki berbagai macam variasi daun, baik dari motif, bentuk, warna dan ukurannya. Aglonema sp. var Red Borju mempunyai daya tarik pada daun yang berwarna hijau tua dan merah muda pada tulang daunnya. Tanaman ini mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi, namun budidayanya masih terbatas. Teknik kultur jaringan dengan penambahan bahan organik merupakan salah satu alternatif perbanyakan tanaman Aglonema sp. untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat. Dengan teknik kultur jaringan bisa didapatkan bibit tanaman dalam jumlah yang banyak, seragam sehat dan dalam waktu yang lebih singkat. Bahan organik yang ditambahkan ke dalam media dapat digunakan sebagai zat pengatur tumbuh alami yang membantu pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan konsentrasi bahan organik bawang merah (Allium cepa) dan taoge (Phaseolus radiatus) terbaik terhadap pertumbuhan eksplan Aglonema sp. Varietas Red Borju secara in vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bahan organik bawang merah lebih berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman Aglonema sp. Varietas Red Borju dibanding bahan organik taoge. Konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan tanaman diperoleh pada penambahan bahan organik bawang merah 25 g/L yaitu pada penambahan tinggi tanaman 7,4 cm, jumlah tunas 6 tunas, jumlah akar 6,3 akar dan jumlah daun 3 helai. Hal ini berarti bahwa pemberian bahan organik bawang merah dengan konsentrasi rendah (25 g/L) dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman Aglonema sp. secara in vitro.
PENURUNAN KADAR BESI (Fe) DAN MANGAN (Mn) PADA AIR ASAM TAMBANG PT. X MENGGUNAKAN VARIASI KONSENTRASI BACILLUS CEREUS & VARIASI DOSIS KAPUR Ca(OH)2 Nadhirawaty, Rizqi; Santo, Yus; Wicaksono, Dhany Achmad; Sholikah, Umi
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 15 No 2 (2023): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bp.v15i2.1228

Abstract

Air asam tambang memiliki efek negatif terhadap pencemaran lingkungan. Air asam tambang memiliki nilai pH yang rendah dan parameter logam yang tinggi seperti besi (Fe) dan mangan (Mn). Bakteri Bacillus cereus dapat digunakan untuk menurunkan kadar besi dan mangan pada air asam tambang yang memiliki persentase hingga 98% sehingga dilakukan pengujian dalam penelitian ini. Netralisasi pH menggunakan kapur Ca(OH)2 memiliki persentase netralisasi hingga 95%. Dosis Bakteri Bacillus cereus yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 5% dan 10% yang dikombinasikan dengan dosis kapur Ca(OH)2 sebanyak 0,049 gram dan 0,061 gram. Kombinasi tersebut akan dilakukan pengadukan cepat 150 rpm dan pengadukan lambat 100 rpm serta pengendapan selama 30 menit. Hasil dari pengujian pH dengan kapur Ca(OH)2 sebanyak 0,049 gram mendapat hasil pH 6,60 dan 6,97. Sedangkan pada pengujian pH dengan kapur Ca(OH)2 sebanyak 0,061 gram mendapat hasil pH 6,99 dan 7,40. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kapur Ca(OH)2 dapat menaikkan pH air asam tambang hingga mencapai baku mutu yang berlaku yaitu 6-9. Hasil dari analisis dosis optimum bakteri Bacillus cereus terhadap penurunan kadar besi (Fe) dan mangan (Mn) didapatkan variasi dosis air asam tambang ditambah dengan konsentrasi bakteri 5% dan kapur Ca(OH)2 sebanyak 0,061 gram dapat menurunkan kadar besi (Fe) dari 6,02 mg/L hingga 0,28 mg/L dan efisiensi penyisihan sebesar 91,89%. Sedangkan untuk penurunan kadar mangan (Mn) pada air asam tambang didapatkan variasi dosis air asam tambang dengan konsentrasi bakteri 5% dan kapur Ca(OH)2 sebanyak 0,061 gram dapat menurunkan kadar mangan (Mn) dari 7,9 mg/L hingga 6,98 mg/L dan efisiensi penyisihan sebesar 11,89%.
JENIS TUMBUHAN PAKAN DROP IN BADAK SUMATERA (Dicerorhinos sumatrensis) DI SUMATRAN RHINO SANCTUARY (SRS), TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS Amallia, Citra; Winarno, Gunardi Djoko; Sectionov, Sectionov; Dewi, Bainah Sari; Arsan, Zulfi
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 16 No 1 (2024): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bp.v16i1.1225

Abstract

Pakan merupakan sumber energi yang berguna untuk kelangsungan hidup dan juga untuk berkembang biak. Oleh karena itu, melalui penelitian jenis tumbuhan pakan drop in Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) di Sumatran Rhino Sanctuary (SRS), Taman Nasional Way Kambas dilakukan dengan harapan dapat memudahkan dalam menentukan tindakan pengelolaan yang lebih efektif dalam upaya konservasi khususnya di Suaka Badak Sumatera. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 17 Mei-12 Juni 2023 di Sumatran Rhino Sanctuary (SRS), Taman Nasional Way Kambas. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif. Berdasarkan penelitian, terlihat bahwa jenis pakan yang dimasukkan ke dalam SRS untuk Badak Sumatera cukup beragam. Pakan yang diberikan setiap harinya akan bervariasi, rata-rata ada 8-10 jenis yang terdiri dari daun dan buah. Pemberian pakan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan untuk variasi pakan. Famili yang paling dominan pada jenis pakan drop in adalah Moraceae (4 spesies), Convolvulaceae (2 spesies), dan Fabaceae (2 spesies).
PERSEBARAN PRIMATA DI KAWASAN FRAGMENTASI HUTAN SEPANJANG SUNGAI TUNAN, KECAMATAN WARU, KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA, KALIMANTAN TIMUR Hasrul, Hasrul; Rukmi, Dijan Sunar; Lariman, Lariman
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 15 No 2 (2023): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bp.v15i2.1231

Abstract

ABSTRAK Kawasan hutan yang terdapat di sekitar Sungai Tunan merupakan salah satu habitat bagi primata di Kalimantan Timur. Beberapa area di kawasan hutan dialihfungsikan menjadi perumahan warga, jalan raya, dan jembatan. Akibat perubahan fungsi lahan tersebut terbentuk fragmen-fragmen hutan yang dapat mengancam keberadaan primata. Penelitian mengenai persebaran primata di wilayah ini juga belum pernah dilaporkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persebaran primata di kawasan fragmentasi hutan Kecamatan Waru, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2022 hingga bulan Maret 2022. Metode pengamatan adalah observasi langsung dan Total Count Sampling terhadap kelompok-kelompok primata yang dijadikan sebagai obyek penelitian. Peta persebaran kelompok primata dibuat menggunakan aplikasi Avenza maps dan Quantum GIS. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 3 spesies primata, yaitu monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), bekantan (Nasalis larvatus), dan lutung kelabu (Trachypithecus cristatus), yang menunjukkan pola hidup berkelompok. Meskipun demikian, bekantan merupakan primata yang dominan di kawasan ini, ditunjukkan dengan jumlah individu dan kelompok yang lebih banyak dibanding 2 spesies lainnya. Primata memiliki preferensi terhadap jenis pohon tertentu hingga dapat mempengaruhi persebarannya. Persebaran kelompok primata di fragmen hutan sepanjang sungai Tunan cenderung dipengaruhi oleh persebaran pidada merah (Sonneratia caseolaris). Proporsi bekantan menempati Pidada merah (Sonneratia caseolaris) yaitu 76%, buta-buta (Excoecaria agallocha) yaitu 8%, dan beberapa tumbuhan lain. Proporsi lutung kelabu menempati pohon pidada merah yaitu 50%, diikuti pohon mangga (Mangifera indica) yaitu 19%, dan buta-buta yaitu 11%. Proporsi monyet ekor panjang menempati pidada merah adalah 40%, pohon kelapa (Cocos nucifera) yaitu 14%, dan api-api (Avicennia rumphiana) yaitu 13%. Kata kunci: fragmentasi, persebaran, primata, Sungai Tunan
Hubungan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI SMAN 3 Palopo Silas, Erika Immanuela; Ismail, Ismail; Suryani, Irma
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 16 No 1 (2024): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bp.v16i1.1221

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut peserta didik dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis agar mampu menyaring informasi yang benar sehingga diperoleh kebenaran dan pemahaman yang tepat terhadap setiap pengetahuan disekitarnya yang diharapkan juga dapat membantu terjadinya peningkatan hasil belajar dari peserta didik. Penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang memiliki tujuan dalam mengetahui hubungan dari keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran biologi materi sistem pencernaan kelas XI. Subjek penelitian yang digunakan yaitu seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 3 Palopo. Penentuan subjek menggunakan rumus slovin dengan jumlah sampel yang digunakan yaitu 147 peserta didik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive Sampling. Pengumpulan data pada penelitian menggunakan instrumen tes keterampilan berpikir kritis berjumlah 10 nomor yang disesuaikan dengan indikator keterampilan berpikir kritis menurut Ennis dalam bentuk soal esai dan instrumen tes hasil belajar berjumlah 20 nomor yang disesuaikan dengan indikator hasil belajar dimensi kognitif revisi Bloom menurut Anderson & Krathwohl dalam bentuk soal pilihan ganda. Data keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik melalui analisis deskripstif dan uji prasyarat dengan menggunakan uji normalitas kormogolov smirnov dan uji linearitas sederhana. Hubungan keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar peserta didik diuji menggunakan uji korelasi product moment dan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar yang bersifat positif. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada pendidik dalam upaya meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Kata kunci: Hasil belajar, Keterampilan Berpikir kritis, Sistem pencernaan