cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek)
ISSN : 22528148     EISSN : 25794604     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
PERAN KEPEMIMPINAN DALAM OLAH RAGA UNTUK MEMBANGUN NILAI KARAKTER BANGSA Rusdin, Rusdin; Salahudin, Salahudin; Rudiansyah, Eko; Saputra, Rudy; Furkan, Furkan
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i2.1299

Abstract

Abstract: In recent years, there has been a widespread understanding that sports and physical activities play a role in building character and developing moral values. Bung Karno once proposed that sports should be one of the main factors in building nationalism and shaping the character of the nation. In this context, sports activities become dynamic and serve as a tool for the nation's struggle. Through education, we can shape a strong mentality and character. Sports provide many positive aspects to us. In addition to focusing on physical factors, sports also train our attitude and mentality to become leaders. One way to shape the character of the nation is through sports. With sports, we can develop the character of the nation, the spirit of sportsmanship, and strengthen national unity. Therefore, all elements of society must play an active role in advancing national sports. Normatively and generally accepted, the formation of the character of the nation is very important for the younger generation and even determines the future of the nation. Keywords: Sports, Leadership, Building Character of the NationAbstrak: Selama beberapa tahun terakhir, telah ada pemahaman yang luas bahwa olahraga dan aktivitas fisik berperan dalam membangun karakter dan mengembangkan nilai-nilai moral. Bung Karno pernah mengusulkan bahwa olahraga harus menjadi salah satu faktor utama dalam membangun rasa nasionalisme dan membentuk karakter bangsa. Dalam konteks ini, kegiatan olahraga menjadi dinamis dan berfungsi sebagai alat perjuangan bagi bangsa. Melalui pendidikan, kita dapat membentuk mental dan karakter yang kuat. Olahraga memberikan banyak hal positif kepada kita. Selain memperhatikan faktor fisik, olahraga juga melatih sikap dan mental kita untuk menjadi pemimpin. Salah satu cara untuk membentuk karakter bangsa adalah melalui olahraga. Dengan olahraga, kita dapat mengembangkan karakter bangsa, semangat sportivitas, dan mempererat persatuan bangsa. Oleh karena itu, semua elemen masyarakat harus berperan aktif dalam memajukan olahraga nasional. secara normatif dan secara umum diterima, pembentukan karakter bangsa merupakan hal yang sangat penting bagi generasi muda dan bahkan menentukan masa depan bangsa Kata Kunci: Olahraga, Kepemimpinan, Membangun Karakter Bangsa
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN MOTOR EDUCABILITY SISWA SEKOLAH DASAR Damai Yanti, Rosa; Supriatna, Eka; Putra Perdana, Rahmat; Juni Samodra, Y. Touvan; Rubiyatno, Rubiyatno
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i2.1300

Abstract

Abstract: Motor educability is a very important study. The speed at which children learn to move depends on their motor educability. The aim of this study was to describe the motor educability of third grade elementary school students. This research uses a survey method, quantitative descriptive. The research sample was 49 grade 3 elementary school students at SDN Sengawang Tengah, Sambas, West Kalimantan. Measurement of motor educability uses the. IOWA-BRACE TEST motor educability, which consists of 21 test items. The results of the research data were then analyzed using the help of Excel. The data is presented in the form of measures of central tendency. Based on the calculation results obtained status, no student has a very good motor educability status, the overall average ability of motor educability is in the medium category.Key words: Motoric, Motor Educability, Elementary School StudentsAbstrak: motor educability merupakan kajian yang sangat penting. Kecepatan anak untuk belajar gerak tergantung dari kemampuan motor educability. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan motor educability siswa sekolah dasar kelas III. Penelitian ini menggunakan metode survey, deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 49 siswa sekolah dasar kelas 3 SDN Sengawang Tengah, Sambas, Kalimantan Barat. Pengukuran motor educability menggunakan. IOWA-BRACE TEST tes motor educability yang berjumlah 21 item tes. Data hasil penelitian selanjutnya dianalisis dengan menggunakan bantuan exel. Data disajikan dalam bentuk ukuran tendensi sentral. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh status, tidak ada siswa yang memiliki status motor educability yang sangat baik, rerata secara keseluruhan kemampuan motor educability masuk dalam kategori sedang.Kata kunci: Motorik, Motor Educability, Siswa Sekolah Dasar
KESIAPAN ATLET PETANQUE DALAM MENGHADAPI PORPOV KALIMANTAN BARAT Dyah Anggorowati, Kurnia; Suyatmin, Suyatmin
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i2.1301

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to find out the efforts made by athletes and trainers for the petanque sport in facing the 2022 Porprov. The method used in this research is qualitative, namely a survey type. Data collection techniques in this study used interviews which contained questions that had to be answered by respondents. The results of this study are that after conducting interviews with trainers and athletes in the petanque branch, it can be concluded as follows: 1) The physical condition of the athletes is good, although the search for athletes did not go through a selection process; 2) The mastery of the game in the Melawi Regency petanque athlete is quite good, even though the training is not long; 3) Availability of a practice schedule, namely one week three times of practice, but the time before the match practice is carried out every day; 4) Availability of facilities and infrastructure even though they do not meet the standards, if enough for training is enough; 5) Environmental conditions are very supportive even though it's a little crowded, while petanque requires a high level of concentration.Keywords: Athlete readiness, petanque, porprovAbstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan atlet dan pelatih cabang olahraga petanque dalam menghadapi porprov tahun 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yaitu jenis survei. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara yang berisi tentang pertanyaan yang harus dijawab oleh responden. Hasil penelitian ini adalah setelah melakukan wawancara kepada pelatih dan atlet cabang petanque dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Kondisi Fisik yang dimiliki oleh atlet sudah bagus meskipun dalam pencarian bibit atlet tidak melalui proses seleksi; 2) Penguasaan permainan pada atlet petanque Kabupaten Melawi sudah cukup baik, meskipun latihan yang dilakukan tidak lama; 3) Tersedianya jadwal latihan yaitu satu minggu tiga kali latihan, akan tetapi waktu menjelang pertandingan latihan dilakukan setiap hari; 4) Tersedianya sarana dan prasarana meskipun belum memenuhi standar, jika untuk latihan sudah cukup; 5) Kondisi Lingkungan sangat mendukung meskipun sedikit ramai, sedangkan olahraga petanque memerlukan tingkt konsentrasi yang tinggi. Kata Kunci: Kesiapan atlet, petanque, porprov
MANAJEMEN PEMBINAAN PRESTASI CABANG OLAHRAGA BOLA TANGAN DI STKIP MELAWI Susilawati, Indria; Kusuma Atmaja, Nur Moh
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i2.1302

Abstract

Abstract: Achievement sports play a role in raising the dignity of the nation. Handball is one of the sports that is currently being developed in various regions in Indonesia, including West Kalimantan. To improve sports achievements in West Kalimantan Province, an effective and efficient coaching management pattern is needed. The purpose of this study was to determine the coaching strategy and to find out the pattern of coaching and training carried out by the West Kalimantan handball sport. The research method used was qualitative. The results of this study indicate that there is a lack of funding for athletes where athletes have excelled but are still self-financed, lack of facilities from the STKIP Melawi campus and lack of recruitment of coaches so that the quality of athletes is better in terms of training programs. This research suggests that funding from the STKIP Melawi campus and sponsors can be managed better and quality trainers can provide maximum training programs so that athletes can excel.Keywords: Management, Coaching, Roles in HandballAbstrak: Olahraga prestasi memegang peranan dalam mengangkat harkat dan martabat bangsa. Bola tangan menjadi salah satu cabang olahraga yang saat ini sudah banyak dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk kalimantan barat. Untuk meningkatkan prestasi olahraga di Provinsi kalimantan barat dibutuhkan pola manajemen pembinaan yang efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembinaan dan mengetahui pola pembinaan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh olahraga bola tangan kalimantan barat, Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kurangnya pendanaan pada atlet yang dimana atlet sudah berprestasi namun masih membiayai mandiri kurangnya fasilitas dari kampus STKIP Melawi dan kurangnya perekrutan pelatih agar kualitas atlet lebih baik dalam hal program latihan. Penelitian ini menyarankan pendanaan dari kampus STKIP Melawi dan sponsor dapat dikelola lebih baik dan kualitas pelatih bisa memberikan program latihan yang maksimal agar atlet dapat berprestasi.Kata Kunci: Manajemen, Pembinaan, Peran Olahraga Bola Tangan
UPAYA MENINGKATKAN JUMLAH WAKTU AKTIF BELAJAR SISWA MELALUI PERMAINANSOCCER LIKE GAMES DALAM PEMBELAJARAN SEPAKBOLA Gunawan, Yanto; Carsiwan, Carsiwan; Nuryadi, Nuryadi
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i2.1303

Abstract

Abstract: The. study. is. based. on. the insufficient amount of student’s active learning time in the physical education program. of SMK Negeri 8 Bandung primarily in. soccer learning. The purpose of the study is to increase student’s active learning time (ALT) by implementing soccer like games strategy. The method used in the. study is Classroom Action Research. (CAR) with. the research design of Kurt Lewin’s Model which consists of two cycles where each cycle. includes planning, action, observing, reflecting. and duration recording in order to find out the amount of active learning time done by. the students. The. subjects of the study are 31 tenth-grader. students from. X TEI 2 class. The results of preliminary observations. show that the level of. students’ active learning is exceptionally low on (44,4%). On the first. cycle I action I observation, the amount of students’ active learning time. showed an increase to (48.8%). Then, cycle I action II revealed a decrease in students’ active learning time to (42.2%). Cycle. II action I showed that. students’ active learning time amount. increased. to (56.6%). On cycle II action. II, the amount of active. learning. time. reached (72.2%). Based. on the research. data of the study, it can. be concluded. that there. is a significant percentage increase. in each cycle. and action. which indicates. that soccer like games. in soccer learning. can increase. students’ active learning time. Keywords: soccer like games, football, active learning time. Abstrak: Penelitian ini. dilatarbelakangi. oleh rendahnya waktu aktif belajar siswa pada pembelajaran pendidikan. jasmani olahraga dan kesehatan di SMK Negeri 8 Bandung khususnya dalam pembelajaran. sepakbola. Tujuan. penelitian ini. untuk meningkatan. jumlah waktu. aktif belajar (JWAB) . siswa melalui. strategi permainan. soccer like games. Metode yang. digunakan. dalam penelitian. ini adalah metode Penelitian Tindakan. Kelas (PTK) dengan desain penelitian. Model Kurt. Lewin. yang terdiri. dari dua siklus. dimana pada masing-masing. siklus mencakup. perencanaan (planning), tindakan. (action), pengamatan. (observing), refleksi (reflecting) . serta intrumen. penelitian catatan. lamanya. waktu (duration recording) untuk. mengetahui berapa jumlah waktu aktif belajar. yang dilakukan. siswa. Subjek penelitian. ini adalah kelas X TEI 2 berjumlah. 31 orang. Hasil. penelitian menunjukan. bahwa observasi awal menunjukan. jumlah waktu. aktif belajar. siswa masih sangat. rendah yaitu (44,4%), pada penelitian. pertama siklus. I tindakan I menunjukkan. Meningkat. jumlah. waktu aktif belajar. siswa yaitu (48,8%), lalu siklus I tindakan. II menunjukkan penurunan. jumlah waktu aktif. belajar siswa (42,2%), dan pada siklus II tindakan. I menunjukkan. bahwa jumlah. waktu aktif belajar siswa. meningkat (56,6%), siklus II tindakan. II jumlah waktu aktif. belajar mencapai. (72,2%). Dari data hasil penelitian. yang telah dilakukan dapat disimpulkan. bahwa terdapat. peningkatan. presentase terhadap setiap siklus. dan tindakan sehingga. dengan permainan. soccer like games dalam. pembelajaran sepakbola dapat. meningkatkan. waktu aktif. belajar siswa. Kata Kunci: soccer like games, sepakbola, jumlah waktu aktif belajar
IMPEMENTASI. PENDEKATAN. TAKTIS. TERHADAP. HASIL. BELAJAR DALAM AKTIVITAS PERMAINAN FUTSAL Aldy Hanif, Nahl; Abduljabar, Bambang; Nuryadi, Nuryadi
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v10i2.1304

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of the tactical approach and the difference between tactical approaches and conventional approaches to learning outcomes during futsal playing activities in SMA N 12 BANDAR LAMPUNG. The study was conducted with the design of pretest and posttest control group design. The study sample was high school students in SMA N 12 BANDAR LAMPUNG who participated in extracurricular activities totaling 20 people. The instrument used is GPAI (Games Performance Assessment Instrument) based on the research results obtained (1) the results of the paired Sample Test obtained significantly at 0.000 <0.05 there is an effect, it can be concluded that the tactical approach has a significant effect on learning outcomes when playing futsal on students of SMA N 12 BANDAR LAMPUNG (2) the results of the paired Sample Test obtained significantly at 0.000 <0.05 there is an influence, it can be concluded that the conventional approach has a significant effect on learning outcomes when playing futsal in high school students SMA N 12 BANDAR LAMPUNG (3) Then second the approach compared with independent sample t test the score gain score is a tactical approach of 41.65 and the conventional approach is 20.95. And the difference is that the tactical approach has a significant effect compared to the conventional approach.Keywords: Tactical approach, conventional, learning outcomes.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendekatan taktis dan perbedaan antara pendekatan taktis dan pendekatan konvensional terhadap hasil belajar pada saat aktivitas bermain futsal di SMA N 12 BANDAR LAMPUNG, Penelitian dilaksanakan dengan design pretest and posttest control group design. Sampel penelitian adalah siswa SMA N 12 BANDAR LAMPUNG yang mengikuti kegiatan ekstrakurkuler yang berjumlah 20 orang. Instrument yang digunakan adalah GPAI (Games Performance Assesment Instrument) berdasarkan hasil penlitian yang di peroleh (1) hasil uji paired Sample Test diperoleh signifikan sebesar 0.000 < 0,05 terdapat pengaruh maka dapat disimpulkan pendekatan taktis berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar pada saat bermain futsal pada siswa SMA N 12 BANDAR LAMPUNG (2) hasil uji paired Sample Test diperoleh signifikan sebesar 0.000 < 0,05 terdapat pengaruh maka dapat disimpulkan pendekatan konvensional berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar pada saat bermain futsal pada siswa SMA N 12 BANDAR LAMPUNG (3) Kemudian kedua pendekatan tersebut dibandingkan dengan independent sample t test yaitu nilai rerata Gain score pendekatan taktis adalah 41,65 nilai rerata pendekatan konvensional adalah 20,95. Dan perbedaan tersebut terlihat bahwa pendekatan taktis memberikan pengaruh signifikan dibandingkan pendekatan konvensional.Kata Kunci: Pendekatan Taktis, Gaya Konvensional, hasil belajar.
Dampak Latihan Agility Terhadap Peningkatan Keterampilan Dribbling Pemain Sepak Bola Zakky Mubarok, Mochamad; Muhamad Riyan, Arjun
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i1.1877

Abstract

Abstract: The aim of this research is to determine the impact of agility training on improving soccer players' dribbling skills. This research uses an experimental method with a research design using a one group pretest - posttest design. The sampling technique uses purposive sampling. Participants in this research activity were 30 Bina Putra Jatibarang football school (SSB) students. The test instrument used in this research was a test of dribbling skills in a soccer game. The results of the data processing and analysis that have been carried out have resulted in the conclusion that agility training has a significant impact on improving the dribbling skills of soccer players. The results of this research can be used as a reference used in efforts to develop, maintain and provide significant training in an effort to improve dribbling skills in the game of soccer.Keywords: agility; dribbling; soccer.  Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak latihan agility terhadap peningkatan keterampilan dribbling pemain sepak bola. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian mengunakan one groups pretest - posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Partisipan dalam kegiatan penelitian ini adalah siswa sekolah sepak bola (SSB) Bina Putra Jatibarang sebanyak 30 pemain. Instrumen tes yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengunakan tes keterampilan dribbling dalam permainan sepak bola. Hasil pengolahan dan analisis data yang telah dilakukan, mendapatkan hasil dan kesimpulan bahwa latihan agility memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan dribbling pemain sepak bola. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan yang digunakan dalam upaya mengembangkan, menjaga, serta memberikan pelatihan yang signifikan dalam upaya meningkatkan keterampilan dribbling dalam permainan sepak bola.Kata Kunci: agility; dribbling; sepak bola
MANAJEMEN PEMBINAAN BOLA TANGAN PENGKAB ABTI SINTANG Bizzahri, M.J Farhan; Haetami, Mimi; Yunitaningrum, Wiwik
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i1.1878

Abstract

Abstract: This research aims to describe the management of handball sports development in ABTI Pengkab, Sintang Regency in 2022. The research adopts a qualitative approach. The participants in this study include individuals involved and knowledgeable about the information needed regarding the management of handball development in ABTI Sintang Regency. The research subjects include coaches, athletes, administrators, and trainers. The research instruments used consist of questionnaires, checklists, interview guidelines, and observation guidelines. Data analysis in this study is conducted by recording field phenomena through observations, interviews, and documentation in the form of field notes. The results of this study indicate that the management of handball sports development in ABTI Pengkab, Sintang Regency, is not optimal due to a lack of human resources.Keywords: Management, Hand ball, Coaching  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembinaan olahraga bola tangan di Pengkab ABTI Kabupaten Sintang tahun 2022. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini adalah segala personal yang terlibat dan mengetahui informasi yang dibutuhkan dalam penelitian tentang manajemen pembinaan bola tangan pengkab ABTI Sintang. Subjek penelitian ini meliputi pelatih, atlet, pengurus dan pembina. Variasi jenis instrumen penelitian ini adalah angket, ceklis, pedoman wawancara dan pedoman pengamatan. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan mencatat fenomena dilapangan melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi dalam bentuk catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pembinaan olahraga bola tangan di Pengkab ABTI Kabupaten Sintang belum maksimal karna kurangnya sumber daya manusia.Kata Kunci: Bola Tangan, Manajemen, Pembinaan
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MASSAGE BAGIAN TUNGKAI MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN TIK Sartono, Sartono; Adityatama, Firman; Hadiana, Oman; Wahidi, Ribut; Kusuma Atmaja, Nur Moh
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i1.1879

Abstract

Abstract: The aim of this action research is to find the right approach to improve leg massage skills. This research is in the form of quantitative research and refers to Classroom Action Research (PTK). The data collection technique uses observation of leg massage skills and the data collection instrument uses a rubric. The data analysis technique is carried out by observing or observing students' skills during the sports massage learning process. Conclusions from this research: In the initial conditions, the learning outcomes were less than optimal. In the initial condition, only 7 students (35.00%) reached the completion criteria, while 13 students (65.00%) did not complete it. Then, students' leg massage skills improved with the use of ICT-assisted learning media in cycle I, with 13 students (65.00%) reaching the completion criteria and 7 students (35.00%) not yet. At the end of cycle II there was an increase, namely 16 students (80.00%) reached the completion criteria and 4 students (20.00%) did not complete. Until the end of the meeting there were still 4 students (20.00%) who had not finished.Keywords: Massage, learning media Abstrak: Tujuan penelitian tindakan ini diharapkan dapat menemukan pendekatan yang tepat untuk meningkatkan keterampilan massage bagian tungkai. Penelitian ini berbentuk penelitian kuantitatif dan mengacu pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi (pengamatan) keterampilan massage bagian tungkai dan instrumen pengumpulan data menggunakan rubrik.. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengamati atau mengobservasi keterampilan mahasiswa selama proses pembelajaran sport massage. Simpulan dari penelitian ini: Pada kondisi awal diperoleh ketuntasan hasil belajar yang kurang maksimal. Pada kondisi awal hanya 7 mahasiswa (35.00%) yang mencapai kriteria ketuntasan, sedangkan 13 mahasiswa (65.00%) belum tuntas. Kemudian keterampilan massage bagian tungkai mahasiswa mengalami peningkatan dengan penggunaan media pembelajaran berbantuan TIK pada siklus I sejumlah 13 mahasiswa (65.00%) mencapai kriteria tuntas dan 7 mahasiswa (35.00%) belum tuntas. Pada akhir dari siklus II terjadi peningkatan yaitu sejumlah 16 mahasiswa (80.00%) mencapai kriteria tuntas dan 4 mahasiswa (20.00%) belum tuntas. Sampai akhir pertemuan masih terdapat 4 mahasiswa (20.00%) yang belum tuntas.KataKunci: Massage, Media pembelajaran
PENGARUH MEDIA BOLA KARET TERHADAP KETERAMPILAN SERVIS ATAS PERMAINAN BOLA VOLI PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 3 ENTIKONG Yulita, Yulita; Riyanti, Vera; Suriati Tohcin, Yulia
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i1.1880

Abstract

Abstract: This research is a qualitative research, this data analysis compares the pre-test and post-test data "one-group pretest and post-test design to pretest (O1)" before being given treatment. Data collection used the pre-test and post-test of service skills, before treatment (without media) and after treatment using rubber ball media. The data analysis technique uses the t test, correlation calculations are carried out using the product moment formula. The result of the t test was 9.431 which was obtained from the results of the absolute calculation of the pri-test and post-test samples and the t-table value was 1.753 with a significant relationship level of 0.005 meaning that it was significantly less than 0.05. With the results of t count greater than t table so that the results of the alternative hypothesis (Ha) are accepted. The amount of change in the upper serve skills increased after being given treatment. The increase in upper serve skills was 7.678 after being treated using a rubber ball as a medium. Thus the results of the t test value show an increase in volleyball service skills using rubber ball media in the SMP Negeri 3 Entikong. Keywords: Rubber ball media, top serve skills, volleyball. ABSTRAK:Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, analisis data ini membandingkan data pre-test dan post-test “one-grup pretes dan post-test desing terhadap pretes (O1)” sebelum diberikan perlakuan.. Pengambilan data menggunakan pre-test dan post-test keterampilan servis atas, sebelum perlakuan (tanpa media) dan sesudah perlakuan menggunakan media bola karet.. Tehnik analisis data menggunakan uji t, perhitungan korelasi dilakukan dengan rumus product moment. Hasil uji t diperoleh 9,431 yang diperoleh dari hasil perhitungan mutlak sampel pri-tes dan post-test dan nilai t tabel sebesar 1,753 dengan tingkat signifikan hubungan 0,005 artinya signifikan lebih kecil 0,05. Dengan hasil t hitung lebih besar pada t tabel sehingga hasil hipotesis alternatif (Ha) di terima. Besarnya perubahan keterampilan servis atas tersebut meningkat setelah diberikan perlakuan. Peningkatan keterampilan servis atas sebesar 7,678 setelah diberikan perlakuan menggunakan media bola karet. Dengan demikian hasil nilai uji t tersebut menunjukan adanya peningkatan keterampilan  servis atas  bola voli dengan menggunakan media bola karet SMP Negeri 3 Entikong.Kata Kunci: Media bola karet, keterampilan servis atas, bola voli.